Home » » Banyuwangi Siap Jadi Tuan Rumah Liga Selancar Dunia

Banyuwangi Siap Jadi Tuan Rumah Liga Selancar Dunia

Posted by INDONESIA MANDIRI on Juli 30, 2020

Pariwisata dan peran UMKM jadi topik penting Menko Marves Luhut B Panjaitan saat rapat di Banyuwangi
Banyuwangi (IndonesiaMandiri) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi/Marves Luhut Binsar Pandjaitan mendukung pembukaan kembali pariwisata Banyuwangi di era new normal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada. Seperti diketahui, Banyuwangi kini tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah untuk ajang World Surf League (WSL) yang rencananya diselenggarakan pada Juli 2021.

"Kenapa Banyuwangi ini bagus, karena menurut saya, Pak Anas selaku Bupati Banyuwangi mampu melakukan kolaborasi dan tidak bekerja sendiri-sendiri, sehingga lebih efisien. Ekonomi dan Covid-19 itu saling berkaitan. Kalau penanganan Covid-19 bagus, maka ekonomi itu baik juga. Kita lihat bahwa di sini (Banyuwangi) Covid-19 itu yang positif Ada 55 orang dari jumlah penduduk 1,7 juta dan 44 orang sudah sembuh jadi angka recoverynya atau tingkat penyembuhannya sangat baik. Lebih hampir 80% ke tingkat penyembuhan atau lebih mortality rate itu juga sangat rendah yaitu 2 orang. Informasi ini penting untuk investor dan wisatawan yang akan datang nantinya," ujar Luhut dalam  Rapat Koordinasi Penyelesaian Isu Pengembangan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi (29/07).
Pantai Plengkung atau yang lebih dikenal dengan nama G-land, adalah pantai di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi yang akan dijadikan sebagai lokasi WSL Ombak Pantai Plengkung memiliki ketinggian mencapai 6-8 meter dan panjang dua kilometer, sehingga menjadi tujuan wajib para peselancar. Bahkan, ombak Pantai Plengkung menempati posisi kedua setelah Hawaii untuk kategori tujuh ombak terbaik di dunia
"Nantinya kita juga mau dukung G-land karena untuk WSL di Juli tahun depan. Kita masih ada waktu sekitar satu tahun untuk mempersiapkan dan berharap pada waktu itu Covid-19 sudah lebih berkurang sehingga lebih banyak orang yang datang ke Indonesia," terang Luhut. Diakui Luhut, Covid-19 juga membawa dampak positif bagi Indonesia, yaitu membuat banyak melakukan reformasi dalam berbagai bidang kehidupan, salah satunya kesehatan. Kini Indonesia sedang dan sudah bisa mengeksporAlat Pelindung Diri/ APD, alat rapid test buatan dalam negeri yang diinisasi oleh BPPT, dan vaksin Covid-19 sudah memasuki uji klinis tahap tiga.
"Oleh karena itu, saya titip tidak bosan-bosannya supaya kita ikuti protokol kesehatan, selalu jaga jarak, cuci tangan, pakai masker. Saya mohon sampai vaksin ini ada, kita semua untuk hati-hati yang penting olahraga, makan makanan sehat, tidur cukup, dan berpikir positif." ajak Luhut.
Selain bahas pariwisata, Luhut juga bertemu dengan pelaku UMKM di Banyuwangi. Dalam pertemuan tersebut, Luhut mendorong para pelaku UMKM bergabung di platform online untuk meningkatkan penjualan. Saat ini UMKM di Indonesia yang bergabung platform online sudah mencapai 8 juta sejak dilaunching Presiden pada Mei lalu Target Pemerintah sampai Desember bertambah lagi 2 juta UMKM.
"Bapak ibu mungkin tidak sadar bahwa backbone ekonomi kita saat ini adalah UMKM, karena UMKM itu yang paling sulit bangkrut. Paling penting kita semua harus kompak. Presiden mengingatkan semua APBN dan juga stimulus harus dibelanjakan dalam negeri," ungkap Luhut.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih atas dukungan Pemerintah dan startup Indonesia kepada UMKM di Banyuwangi,  di mana saat ini ekonomi Banyuwangi tengah bergerak beriringan dengan penanganan Covid-19. "Dengan dukungan Pak Luhut hari ini yang memimpin rapat di Banyuwangi bersama Pak Wishnutama, Pak Bahlil,, Traveloka, Dana, TVRI dan yang lainnya tentu kami yakin pemulihan ekonomi Banyuwangi bisa cepat untuk segera kembali membuka banyak lapangan kerja bagi warga,” harap Anas (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala