Home » » Pangdam XVIII/Kasuari: Penugasan Di Tanah Papua Adalah Tantangan

Pangdam XVIII/Kasuari: Penugasan Di Tanah Papua Adalah Tantangan

Posted by Indonesia Mandiri on November 02, 2020

Saat kunjungi satuannya di Sorong, Pangdam XVIII/Kasuari juga beri bantuan 1 unit motor Viar

Sorong
 (IndonesiaMandiri) – “Dalam hidup saya saat memimpin Kodam ini, saya ingin menjadikan Prajurit Kodam XVIII/Kasuari ini adalah prajurit-prajurit profesional dan dicintai rakyat dalam menjaga stabilitas keamanan dan menjalankan kegiatan pembinaan teritorial (Binter) dalam rangka mendukung Tugas Pokok TNI Angkatan Darat,” ujar Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa saat bertatap muka langsung dengan Prajurit dan PNS di lingkungan Makorem 181/PVT di  Sorong, Papua Barat (2/11).

Tatap muka dengan warga Korem 181/PVT ini merupakan rangkaian kegiatannya kunjungan kerja Pangdam XVIII/Kasuari selama sepekan ke satuan di Kabupaten/Kota Sorong, Sorong Selatan (Sorsel) dan Raja Ampat. Pangdam beserta isteri yang juga Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuri Ny. Ade Nyoman Cantiasa, didampingi Irdam, Kapoksahli Pangdam, Asren, Asops, Aster, dan Kazidam XVIII/Kasuari.

"Hingga saat ini masih banyak keterbatasan di satuan kita. Namun dengan kerja keras, dedikasi dan pengabdian kalian itu bukan menjadi halangan, karena yang jelas jabatan itu adalah amanah dan kepercayaan, baik dari tingkatan Tamtama, Bintara, Perwira Pertama, Perwira menengah hingga Panglima. Itu semua adalah amanah dari Tuhan YME,” jelas Pangdam.

Jenderal bintang dua ini juga menekankan, “penugasan di tanah Papua Barat ini adalah merupakan tantangan, namun jangan dijadikan sebagai momok. Untuk itu, kalau pimpinan sudah memberikan kepercayaan dengan menjabat di suatu tempat, misalnya menjadi seorang Babinsa, Staf atau PNS maka kalian harus disiplin dan tetap semangat. Kita harus kerjakan semaksimal mungkin, karena memang tidak ada yang sempurna di dunia ini."

Terkait dengan tugas kewilayahan, sambung Pangdam, pembinaan teritorial adalah kunci dalam pelaksanaan tugas. Karena hasil akhir dari pembinaan teritorial adalah terciptanya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

 "Kalau jauh dengan rakyat kita tidak bisa apa-apa. Kita TNI harus manunggal dengan rakyat, kalian harus diterima, harus bersatu karena TNI adalah bagian dari rakyat. Ancaman ke depan ini bukan ancaman perang berupa datangnya musuh yang secara fisik masuk ke wilayah Indonesia saja tetapi juga meliputi ancaman di bidang Ipoleksosbud (Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya)," tegas  Pangdam.

Pada kesempatan ini pula, Pangdam juga mengapresiasi pelaksanaan tugas Satuan jajaran Korem 181/PVT di bawah pimpinan Brigjen TNI Indra Heri dan jajarannya, atas peran aktifnya dalam penanganan pandemi Covid-19 di wilayah dan menyukseskan program Ketahanan Pangan guna membantu mengatasi dampak merebaknya Covid 19.

Usai memberikan arahan, Pangdam XVIII/Kasuari menyerahkan bantuan 1 unit motor Viar untuk operasional Korem 181/PVT, penanaman pohon satuan di area Makorem, dan memberikan bantuan APD dan masker kesehatan untuk Rumkit TK. IV dr. Aryoko, Sorong. Adapun Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari memberikan bantuan berupa timbangan dan pakaian batik untuk Posyandu Korem 181/PVT (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala