Home » » Pangdam IV/Diponegoro: Keluarga Harmonis Tangkal Paham Radikal

Pangdam IV/Diponegoro: Keluarga Harmonis Tangkal Paham Radikal

Posted by INDONESIA MANDIRI on Minggu, 26 Januari 2020

Peran seorang ibu sangat penting dalam memelihara keluarga harmonis
Semarang (IndonesiaMandiri) - Istilah intoleransi akhir-akhir ini sangat familiar dan mudah kita jumpai baik di media cetak, elektronik, online apalagi di media sosial. Intoleransi merupakan antonym dari kata toleransi, jika toleransi berarti saling menghargai dan menghormati segala perbedaan serta dapat hidup berdampingan dengan damai dalam keberagaman maka intolerasni berarti kebalikannya.

Demikian pesan Pangdam IV/Diponegoro dibacakan Aspers Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Gatot Heru Buana pada acara “Ceramah Tentang Peran Persit Mengenali dan Mencegah Intoleransi serta Radikalisme dalam Keluarga”, diglar di Aula Makodam IV/Diponegoro (24/01).

Menurut Pangdam, munculnya intoleransi ditengah-tengah kita ditandai dengan adanya penolakan-penolakan terhadap perbedaan dalam masyarakat yang diantaranya oleh adanya perbedaan agama dan kepercayaan serta terkikisnya rasa kepedulian terhadap sesama.
Demikian pula dengan kecenderungan munculnya paham radikal dalam masyarakat.

Mengantisipasinya, Pangdam ingatkan peran keluarga sangatlah penting,. “Bila kita dapat mewujudkan keluarga yang bahagia dan harmonis, maka akan dapat menyelamatkan masa depan generasi muda kita dari pengaruh-pengaruh negativ radikalisme”, ungkapnya. Selain itu, menurut Pangdam wanita memiliki multi peran yang begitu penting, bukan hanya dalam keluarga namun juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Negara Indonesia akan kuat jika para wanita Indonesia mampu melaksanakan tugasnya dalam keluarganya masing-masing dengan baik”, tegasnya. Dijelaskan Mayjen TNI M. Effendi, peran wanita yang pertama adalah sebagai seorang ibu. Sosok ibu merupakan orang yang paling dekat dengan suami, tempat putera-puterinya bertanya dan mengadu serta mendapatkan kasih sayang. Ibu pula yang memberikan bekal pendidikan dan pengetahuan pertama sebelum mereka mengeyam pendidikan formal, sampai mereka tumbuh menjadi dewasa dan mandiri.

Peran kedua adalah sebagai istri, pendamping suami sekaligus mitra sejajar dalam membesarkan anak-anak, serta pendukung suami dalam melaksanakan tugas pekerjaannya. Seperti pepatah yang mengatakan “Dibalik kesuksesan seorang pria, selalu ada wanita hebat dibelakangnya”, tegas orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala