Pangdam Diponegoro Periksa Persiapan Prajurit Jelang Operasi Perbatasan Papua

Pangdam Diponegoro cek prajuritnya yang akan dikirim ke perbatasan Papua

Purbalingga/Jawa Tengah (IndonesiaMandiri) - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi melakukan pengecekan kesiapan Prajurit Yonif 406/Chandra Kusuma dalam rangka tugas Operasi Pengamanan Perbatasan, di Purbalingga (15/5). Pangdam mengaskan, pengecekan untuk mengetahui kekuatan dan kesiapsiagaan satuan mencakup semua elemen, baik kesiapan prajurit, alut utama sistem senjata/alutsista, maupun unsur pendukung lainnya.

Dihadapan prajuritnya, orang nomor satu Kodam IV/Diponegoro meminta seluruh prajurit Yonif 406/CK senantiasa bersikap profesionalisme, seetiap saat siap bergerak sigap dan cepat sesuai perintah Komando Atas. Terlebih di medan yang akan dihadapi, Papua, adalah daerah perbatasan yang masih banyak menyimpan berbagai permasalahan belum terselesaikan secara tuntas. Permasalahan yang perlu perhatian khusus diantaranya kasus keluar masuknya warga masyarakat secara ilegal, kasus pencurian, penyelundupan barang dan senjata, serta tindak kriminal dari Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB).

Terkait hal tersebut Pangdam meminta kepada seluruh prajurit selalu mengikuti perkembangan situasi di daerah penugasan dan melaksanakan koordinasi secara intensif dengan satuan penugasan saat ini. “Kenali wilayah penugasan dengan baik. Pahami tugas pokok dan tugas-tugas lain untuk mendukung tugas pokok. Dan yang tak kalah penting, baik-baik dengan rakyat", jelas Pangdam.

Khusus kepada unsur Komandan, Pangdam meminta untuk dapat memposisikan diri secara tepat di tengah anak buahnya. "Kenali betul anak buah dan sesama rekan, berikan contoh teladan yang baik kepada anggota", pesannya. Komandan juga harus memahami situasi kondisi dan budaya, adat istiadat di daerah operasi serta junjung tinggi disiplin dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas (rm).
Share:

Arsip