Panglima TNI&Kapolri Buka Puasa Bersama Prajurit Di Koarmada II

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto secara simbolik beri santunan saat buka puasa di Koarmada II
Surabaya (IndonesiaMandiri) - Saat Ramadhan hari kelima, Komando Armada II mendapat kehormatan sebagai tuan Rumah Acara Safari Ramadhan dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji di Indoor Sport Koarmada II.Jumat (10/5). Saat tiba, Panglima TNI dan Kapolri mendapatkan kalungan surban putih dari polisi dan tentara cilik. 

Dalam sambutannya Panglima TNI mengatakan, "Sebagai Panglima TNI saya juga mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi dengan baik. Berkat kerja sama kita semua Pemilu berjalan dengan aman, damai, lancar, dan sukses." Dijelaskan juga oleh Panglima, satu hal yang harus dicermati yaitu selama kontestasi politik Pemilu 2019 tersebut, terdapat kecenderungan polarisasi masyarakat Indonesia. Politik identitas telah memperuncing perbedaan dan mengangkat isu kesukuan, agama, serta berbagai kesenjangan yang ada. Akibatnya sebagian masyarakat kita seolah-olah memusuhi sebagian yang lain.

Polarisasi semacam itu merupakan hal yang kontraproduktif dengan upaya kita membangun bangsa. Para pendiri bangsa ini telah menyadari keanekaragaman kita sejak awal. Oleh karena itulah Bhinneka Tunggal Ika dipilih sebagai semboyan. Berbeda-beda tetapi tetap satu.
"Kita sadari Pemilu paling rumit di dunia ini tidak lepas dari berbagai kekurangan. Bahkan ratusan pahlawan demokrasi harus meninggal dunia, ribuan jatuh sakit akibat melaksanakan tugas yang sangat melelahkan," ucap Panglima.

Untuk itu Panglima TNI mengingatkan Ramadhan adalah bulan terbaik untuk melakukan introspeksi diri. Semoga dengan ibadah puasa, antara sesama anak bangsa saling memaafkan dan kembali merajut silaturahmi yang sedikit renggang akibat perbedaan pilihan. Panglima TNI bersama Kapolri secara simbolik memberikan tali asih kepada 400 anak yatim dan 80 warakawuri (ma).

Foto: Dispen Koarmada II
Share:

Arsip