Home » » Mahasiswa Politeknik Pariwisata Bali Harus Siap Berwirausaha

Mahasiswa Politeknik Pariwisata Bali Harus Siap Berwirausaha

Posted by Indonesia Mandiri on Desember 29, 2020

Menparekraf Sandiaga Uno dialog dengan mahasiswa Poltekpar Bali
Bali
 (IndonesiaMandiri) – Mahasiswa Politeknik Pariwisata atau Poltekpar Bali harus andal dalam bidang enterpreneur (wirausaha). Bukan hanya mencari lapangan kerja setelah lulus, tapi juga menciptakan lapangan kerja.
Ini diutarakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, saat dialog dengan civitas akademika Poltekpar Bali (28/12).

Jadi, kata Sandiaga, lulusan Poltekpar Bali dapat membuka lapangan kerja di bidang parekraf. Ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowu untuk menyiapkan SDM (sumber daya manusia) yang unggul.
Sandiaga berharap lulusan Poltekpar Bali bisa ciptakan lapangan kerja
Karena pariwisata pascapandemi akan berubah secara fundamental, lebih mengutamakan kualitas dibanding kuantitas, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar dan mempercepat proses pemulihan pandemi.

“Poltekpar Bali sebagai center of excellent ini harus betul-betul bisa melahirkan SDM-SDM terbaik di bidang pariwisata, dan kita harus langsung ada langkah percepatan. Karena, sektor pariwisata saat ini keadaannya sangat sulit, banyak pegawai yang dirumahkan, dan susah mendapatkan pekerjaan baru. Oleh karena itu, gerak cepat, gerak bersama, dan gaspol sangat diperlukan,” ajak Sandiaga.

Menparekraf mengedepankan tiga aspek, yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Untuk adaptasi, terkait dengan kebijakan pariwisata harus berbasis data disesuaikan pada keadaan terkini. Lalu kolaborasi, agar pihak Poltekpar Bali menggerakan ikatan alumni membantu membangun education based on technology, seperti rumah siap kerja dan ruang guru.

“Kalau dalam enterpreneuship, proaktiveness adalah hal yang paling penting. Kita harus bergerak, bergerak, dan bergerak, tidak bisa kita menunggu bola, kita harus menjemput bola. Selain itu, sebagai entrepreneurship juga harus berinovasi dan berani mengambil keputusan,” jelas Sandiaga.

Sementara Direktur Politeknik Pariwisata Bali Ida Bagus Putu Pujo, siap menjalankan berbagai program yang dicanangkan Menparekraf untuk pengembangan dan pemulihan sektor parekraf melalui tiga aspek, yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

“Kami yakin konsep pengembangan melalui penerapan tiga aspek tersebut akan dapat mendorong kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” tegas Ida Bagus (vh/ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri