Home » , » Pasar Mitra Tani Di Bekasi Banyak Diminati Pembeli

Pasar Mitra Tani Di Bekasi Banyak Diminati Pembeli

Posted by INDONESIA MANDIRI on April 28, 2020

Masyarakat senang belanja di Pasar Mitra Tani kerjasama dengan Kementan karena harga terjangkau
Bekasi  (IndonesiaMandiri) – Antrian pembeli memenuhi area Pasar Mitra Tani Kementerian Pertanian (Kementan) di wilayah Kranggan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Antrian ini bahkan memanjang hingga puluhan meter pada bagian pintu masuk hingga menuju bahu jalan. Di sana, masyarakat berbelanja aneka ragam kebutuhan dapur seperti Sayur, Daging, Gula, hingga buah-buahan.

Mengenai hal ini, Ketua Kadin DKI Jakarta yang juga CEO dari PT Suri Nusantata Jaya, Diana Dewi mengaku siap bantu pemerintah menyediakan kebutuhan pokok selama darurat Covid-19, bulan puasa bahkan hari raya lebaran. "Terutama untuk kebutuhan daging ya, kami selalu siap membantu pemerintah dalam menyediakan daging berkualitas untuk kebutuhan lokal maupun nasional," ujar Diana Dewi di Pasar Mitra Tani dan Toko Daging Nusantara (27/4).

Menurut Diana, meski terdapat antrian panjang, namun tetap menerapkan physical distancing sebagai aturan Covid 19. Dia juga berharap, masyatakat tetap di rumah dan memilih jasa online untuk melakukan pembelian. “Saya kira inovasi Kementan berkerjasama dengan layanan Gojek, Grab dan Blibli Indonesia sudah sangat tepat karena membantu masyarakat yang tetap berada di rumah," pujinya.

Sebelumnya, lonjakan pengunjung juga terjadi di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Tercatat pada hari pertama puasa saja, yang berbelanja mencapai 865 orang, rata-rata pengunjung biasa dan driver ojek online/ojol.

Kepala Sub Bidang Jaringan Distribusi Pangan, Badan Ketahanan Pangan Kementan Yudhi Harsatriadi Sandyatma mengaku kewalahan dengan lonjakan ini. Karena itu, Ia meminta petugas kemanan terus memperketat anjuran pemerintah mengenai jaga jarak sebagai pencegahan penularan Covid 19. "Lonjakan pengunjung terus terjadi, oleh karena itu kami melakukan penambahan stok dari produsen dan distributor agar masyarakat tidak kehabisan bahan pangan. Kami juga memperketat kemamanan agar mereka tetap berjarak satu sama lainya," katanya.

Sebagai informasi, TTIC Pasar Minggu sudah melarang masuk bagi kendaraan pribadi roda empat sejak 17 April lalu. Hal tersebut dilakukan untuk tidak menimbulkan kerumunan di area bagian dalam. “Khusus online sesuai di aplikasi jam operasional dan bagi pengunjung kami berikan waktu 10.00 - 14.00 WIB. Supaya masyarakat tetap di rumah saja dan belanja melalui aplikasi," ungkapnya (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala