Home » » Turki Sertifikasi Helikopter Canggih Produksi Dalam Negeri T625 Gökbey

Turki Sertifikasi Helikopter Canggih Produksi Dalam Negeri T625 Gökbey

Industri dirgantara Turki perkenalkan Helikopter Gokbey T625
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Purwa-rupa kedua pesawat helikopter produksi TAI (Turkish Aerospace Industries) T625 Gökbey telah melakukan terbang perdananya selama 45 menit pada 29 Juni 2019 yang lalu, guna memenuhi syarat sertifikasi domestiknyang dilakukan oleh Direktorat Umum Penerbangan Sipil  Turki.

Helikopter bermesin ganda T625, dirancang sebagai serba-guna multi-peran, serta untuk penggunaan operasi militer.  Menggunakan dua mesin LHTEC CTS800.4AT buatan RollsRoyce/Honeywell[HON] kerjasama LHTEC dengan daya Take-off Power 2x1024kw atau 2 x 1.373 shp dan dapat membawa 12 penumpang. Produksi TAI ini diperkenalkan dengan alasan potensi pasar serta untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Bersenjata Turki.

Helikopter GÖKBEY dikembangkan secara domestik oleh TUSAŞ, diawali dengan kontrak antara Pemerintah Turki dan Turkish Aerospace lima tahunl lalu. Proyek ini merupakan bagian dari upaya besar Presiden Recep Tayyip Erdoğan untuk kemandirian industri pertahanan Turki. Gökbey ditujukan untuk menggantikan helicopter Bell [TXT] UH-1 didalam jajaran Angkatan Bersenjata Turki.

Purwa-rupa Gökbey pertama, berhasil uji terbang pada 6 September 2018, setelah pada 2017 ditampilkan dalam even Paris Air Show.  Setelah proses sertifikasi oleh Badan Penerbangan Turki dan Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA), diharapkan pada 2021 helikopter ini sudah dapat diproduksi secara massal Selain itu, untuk mesin, direncanakan jenis LHTEC akan diganti dengan mesin buatan dalam negeri Turki yang kini sedang dikembangkan.
Varian dari Gökbey ini antara lain untuk misi transportasi, VIP, kargo, ambulan udara, SAR dan sarana transit lepas pantai (mah/ab).

DATA TEKNIS:

PERFORMANCE:
(@ Average Mission Weight, ISA-Sea Level)

*With auxiliary fuel tank

Thanks for reading & sharing Indonesia Mandiri

Previous
« Prev Post

Menuju Indonesia Mandiri

Populer