Home » » Bakauheni Miliki Potensi Pariwisata Terintegrasi Baru Di Tepi Laut

Bakauheni Miliki Potensi Pariwisata Terintegrasi Baru Di Tepi Laut

Posted by INDONESIA MANDIRI on Juli 30, 2020

Kawasan terpadu di Bakauheni dapat menjadi alternatif masyarakat untuk berwisata di Tepi Laut 
Bakauheni/Lampung (IndonesiaMandiri) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio ingini kawasan pariwisata terintegrasi Bakauheni, Lampung, bisa menjadi destinasi wisata baru di tepi laut. Wishnutama bersama beberapa menteri lainnya ikut meninjau perencanaan pembangunan kawasan pariwisata terintegrasi seluas 200 hektare di Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, beberapa hari lalu.

Pembangunan kawasan akan dilakukan bersama oleh ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) (ITDC), Hutama Karya, dan Pemerintah Provinsi Lampung. Kawasan pariwisata ini memiliki konsep Bakauheni Harbour City, terletak sebelum gerbang masuk jalan tol Bakauheni Selatan. “Ini diharapkan bisa menjadi destinasi tepi laut yang penuh dengan semangat dan energi baru yang berdampak positif dari berbagai aspek bagi masyarakat Indonesia,”ucap Wishnutama.
"Ada tempat yang bagus seperti ini, dekat dari Jakarta. Kita bisa kembangkan dengan lebih baik dari destinasi yang ada di luar negeri, karena kita memiliki sumber daya alam dan budaya yang tinggi sehingga bisa menjadi keunikan tersendiri," puji Wishnutama. Ia pun mendorong agar pengembangan kawasan bisa dilakukan secara bertahap. Terlebih ke depan Pemerintah akan mendorong pergerakan wisatawan nusantara dalam masa adaptasi kebiasaan baru.
"Pengembangannya tidak perlu menunggu sampai 2024. Kita bisa mulai dulu dari apa yang kita bisa lakukan secara cepat. Kita bisa tarik investasi hotel dulu ke sini, lalu kita promosikan dengan baik sehingga akhirnya bisa menarik investasi lain dengan cepat," saran Wishnutama.
Kunjungan tersebut juga dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, dan Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi. Ira Puspadewi menjelaskan, pembangunan kawasan pariwisata akan dimulai dari Menara Siger. Untuk tahap awal, rencananya Menara Siger yang telah menjadi salah satu ikon destinasi di Lampung Selatan ini akan dikembangkan menjadi Museum Krakatau. Kemudian bertahap dengan keberadaan theme park, hotel, dan skywalk.
"Kami mengelola lahan seluas 80 hektare, kemudian juga ada lahan milik Hutama Karya, Pemerintah Provinsi, dan swasta. Total lahan yang potensi untuk dikembangkan sekitar 200 hektare," terang Ira. Potensi market yakni trafik baik kendaraan maupun orang yang melintasi Pulau Jawa dan Pulau Sumatera dengan memanfaatkan kapal penyeberangan ferry Merak-Bakauheni sangat tinggi. Apalagi dengan program infrastruktur yang dicanangkan Presiden Jokowi berupa pembangunan jalan tol sehingga Banda Aceh hingga Banyuwangi terhubung.
Tol Trans Sumatera yang saat ini baru beroperasi dari Lampung ke Palembang saja, peningkatan trafik sudah mencapai 40 persen dimana pada 2019 tercatat hampir 23 juta orang yang melintasi kawasan ini. "Kalau 10 persennya saja dari jumlah itu (ditarik sebagai wisatawan), sudah besar sekali. Jadi kita berusaha mencoba menangkap potensi itu dengan memastikan rencana pengembangan yang baik, mulai dari konsep hingga pembangunan fisik. Ditargetkan pada 2024 pengembangan kawasan pariwisata terintegrasi di Bakauheni ini bisa selesai," papar Ira.
Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi menyebut, dibangunnya kawasan terintegrasi pariwisata di Lampung Selatan diharapkan dapat menjadikan Bakauheni sebagai destinasi alternatif. Khususnya bagi warga ibukota maupun sejumlah provinsi di Sumatera juga wisatawan lokal untuk berwisata.
Lampung dikatakannya memiliki deretan potensi pariwisata indah dan menarik lainnya. Seperti Anak Gunung Krakatau, Pulau Kiluan, dan Pulau Pahawang (vh/ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala