Home » » Penggunaan Aplikasi Digital Bakal Dipakai Monitor Protokol Kesehatan

Penggunaan Aplikasi Digital Bakal Dipakai Monitor Protokol Kesehatan

Posted by Indonesia Mandiri on Oktober 06, 2020

Bagi pihak yang berhasil menekan dengan baik penularan virus corona akan diberi penghargaan

Jakarta (IndonesiaMandiri) – Menko Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Pandjaitan meminta agar pemerintah daerah dan TNI serta Polri terus menegakkan disiplin penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Virus Corona. Menurutnya, langkah pencegahan di hulu menjadi upaya sangat penting untuk mengurangi angka terkonfirmasi positif Covid 19. “Saya rekomendasikan agar satgas bersama TNI, Polri, Satpol PP sampai ke Babinsa dan Babinkamtibmas untuk memanfaatkan aplikasi dalam memantau pelaksanaan protokol kesehatan,” ujarnya.

Secara detil dia menyebutkan, para personil TNI/Polri dan Satpol PP yang bertugas di lapangan dapat memberikan laporan menggunakan sistem dan aplikasi secara terpadu serta memadukan dengan lapisan klaster Covid yang ada. Sistem ini, lanjutnya, juga terhubung dengan cctv dimulai dari DKI Jakarta. “Jakarta akan jadi model pertama penerapan sistem ini,” jelas Luhut.

Dengan pemanfaatan aplikasi itu, menurutnya para pimpinan baik Menteri, Gubernur, Pangdam maupun Kapolda dapat memonitor operasi secara real time. Lebih lanjut, Luhut meminta kepada masing-masing Gubernur (untuk satpol PP), Pangdam dan Kapolda di 8 Provinsi (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi , Bali) lalu ditambah Provinsi Aceh dan Riau, agar segera implementasikan sistem monitoring perubahan perilaku.

Sistem ini dibuat oleh tim bersama satgas. “Selain itu, saya minta operasi yustisi dan simpatik yang dilakukan harus lebih massif dan terarah, terutama menyasar tempat-tempat kerumunan dan wilayah kluster covid19,” tambahnya. Dalam waktu dua minggu, Luhut menargetkan tim Ahli Kemenko Marves bersama dengan Satgas Covid 19 akan selesai membangun sistem aplikasi monitoring dan pelaporan Covid 19 berbasis teknologi digital tersebut.

Dengan sistem ini, diharapkan Pangdam dan Kapolda akan diberikan target minimal operasi harian yang harus dicapai. “Kami akan berikan panduan teknisnya kepada Pangdam, Kapolda dan Satpol PP. Kita akan nilai mana yang terbaik melakukan kerjanya karena ini akan terpantau,” papar Luhut. Pemerintah, akan memberikan penghargaan kepada Korem, Kodim dan Koramil serta Polres dan Polsek di setiap provinsi yang melaksanakan program ini secara baik. Penghargaan ini dapat berupa Dana Pembinaan ataupun rekomendasi sekolah.

Gubernur DKI Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sepakat dengan rekomendasi Menko Luhut. “We will follow order (kami akan ikuti perintah),” tegas Anies Baswedan dalam rakor.

Sebagai informasi hasil riset, tentang upaya pencegahan virus corona dari manusia ke manusia menyebutkan, resiko tertular virus turun 35 persen kalau kita rajin cuci tangan, turun 45 persen lagi bila menggunakan masker kain, lalu resiko tertular virus turun 70 persen kalau pakai masker bedah dan turun 85 persen kalau jaga jarak minimum 1 meter. Oleh karena itu, Luhut kembali meminta agar para kepala daerah  tidak bosan-bosannya untuk sosialisasi protokol kesehatan (ma).

Foto: Puspen TNI

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala