Home » , » Pasar Wisatawan Asal Asia Timur Miliki Potensi Besar

Pasar Wisatawan Asal Asia Timur Miliki Potensi Besar

Posted by Indonesia Mandiri on Mei 23, 2020

Segala persiapan dilakukan Kemenparekraf bidik wisatawan Asia Timur pascapandemi
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus berupaya menjaga eksistensi pariwisata Indonesia di tiga negara pasar kawasan Asia Timur yaitu Jepang, Korea Selatan dan Chinese Taipei. Salah satunya dengan melakukan webinar series bersama lebih dari 100 pelaku industri pariwisata dari masing-masing originasi.

"Upaya ini penting untuk menjaga kepercayaan terhadap citra pariwisata Indonesia dengan menyampaikan kebijakan terkini dan product update pariwisata Indonesia," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya dalam keterangannya (22/5).

Ulasan Webinar mengambil tema beragam. Webinar untuk pasar Korea bertema "Ultimate Experience Beyond Bali: Sumba Island" (205), dilanjutkan pasar Jepang (21/5/2020) dengan tema "Indonesia Tourism’s Approach to the New Normal: Challenges and Opportunities" serta disusul  Chinese Taipei (15/6/2020) dengan "Indonesia Tourim’s Approach to The New Normal for Taiwan Market".

Ketiga tema webinar series tersebut dipilih sebagai langkah awal untuk tetap memberikan inspirasi kepada calon wisatawan, sehingga ketika destinasinya siap dan pasar sudah memperbolehkan warganya melakukan perjalanan ke luar negeri, destinasi Indonesia sudah ada di benak calon wisatawan. Pesan yang disampaikanan dalam webinar diantaranya mengenai gerakan Indonesia Bersih, Sehat, dan Aman (Cleanliness, Health and Safety) dari Kemenparekraf guna mempercepat recovery pariwisata Indonesia.

Menurut Nia, market dari pasar short haul, termasuk ketiga negara tersebut diproyeksi mengalami recovery pascapandemi yang lebih cepat dibanding fokus pasar (negara) lainnya. Dari catatan yang dihimpun dari berbagai sumber, hasil statistik di masing-masing pasar (update per 18 Mei 2020), Chinese Taipei melalui situs resminya di http://www.cdc.gov.tw menyebutkan perkembangan penyebaran pandemi COVID-19 sudah mencapai 0 kasus, tidak ada kasus baru yang muncul.

Sedangkan Korea Selatan melalui situs resminya: http://www.ncov.mohw.go.kr, menyebutkan kasus positif di negaranya ada 15 orang dengan penambahan jumlah kematian 1 orang. Untuk pasar Jepang melalui situs resminya http://www.covid19japan.com, menyebutkan kasus positif COVID-19 sebanyak 23 orang (ag/ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala