Home » » Trend Perjalanan Wisata Masyarakat Era Mendatang Versi Agoda

Trend Perjalanan Wisata Masyarakat Era Mendatang Versi Agoda

Posted by INDONESIA MANDIRI on Minggu, 12 Januari 2020

Bali masih menjadi favorit bagi wisatawan nusantara untuk berlibur
Jakarta (IndonesiaMandiri) -  Aplikasi tunggal untuk semua kebutuhan perjalanan, perjalanan bebas paspor, dan check-in melalui aplikasi mobile adalah tiga ‘tren perjalanan baru’ teratas yang diharapkan para wisatawan pada dekade mendatang. Demikian menurut riset terbaru Agoda, platform perjalanan digital terkemuka di dunia.
Aplikasi perjalanan revolusioner, dan konektivitas yang lebih baik, sangat membantu pengalaman perjalanan dalam dekade berikutnya. Secara khusus, di Taiwan (50%) dan Asia Tenggara, separuh dari seluruh responden di Indonesia (56%), Singapura (54%), Malaysia (53%), Filipina (48%) dan Thailand (48%) mempertimbangkan hal-hal tersebut sebagai standar baru dalam dekade mendatang. Hal ini berbeda dengan hanya sepertiga orang di Inggris dan Amerika Serikat (33%).
Satu dari dua orang Asia Tenggara juga melihat check-in melalui aplikasi mobile, yang memungkinkan para tamu untuk melewati antrean registrasi, mengunduh kunci akses kamar dan langsung menuju kamar mereka, sebagai suatu standar era 2020-an, di mana orang Singapura (54%), Filipina (53%), Malaysia (58%) dan Thailand (49%) yang paling mengharapkan tren ini.
Sementara itu, Singapura (50%), Vietnam (47%), Filipina (45%), China (44%), dan Australia (41%) adalah lima negara paling mengharapkan perjalanan bebas paspor di masa depan. Sedangkan Inggris dan AS, kurang mengharapkan kemajuan ini dengan hanya satu dari lima responden yang memperkirakan tren tersebut akan menjadi pilihan di dekade berikutnya.
“Ini merupakan zaman keemasan teknologi bagi para wisatawan, karena teknologi dikembangkan untuk menyederhanakan cara bagi siapa pun di mana pun untuk mencari, memesan, dan membayar tiket penerbangan, hotel, atau akomodasi liburan. Tahun 2000-an dipengaruhi oleh mouse dan komputer, yang memudahkan pemesanan perjalanan online hanya dengan satu kali klik. Tahun 2010-an dipengaruhi smartphone dan aplikasi, yang menempatkan agen perjalanan dalam genggaman setiap pemilik ponsel. Di 2020-an akan ditentukan oleh kekuatan data dan Pembelajaran Mesin (Machine Learning/AI). Hal ini akan memungkinkan perusahaan seperti Agoda untuk memberikan rekomendasi yang lebih personal dan relevan untuk membuat pemesanan perjalanan menjadi lebih mudah,” jelas Timothy Hughes, Vice President of Corporate Development di Agoda.
Kemajuan teknologi informasi mudahkan wisatawan untuk memilih agenda perjalanan
Menurut Agoda, tren perjalanan satu dekade mendatang di Indonesia menunjukkan:  56% wisatawan kita menginginkan adanya satu aplikasi untuk memesan semua kebutuhan perjalanan sementara 47% mengantisipasi check-in hotel dengan menggunakan ponselnya.  Sebanyak 39% ingin membuat pilihan yang ramah lingkungan saat melakukan perjalanan, menjadikan orang Indonesia salah satu pemimpin paling potensial atas perubahan ini dengan rata-rata 26%.
Menariknya, Bali berada dalam daftar keinginan teratas untuk wisatawan Indonesia. Diikuti Mekkah  dan Borobudur.  39% orang Indonesia ingin mengeksplorasi negara mereka sendiri, 29% orang Indonesia berharap dapat mengambil cuti panjang (ma).
Foto: abri

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala