Home » » Kemandirian Kelola Peternakan Di Lombok Jadi Perhatian Wamen Pertanian

Kemandirian Kelola Peternakan Di Lombok Jadi Perhatian Wamen Pertanian

Posted by Indonesia Mandiri on Maret 14, 2021

Lombok satu-satunya provinsi sudah mandiri dalam teknologi peternakan
Lombok
 (IndonesiaMandiri) – “Kami berkomitmen mewujudkan industrialisasi peternakan di NusanTenggara Barat (NTB). Mungkin tidak ada provinsi lain yang punya keberanian mewujudkan mandiri bibit unggul dan pakan ternak sendiri melalui program industrialisasi yang kita bangun,” ujar Gubernur NTB Zulkarnaen, saat mendampingi kunjungan Wakil Menteri Pertanian Harvick Husni Qolbi (13/3)..

Ada dua agenda Harvick saat di Lombok, yaitu meninjau pengembangan industri sektor peternakan dan pengembangan peternak di pedesaan.

Harvick bersama Zulkarnaen mengunjungi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) NTB Banyumulek, Lombok Barat untuk melihat pabrik pakan ternak ayam petelur dengan produksi 5 ton perhari.

Soal pengembangan industri pertanian, tambah Harvick, tak semata terkait peningkatan ketahanan pangan. Tapi juga mempertahankan kedaulatan pangan.

“Alhamdulillah ditengah Pendemi Covid-19 Propinsi NTB mampu mempertahankan ketahanan dan kedaulatan pangan,” puji Harvick.

Gubernur NTB Zulkarnaen menyebut, hadirnya STIP memberikan dampak positif, dimana NTB menjadi provinsi yang mandiri teknologi, khususnya teknologi pertanian dalam penyediaan bahan baku pakan ternak maupun bibit unggul peternakan.

Dalam kesempatan itu, Wamen Pertanian sempat berdialog dengan peternak sambil memberikan tantangan di Desa Peringga, Jurang Utara, Lombok. Yaitu, disetiap desa 1 orang peternak harus memiliki 3 ekor sapi.

“1 orang peternak memiliki 3 ekor sapi adalah target dari Presiden. Untuk merealisasikan hal tersebut, pemerintah pusat akan menyalurkan KUR untuk sektor peternakan sebesar 2 trilyun dari total 5 trilyun yang dialokasikan untuk NTB,” jelas Harvick.

Pemerintah sudah berkomitmen membantu peternak dalam mengembangkan usaha melalui penyaluran KUR yang bekerja sama dengan Bank Pemrintah.

“Akan ada stimulus2 KUR dan bantuan dari pemerintah pusat berupa alat pengolahan pupuk, dan alsin dengan catatan jika secara administrasi lengkap dan memenuhi persyaratan, maka bantuan tersebut akan dipenuhi,” papar Harvick.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan NTB Husnul Fauzi menambahkan, “Kami berharap tidak hanya sektor peternakan, tapi juga pangan, perkebunan dan hortikultuta yang bias dikembangkan di Lombok (hy).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala