Bebek Timbungan Jadi Daya Tarik Baru Kuliner Di Bali

Menpar Arief Yahya Resmikan Resto Bebek Timbungan Bali

Bali (IndonesiaMandiri) - Menteri Pariwisata Arief Yahya meresmikan Restoran Bebek Timbungan Bali yang berada di Pertokoan Sunset One, Jl. Sunset Road No.88, Kuta, Badung, Bali (17/2). “Saya berharap Bebek Timbungan semakin melengkapi kuliner di Bali dan diminati oleh wisatawan berlibur ke Bali,” pesan Menpar Arief Yahya.

Restoran yang menyajikan masakan berbahan dasar bebek itu memang diharap kian melengkapi kuliner tradisional di Pulau Dewata. Sebut saja ayam betutu, sate lilit, atau sayur plecing kangkung yang selama ini menjadi daya tarik kuliner yang terkenal di Bali.

Selama ini menu bebek timbungan merupakan kuliner khas Bali yang biasanya disajikan menjelang Hari Raya Galungan. Kelezatan bebek timbungan didapat dari olahan bumbu dan rempah serta sajian bebek yang dimasak hingga empuk.

Menpar Arief Yahya yang hadir bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati mengatakan, pengeluaran wisatawan paling besar selain untuk akomodasi adalah untuk keperluan makanan/kuliner. Jumlahnya mencapai 60 persen dengan rincian 40 persen untuk hotel dan 20 persen untuk kuliner atau restoran.

Bebek timbungan merupakan salah satu sajian terkenal dan tertua khas Bali. Pada mulanya makanan ini hanya dihidangkan pada ritual-ritual upacara adat Bali saja. Dikutip dari naskah kuno Dharma Caruban, salah satu menu Bali paling tradisional dalam upacara ritual adalah Timbungan yang berasal dari kata embung atau timbung yang memiliki arti bambu (ay/rm).

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

Arsip