Home » » Usaha Mikro Kecil Menengah Harus Tangguh Di Tengah Pandemi

Usaha Mikro Kecil Menengah Harus Tangguh Di Tengah Pandemi

Posted by Indonesia Mandiri on Mei 19, 2020

Kemenparekraf libatkan banyak UMKM untuk terus berkarya di saat pandemi
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk bisa bertahan dan lebih cepat beradaptasi di tengah wabah pandemi Covid-19.

Menurut Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya saat Ngobrol Santai Blibli Seller Eps.40 “Beli Kreatif Lokal #BanggaBuatanIndonesia melalui akun instagram @kemenparekraf.ri bersama VP Galeri Indonesia Blibli Andreas Ardian Pramaditya (18/5) disebutkan, di tengah pandemi Kemenparekraf memiliki prinsip yang bisa dipakai UMKM untuk segera beradaptasi di situasi saat ini yaitu Accept, Adapt, Digital, dan Creative Collaboration (AADC).

Kerjasama dengan Blibli diharapkan UMKM bisa memasarkan produk lebih profesional
“'Accept' yang dimaksud adalah kita harus menerima kondisi saat ini untuk dihadapi bersama-sama. Lalu berikutnya adalah ‘Adapt', kita harus menyesuaikan dan cepat beradaptasi dengan kondisi saat ini. ‘Digital’, saat ini adalah suatu keniscayaan, UMKM juga segera bertransformasi dan terima kasih Blibli yang sudah memberikan tempat kepada UMKM. Dan yang terakhir adalah ‘Creative Collaboration’,” kata Nia Niscaya, seraya mendorong masyarakat untuk saling bahu-membahu menjadi pahlawan bagi produk lokal dengan ikut kontribusi dalam program #BeliKreatiflokal dan #BanggaBuatanIndonesia.

Pelaku ekonomi kreatif/ekraf subsektor kuliner, fashion, dan kriya agar mampu meningkatkan omzet penjualannya dengan optimasi promosi lewat platform e-commerce secara terintegrasi. Kata Nia, pihaknya beri tempat bagi 500 pelaku ekraf terpilih yang produknya bisa dipasarkan secara cuma-cuma. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti, lokasi usahanya harus sekitar Jabodetabek, akun sosial media tidak boleh di mode private. Pengikut (followers) dari akun pendaftar program ini tidak lebih 10.000 followers. Dan program ini diperuntukkan khusus untuk pelaku ekraf bidang kuliner, fashion, dan kriya.

“Saat ini sudah ada 4.000 yang mendaftar dan 900 yang mengisi form. Nantinya akan dikurasi menjadi 500 UMKM. Mereka akan diberikan pendampingan oleh mentor-mentor profesional mulai dari pengemasan, produk, hingga promosi. Tidak hanya itu, kami juga menyediakan konsultasi gratis dari ahli hukum terkait HKI yang akan diberikan pada 100 pelaku ekraf terpilih, ” jelas Nia.

Sementara VP Galeri Indonesia Blibli Andreas Ardian Pramaditya menuturkan, perekonomian Indonesia sedang diuji, berbagai sektor terdampak Covid-19. Blibli.com sebagai e-commerce mendukung UMKM untuk bertahan di tengah pandemi dengan tidak mengambil komisi dari tiap transaksi. “Di tengah pandemi ini, kami memberi margin nol persen, semuanya kami kembalikan kepada para mereka di tengah pandemi ini," ungkap Andreas (ag/ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala