Profesi Kepabeanan&Cukai Bakal Miliki Organisasi Resmi

Profesi Kepabeanan&Cukai miliki peran penting dalam perdagangan internasional
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Ditengah kesibukaan lalu lintas barang dan jasa di pintu bandara maupun pelabuhan, ada salah satu profesi pekerjaan yang miliki andil besar mengatur dinamika didalamnya. Yaitu, profesi kepabaenan dan cukai. Orang atau perusahaan yang bergerak di bidang ini, perlu kejelian dan profesionalisme tinggi dalam kelola laluliintas perdagangan domestik maupun internasional.

Inilah yang melatarbelakangi pertemuan lebih seratus para ahli kepabeanan dan cukai dari berbagai daerah Indoneaia, di Hotel Puri Mega, Jakarta (3/2). “Kita tidak mewakili perusahaan, tapi lebih ke pribadi, yang sehari-hari mengurus ekspor-impor, membahas soal clearance, aturan pemerintah dan kendala di lapangan,” ucap Agung Pambudi, Ketua Pelaksana Ikatan Ahli Kepabeanan dan Cukai/IAKC

“Ini menjadi awal pertemuan, dan diharapkan bisa saling berbagi informasi tentang masalah-masalah dilapangan serta penyelesaiannya,” jelas Arief Tedjo Ketua IAKC Korwil Jatim. Profesi ini, memang masih belum merata ada di seantero Indonesia. “Kebanyakan di bandara atau pelabuhan yang berakses perdagangan internasional (misalnya Medan, Jakarta, Semarang, Surabaya dan Ujungpandang), sambung Founder IAKC, Haryo Ari Wijaya.


“Dari pertemuan pertama ini, kedepan mau dibahas untuk menjadi organisasi berbadan hukum. Sehingga bisa berdialog lebih tepat dengan stakeholder,” ungkap Puji Astuti, salah satu anggota. Intinya, kiprah dan profesi IAKC memang tak bisa dilihat sebelah mata oleh Pemerintah. Perannya begitu strategis dalam membantu lalulintas perdagangan internasional di Tanah Air (ma).


Foto: Istimewa
Share:

Arsip