Home » » Luhut: Kalau Jadi Pemimpin Yang Jujur

Luhut: Kalau Jadi Pemimpin Yang Jujur

Menko Maritim Luhut B. Panjaitan inginkan peran Pushidrosal lebih besar lagi
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Panjaitan membicarakan banyak hal tentang situasi terkini saat Coffee Morning bersama awak media di kantornya (2/7). Salah satu yang menarik perhatian media adalah kasus yang menimpa maskapai penerbangan plat merah Garuda Indonesia, terkait teguran Pemerintah atas laporan keuangannya. “Kita semua harus jujur. Apalagi seorang pemimpin. Apabila ada kejanggalan ditutupi, cepat atau lambat pasti akan ketahuan,” ucap Luhut.

Luhut yang baru saja pulang bersama rombongan Presiden menghadiri Pertemuan G20, juga mengungkapkan betapa sambutan banyak kepala negara kepada Presiden Jokowi sangat besar. Salah satu negara yang bertemu bilateral dengan Jokowi adalah Presiden Turki Erdogan. “Kedepan kita akan banyak melakukan kerjasama bidang persenjataan (alutsista) dengan Turki. Karena alutsista Turki sudah standar NATO. Kita akan mengikuti itu. Jadi kita tidak tergantung kepada salah satu negara saja untuk pengadaan alutsista,” jelas Luhut.


Terkait peran penting Pusat Hidrografi dan Oceanografi TNI AL/Pushidrosal dalam kemaritiman nasional, Luhut sangat mendorong lembaga pemetaan ini berperan lebih besar lagi. “Karena kalau tidak, peta laut Indonesia baru kelar dikerjakan 150 tahun lagi,” ungkap Luhut. Padahal perairan Indonesia memiliki makna sangat strategis baik untuk perekonomian, pemasangan kabel-pipa bawah laut, pelayaran maupun pertahanan.


Oleh karenanya menurut Luhut, kiprah Pushidrosal harus lebih mengemuka lagi. “Hanya peta laut dikeluarkan Pushidrosal yang diakui dunia. Apalagi kapal-kapal asing banyak yang ingin datang ke Indonesia,” puji Luhut (ma).


Foto: abri

Thanks for reading & sharing Indonesia Mandiri

Previous
« Prev Post

Menuju Indonesia Mandiri

Populer