Home » » Prajurit TNI Beri Layanan Posyandu dan Pengobatan Gratis di Perbatasan RI-PNG

Prajurit TNI Beri Layanan Posyandu dan Pengobatan Gratis di Perbatasan RI-PNG

Posyandu&pengobatan gratis diberikan Prajurit TNI ke masyarakat di perbatasan
Merauke (IndonesiaMandiri) - Sebagai wujud kepedulian kepada pertumbuhan dan gizi balita serta ibu hamil, prajurit TNI Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad tergabung Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) gelar Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan pengobatan gratis. Posyandu dan pengobatan gratis kerja dilakukan bersama Puskesmas Distrik Sota dilaksanakan di RT 03 Yakyu, Kampung Rawabiru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua (9/10).

Dantonkes Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad Letda Ckm Iwan Debri menjelaskan, kegiatan ini merupakan pelayanan kesehatan setiap bulan bagi ibu dan anak melalui penimbangan, imunisasi serta pemberian gizi tambahan. “Hal ini penting dilaksanakan bagi balita agar asupan gizi dan nutrisinya terjamin, apalagi daerah pedalaman perbatasan RI-PNG,” ucapnya.

Bagi anak SD kurang mampu di perbatasan RI-PNG diberikan seragam sekolah

Menurutnya, aksi sosial ini wujud sinergitas Satgas dari Tim Kesehatan Pos Kout dan Pos Yakyu dengan instansi kesehatan di perbatasan RI-PNG yakni Puskesmas Sota dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Rawabiru. “Kami bersama-sama memberikan pelayanan kesehatan bagi balita, sementara untuk ibu hamil dilakukan pemeriksaan kesehatan janin dalam kandungan serta kesehatan fisiknya,” ungkapnya.

Disamping itu ada pemberian makanan tambahan sebagai asupan gizi, karena di RT 03 Yakyu masih banyak balita yang perlu diperhatikan gizinya. “Kampung ini tempatnya ada di pedalaman dan harus di tempuh menggunakan Ketinting (perahu tradisional Papua) sekitar dua setengah jam perjalanan dengan melewati rawa-rawa,” jelasnya. 

Beberapa hari sebelumnya, kesatuan TNI dari Kostrad ini juga membagikan seragam sekolah di SD YPK Sota, Distrik Sota. Seragam sekolah diberikan kepada siswa-siswi kelas 1 sampai 6 SD YPK Sota yang kurang mampu (lw).

Thanks for reading & sharing Indonesia Mandiri

Previous
« Prev Post

Menuju Indonesia Mandiri

Populer