Kapal Perang KRI-Teluk Parigi Angkut Prajurit TNI Jaga Perbatasan RI-PNG

KRI Teluk Parigi disamping angkut prajurit juga kendaraan pendukung
Jakarta (IndonesiMandiri) - Komando Lintas Laut Militer TNI AL/Kolinlamil kerahkan KRI Teluk Parigi-539 untuk operasi angkutan laut militer mendukung pasukan Batalyon Infanteri (Yonif) 713/Satya Tama, yang mengemban tugas operasi Pengamanan Perbatasan Darat RI dengan Papua Nugini (PNG).

Untuk persiapan embarkasi, Kapal Perang TNI AL KRI Teluk Parigi-539 telah sandar di Pelabuhan Gorontalo pada 1 Agustus.
Komandan KRI Teluk Parigi-539, Mayor laut (P) Tri Hidayat menyebut, Pangkalan TNI AL Gorontalo dan KRI Teluk Parigi-539 siap memfasilitasi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713 Satyatama, dengan proses embarkasi di Pelabuhan Gorontalo dengan linla (lintas laut) hingga debarkasi di daerah operasi.


Upacara Pelepasan 450 prajurit Yonif 713/Satyatama dilaksanakan di Pelabuhan Gorontalo oleh Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang didampingi Danlanal dan dihadiri Forkopimda Gorontalo.

“Kondisi teknis KRI, baik platform maupun sewaco serta permesinan dalam kondisi baik, siap untuk melaksanakan operasi, demikian pula dengan prajurit KRI, selalu menjaga kesehatan dan fisik serta kemampuan profesi dengan berlatih selama melaksanakan operasi,” jelas Komandan KRI Teluk Parigi-539. Kapal perang ex Jerman Timur yang mampu mengangkut personel lebih 500 orang beserta kendaraan dan material tempur lainnya ini masih menjadi andalan Kolinlamil dalam melaksanakan tugas operasi, baik OMP (Operasi Militer untuk Perang) maupun OMSP (Operasi Militer Selain Perang). bp
Share:

Arsip