Home » , » Pendidikan Militer Wajib Taati Aturan Pencegahan Covid-19

Pendidikan Militer Wajib Taati Aturan Pencegahan Covid-19

Posted by Indonesia Mandiri on Juli 17, 2020

Di masa pandemi, latihan Militer tetap berjalan dengan mematuhi protap protokol kesehatan
Manokwari (IndonesiaMandiri) – “Yang perlu diperhatikan  bersama adalah ancaman virus ini kita jadikan tantangan bersama untuk menyiapkan segala sesuatunya. Termasuk juga menyiapkan protap yang sekarang akan dipaparkan ini,” ujar Kepala Staf Kodam/Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Ferry Zein, saat paparan Prosedur Tetap (Protap) Pencegahan Covid-19 terkait Penyelenggaraan Operasional Pendidikan di Resimen Induk Daerah Militer atau Rindam XVIII/Kasuari, di Makodam XVIII/Kasuari, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat (16/7).

Paparan ini merupakan satu hal penting dalam membahas tentang bagaimana pencegahan Covid-19 dalam lembaga pendidikan militer, sekaligus bisa dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan keprajuritan. Diantaranya, bisa siasati berbagai tradisi dalam kehidupan kemiliteran, seperti  Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan upacara bendera, yang ke depan terus ada namun dengan tetap berpedoman protokol Covid-19.
Selanjutnya, ada paparan dari dua orang Perwira Menengah (Pamen), Staf Ahli Pangdam XVIII/Kasuari. Di paparan pertama, oleh Kolonel Inf Putranto GSH, dijelaskan tentang Protap kesehatan pencegahan Covid-19 dalam latihan, dimana tetap menerapkan physical distancing (1-2 meter), dengan mengupayakan tidak sering menyentuh peralatan yang dipakai bersama, hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan, tidak berjabat tangan, masker tetap digunakan, menerapkan etika batuk.
Bagi satuan yang latihan hingga bermalam, lanjut Putranto, maka agar Posko latihan yang memakai tenda lapangan menerapkan physical distancing, dengan jumlah personel maksimal 50% dari kapasitas tenda lapangan. Adapun untuk pelaku latihan, saat istirahat malam menggunakan bivak, harus mengatur jarak dan jumlah personel maksimal dua orang dalam satu bivak.
“Setelah latihan bersihkan tangan dengan sabun dan air secukupnya selama 20 detik dan bersihkan alat-alat yang telah digunakan dengan menggunakan cairan pembersih atau cairan desinfektan,” jelas Putranto.
Dalam paparan kedua oleh Kolonel Arh Tri Sugianto, diungkapkan, prinsip pencegahan tindakan promotif dilakukan dengan melaksanakan edukasi secara intensif kepada seluruh prajurit, tenaga pendidik (Gadik), tenaga pendukung pendidikan (Gapendik), peserta didik (Serdik), dan keluarga. "Kepada mereka semua agar diberikan pemahaman yg benar terkait masalah pandemi Covid-19. Kemudian juga dengan pemasangan banner, pamflet, majalah dinding, dan lain-lain di area strategis yang mudah dilihat oleh setiap prajurit dan siswa," terang Tri Sugianto (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala