Home » » Agricultural War Room Bimbing Penyuluh Dongkrak Produksi Pertanian

Agricultural War Room Bimbing Penyuluh Dongkrak Produksi Pertanian

Posted by INDONESIA MANDIRI on Februari 11, 2020

Kehadiran AWR yang dikontrol langsung Kementan akan pacu pertumbuhan produksi pertanian
Bogor (IndonesiaMandiri) - Pakar penyuluhan pertanian dari Fakultas Ekologi Manusia (Fema) IPB, Prof Sumardjo mengatakan keberadaan Agricultural War Room (AWR) merupakan jawaban agar penyuluh pertanian efektif dalam berdayakan petani meningkatkan hasil produksi pertanian di masing masing kecamatan Indonesia.

AWR yang dikontrol Kementerian Pertanian/Kementan di Jakarta, terhubung langsung dengan Kostratani yang ada di tiap kecamatan, juga kostrada di kabupaten/kota dan Kostrawil di Provinsi. Kantor Kostratani atau Komando Strategis Pembangunan Pertanian dikelola secara modern dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi untuk memetakan potensi, permasalahan dan mendata pertanian sampai level lapangan di kecamatan.

Guru Besar Penyuluhan IPB itu mangatakan akurasi dan akuntabilitas data aktual pertanian, baik pangan maupun non pangan. “Selain itu potensi dan permasalahan pembangunan pertanian perlu dipantau dan digerakkan melalui informasi yang akurat, secara lebih efisien. Hal ini jawabannya adalah melalui AWR,” tambahnya kepada Sinar Tani saat diminta pendapatnya tentang pentingnya peran AWR.

Pada sisi lain, tambah Prof Sumardjo, jumlah dan kualitas penyuluh pertanian juga perlu ditambah dan ditingkatkan. “Sumber Daya Manusia (SDM) Penyuluh Pertanian perlu ditingkatkan terutama kualitas dan kapasitasnya dalam memberdayakan petani dan kelembagaan petani,” paparnya. Keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah sehingga membatasi kemampuannya dalam rekrutmen penyuluh pertanian Aparat Sipil Negara (ASN), menurutnya bisa ditutup dengan menghadirkan penyuluh swadaya dan penyuluh swasta.

“Kehadiran Penyuluh swadaya dan penyuluh swasta bisa untuk mengatasi keterbatasan jumlah penyuluh,” ungkapnya. Menurutnya anggaran penyuluhan yang memadai dan efektif sangat dibutuhkan, namun dengan tetap menghindari penyimpangan dalam realisasi di tingkat daerah (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala