Home » » Di Masa Pandemi, Pengelola Kebun Binatang Harus Tahu Pelihara Satwa

Di Masa Pandemi, Pengelola Kebun Binatang Harus Tahu Pelihara Satwa

Posted by INDONESIA MANDIRI on Mei 17, 2020

KLHK sangat peduli dengan keberlangsungan satwa di LK yang ada saat krisis Covid-19
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Pandemi wabah virus corona atau Covid-19 bukan saja pada manusia tetapi juga kehidupan satwa, khususnya satwa di lembaga konservasi (LK) umum antara lain Kebun Binatang, Taman Satwa, Taman Satwa Khusus, dan Taman Safari.Terutama di aspek LK umum harus jelas manajemen koleksi satwa dan  manajemen usahanya.

“Tentang satwa, karena dia milik negara yang kami titipkan kepada LK, maka sudah diantisipasi  sejak awal  terkait masalah Covid-19, yaitu pada sisi kecukupan kesediaan pakan satwa. Selain itu  antisipasi  dan dengan identifikasi yang  mendalam, kalau-kalau atau kita khawatirkan virus Covid-19 dapat menular kepada satwa,” ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan/LHK, Siti Nurbaya (16/5).

Siti menyebut, yang berkembang sekarang soal manajemen LK, yakni terkait kemampuan  manajemen memelihara satwa, karena LK tutup dan sudah tidak menerima kunjungan bahkan sejak awal beriringan dengan penutupan Taman Nasional dan kawasan wisata alam di masa pandemi. “Untuk masalah pakan satwa ada subsidi  pakan sebagaimana perintah re-focussing program dan anggaran. Itu yang dikelola Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem/KSDAE dan sudah berjalan,” jelasnya.

Pemerintah juga beri stimulus ekonomi seperti keringanan pajak, keringanan  waktu bayaran cicilan dan lain-lain. “Bagian ini menjadi otoritas lembaga yang lain seperti  Kemenko Perekonomian dan Kementerian Keuangan,  dan lain-lain. Yang kami lakukan ialah mengusulkan dan sudah bersama  ikut membahas bersama Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri termasuk di rapat-rapat terbatas kabinet dimana bapak Presiden sangat concern. Tapi tentu yang lebih penting adalah pada tingkat implementasinya, masih harus diperkuat, harus dengan spesifikasi rinci untuk  masuk dalam  daftar  atau list benefeciaries stimulus. Ini yang sedang kami upayakan sekarang.  Presiden, Menko dan Menkeu sudah keluarkan kebijakan stimulus  untuk jenis usaha hutan  alam (HPH) dan kami  sedang perjuangkan untuk Hutan Tanaman Industri (HTI)  serta sekarang menyusul lembaga konservasi umum atau dikenal masyarakat luas kebun binatang”,  papar Siti.

Siti terus memikirkan bagaimana penyelamatan satwa di kebun binatang yang jumlahnya sangat besar dan memerlukan penanganan. “Untuk itu Saya akan minta dukungan lagi kepada Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan tentang hal ini, demi manajemen pengelolaan LK secara keseluruhan,“ kata Siti.

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala