Lampung Siap Sambut Wisatawan Sebagai Pintu Gerbang Sumatera

Kenaikan status Bandara Radin Inten jadi bandara internasional mudahkan wisatawan berkunjung

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menyatakan Lampung sebagai pintu gerbang Sumatera sangat diuntungkan dari sisi posisi dan siap menerima wisatawan. “Apalagi saat ini aksesibilitas melalui jalan darat sudah memadai dengan beroperasinya toll trans Sumatera yakni Bakauheni Lampung-Palembang, serta bertambahnya dermaga penyeberang ferry untuk penumpang eksekutif di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Semua ini akan mendorong kemajuan pariwisata Lampung,” ucap Chusnunia Chalim saat launching dan press conference Lampung Krakatau Festival (LKF) ke-29 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Rabu sore (31/7).

Event budaya LKF ke-29 yang masuk dalam 100 Calender of Event (CoE) 2019 pada tahun ini penyelenggaraannya akan dipusatkan di Kota Bandar Lampung pada 23-25 Agustus 2019. Dan menurut Tenaga Ahli Menpar Bidang Manajemen Calender of Event Esthy Reko Astuty, kenaikan status Bandara Raden Inten II menjadi bandara internasional diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Lampung. Karena wisman ke Indonesia 80 persen menggunakan transportasi udara, utamanya penerbangan langsung ke destinasi wisata yang memiliki bandara internasional.

“Gunung Krakatau sudah lama dikenal wisatawan dunia. Belakangan ini Pantai Krui di Pesisir Barat, Lampung, juga sangat populer di kalangan para surfer sebagai lokasi surfing kelas dunia,” sambung Esthy Reko Astuty. Even budaya LKF ke-29 masuk dalam 100 Calender of Event (CoE) 2019 pada 2019 dan acara akan dipusatkan di Kota Bandar Lampung pada 23-25 Agustus 2019.

Dalam tiga hari tersebut akan ditampilkan 4 acara unggulan yaitu Pesona Kemilau Sai Bumi Ruwa Jurai yang ditampilkan saat pembukaan Lampung Krakatau Festival 2019. Dilanjutkan Expo Krakatau Lampung berupa bazaar kuliner dan suvenir serta pertunjukan kesenian khas Lampung.

Selain itu ada trip Krakatau dengan naik kapal ferry dari dermaga penumpang eksekutif Bakauheni, Lampung. Acara trip Krakatau ini sekaligus memperingati peristiwa meletusnya Gunung Krakatau pada 26 Agustus 1883 yang sempat mengguncang dunia. Dalam trip ini akan membawa para peserta dalam kegiatan tour dimulai dari Kalianda ke Pulau Sebesi (pulau layak huni terdekat di dekat Krakatau) dan melihat Gunung Anak Krakatau dari atas kepal ferry (fm/pn).
Share:

Arsip