Home » » Nasib Terumbu Karang Indonesia Ada Di Generasi Muda

Nasib Terumbu Karang Indonesia Ada Di Generasi Muda

Posted by INDONESIA MANDIRI on Agustus 19, 2020

Potensi terumbu karang Indonesia termasuk terluas di dunia, namun kurang perawatan yang baik
Bali (IndonesiaMandiri) – "Saya minta mereka yang merencanakan, jadi perencanaan-perencanaan yang tidak terlalu birokratis. Mereka sebagai tongkat estafet untuk generasi selanjutnya. Dengan jumlah generasi muda sekitar 28% dari total jumlah penduduk Indonesia, di tangan merekalah nasib terumbu karang Indonesia akan ditentukan, ayo kita bergerak, tinggal pemerintah mendukung dan mengawasi," ujar Menko Bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut B. Panjaitan, usai membuka acara YOUTH VOICE: Coral Reef Restoration ICRG (Indonesia Coral Reef Garden) di Pantai Mangiat, Nusa Dua, Bali (19/8).

Luhut menyebut, keterlibatan generasi muda atau kalangan millenial sangat penting dalam kegiatan restorasi terumbu karang. Acara diatas adalah kelanjutan dari restorasi terumbu karang yang pernah dilaksanakan Kemenko Marves bersama dengan World Bank dua tahun silam.
"Kami mengawali program Indonesia Coral Reef Garden di Nusa Dua, Bali ini pada 2018 bersama dengan Managing Director IMF saat itu, Ibu Christine Lagarde, dan sudah 60 persen. Kenapa cuma 60 persen? Karena kita memang kurang pemeliharaan. Nah sekarang ingin kita perbaiki, harus dapat  memastikan  masyarakat umum terutama kaum muda dan perempuan dapat terlibat secara langsung dan sadar bahwa pelestarian terumbu karang harus berkelanjutan dan memberikan dampak untuk generasi mendatang," tambahnya.
Kegiatan ini pun diharapkan dapat membuka lebih luas lagi lapangan pekerjaan, selain pula untuk para mahasiswa yang sedang libur perkuliahan, namun dapat mengisinya dengan terlibat cinta lingkungan laut. "Dalam suasana pandemi seperti ini kan banyak juga saudara-saudara kita yang  off di bidang perhotelan, para nelayan, masyarakat setempat, kemudian ada para mahasiswa. Nah itu kita bantu untuk replanting lagi coral  ini. Pemerintah akan mencoba mendukung dan akan kita carikan dananya, akan kita ketahui lagi bentuknya seperti apa. Segera mereka akan melaporkan segala sesuatunya, kami tunggu dalam tempo secepatnya agar dapat kita tindak lanjuti," ajak Luhut.
Terkait recovery rate atau tingkat kesembuhan pasien penderita covid-19 di Bali, Luhut menjelaskan, sudah ada peningkatan. Ia pun kembali mengingatkan, pariwisata Bali untuk sementara waktu akan fokus dalam peningkatan wisatawan domestik terlebih dahulu.
Sebagai informasi, Indonesia dianugerahi keanekaragaman biodiversity laut tertinggi di dunia,  terletak di segitiga terumbu karang dunia, memiliki 569 jenis karang, terluas di dunia. Terumbu karang Indonesia mencakup 18 % luasan terumbu karang dunia namun lebih dari 36 % mengalami kerusakan (berdasarkan studi LIPI, 2018).
Pencemaran laut, aktifitas perikanan yang merusak, serta perubahan Iklim adalah penyumbang kerusakan terumbu karang  yang terbesar. Demikian pula terumbu karang di perairan Nusa Dua ini hanya tinggal 15-20% yang hidup. Oleh karenanya gerakan untuk restorasi ekosistem terumbu karang adalah sangat tepat dan perlu.
Kemenko Marves akan fokus pada rehabilitasi terumbu karang seluas 204 hektar di Nusa Dua dan Sanur. Selain keteribatan besar generasi muda, masyarakat nelayan dan penduduk setempat, ICRG sendiri diharapkan dapat merangkul dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari KKP, LIPI, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Daerah Kabupaten Badung, ITDC, Perguruan Tinggi, LSM, serta Sektor Swasta.
"Khusus untuk para generasi muda, kembali saya berpesan. Generasi muda sebagai agen perubahan tidak cukup hanya melakukan konservasi tanpa memperhatikan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat sekitarnya. Kalian memiliki kemampuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif sesuai keunggulannya. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini, kita harus berbuat lebih kreatif dan inovatif," ungkap Luhut (ma).
Foto: Dok. Kemenparekraf

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala