Home » » Presiden: Jadikan Krisis Pandemi Untuk Lompatan Kemajuan

Presiden: Jadikan Krisis Pandemi Untuk Lompatan Kemajuan

Posted by INDONESIA MANDIRI on Juli 15, 2020

Empat Perwira TNI-Polri yang terbaik mewakili pelantikan Praspa TNI-Polri di Istana Negara
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Dihadapan 750 Perwira TNI-Polri Tahun 2020 - terdiri 457 TNI dan 293 Polri - pada upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), setelah dilantik dan diambil sumpah oleh Presiden Jokowi secara virtual (video conference) di Istana Negara (14/7), Presiden juga memberi beberapa pesan.


Karena secara virtual, proses pengambilan sumpah dan pelantikan 750 Perwira TNI-Polri di Istana Negara diwakili delapan Perwira dari TNI AD, AL, AU, dan Polri, terdiri atas empat Perwira TNI-Polri peraih Adhi Makayasa dan empat Perwira TNI-Polri dari perwakilan agama (Islam, Katolik, Protestan dan Hindu). Sedangkan Perwira TNI-Polri lainnya mengikuti upacara dari Akademi masing-masing, yaitu di Akmil Magelang, AAL Surabaya, AAU Yogyakarta dan Akpol Semarang.
“Kita harus mengambil makna dari pandemi Covid-19 saat ini yang melanda 215 negara di dunia. Memang kita menghadapi masalah kesehatan dan masalah ekonomi yang sangat pelik. Seperti juga halnya 215 negara di dunia mengalami hal sama. Kita bukan hanya harus mampu mengatasi permasalahan akibat pandemi, tetapi kita harus memanfaatkan pandemi ini untuk memperkokoh kekuatan bangsa dan melakukan lompatan-lompatan kemajuan. Krisis akibat pandemi Covid-19 bisa memperkokoh kepedulian dan kegotongroyongan kita, memperkokoh persatuan dan kebersamaan kita, mempercepat upaya untuk memperbaiki cara kerja kita, dan juga mempercepat pengembangan teknologi dan industri kita,” jelas Presiden.
Oleh karenanya, “saya berpesan kepada saudara-saudara, untuk ikut berpartisipasi dalam rangka menyelesaikan krisis ini dan belajar dari krisis ini. Untuk ikut serta memperkokoh kebersamaan yang berlandaskan Pancasila dalam rangka meraih lompatan kemajuan,” ajak Presiden Jokowi.
Sebagai pengawal masa depan, lanjut Jokowi, “saudara-saudara harus cakap membaca tantangan dan peluang ke depan. Yang jelas, dunia berubah dengan begitu cepatnya, disrupsi terjadi di semua sektor kehidupan, dan revolusi industri jilid ke-4 semakin mendorong perubahan supercepat tersebut. Dunia juga akan diwarnai oleh hiperkompetisi, oleh persaingan yang ketat. Antarnegara bersaing untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi termasuk dalam industrialisasi.”
Presiden juga mengingatkan, “junjung tinggi kehormatan dan kecintaan sebagai Perwira TNI dan Polri. Pelihara kekompakan dan persatuan, dan berikan pelayanan yang terbaik kepada bangsa, negara, dan rakyat kita. Saudara-saudara bukan siapa-siapa tanpa dukungan dan doa dari para orang tua saudara-saudara. Saudara-saudara juga tidak bisa menjadi sekarang ini tanpa para pendidik dan pelatih. Oleh karena itu, bersimpuhlah kepada beliau-beliau yang telah berjasa untuk masa depan saudara-saudara.”
Sementara itu, para Perwira TNI-Polri peraih Adhi Makayasa dari tiap-tiap Akademi Angkatan dan Kepolisian yaitu Angga Andhika Yudha (Akmil), Rizqy Zealand Djuhaeri (AAL), Juanda Siregar (AAU) dan Ivan Pradipta Mahadika (Polri). Sedangkan  empat orang Perwira TNI-Polri perwakilan yang diambil sumpah yaitu Yusuf Hanafi dari Akmil (Islam), Yohana Bernadeta Winda Sekar Ayu Armanda dari AAL (Katolik), Maichel Triantonov dari AAU (Protestan), dan Luh Ayu Gitavira Sarasvati dari Akpol (Hindu). Ma

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala