Home » » Pemerintah Salurkan Dana Hibah Pariwisata Sebesar Rp3,3 Triliun

Pemerintah Salurkan Dana Hibah Pariwisata Sebesar Rp3,3 Triliun

Posted by Indonesia Mandiri on Oktober 13, 2020

Menparekraf/Kepala Baparekraf Wishnutama Kusunandio

Jakarta (IndonesiaMandiri) – Pemerintah siapkan penyaluran dana hibah pariwisata sebesar Rp3,3 Triliun bagi pelaku usaha pariwisata dan pemerintah daerah, untuk membantu meningkatkan penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata sehingga tercipta rasa aman dan nyaman bagi wisatawan sekaligus membantu industri pariwisata bertahan di tengah pandemi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam keterangannya (13/10) mengatakan, dana hibah pariwisata melalui Kementerian Keuangan merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), digagas pemerintah menghadapi dampak dari pandemi Covid-19.

"Tujuan utama dari hibah pariwisata ini adalah membantu pemerintah daerah serta industri hotel dan restoran yang saat ini sedang mengalami gangguan finansial serta recovery penurunan pendapatan asli daerah (PAD) akibat pandemi Covid-19 dengan jangka waktu pelaksanaan hingga Desember 2020," jelas Wishnutama.

Daerah dengan kriteria PHPR (Pajak Hotel dan Pajak Restoran) minimal 15 persen dari total PAD Tahun anggaran 2019, 10 Destinasi Super Prioritas (DPP), 5 Destinasi Pariwisata Prioritas (DSP), Destinasi Branding dan 100 COE (calender of events).

Menparekraf menyebut, dana hibah yang diberikan kepada pemerintah daerah dibagi dengan imbangan 70 persen dialokasikan bantuan langsung kepada industri hotel dan restoran. Sedangkan 30 persen untuk pemerintah daerah bagi penanganan dampak ekonomi dan sosial dari pandemi Covid-19 terutama pada sektor parekraf.

"Proses pencairan dana diajukan oleh kepala daerah kepada Kementerian Keuangan mengacu pada rekomendasi teknis yang diterbitkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," terang Wishnutama.

Kemenparekraf juga menyiapkan anggaran sebesar Rp119 miliar untuk program sertifikasi CHSE gratis bagi industri pariwisata di 34 provinsi di Indonesia. Sertifikasi ini untuk menjamin kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan untuk industri yang terkait sektor pariwisata untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.

"Sehingga para pelaku pariwisata, pengelola hotel, dan restoran dapat segera meningkatkan persiapan protokol kebersihan, kesehatan, dan keamanan yang sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19," sambungnya.

Menurut Wishnutama, pihaknya melalui Deputi Bidang Industri dan Investasi akan melakukan sosialisasi Program Hibah Pariwisata di 2020 secara berkala. Untuk kegiatan awal, dilakukan sosialisasi pada 8 Oktober 2020 di Hotel Novotel Tangerang, Banten, secara hybrid meeting melibatkan 101 daerah kabupaten/kota di Indonesia.

"Melalui kegiatan Sosialisasi Dana Hibah Pariwisata Tahun 2020 tersebut, diharapkan pemerintah daerah memperoleh informasi terkait program dana hibah pariwisata tersebut, antara lain terkait teknis hibah pariwisata, pengelolaan hibah pariwisata pada Pemerintah Daerah, pengelolaan dan pelaporan keuangan serta teknis penyaluran dana hibah pariwisata tersebut," pesan Wishnutama (ag/ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala