Berita Indonesia Mandiri

Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro: “Lembaga Hidrografi Kurang Mendapat Perhatian Signifikan”

Kapal canggih KRI Rigel untuk survei hidro-oceanografi milik Pushidrosal
Jakarta (IndonesiaMandiri) – Momentum Hari kebangkitan Nasional ke-111 pada 20 mei 2019 kali ini, tepat rasanya bila dikaitkan dengan era Poros Maritim Dunia yang telah didengungkan Pemerintah sejak lima tahun lalu. Mengapa? Karena selama ini kita seperti terlena dengan fokus pembangunan sebagai negara agraris. “Menurut saya ini keliru. Ini masalah cara pandang. Kalau kita sebagai negara agraris, mestinya semua kebutuhan didarat bisa terpenuhi. Kan belum,” ujar Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL atau Kapushidrosal, kepada IndonesiaMandiri (15/5).

Menurut Harjo, cara pandang agraris itu bentukan Belanda di masa lalu, agar bangsa Indonesia sibuk dengan urusan di dalam negeri saja (inward looking) alias tidak berkembang keluar. Sementara, menurut Harjo yang alumni terbaik  AAL Angkatan XXXII/1987,  Indonesia sebenarnya adalah negara maritim yang orientasinya keluar (outward looking). Sejarah membuktikan di era Sriwijaya dan Majapahit, pengaruh Indonesia sangat jauh hingga ke Cina dan Madagaskar, disamping Asia Tenggara. Nah, kini saatnya harus keluar kembali kiprah Indonesia sebagai negara Maritim dimana 70 persen wilayahnya dihuni oleh perairan.

“Semua media, seperti komunikasi, perdagangan, perhubungan, semuanya tergantung dari laut. Bahkan pakar Geopolitik Dunia AT. Mahan pernah mengatakan, siapa menguasai laut, dia akan menguasai dunia. Artinya, kalau perdagangan dunia dikuasai, maka ekonomi dunia dikuasai. Kalau ekonomi dunia dikuasai, maka dunia pun bisa dikuasai,” jelas Harjo yang kelahiran Tegal, Jawa Tengah, Februari 1965. Bila Indonesia kini berbicara soal penguasaan laut, sebenarnya memang agak terlambat. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. “Minimal kita harus menguasai laut Indonesia sendiri. Karena selama ini kita belum mampu menguasainya. Mengapa? Karena masih banyak pemain asing yang bermain di tempat kita,” jelas Laksamana berbintang dua ini.
Jadi, dalam momentum Kebangkitan Nasional, Harjo mengingatkan perlunya bernai berpikir dan bertindak untuk penguasaan segala potensi yang ada di laut kita sendiri. “Jadi faktor keamanan, pengendalian sumber daya laut, harus kita kuasai sendiri. Seluruh sektor mharus berpikir kesana. Kalau dulu kita sudah punya konsep Wawasan Nusantara, itu sudah tepat,’’ ungkap Harjo yang juga menjabat  sebagai Vice Chairman East Asia Hydrographic Commission (EAHC) periode 2018-2021. 

Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro
Sejak 2016 menjabat sebagai orang nomor satu Pushidrosal, Harjo dan jajarannya telah banyak memberikan andil untuk membawa lembaga hidrografi sangat dikenal di seantero dunia. Tapi justru tidak di rumah sendiri.  Karena diakuinya, “selama ini lembaga hidrografi kurang mendapat perhatian yang signifikan. Padahal diluar negeri, perannya besar sekali.  Kalau mau berbicara hidrografi dunia, rujukannya ke Inggris. Padahal, wilayah Inggris dengan kita lebih besar Indonesia. Jadi, kalau Presiden Jokowi bicara mau jadi Poros Maritim Dunia, maka segala sesuatu tentang Maritim mestinya tanya kepada Indonesia,” tegas Harjo.

Untuk itu, Harjo menekankan pentingnya sejumlah pilar menuju penguatan sektor Maritim segera diperkuat. Diantaranya adalah: Hidupkan kembali budaya maritim, Tata kelola sumber daya laut dibenahi dan dikuasai, Infrastruktur dan konektifitas juga dibangun, penguatan peran diplomasi di berbagai forum internasional  terkait misi kemaritiman Indonesia, serta penguasaan sektor pertahanan . Semua pilar di atas, mustahil berjalan tanpa adanya peran hidrografi. Karena hidrografi tak hanya mengurus soal peta laut belaka, tapi juga kunci menuju kemakmuran ekonomi sebuah bangsa. Tak heran, Harjo bertekad kedepan menjadikan Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional dan Pusat Informasi Geospasial Kelautan Indonesia terbaik di dunia (ma).


Foto: abri 
Share:

Pegadaian dan Garuda Indonesia Tandatangani kerjasama Diatas Pesawat

Penandatangan kerjasama dilakukan diatas pesawat Garuda Indonesia dengan rute Jakarta-Denpasar

Jakarta (IndonesiaMandiri) – Cukup unik wujud kerjasama yang disepakati PT Pegadaian (Persero)  dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tentang Penjualan Produk, Layanan di Kanal Distribusi dan Komunikasi Pemasaran sebagai implementasi program sinergi sesama BUMN. Yakni, di atas pesawat dalam penerbangan GA-404 Jakarta-Denpasar, dilakukan oleh Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.  Ari Askhara.

Kuswiyoto mengatakan, “kerja sama ini sangat menguntungkan bagi kedua pihak, dimana nanti pihak Pegadaian akan membantu dalam penjualan tiket pesawat Garuda Indonesia. Sedangkan Garuda akan membantu memasarkan produk-produk Pegadaian kepada konsumennya," jelasnya. Sementara  Ari Askhara menyebut, kerja sama dengan Pegadaian merupakan upaya Garuda Indonesia meningkatkan layanan kepada pengguna jasa serta sebagai upaya meningkatkan sinergi antar BUMN. “Kiranya kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah bagi para pengguna jasa kami khususnya kemudahan dalam mengakes penjualan tiket Garuda Indonesia yang dengan kerja sama ini dapat diakses melalui “The Gade” yang tersebar di seluruh Indonesia”, papar Ari.

Selain Garuda dan Pegadaian, pada kesempatan sama juga dilakukan sinergi dengan dua perusahaan BUMN lainnya yakni PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan PT Taspen. Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dilakukan di kabin pesawat GA 404 penerbangan Jakarta-Denpasar dilanjutkan di The Gade Coffee & Gold Denpasar,  disaksikan Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Gatot Trihargo, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Wahyu Kuncoro serta Komisaris Utama PT Pegadaian (Persero) Ina Primiana. Dari PTPN III hadir Direktur Utama Dolly Pulungan sedangkan PT Taspen hadir Direktur Utama Iqbal Latanro. 

 Nota Kesepahaman Garuda Indonesia dengan PT Perkebunan Nusantara III sepakat untuk mengembangkan sinergi bisnis diantaranya melalui kerja sama penjualan produk melalui channel distribusi yang dimiliki masing-masing perusahaan, pengembangan produk loyalty, program benefit & sales bagi karyawan, pelatihan dan pengembangan SDM, layanan logistik cargo serta kerja sama pemasaran (rm).
Share:

Kodam XVI/Pattimura Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-111

Hari Kebangkitan Nasional Ke-111 bertema "Bangkit Untuk Bersatu"
Ambon (IndonesiaMandiri) – Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke 111  dengan tema “Bangkit Untuk Bersatu”, Kodam XVI/Pattimura lakukan Upacara Bendera dipimpin Kasdam XVI/Ptm, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan, diikuti para Prajurit dan PNS, di Lapangan Upacara Makodam (20/5). Membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, disebutkan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111, 20 Mei 2019 kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa, karena berada dalam situasi pasca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita.

“Alhamdulillah, sampai sekarang ini tahap-tahap pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislaif berlangsung dengan lancar. Kelancaran ini juga berkat pengorbanan banyak saudara-saudara kita yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara bahkan berupa pengorbanan nyawa. Sungguh mulia perjuangan mereka untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses pemilu ini”, kata Rudiantara.

Hari Kebangkitan Nasional yang bertema “Bangkit Untuk Bersatu,” juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadan. Bagi umat muslim. Bulan suci ini menuntun kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah. Diharapkan pada ujung Ramadan nanti, “kita bisa seperti Mahapatih Gadjah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara di sekitar,” pesan Rudiantara. .

Bangsa ini adalah bangsa besar, yang mampu terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad. Kuncinya ada dalam dwilingga salin suara berikut ini: gotong-royong. Menurut Bung Karno:"Jika kuperas yang lima ini menjadi satu, maka dapatlah aku satu perkataan yang tulen, yaitu perkataan gotong royong. Gotong-royong adalah pembantingan-tulang bersama, pemerasan-keringat bersama, perjoangan bantu-binantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua (lw).

Foto: Pendam16
Share:

Masyarakat Pandeglang Dibekali Cara Mengelola Desa Wisata

Masyarakat harus menyadari peluang kelola  desa wisata

Pandeglang/Banten (Indonesiamandiri) - Masyarakat Pandeglang, Banten, dibekali oleh Kementerian Pariwisata/Kemenpar cara mengelola desa wisata termasuk langkah pengembangan destinasi, penyusunan story telling, dan pembentukan kelompok sadar wisata (pokdarwis). Menurut  Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga Kemenpar Wisnu Bawa Tarunajaya saat kegiatan Pengembangan Desa Wisata di Rumah Makan Cibaru Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengatakan pihaknya mengadakan pendampingan dan fasilitasi pelatihan masyarakat desa wisata agar lebih siap menerima wisatawan yang datang.

“Langkah ini juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat  agar mampu meningkatkan dan mengembangkan desa wisatanya  sebagai implementasi dari sinergi program pengembangan desa wisata,” ujar Wisnu. Pengembangan desa wisata, menjadi stimulus positif pertumbuhan perekonomian pedesaan. Dengan itu diharapkan akan ada peningkatan percepatan kesejahteraan masyarakat desa. 
Dan pariwisata merupakan cara tercepat untuk meraup devisa sehingga pariwisata perlu dikembangkan dalam membangun perekonomian desa.

“Artinya ‘multiplier effect’ pariwisata terjadi. Di seluruh negara di dunia, devisa sektor riil akan tumbuh ketika sektor pariwisata tumbuh. Itu sudah terbukti. Di desa pun jelas ini dapat diterapkan,” paparnya. Kegiatan yang diikuti 50 orang ini juga menghadirkan praktisi yang berkompeten di bidangnya seperti soal Desa Wisata dan Pengelolaan Akomodasi Ari Ekoprianto, Tuti Rostiati Maulani, dan Nenden Suciyati Sartika.

Sebagai wujud keseriusan, Kemenpar dan Kemendes pun membuat MoU pada 2017 untuk  mendukung pembangunan Desa Wisata. Hal tersebut ditindaklanjuti dengan penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD). Saat ini pariwisata merupakan sektor  paling digalakkan pengembangannya oleh pemerintah karena dapat mendukung sektor lain yang ada di objek wisata tersebut (pn/fm).
Share:

Biksu Badra Ruci: “Tempat Merayakan Waisak Paling Tepat Di Hati Kita”

Biksu Badra Ruci
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Fong Kwang atau Biksu Badra Ruci, di lingkungan penganut Budha Indonesia, Asean bahkan internasional, namanya sudah tak asing lagi. Badra Ruci yang kelahiran Tanjung Pinang 15 Desember 1973, kini menjabat Sekretaris Jenderal Konferensi Agung Sangha Indonesia (KASI). Beliau pernah menjabat sebagai Mahalekhanadikari Sangha Agung Indonesia (SAGIN) dan sebagai Nayaka Sangha Vajrayana SAGIN. Akhirnya pada  26 Juli 2002, beliau menerima penahbisan Biksu penuh dari Yang Maha Suci Dalai Lama XIV.
Biksu yang pernah studi Ilmu Kimia di Semarang  dan Filsafat Buddhis di Universitas Biara Drepung Gomang di India Selatan, sangat kuat pengetahuannya tentang keberadaan candi-candi Nusantara, dan gemar membaca  sejarah, budaya, dan ideologi. Berikut ini petikan wawancaranya dengan IndonesiaMandiri terkait perayaan Hari Waisak:
IndonesiaMandiri (IM).  Apa Makna peringatan Waisak saat ini?
Badra Ruci (BR). Waisak itu memperingati 3 peristiwa penting dalam hidup Buddha: kelahiran, pencapainan kesempurnaan, dan mangkatnya. Ketiga hal itu terjadi pada hari sama yakni saat purnama bulat di bulan ke 5 penanggalan lunar. Waisak bagi umat pengikut ajaran Buddha jadi penting untuk menilai kembali bahwa apakah kita sudah sejauh apa kesempurnaan hidup ini . 

(IM). Perayaan Hari Waisak di Indonesia begitu meriah. Bagaimana menurut anda?

(BR). Di setiap negara Buddhis perayaan Waisak meriah karena hari itu begitu penting bagi setiap manusia yang mengejar kesempurnaan hidup. Bercermin pada Buddha, setiap langkah hidup ini menuju pencerahan sempurna bagi semua mahluk tanpa kecuali. Di Indonesia seperti perayaan natal, idul fitri, nyepi .. waisak rayakan meriah oleh umat buddha itu memcerminkan ke bhinnekaan bangsa ini. Beragam keyakinan yang berkembang justru mendidik bangsa kita saling menghargai dan menjaga bangsa yang luar biasa ini.

Lokasi Percandian Muaro Jambi yang juga miliki nilai penting bagi umat Budha
(IM). Seringkali perayaan Waisak diidentikka dengan Candi Borobudur. Mengapa?
(BR). Candi agung Borobudur sejak dikelola sekarang semakin menjadi komersil, orientasinya banyaknya pengunjung. Nilai-nilai candi tidak dikedepankan. Lingkungan juga semakin gersang dari nuansa spritual. Orang akhirnya datang hanya melihat tumpukan batu di bawah terik matahari.  Apa yang diperoleh bagi pengujung tak lebih banyak dibanding keuntungan tiket oleh pengelola candi itu. Sederhana saja.. jika kita ingin mata air menjadi semakin banyak air mengalir.. lingkungan nya harus kita jaga dan radius pepohonan nya harus semakin lebar.   Mereka tidak melihat seperti itu. Yang kelola candi bukan orang buddhis tentu tidak paham . 

(IM). Bagaimana sebaiknya merayakan kegiatan ibadah Budha, seperti Waisak?

(BR). Merayakan ditempat yang paling suci bagi umat itu bukan di candi,vihara atau di stupa besar. Tempat paling suci itu adalah di hatinya masing-masing. Kembali ke keheningan yang dalam batin kita dengan perenungan-perenungan dharma dan gunakan analisa pengetahuan kita untuk mengkoreksi apakah batin dan perilaku kita sudah baik, apakah perjalanan hidup ini diarahkan pada jalan spritual atau mencari kemakmuran dan gemerlapnya indah dunia. Setelah kematian saat ini, kita pergi ke mana, semua yang kita kumpulkan di dunia ini berguna kah bagi kita... hal seperti ini harus direnungkan pada purnama Waisak ini. Vihara ini ada di dalam hati terdalam kita semua (ma)

Foto: Istimewa/abri
Share:

Delegasi Tiongkok Kagumi Keindahan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Delegasi Tiongkok saat mengunjungi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Bogor (IndonesiaMandiri) - Wakil Menteri Administrasi Kehutanan Nasional Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Mr. Zhang Yongli mengunjungi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kebun Raya Cibodas dan Taman Safari Indonesia (18/5). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerjasama sektor kehutanan antara Indonesia dengan Tiongkok sekaligus peringati Hari Keanekaragaman Hayati.


Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati KLHK, Indra Eksploitasia menyampaikan, “kunjungan delegasi RRT bertujuan untuk berbangi informasi tentang implementasi CITES; saling mendukung dan memahami isu-isu strategis dalam Conference of Parties (COP) terkait pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan; saling mendukung dan memahami konservasi jenis; dan melakukan kunjungan lapangan terkait kisah sukses konservasi jenis.”



Sebanyak 6 orang delegasi RRT beserta 2 staf Kedutaan Besar RRT turut dampingi Wakil Menteri Zhang Li tersebut. Kunjungan ke TNGGP diawali pemutaran film profil Taman Nasional dan dilanjutkan meninjau Gedung Galeri Korea, Jembatan Kanopi, dan Air Terjun Ciwalen. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Kebun Raya Cibodas dan Taman Safari Indonesia. Wakil Menteri Zhang Yongli memuji keindahan alam dan pengelolaan kehutanan yang dilakukan oleh Indonesia. “Sangat bagus, khususnya dengan adanya pelibatan masyarakat lokal dalam kegiatan konservasi. Hutan menjadi terjaga dan masyarakat dapat menikmati keindahan alamnya untuk berwisata dengan nyaman. Saya juga melihat banyaknya edukasi kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam melestarikan hutan dengan tidak membuang sampah,” ujar Zhang Yongli.



Kunjungan delegasi RRT akan dilanjutkan dengan Courtesy Meeting dengan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam KLHK pada 20 Mei 2019 di Jakarta serta menggelar talkshow Peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Dunia di Gedung Manggala Wanabakti. Salah satu pembicara adalah Direktur Jenderal Pengelolaan Satwa RRT, Dr. Wu Zhi Min yang akan berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang pengelolaan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati satwa liar di negaranya (dh). 
Foto: Dok KLHK
Share:

Pekerja Hotel dan Restoran Perlu Diberdayakan Sambut Wisata Halal

Prospek wisata halal di Indonesia sangat besar
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kementerian Pariwisata/Kemenpar mendorong pekerja atau Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata dalam industri hotel dan restoran di Indonesia untuk mengembangkan wisata halal. Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal Kemenpar Anang Sutono mengatakan, untuk kepentingan itu pihaknya menggelar Workshop: Certificate in Halal Tourism (Sector) Training and Accreditation (17/5).

Kegiatan yang diselenggarakan Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga dan Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal Kemenpar tersebut dilaksakanan di Hotel Sofyan Cut Meutia, Jakarta, pada 17-18 Mei 2019 dihadiri 60 orang pelaku usaha di bidang hotel dan restoran.

Selain itu, pariwisata halal sebagai seperangkat perluasan layanan amenitas, daya tarik wisata, dan aksesibilitas harus dapat mengakomodasi dan memenuhi pengalaman, kebutuhan, dan keinginan wisatawan muslim. “Oleh karena itu, insan pariwisata halal di Indonesia harus memiliki kapasitas yang berstandar global dan jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan industri yang terus meningkat,” kata Anang.

Workshop Certificate in Halal Tourism (Sector) Training and Accreditation diisi beberapa narasumber seperti CEO CrescentRating Singapore Fazal Bahardeen dan Elevated Consultancy and Training dan Murdoch University Singapore Barkathunnisha Abu Bakar. “Berbagai kegiatan pengembangan pariwisata halal sejenis diharapkan dapat terus menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata halal kelas dunia,” ungkap Anang (pn/ma).

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

Gebyar Kuliah Ramadhan Di Politeknik Pariwisata Medan

Masa puasa diisi dengan gebyar kuliah ramadhan di Poltekpar Medan
Medan (IndonesiaMandiri) – Mengisi bulan suci Ramadhan, Politeknik Pariwisata/Poltekpar Medan membuat kuliah singkat saat puasa ini. Penggagasnya, IMSIS ( Ikatan Mahasiswa/wi Islam Poltekpar Medan, dengan kegiatan Gebyar Kuliah Ramadan bertema Colourful Ramadhan berlangsung selama tiga  hari pada 17-19 Mei 2019 di Hotel Yang Achmad Tahir,  Poltekpar Medan. 


"Mahasiswa tidak hanya dididik berdasarkan kurikulum tetapi juga secara rohani untuk menbentuk mental yang baik nantinya. Mahasiswa/i diharapkan menjadi pribadi yang berorientasi kepada Al’Quran-Hadits dan mampu menyadari dirinya adalah hamba Allah yang mengabdi secara totalitas dan Ikhlas,” ucap Direktur Poltekpar Medan Anwari Masatip. Kegiatan Ini dibuka oleh Mustafa Kamal, M.Hum seelaku Wadir II IMSIS, serta mengundang Dr.KH.Amiruddin MS, Phd , H.Daka Joho Simanjuntak , M.Kom.I  dan Muhammad Khairil, MA untuk membekali rohani mahasiwa. Seluruh mahasiswa/wi tingkat basic dilibatkan sebagai peserta.

"Saya berharap kegiatan ini dapat menanamkan sifat dan karakter tidak hanya dari perkuliahan teori dan praktik. Melainkan dari pengetahuan agama juga guna membangun pribadi SDM Pariwisata yang lebih berkomitmen dengan segala sifat dan kebiasaan baik antar umat manusia. Mereka harus cerdas secara hati dan pikiran, harap Ni Wayan Giri, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata.


Selain Gebyar Kuliah Ramadhan, juga diselingi dengan buka puasa bersama selama kegiatan berlangsung. Dengan dibekali ilmu rohani semacam ini, diharapkan semakin melengkapi kualitas mahasiswa Poltekpar Medan (wm/ma).

Foto: HumasPoltekparMedan
Share:

Dua Kapal Perang Australia Berkunjung Ke Jakarta

Kapal Perang AL Australia merapat di Lantamal III Jakarta
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Bertempat di dermaga Jakarta International Container Tread(JICT) II Tanjung Priok Jakarta, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Ajie dan Komandan Lantamal III Jakarta Laksma TNI Denih Hendrata menerima kunjungan dua kapal perang dari Australia, HMAS Canberra (FFG 02) dan HMAS NewCastle (FFG 06). Kedatangan kedua kapal tersebut sebagai bagian dari misi Indo-Pacific endeavour 2019  bertujuan untuk memperdalam kerja sama Australia dengan pasukan keamanan Kawasan, dimana bagian terakhir misi mengadakan kegiatan pelatihan bencana dan militer dengan Indonesia, India, Sri Lanka, Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam (18/5).

Selain kerjasama bidang militer juga mempererat hubungan persahabatan yang lebih mendalam antara Indonesia dan Australia dalam berbagai masalah keamanan, penanggulangan terorisme, keamanan maritim, bantuan kemanusian, bantuan bencana, kerjasama pemeliharaan perdamaian serta indrustri pertahanan. Perlu diketahui, Kapal Perang HMAS Canberra (FFG 02), dikomandani Capt Asley Papp,CSC, dibuat September 2009 kemudian diresmikan 28 November 2014, merupakan kapal perang jenis landing Helicopter Dock berpangkalan di Fleeet Base East, dengan dimensi panjang 230,82 m, lebar 32,0 m, Draft 7,08 m dan bobot 27,500 ton, selain itu juga memiliki kecepatan maks 20 knots dengan 358 personel serta memiliki daya jelajah 9,000 nm dan dilengkapi alat utama sistem senjata/alutsista canggih.

Sedangkan Kapal perang HMAS Newcastle (FFG 06) dengan komandan Commander Anita Sellick CSM, dibuat Juli 1989 dan diresmikan 11 Desember 1993, merupakan kapal jenis class quided missile frigate, dimensi panjang 138,1 m, lebar 13,7 m, draft 4,5 m dan bobot 4,100 ton yang memiliki kecepatan maks 29 knots dan awak 184, serta persenjataan yang modern dan canggih.

Kepala Staf Angkatan Laut Australia Vice Admiral Michael Noonan, dan Komandan Satuan Tugas Indo-Pacific Endeavour 2019, Marsekal Pertama Rick Owen, telah bergabung dengan lebih 1000 orang pasukan pertahanan Australia yang berada di Jakarta. Komandan Lantamal III Jakarta Laksma TNI Denih Hendrata, menyampaikan, "Australia dan Indonesia adalah dua negara yang memiliki hubungan persahabatan mendalam baik dibidang kerjasama militer maupun latihan militer bersama dan selama disini akan banyak aktifitas kegiatan yang sudah diatur antara AL Australia dan AL Indonesia" (bp).
Share:

Kapushidrosal Tekankan Prajurit dan keluarga Tetap Netral Sikapi Pemilu

Prajurit Pushidrosal pelihara sikap netral dalam Pemilu

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Jelang penetapan hasil Pemilu oleh KPU pada 22 Mei 2019, Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro, menekankan kepada seluruh prajurit Pushidrosal dan keluarga tetap netral  menyikapi situasi politik yang berkembang terkait pelaksanaan Pemilu 2019 saat memimpin Apel Khusus diikuti 832 personel di Lapangan Mako Pushidrosal, Jl. Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara (17/5).

Kapushidrosal menyampaikan, hadapi hasil keputusan KPU pasca Pemilu yang telah dilaksanakan pada 17 April 2019 lalu, diharapkan seluruh personel TNI AL khususnya Pushidrosal beserta keluarga bersikap netral menyikapi suasana politik saat ini dan tidak ikut terpancing dalam berkomentar di medsos atau media lain seputar pemilu yang bisa berakibat terjadinya kesalahpahaman di dalam kelompok masyarakat sekitar.

“Jangan menggunakan media Sosial seperti Facebook, Line, Whatsapp, twitter dan Instagram maupun media yang lain untuk menyampaikan pendapat bermacam-macam yang tujuannya hanya untuk menguntungkan salah satu kontestan Pemilu. Personel Pushidrosal dan keluarga harus tetap bersikap netral dalam menyikapi hasil Pemilu,” tegas Kapushidrosal.

Menurutnya, Prajurit TNI tidak berpihak pada kubu manapun dalam pelaksanaan Pemilu. Tugas TNI mengamankan jalannya Pemilu 2019 berjalan aman dan lancar. “Sikap netral dimaksud bukan berarti tak peduli dengan sekitar, atau tidak mau berkomentar sama sekali. Tetapi kita juga ikut memonitor situasi yang ada. Jika terjadi hal-hal yang sekiranya dapat memperkeruh suasana politik, dapat melaporkan segera kepada pihak berwenang atau ahli hukum agar segera diambil tindakan penyelesaian menurut prosedur yang ada,” pesan Laksda Harjo (dh).
Share:

Kabupaten Bandung Menuju Penerapan Pengembangan KEK Pariwisata

Pesona Kabupaten Bandung terus dikembangkan di era digital

Bandung (IndonesiaMandiri) - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya usulkan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus/KEK Pariwisata dan Destinasi Digital di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Untuk menuju KEK, Menpar Arief mengatakan, Kabupaten Bandung perlu menyiapkan unsur 3A (atraksi, aksesibilitas dan amenitas). Misalnya daerah Ciwidey sebagai kawasan strategis wisata nasional dinilai miliki daya tarik tersendiri.

“Kelemahannya adalah akses, masih untung ada tol Soroja. Lalu akses diperbaiki jangan hanya jalan, bandara ada Kertajati meski sekarang belum ramai,” ujar Menpar Arief Yahya saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung (17/5). Untuk mengarah kepada KEK, Kemenpar akan melakukan program jangka pendek di Kabupaten Bandung yaitu kegiatan olahraga Colour Run dan Karnaval Kemerdekaan pada Agustus mendatang.

"Medium dan Long termnya, Kabupaten Bandung mengusulkan KEK. Kalau tidak punya tanah sendiri boleh kerjasama dengan instansi lain. KEK harus dikembangkan terus," jelasnya. Arief Yahya menuturkan, terdapat tujuh destinasi wisata di Jawa Barat diusulkan menjadi KEK. Dua diantaranya di Cikidang, Sukabumi dan Pangandaran sudah masuk ke Menko Perekonomian dan telah berjalan. Reaktivasi kereta api beberapa ruas di Kabupaten Bandung sangat penting dilakukan agar akses semakin bagus.

Terkait wisata digital, Kemenpar dorong agar lulusan program studi pariwisata memiliki sertifikasi dengan standar ASEAN. Pihaknya juga memacu anak muda di Kabupaten Bandung membuat destinasi digital agar disukai kaum milenial. “Keinginan generasi milenial maupun individu yang senang 'berbagi' di media sosial menjadi potensi baik untuk meningkatkan pariwisata dunia digital ini. Kalau menurut bahasa anak muda adalah destinasi yang instagramable,” ungkap Menpar Arief (pn/ma).

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

Desa Wisata Djangga Dolok Bius Wisatawan asal 3 Benua

Turis asing nikmati proses pembuatan kopi di sekitar Danau Toba

Toba Samosir/Sumatera Utara (IndonesiaMandiri) - Desa Wisata Djangga Dolok, Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara, menyimpan aneka potensi yang sulit dibantah, seperti pesona alam, budaya, dan wisata buatan. Bahkan, wisatawan asal 3 benua (Belanda, Australia, Amerika Serikat), dibuat terpesona dengan keindahan Djangga Dolok. Mereka kerap hilir mudik menuju desa di Kawasan Danau Toba tersebut. Nah, potensi ini diangkat Bimbingan Teknis Kementerian Pariwisata/Bimtek-Kemenpar tentang Pengembangan Homestay dan Desa Wisata, di Huta Lumban Binanga, Desa Djangga Dolok, Lumban Julu, Toba Samosir (17/5).

“Penyelenggaraan Bimtek itu sangat bagus. Ada banyak potensi yang bisa digali bersama. Bimtek juga akan mengubah pola pikir masyarakat. Dengan adanya homestay dan aktivitas pariwisata, otomatis ada  tambahan pemasukan yang didapat masyarakat,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Toba Samosir Audi Murphy Sitorus. Keunggulan lain Djangga Dolok adalah udaranya yang sejuk, dengan suhu sekitar 19 derajat celcius hingga siang hari. Dulunya destinasi ini memiliki rumah adat dengan usia sekitar 250 tahun. Namun, jejak sejarah hilang karena kebakaran. Kini Ruma Bolon-Op Marhutala Manurung telah direstorasi dan difungsikan sebagai homestay. Kapasitas huninya 20 orang
dengan harga sewa Rp100 Ribu per malam.

Kementerian Pariwisata kawal dan bantu desa wisata Djangga Dolok
Selain homestay, Djangga Dolok memiliki alam eksotis. Hutan lindungnya hijau dan rimbun. Kawasan ini memiliki satwa endemik Burung Rangkong serta spesies primata. Tentunya, konsep ekowisata juga sedang dikembangkan. Lalu, di sisi lain keindahan Danau Toba sudah menanti menggenapi pesona indahya. Ada Manortor juga Marmucak. “Kami ucapkan terima kasih atas beragam dukungan yang diberikan Kemenpar. Masyarakat Djangga Dolok sangat membutuhkan bimbingan. Kami memiliki potensi besar. Alam dan budayanya bagus, lalu kulinernya sangat khas,” ucap Kades Djangga Dolok Rahmat B Manurung.

Ada paket inap di Djangga Dolok untuk 3 hari/2 malam bagi para turis. Mereka bisa mengikuti keseharian kegiatan masyarakat, seperti memilin rotan, ijuk, bersepeda, main kano di Danau Toba. Dengan ragam keunikan itu, tak heran turis asal Australia, Belanda, dan Amerika Serikat sering datang di penghujung tahun hingga April kemarin.

Ada 20 paket dukungan yang diberikan Kemenpar, dimana tiap paket terdiri dari 1springbed, 2 bantal, dan 2 guling. Bentuk lain berupa 1 sprey, 1 bed cover, juga 1 buku tamu. “Desa ini memiliki banyak potensi. Sekarang saatnya memunculkan daya tariknya. Masyarakat di sini juga sangat ramah. Pemberian bantuan ini dharap memotivasi mereka. Kalau pariwisata di Djangga Dolok bagus, maka kesejahteraan masyarakatnya ikut naik,” harap Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar Lokot Ahmad Enda (ma).

Foto: Istimewa
Share:

Kemenpar Dorong Pengelolaan Destinasi Berkelanjutan Geopark Belitong

Potensi Geopark Belitung miliki daya tarik global

Belitung (IndonesiaMandiri) - Kementerian Pariwisata/Kemenpar upayakan pengelolaan destinasi wisata berkualitas untuk Kawasan Geopark Belitong, Provinsi Bangka Belitung melalui konsep pariwisata berkelanjutan. Kepala Bidang Ekosistem Pariwisata pada Asdep Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata (PIEP) Kemenpar Khabib Suwayah di Belitung mengatakan pihaknya menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan (Green Tourism) kepada para pengelola destinasi dan pemerintah daerah di Kawasan Geopark Belitong untuk memperkenalkan implementasi pariwisata berkelanjutan (15/5).

Khabib mengatakan, pengelola destinasi di Indonesia secara umum masih perlu memahami betul prinsip-prinsip berkelanjutan dalam kegiatan wisata yang digeluti, khususnya dalam hal tata kelola destinasi, manfaat ekonomi bagi masyarakat, hingga pelestarian budaya dan lingkungan. “Kesemuanya ini merupakan standar yang telah ditetapkan Kemenpar di dalam Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan atau Permenpar 14/2016,” jelasnya.

Belitong perkuat konsep pariwisata berkelanjutan pelihara ekosistem
Implementasi pariwisata berkelanjutan sangat sesuai diintegrasikan dengan destinasi geowisata di Belitung yang menawarkan sumber daya keanekaragaman hayati dan budaya lokal. Maka Bimtek digelar dengan tujuan salah satunya agar peserta memperoleh nuansa pengayaan teori yang lebih beragam. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Hermanto menyebut salah satu keunggulan pariwisata di Belitung adalah keberadaan geopark sebagai daya tarik wisata alam.

“Sebagai bentuk pariwisata yang diunggulkan di Belitung, upaya pengembangan geopark disandingkan dengan kaedah-kaedah menjaga budaya lokal dan lingkungan hingga bahkan tata kelola dalam konsep yang berkelanjutan,” ungkapnya. Kepala Badan Pengelola Geopark Belitong Dyah Erowati mengatakan geopark merupakan bagian dari pengembangan geowisata dan bukan sebaliknya. Sementara Oman Abdurrahman dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menambahkan pengembangan destinasi wisata bumi atau geowisata merupakan wujud dari pengelolaan aspek geodiversity, biodiversity, dan cultural diversity dalam konsep geopark (ma/aa).

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

PELNI Prediksi Kenaikan Penumpang Angkutan Lebaran Sekitar 3,5%

Pelni siap layani masyarakat sediakan armada di angkutan lebaran
Jakarta (IndonesiaMandiri) - PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) - PELNI siap jalani misi angkutan lebaran dengan armada kapal lautnya selama selama sebulan sejak 21 Mei. PELNI menghimbau masyarakat untuk mengatur waktu bepergian sesuai ketersediaan tiket pada momen angkutan lebaran. Pada lebaran tahun ini PELNI menyiapkan 26 kapal trayek nusantara dengan 83 pelabuhan singgah melayani 1.239 ruas dengan total kapasitas angkut 33.608 pax atau seat per hari. PELNI juga melayani 46 kapal trayek perintis menyinggahi 305 pelabuhan, 4.620 ruas dengan kapasitas 13.961 pax per hari. 

KRuangana Kesekretariatan PELNI Yahya Kuncoro dalam jumpa pers di Jakarta mengatakan, prediksi kenaikan penumpang sebesar 3,5 % dibanding realisasi di 2018 dari 604.202 menjadi 625.599 pelanggan. “PELNI tidak menambah armada, namun akan menambah frekunsi di ruas-ruas prioritas di daerah kantong-kantong penumpang”, ucap Yahya Kuncoro didampingi Kepala Humas PELNI Idayu Adi Rahajeng di sela acara buka puasa bareng wartawan.




Pimpinan PELNI saat jumpa pers soal angkutan lebaran 2019
Ruas kantong-kantong penumpang meliputi 3 wilayah pelayanan. Wilayah Barat di antaranya ruas Batam-Belawan, Sampit-Semarang, Sampit-Surabaya, Kumai-Semarang, Kumai-Surabaya, Batam-Tanjung Priok. Di wilayah ini, PELNI akan mengoperasikan 6 frekuensi reguler, 21 frekuensi tambahan, totalnya menjadi 27 frekuansi. Wilayah Tengah terdiri rute Balikpapan-Surabaya, Makasar-Bima, Tarakan-Parepare, Nunukan-Parepare, Makasar-Labuan Bajo, Baubau-Makasar, Kupang-Lewoleba, Balikpapan-Makasar, Bontang-Awarange, Kupang-Makasar, Makasar-Maumere dan Ambon-Baubau. Disini PELNI mengoperasikan 32 frekuensi reguler, 15 frekuensi tambahan, totalnya ada 47 keberangkatan.



Wilayah Timur rute Ambon-Bandaneira, Manokwari-Sorong, Jayapura-Biak, Sorong-Manokwari, Manokwari-Biak, Ambon-Tual, dan Biak-Makowari. PELNI mengoperasikan 23 frekuensi reguler, 8 frekuensi tambahan, totalnya menjadi 31 frekuensi keberangkatan. “Dari 3 wilayah ada 61 frekuensi reguler, 44 frekuensi tambahan, totalnya 105 keberangkatan”, papar Yahya Kuncoro (ma).



Foto: abri
Share:

Kisah Kreatif Petani Bawang Putih Di Minahasa Selatan

Petani Bawang Putih di Minsel harap Pemerintah terus beri pendampingan
Pinasungkulan Utara/Sulut (IndonesiaMandiri) - Petani perempuan Like Anake Malonda (49 tahun), yang juga ketua kelompok Tanj Jaya asal Desa Pinasungkulan Utara, Kecamatan, Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, berhasil produksi bibit bawang putih varietas Great Black Leaf (GBL). Keberhasilan ini hasil dari kemitraan dengan pihak importir yang menawarkan kerjasama budidaya bawang putih. 

Like menilai bawang putih memiliki prospek yang bagus untuk dikembangkan. “Sebenarnya saya sejak dulu sudah tertarik dengan hortikultura, jadi saya bersama kelompok tanam wortel, batang bawang, tomat dan kentang khususnya bawang putih. Lalu ada investor ke Desa kami sosialisasi program kerjasama budidaya bawang putih saya tertarik. Karena sering hadir dalam sosialisasi saya dianggap serius untuk jalin kerjasama,” kisah Like (16/5).

”Setelah sosialisasi dihitung-hitung hasilnya lumayan dan keuntungan sangat membantu saya dan kelompok ada bantuan bibit dan dana. Hasil panennya 70% buat petani dan 30% untuk investor akhirnya kami sepakat jalin kerjasama,” ungkapnya. Sebagai ketua kelompok tani, Like memiliki lahan seluas 5 hektar, 3 hektar untuk tanaman horti lainnya 2 hektar diperuntukan budidaya bawang putih. Dari hasil panen yang baru saja dilakukan, ini mampu meraup 3,6 ton per hektar.

Kecintaan dan tekad yang kuat pada bawang putih membawanya meraih penghargaan juara pertama dari Menteri Pertanian sebagai Petani Berprestasi Komoditas Bawang Putih di 2019. Menurut Like, keberhasilannya bukan semata upaya pribadi. Tapi hasil bersama kelompok tani. Ia berharap kedepannya Pemerintah tetap membantu petani seperti selama ini dilakukan. “Kerjasama dengan investor terbatas, jadi kalau bisa Pemerintah tetap ada bantuan seperti yang sudah kami terima bibit, pupuk, Alkon dan cultivator. Sebagai ketua kelompok saya tidak ingin monopoli dan maju sendiri tapi semua petani di kelompok kami bisa maju,” harap Like (hy/ma).
Share:

Prajurit Zeni TNI AD Ikuti Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi

Prajurit TNI AD lengkapi sertifikasi tenaga kerja konstruksi dari Kementerian PUPR
Jakarta (IndonesiaMandiri) - TNI AD bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sepakati kerjasama Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi (SKTKK). Dalam rilisnya, Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya menyampaikan, di Markas Direktorat Zeni Angkatan Darat (Maditziad), disepakati MOU kerja sama Peningkatan Kompetensi Prajurit Zeni TNI AD oleh Dirziad Brigjen TNI Muhammad Munib, S.I.P. dan Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Dr. Ir. Syarif Burhanuddin, M.Eng (16/5).


‘Pada acara tersebut, hadir juga Wakasad, Letjen TNI Tatang Sulaiman dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Dikatakan Candra, Zeni Angkatan Darat merupakan salah satu fungsi TNI AD yang diantaranya memiliki tugas pada bidang konstruksi bangunan dan fasilitas/infrastruktur. “Tugas pada bidang ini tidak hanya di dalam negeri, namun juga dalam penugasan di luar negeri seperti di Kongo, personel Zeni Angkatan Darat turut membantu proses pembangunan fasilitas maupun infrastruktur bersama Satgas MONUSCO,” ungkap Candra.


“Namun, dengan adanya regulasi terkait jaminan jasa konstruksi dan materi keselamatan dan Kesehatan Kerja konstruksi (K3), karena sering terlibat dalam kegiatan pembangunan konstruksi bersama pemerintah, maka TNI AD pun ikut mengikuti program sertifikasi kompetensi tenaga kerja konstruksi,” imbuhnya. Program ini sangat penting, karena dalam realita di lapangan pekerjaan pada bidang jasa konstruksi sangat dinamis dan beresiko.


“Sebagai tahap awal, kali ini kita sertakan 1.173 prajurit Zeni Angkatan Darat dalam program yang akan dilaksanakan oleh Ditjen Bina Konstruksi PUPR,” ujar Candra.
Setelah mendapatkan pembekalan materi regulasi peraturan jasa konstruksi dan materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja konstruksi (K3), lanjut Candra, para peserta akan melaksanakan proses sertifikasi menggunakan metode wawancara yang dilakukan oleh tim assesor dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Provinsi (LPJKP) DKI Jakarta (ma).
Share:

Pangkoarmada II Tinjau Latihan Operasi Amfibi

Pangkoarmada II menggunakan KRI-Makassar pantau Latopsfib

Surabaya (IndonesiaMandiri) - Usai memimpin Apel gelar kelengkapan pasukan Latihan Operasi Amfibi (Latopsfib), Panglima Komando Armada II  Laksamana Muda TNI Mintoro Yulianto sebagai Dirlat dalam Latopsfib Koarmada II menaiki di KRI Makassar-590  dengan komandan Letkol Laut (P) Anton Pratomo (16/5). Latopsfib di gelar mulai 16 hingga 20 Mei 2019 di Banongan Situbondo, Jawa Timur. 

“Saya menyambut baik dan sangat apresiatif terhadap kegiatan ini, karena itu, saya harap para peserta latihan dapat mengikutinya dengan baik sehingga apa yang disampaikan dalam latihan dapat menunjang pelaksanaan tugas dan profesionalisme prajurit, serta hasilnya dapat diaplikasikan dalam tugas operasi sesungguhnya,” harap Pangkoarmada.

Dengan latihan ini Pangkoarmada II berharap para peserta dapat memahami prosedur Operasi Amfibi, dimulai dengan melaksanakan perencanaan, penggunaan peralatan, serta tindakan dalam satu Operasi Amfibi (ma).

Foto: Dispen Koarmada II
Share:

Garuda Indonesia Jalin Kerjasama Pengembangan Teknologi Dengan Huawei

Garuda Indonesia-Huawei perkokoh kerjasama
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Maskapai nasional Garuda Indonesia dan Huawei Tech Investment jajaki pengembangan teknologi dan IT infrastructure dalam memperkuat transformasi digital pada lini operasional dan layanan Garuda Indonesia. Penjajakan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama kedua korporasi yang dilaksanakan Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara dan President Director of Enterprise BG, Huawei Indonesia, Roger Zhang, di Jakarta (15/5).

“Penjajakan kerja sama pengembangan teknologi bersama Huawei Tech Investment kami harapkan dapat menunjang komitmen transformasi digital yang saat ini tengah dijalankan perusahaan, khususnya dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan layanan personalisasi pada pelangga,” ucap Direktur Kargo dan Pengembangan Garuda Indonesia Mohammad Iqbal.



“Hadirnya teknologi yang dikembangkan oleh Huawei Tech Investment seperti iCloud, Big Data dan Artificial Intelligence ini tentunya menjadi milestone tersendiri bagi Garuda Indonesia dalam rangka memberikan pengalaman baru kepada pelanggan ketika terbang dengan Garuda Indonesia, dari pre-journey hingga post-journey. Hal ini juga turut sejalan dengan demand market industri penerbangan saat ini, di mana pelanggan lebih membutuhkan layanan secara personal dengan basis pendekatan teknologi informasi", ungkap Iqbal.



Adapun lingkup penjajakan kerja sama tersebut nantinya akan meliputi penyediaan platform cloud computing, penyediaan sistem Artificial Intelligence (AI), pengembangan teknologi warehouse & logistic system, hingga payment platform solution bagi seluruh lini usaha Garuda Indonesia Group dan afiliasinya (fm).
Share:

MAPA Ukir Prestasi Dengan 1089 Gerai Di Indonesia

Pimpinan MAPA saat jumpa pers
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Siapa tak kenal gerai penjual produk olahraga dan gaya hidupnseperti Planet Sports, Sports Station, the athelete’s foot, Payless, Kidz Station yang sering kita jumpai di berbagai mal. Ya itu adalah sebagian besar dari lingkup usaha yang dimiliki PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk atau MAPA.


Perusahaan ritel besar yang sudah berdiri sejak 1995 (mulanya bernama MAPI), baru saja umumkan rekor barunya dalam pengembangan bisnisnya. “Pendapatan bersih perusahaan meningkat 23% menjadi Rp. 6,2 Triliun dibanding periode sama pada 2017 sebesar Rp. 5,1 Triliun. Laba usaha melonjok 40,8% menjadi Rp.876 Miliar yang sebelumnya Rp.616 Miliar,” seperti dijelaskan Sekretaris Perusahaan MAPA Ratih D Ganda, saat jumpa pers di Hotel Ayana, Jakarta (15/5).



“Peningkatan yang tinggi dari pendapatan bersih didorong oleh platform ritel multi-tier milik MAPA, yang tertuju kepada pelanggan dengan segmentasi pasar dari premium maupun menengah ke bawah, baik secara online maupun offline,” papar Ratih, yang juga didampingi Michael David Capper selaku Direktur Utama dan Miquel Rodrigo Staal Direktur MAPA.



“Merk Skechers paling laku di berbagai kota Indonesia,” jelas Michael. Dan aneka produk olahraga dan gaya hidup dari MAPA, lebih dari 150 merk dan 40 diantaranya kategori ekskkusif, kini bisa dijumpai di 74 kota seantero Indonesia dengan gerai sebanyak 1.089 (ma).



Foto: abri
Share:

Pangdam Diponegoro Periksa Persiapan Prajurit Jelang Operasi Perbatasan Papua

Pangdam Diponegoro cek prajuritnya yang akan dikirim ke perbatasan Papua

Purbalingga/Jawa Tengah (IndonesiaMandiri) - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi melakukan pengecekan kesiapan Prajurit Yonif 406/Chandra Kusuma dalam rangka tugas Operasi Pengamanan Perbatasan, di Purbalingga (15/5). Pangdam mengaskan, pengecekan untuk mengetahui kekuatan dan kesiapsiagaan satuan mencakup semua elemen, baik kesiapan prajurit, alut utama sistem senjata/alutsista, maupun unsur pendukung lainnya.

Dihadapan prajuritnya, orang nomor satu Kodam IV/Diponegoro meminta seluruh prajurit Yonif 406/CK senantiasa bersikap profesionalisme, seetiap saat siap bergerak sigap dan cepat sesuai perintah Komando Atas. Terlebih di medan yang akan dihadapi, Papua, adalah daerah perbatasan yang masih banyak menyimpan berbagai permasalahan belum terselesaikan secara tuntas. Permasalahan yang perlu perhatian khusus diantaranya kasus keluar masuknya warga masyarakat secara ilegal, kasus pencurian, penyelundupan barang dan senjata, serta tindak kriminal dari Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB).

Terkait hal tersebut Pangdam meminta kepada seluruh prajurit selalu mengikuti perkembangan situasi di daerah penugasan dan melaksanakan koordinasi secara intensif dengan satuan penugasan saat ini. “Kenali wilayah penugasan dengan baik. Pahami tugas pokok dan tugas-tugas lain untuk mendukung tugas pokok. Dan yang tak kalah penting, baik-baik dengan rakyat", jelas Pangdam.

Khusus kepada unsur Komandan, Pangdam meminta untuk dapat memposisikan diri secara tepat di tengah anak buahnya. "Kenali betul anak buah dan sesama rekan, berikan contoh teladan yang baik kepada anggota", pesannya. Komandan juga harus memahami situasi kondisi dan budaya, adat istiadat di daerah operasi serta junjung tinggi disiplin dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas (rm).
Share:

Koarmada II Laksanakan Latihan Pertahanan Pangkalan

Latihan Pertahanan Pangkalan rutin dilakukan Koarmada II

Surabaya (IndonesiaMandiri) - Pengamanan pangkalan dari serangan musuh laut, udara dan darat adalah salah satu syarat penting pangkalan militer, terlebih dalam menghadapi situasi perang. Karena musuh dapat menyerang kapan saja. Markas Komando Armada II (Koarmada II) melaksanakan simulasi Pertahanan Pangkalan dari bahaya serangan udara pesawat musuh. Simulasi ini merupakan rangkaian kegiatan Latihan Operasi Amfibi (Lat Opsfib) 2019 di Koarmada II (15/5).

Dalam skrnario latihan disimulasikan, pada pukul 10.00 WIB, radar udara KRI. Sultan Iskandar Muda-367 menangkap pergerakan pesawat udara yang mencurigakan mengarah ke Koarmada II. Tak lama kemudian, secara visual,  tampak sebuah pesawat terbang rendah mengelilingi pangkalan sambil melakukan penyerangan.

Mendapati serangan tersebut, Satgas Pertahanan Pangkalan langsung merespon dengan menembakkan persenjataan anti serangan udara yang berada di KRI Sultan Iskandar Muda. Pertempuran pun tak terelakkan. Dengan kesigapan prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367, akhirnya pesawat musuh dapat dilumpuhkan dengan tembakan meriam kaliber 57 Mm.

Dalam Latihan tersebut Satuan Tugas Pertahanan Pangkalan Latihan Operasi Amfibi-19, melibatkan tiga Unsur Tugas (UT) yaitu unsur tugas Pertahanan Laut (Hanla), Pertahanan Darat (Hanrat), dan Pertahanan Udara (Hanud). ma/bp

Foto: Dispen Koarmada II
Share:

Menpar Bidik Devisa Pariwisata Tembus 18 Miliar Dolar AS

Devisa pariwisata nasional bakal geser crude palm oil/CPO

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Menteri Pariwisata/Menpar Arief Yahya memproyeksikan devisa pariwisata Indonesia akan tembus kisaran 17,6 hingga 18 miliar dolar AS atau jauh melampaui CPO (crude palm oil) yang selama ini menjadi penghasil devisa terbesar. Arief Yahya utarakan hal itu usai melantik Pejabat Aministrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, dan Pejabat Badan Pelaksana Otorita pada lingkup Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta (14/5).

Untuk capaian kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga akhir 2019 ini dipatok 18 juta orang dengan devisa jauh melampaui Crude Palm Oil (CPO). “Saya sudah sampaikan angka ini kepada Presiden Joko Widodo ketika menanyakan proyeksi pariwisata tahun ini,” ujar Arief.

Dijelaskan angka proyeksi 18 juta wisman tersebut, meskipun di bawah target yang ditetapkan mulanya 20 juta, telah menunjukkan pertumbuhan pariwisata Indonesia selama lima tahun ini sudah dua kali lipat atau rata-rata di atas 20 persen pertahun. “Ketika pertama kali saya menjabat menteri pariwisata pada 2015, kunjungan wisman ketika itu sebesar 9 juta, kemudian dalam perjalanan lima tahun melonjak hingga 18 juta atau tumbuh dua kali lipat,” kisah Arief Yahya.

Sementara itu dari sisi perolehan devisa pariwisata tahun ini diproyeksikan mencapai 17,6 miliar dolar AS hingga 18 miliar dolar AS atau jauh melampaui CPO yang tahun lalu sebagai penghasil devisa tertinggi di negeri ini. Tahun lalu, saat devisa pariwisata mencapai 16,1 miliar dolar AS dari kunjungan sebanyak 16,4 juta wisman posisi pariwisata sudah menyamai CPO. Sedangkan devisa dari batubara stabil berada di posisi ketiga (pn/fm).

Foto: abri
Share:

Populasi Satwa Liar Prioritas di Indonesia Meningkat

KLHK ajak masyarakat pro aktif melindungi satwa

Pekanbaru (IndonesiaMandiri) - Tiga tahun terakhir, jumlah populasi satwa liar prioritas di Indonesia alami peningkatan. Meski masih banyak tantangan, peningkatan jumlah populasi satwa liar yang dilindungi ini membuktikan kerja konservasi pada pemerintahan menunjukkan hasil positif. Hal ini diungkap Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KSDAE-KLHK Wiratno di acara Ngobrol Pintar (NgoPi) bersama wartawan di Pekanbaru (13/5).

“Populasi satwa liar prioritas ini tersebar di berbagai kawasan konservasi dan juga kawasan hutan serta di luarnya. Pada beberapa site monitoring terlihat ada peningkatan seperti jalak bali Diantaranya Jalak Bali di TN Bali Barat, dari 31 ekor di 2015 menjadi 191 ekor di 2019. Dalam kurun waktu yang sama, Badak Jawa di TN Ujung Kulon, naik dari 63 ekor menjadi 68 ekor,” jelasnya. Owa Jawa dari 546 ekor menjadi 1.107 ekor. Gajah Sumatera dari 611 ekor menjadi 693 ekor. Harimau Sumatera dari 180 ekor menjadi 220 ekor, dan Elang Jawa dari 91 ekor ke 113 ekor.

Dihadapan sekitar 150 wartawan, Wiratno mengatakan peningkatan jumlah populasi satwa liar prioritas ini tak lepas dari peran media serta masyarakat yang ikut terlibat aktif dalam semangat konservasi. Karena itu pihaknya selalu membuka diri pada pihak-pihak yang ingin memberi informasi terkait konservasi. “Saya gak akan basa basi kalau ada laporan dari bawah. Seluruh Balai Besar/Balai Taman Nasional dan Balai Besar/Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) juga sudah punya call center. Kalau ada laporan harus respon. Kalau tidak direspon, silahkan langsung lapor ke nomor WA pribadi saya, pasti saya akan respon," ungkap Wiratno di hadapan wartawan seraya membagikan nomor handphone pribadinya.

Wiratno mengatakan, sudah banyak langkah koreksi (corrective action) dilakukan di bawah Menteri LHK Siti Nurbaya. Salah satunya dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Banyak temuan dan upaya di lapangan, justru berasal dari laporan masyarakat, dan diselesaikan bersama-sama dengan masyarakat. Kawasan konservasi di Indonesia kini mencapai 27,14 juta ha ada di sekitar 6.000 desa mengelilingi kawasan. Wiratno mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan mengelola alam dengan benar, agar mendatangkan keberkahan dan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan (ma).

Foto: abri
Share:

Pushidrosal Survei Hidro-Oseanografi Di Perairan Temajuk Kalbar

Tim survei Pushidrosal di Perairan Temajuk Kalbar
Temajuk/Kalimantan Barat (IndonesiaMandiri) - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) selama 50 hari menggelar operasi survei dan pemetaan hidro-oseanografi di perairan Temajuk, Kalimantan Barat. Survei ini selain untuk pengembangan pangkalan TNI AL, juga dipergunakan memperbarui Peta Laut Indonesia (PLI) No. 282 serta Informasi Publikasi Nautika lainnya.

Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro menuturkan, Tim survei berjumlah 15 personel di bawah pimpinan Mayor Laut (P) Deirus Rizki Khair ini bertugas melaksanakan Operasi Survei meliputi pengumpulan, pengolahan dan penyajian Data Hidro–Oseanografi di perairan Temajuk, Kalbar, guna persiapkan fasilitas pelabuhan yang ada di Posal Temajuk dan perbarui data Peta Laut Indonesia guna menjamin keselamatan pelayaran di perairan tersebut (14/5).


Selama pelaksanaan, tim melakukan kegiatan meliputi: pengambilan data kedalaman (pemeruman), pencitraan dasar laut, verifikasi Sarana Bantu Navigasi Pelayaran(SBNP), pemasangan stasion pasang surut, pengukuran arus, pengukuran ketebalan sedimentasi, pengambilan contoh dasar laut, pengamatan meteorologi, verifikasi toponimi serta pengumpulan data geografi maritim. Survei juga menekankan pentingnya akurasi data alur pelabuhan untuk menunjang perekonomian nasional khususnya konektivitas dan terbangunnya infrastruktur mendukung visi Poros Maritim Dunia (PMD)


Pushidrosal juga mengirim tim inspeksi oleh Kadis Veranautikas Kolonel Laut (E) Yudi Harsonondan Ka akun Pushidrosal Letkol Laut (S) Tidar Hary Nugroho, guna evaluasi dan melihat keakuratan data agar sesuai standa ditetapkan oleh International Hydrographic Organization/IHO (bp).
Share:

Arsip