Home » » Jawa Timur Miliki Aplikasi Sistem Rujukan Satu Pintu “One Gate System”

Jawa Timur Miliki Aplikasi Sistem Rujukan Satu Pintu “One Gate System”

Posted by Indonesia Mandiri on Juli 01, 2020

Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus
Surabaya (IndonesiaMandiri) – Guna mempercepat penanganan Covid-19 di Jawa Timur/Jatim, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan/Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, menyiapkan aplikasi sistem rujukan satu pintu atau one gate system, disampaikan saat Rapat Koordinasi bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim dan 99 Direktur Rumah Sakit (RS) rujukan di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya (30/6).

Sistem ini diharapkan membantu mengurangi angka kematian pasien Covid-19 akibat terlambat dirujuk, atau kamar yang overload. Salah satu poin penting dalam aplikasi ini, adalah adanya Command Center 24 jam yang dipusatkan di Rumah Sakit (RS) Darurat di Jl. Indrapura Surabaya.
”Petugas Command Center akan mengarahkan pasien Covid-19 ke RS rujukan berdasarkan tingkat resikonya, serta mencarikan dan memastikan ketersediaan bed dan kamar bagi pasien,” ucap Pangkogabwilhan II. Cara kerja sistem satu pintu adalah tiap RS rujukan memiliki Person In Charge (PIC), bertugas menginformasikan apakah RS-nya bisa menerima pasien Covid-19, serta meng-update data kepada Command Center di RS Darurat Jl. Indrapura Surabaya.
“Di command center, akan tersaji data semua rumah sakit yang bisa menerima pasien. Jadi, jika ada pasien di RS yang akan dirujuk ke RS lainnya, Command Center akan menghubungkan kedua RS tersebut, lalu memastikan ketersediaan bed, dan mengarahkan pasien akan dirujuk kemana. Sehingga diharapkan pendistribusiannya lebih baik dan lebih cepat, sehingga tidak terjadi penumpukan,” jelasnya.
Dengan sistem ini, diharapkan dalam waktu dua minggu angka kasus yang ada di Jatim, khususnya di Surabaya Raya, dapat ditekan sesuai perintah dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Dan, sistem tersebut memperkuat sinergi seluruh pihak dalam memerangi Covid-19. Menurut Pangkogabwilhan II, “tidak boleh mengedepankan ego sektoral masing-masing karena ini permasalahan semua orang” (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala