Generasi Mileneal Ancaman Terbesar Bahaya Narkoba

Wapres Jusuf Kalla ingatkan bahaya narkoba di lingkungan generasi mileneal

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019 ini, Badan Narkotika Nasional/BNN beri pesan meningkatkan kesadaran masyarakat, terlebih khusus generasi Milenial, untuk selalu waspada terhadap penyalahgunaan narkoba. Melalui Dialog Nasional, BNN mengajak beberapa perwakilan generasi milenial yang memiliki pengaruh kuat (influencer), tokoh publik, pakar hukum dan pengambil kebijakan dibidang P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) untuk dialog bersama.

Peringatan HANI dihadiri langsung Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Heru Winarko di The Opus Grand Ballroom at Tribata, Jalan Darmawangsa, Jakarta Selatan (26/6). Wapres juga ingatkan sedang menuju negara tangguh kedepan, “tapi dengan syarat bahwa kita mempunyai generasi muda yang kuat, terpelajar dan inovatif. Tentu bebas daripada narkoba,” tegasnya.

Oleh karenanya, BNN dalam peringatan HANI sangat menekankan pada potensi sekaligus ancaman bagi generasi milenial. Karena dalam data BNN, salah satu kelompok masyarakat rawan terpapar penyalahgunaan narkoba adalah generasi mileneal, berada rentang usia 15-35 tahun. Generasi Milenial atau juga dikenal Generasi Y (Gen Y) kerap diidentikkan kaum muda berkarakteristik energik dan cenderung tidak suka dengan aturan

Nah, dengan mengusung tema “Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia emas”, BNN mengajak seluruh kaum milenial untuk bersama-sama menjadikan budaya anti penyalahgunan narkoba sebagai bagian dari gaya hidup sehat kaum milenial. Dengan harapan, Bangsa Indonesia akan berkembang menjadi lebih besar dan didukung dengan generasi mudanya yang berkualitas, sehat tanpa penyalahgunaan narkoba (ma).

Foto: Istimewa
Share:

Arsip