Home » , » Bali Cycling Mararthon Bangkitkan Pariwisata Pulau Dewata

Bali Cycling Mararthon Bangkitkan Pariwisata Pulau Dewata

Posted by Indonesia Mandiri on April 12, 2021

Sport tourism lomba sepeda ini diikuti 50 peserta 
Nusa Penida
 (IndonesiaMandiri) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi (Kemenparekraf/Baparekraf) mendukung ajang wisata olahraga atau sport tourism Bali Cycling Marathon (BCM) 2021 sebagai upaya membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf, Rizki Handayani di Jakarta, Sabtu (10/4/2021) mengungkapkan ajang wisata olahraga menjadi salah satu upaya untuk membangkitkan kembali sektor parekraf di Bali. Terlebih saat pandemi, olahraga sepeda semakin digemari oleh masyarakat, selain untuk berolahraga juga untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh.

"Bali adalah salah satu provinsi yang paling dalam terpengaruh akibat pandemi ini. Untuk itu kita mendukung BCM 2021, selain untuk menjaga imunitas tubuh juga membangkitkan pariwisata Bali. Namun tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," ujarnya.

Rizki Handayani menjelaskan, Kemenparekraf telah bikin buku panduan/handbook mengenai protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability), sebagai acuan penyelenggaraan event di tanah air. "Sebuah event itu bisa berjalan kembali, jika seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan event tersebut menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin," katanya.

Sementara Ketua penyelenggara BCM 2021 Komang Takuaki Banuartha mengatakan, BCM merupakan gelaran tahunan yang sudah masuk kali ke-2 digelar. Upaya itu dilakukan untuk memaksimalkan pariwisata Bali dan meningkatkan budaya berolahraga melalui kegiatan yang atraktif bagi wisatawan, tapi tetap mengutamakan unsur kesehatan.

"BCM 2021 hadir dengan konsep yang lebih tertata dan menarik dengan tetap memanfaatkan wisata budaya Bali dalam kemasan konsep wisata olahraga. Dan diharapkan event ini nantinya menjadi salah satu percontohan kegiatan yang berhasil diadakan di masa pandemi," papar Komang yang juga Ketua ASITA Bali.

Event olahraga berbalut wisata ini diikuti 50 peserta dengan jarak tempuh 85 kilometer mulai dari Maruti Beach Club menuju Atuh/Diamond Beach kemudian melintasi Bukit Teletubbies hingga ke Klingking Beach dan kembali finish di Maruti Beach Club (ag/dh).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri