Provinsi Babel Bakal Perbanyak Atraksi Wisata

Suasana diskusi menggali potensi wisata eks tambang di Bangka Tengah
Bangka Tengah (IndonesiaMandiri) – Dengan telah ditetapkannya Tanjung Kelayang di Belitung sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional/KSPN dengan sebutan “10 Bali Baru” oleh Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata/Kemenpar sejak 4 tahun lalu, kini kawasan berjuluk “Laskar Pelangi” itu kian terkenal baik di dalam dan luar negeri.  Sektor pariwisata di Belitung kian berkembang,  setelah ditetapkan juga Tanjung Kelayang sebagai Kawasan Ekonomi Khusus/KEK Pariwisata utamanya wisata bahari.  

Lalu, bagaimana dengan saudara sebelahnya, Pulau Bangka? Provisi Bangka Belitung atau Babel dulu dikenal sebagai salah satu daerah penghasil timah terbesar di dunia. Setelah stok timah menurun, maka pihak Pemda memajukan pariwisata untuk menjadi alternatif unggulan. Dan di Belitung, sudah berjalan. Di Bangka, dengan satu kota dan empat kabupaten, upaya memajukan pariwisata juga sudah mulai. Salah satunya dengan memanfaatkan potensi sejarah dari masa keberadaan tambang timah. Bangka juga sudah mengajukan hal serupa seperti Belitung, dengan menawarkan KEK Pariwisata di Tanjug Gunung dan Sungailiat. Namun dua KEK tersebut sampai saat ini belum disetujui Pemerintah Pusat.

Menpar Arief Yahya (tengah berkacamata) saat kunjungi Bangka
Saat diskusi tentang Pengembangan Destinasi Pariwisata Berbasis Tambang oleh  Kemenpar di Bangka Tengah (29/5), berbagai peluang menggali potensi eks tambang di Bangka dibahas. Lokot Ahmad Enda, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regioal I Kemenpar,  mengajak pihak Pemda di Babel untuk melihat peluang wisata dari eks tambang, disamping  potensi yang sudah ada terus dikembangkan. “Cerita sejarah panjang masa kejayaan timah di Babel, bisa dikemas dengan story telling yang menarik. Sehingga bisa menarik wisatawan lokal dan luar negeri pelajari jejak masa kejayaan Timah dahulu,” ucap Lokot. Berbagai bangunan kuno yang dulu dibikin Belanda untuk industri Timah, bisa menjadi pesona wisata “kota tua”, seperti yang ada di Pangkalpinang, Bangka Tengah, serta Bangka Barat.

Rivai, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Babel, juga sedang gencar mengemas atraksi wisata di Bael agar wisatawan kian nyaman berkunjung. “Karena tak hanya budaya dan kulinernya saja, tapi juga harus bisa disajikan dengan atraksi wisata yang baik,” harap Rivai. Masyarakat pun perlu disadarkan secara bertahap, bahwa sektor pariwisata memiliki potensi besar dikembangkan. “Anggaran untuk pariwisata di Bali dan Yogya tidak besar. Tapi masyarakatnya disana sudah sadar wisata. Di sini anggarannya sudah besar tapi masyarakat belum bergerak,” ungkap Rivai. Itu sebabnya, Rivai ingin perbanyak atraksi wisata  - termasuk pemanfaatan potensi sejarah masa lalu tambang – guna mendongkrak kunjungan wisatawan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun pernah menggarisbawahi, yang terpenting adalah komitmen CEO atau kepala daerah untuk majukan sektor pariwisata. “Babel harus melakukan transformasi ekonomi dari tambang ke pariwisata, dan ini harus diawali dengan CEO komitmen,” tegas Arief Yahya (ma).

Foto: istimewa/abri.
Share:

Maskapai Vietjet Air Datangkan Wisatawan Mancanegara Ke Bali

Wisatawan asal Vietnam kunjungi Bali
Bali (IndonesiaMandiri) - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan Joint Promotion atau Co-Marketing dengan maskapai asal Vietnam Vietjet Air untuk mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani di Bali menyampaikan apresiasi kepada Vietjet Air atas penerbangan pertamanya ke Bali (29/5).

“Saya benar-benar yakin rute baru ini akan saling menguntungkan. Pertama tentu dapat meningkatkan arus kedatangan pengunjung internasional dari Vietnam ke Bali. Juga sebaliknya, kedatangan pengunjung internasional dari Indonesia ke Ho Chi Minh City,” katanya. Sedangkan Wakil Presiden Vietjet Air Do Xuan Quang mengungkapkan rasa bangganya karena maskapai yang melayani 116 rute penerbangan baik domestik maupun internasional ini merupakan maskapai pertama yang membuka layanan penerbangan langsung dari Ho Chi Minh City ke Bali. 

Kerja sama tersebut diwujudkan dengan dibukanya rute penerbangan langsung Ho Chi Minh City ke Denpasar, Bali. Penerbangan perdana mengudara dari Ho Chi Minh City ke Bali pada Rabu, 29 Mei 2019, dengan membawa 180 penumpang. Maskapai dengan paltform Low Cost Carrier (LCC) ini berangkat pada pukul 08.15 waktu setempat, pesawat mendarat di bandara internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 13.05 WITA.

Setibanya di bandara, 20 penumpang pertama disambut dengan karangan bunga dan cinderamata yang diberikan oleh perwakilan maskapai Vietjet Air dan jajaran Kemenpar yakni Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani; Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I, Dessy Ruhati; dan Tenaga Ahli Menteri Bidang Aksesibilitas Udara, Robert Daniel Waloni. “Jumlah wisman asal Vietnam ke Indonesia masih sangat kecil. Tahun lalu, tercatat 75.632 yang datang ke Indonesia. Tahun ini, kami menargetkan pertumbuhan 32 persen atau sekitar 100.000 warga Vietnam mengunjungi destinasi wisata di Indonesia,” jelas Rizki (pn/rm).
Share:

Periksa Arus Mudik, Pangdam dan Kapolda Cek Rekayasa One Way

Pangdam Diponegoro&Kapolda Jateng gunakan sepeda motor cek arus mudik
Brebes/Jateng (IndonesiaMandiri) - Mendekati hari lebaran, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengecek situasi dan kondisi arus lalu lintas rekayasa one way di Tol Brebes Barat tepatnya di Km 263 (30/5).Dari pantauan di lapangan, volume kendaraan para pemudik dari Jabodetabek tercatat 40-45 mobil/menit. Diperkirakan kondisi ini masih akan terus meningkat hingga menjelang Idul Fitri.


Dengan diberlakukannya rekayasa one way, kendaraan memasuki wilayah Jateng di Kabupaten Brebes maupun untuk melanjutkan perjalanan ke arah selatan (Kabupaten Banyumas, Cilacap dan sekitarnya), diurai melalui Exit Tol Pejagan, Brebes Barat dan Brexit Tol. Diketahui, selama arus mudik lebaran, Pintu Tol Pejagan Kecamatan Tanjung dan Brebes Barat, Klampok Kecamatan Wanasari, hanya digunakan untuk pintu keluar kendaraan saja.


Pintu tol Brexit hanya digunakan sebagai pintu masuk dan keluar, dengan catatan kendaraan masuk dikhususkan bagi mereka yang menuju Semarang dan sekitarnya. Sedangkan menuju Jakarta untuk sementara ruas ditutup dan dialih fungsikan sebagai one way. Rekayasa yang dilakukan pihak Kepolisian, Pemerintah dan Pengelola Tol ini dimaksudkan untuk kenyamanan, keamanan dan kelancaran para pemudik.


Usai mengecek situasi di Brebes, kedua Jenderal melanjutkan pemantauan langsung melalaui jalur darat, termasuk di pintu tol Kalikangkung. Terlihat arus menyendat di KM 290 karena adanya laka lain. Namun berkat kesigapan petugas di lapangan, kondisi lalu lintas dapat lancar kembali. Potensi kemacetan juga terjadi sekitar rest area. Kedua pimpinan TNI-Polri di Jateng itu menghimbau para pemudik untuk lebih berhati-hati (bp).
Share:

KRI Spica-934 Pushidrosal Survei ALKI-1 Guna Jamin Keselamatan Navigasi

KRI Spica milik Pushidrosal di Selat Karimata
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Pada 2019 ini, Pusat Hidrografi dan Oceanigrafi TNI AL/Pushidrosal melakukan pemutakhiran data, informasi dengan survei di ALKI I (Alur Laut Kepulaian Indonesia) Segmen 2 di Selat Karimata sampai dengan Laut Jawa. Survei berlangsung selama 60 hari, dari 5 April hingga 3 Juni 2019, menggunakan KRI Spica 934. Survei yang sebentar lagi berakhir ini meliputi wilayah Selat Sunda hingga Laut Natuna.

“Perairan ALKI I merupakan salah satu jalur lintas laut Internasional yang padat, dilewati kapal-kapal dalam maupun luar negeri, menjadikannya jalur pelayaran ini memiliki nilai strategis dari segi pertahanan maupun ekonomi serta dapat menguatkan peran Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” jelas Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro (30/5).


Misi ini juga sekaligus menandakan Indonesia sebagai negara kepulauan mematuhi aturan internasional, seperti digariskan dalam Sidang ke-69 Komisi Keselamatan Pelayaran (Maritime Safety Committee/MSC), Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization/IMO) tentang keberadaan tiga ALKI tersebut yang disetujui IMO pada 19 Mei 1998. Konsekuensinya,

Indonesia berkewajiban antara lain melayani kepentingan pelayaran internasional, melalui tiga macam hak lintas, yaitu hak lintas damai, hak lintas transit dan hak lintas alur-alur laut kepulauan.

KRI Spica-934 Pushidrosal buatan galangan kapal OCEA, Les Sables-d’Olonne Perancis ini adalah Kapal jenis Multi Purpose Research Vessel (MPRV) dengan komandan Letkol Laut (P) Hengky Iriawan. KRI Spica operasi survei Hidro-oseanografi di area Selat Karimata meliputi; pengukuran kedalaman laut dan pencitraan dasar laut menggunakan MBES EM- 2040 (Multibeam Echosounder), investigasi bahaya pelayaran, verifikasi SBNP (Sarana Bantu Navigasi Pelayaran), pengukuran unsur – unsur meteorologi, pasang surut dan arus air laut, tingkat sedimentasi perairan, pengambilan data CTD (Conductivity Temperature Depth), pengambilan contoh dasar laut dan air laut, pengumpulan data geografi maritim, dan melaksanakan verifikasi nama-nama geografi/toponimi (ma).
Share:

Serang Bakal Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Menpar Arief Yahya minat jadikan Serang sebagai Wisata Halal
Serang/Banten (IndonesiaMandiri) - Menteri Pariwisata Arief Yahya ingin mengembangkan kota Serang di Provinsi Banten, sebagai destinasi wisata halal, saat melakukan kunjungan kerja ke Tanara, Kabupaten Serang (29/5).Hal itu mempertimbangkan potensi Serang yang mempunyai potensi sejarah dan budaya Islam yang kuat.

Tanara merupakan salah satu tempat bersejarah pengembangan Islam di Banten. Di sanalah tempat kelahiran Syekh Kyai Muhammad Nawawi Bin Umar pada 1813, memiliki 115 kitab berisikan ilmu Tauhid, Fiqh, dan Hadist serta menafsirkan kitab kuning. Syekh Nawawi pun pernah menjadi Imam di Masjidil Haram, Arab Saudi dan menjadi guru Hasjim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Kemenpar ajak Pemda manfaatkan eks tambang untuk sektor pariwisata
Arief Yahya berkunjung ke sejumlah destinasi di Serang, seperti Masjid Agung Tanara, Pesantren An Nawawi, melihat cikal bakal pembangunan Islamic Center, dan Sungai Cidurian yang bakal direvitalisasi sebagai destinasi wisata Tirta Kali Mati. “Kita tetapkan ‘positioning’ Serang termasuk Banten adalah wisata halal, dengan adanya sejarah Syekh Nawawi. Untuk wisata halal sendiri, Indonesia sudah ada di peringkat nomor 1 dunia versi Indeks Wisata Halal Cresscent Rating Mastercard, GMTI atau Global Muslim Travel Index 2019," ucap Arief Yahya.

Pada kesempatan itu digelar Rapat Bersama Pembahasan Kawasan Wisata Religi Syekh Nawawi Al Bantani, di Pendopo Kabupaten Serang. "Saya tunggu master plan-nya dari Kabupaten Serang untuk pengembangan wisata halal. Nanti, kita minta bantuan dari Kementerian PUPR untuk aksesibilitas dan revitalisasi sungai," ajak Arief Yahya.
Kementerian Pariwisata juga akan membantu dalam promosi serta pengembangan destinasi dan sumber daya manusia (pn/rm).
Share:

Ketika Peluang Timah Bakal Diubah Jadi Pariwisata

Wisata edukasi&sejarah  eks tambang timbah di Babel bakal dikembangkan
Pangkalpinang (IndonesiaMandiri) - Masa keemasan tambang timah yang dirasakan Provinsi Bangka Belitung (Babel) lebih dari seabad sebentar lagi bakal habis. Artinya, stok kandungan timah di Pulau Bangka khususnya, pada waktunya akan habis seperti halnya di Belitung. Ini yang sedang dipikirkan oleh Pemprov dan Pemkab di Kepulauan Babel kini untuk melirik berbagai sektor unggulan untuk menggantikan pendapatan daerah di luar tambang timah. Dan salah satu yang dibidik adalah sektor pariwisata. 

Rivai, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Babel, mengakui bahwa tak bisa menutup mata bahwa kontribusi Timah sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat. "Namun juga kita tak bisa menutup mata bahwa dampak tambang timah itu juga besar bagi lingkungan," ucap Rivai, saat hadiri diskusi yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata/Kemenpar tentang Pengembangan Destinasi Pariwisata Berbasis Tambang, di Novotel, Bangka Tengah (29/5). Intinya, untuk saat ini, bila ingin mengembangkan pariwisata berbasis tambang, menurut Rivai, lebih tepat dari sisi masa lalu atau sejarah.


Kemenpar dorong eks tambang Babel untuk potensi Pariwisata
Harus diakui, di masa lalu, sejarah perjalanan tambang timah di Babel begitu kuat. Kota Muntok di Bangka Barat misalnya, adalah bukti kuat keberadaan kantor timah Belanda sejak 1915. Jadi, tak salah memang, bila Babel pun, kedepan, dapat memanfaatkan aspek sejarah timah dalam kemasan pengembangan pariwisatanya. Yani Adriani dari P2PAR ITB, salah satu pembicara dalam diskusi, menawarkan perbandingan dengan kota bekas tambang batubara Sawahlunto di Sumatera Barat yang sudah berbenah ke arah wisata edukasi dan sejarah. Dan, seiring waktu, Sawahlunto bisa memukau wisatawan nusantara/wisnus dan mancanegara/wisman. 


Lalu, bagaimana dengan Babel sendiri? Lokot Ahmad Enda, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar mengusulkan kedepan,  PT Timah jug dapat melakukan diversifikasi usaha untuk membantu pengembangan sektor pariwisata. "Jadi anggarannya bukan sekedar bersumber dari CSR (corporate social responsibility) semata," harap Lokot. Menanggapi hal itu, Ahmad Syamhadi, General Manager Wilayah Operasi Babel PT Timah sangat mendukung rencana tersebut. Kini sudah ada dua lokasi bekas tambang yang dirombak sebagai sarana rekreasi untuk wisata, seperti di Air Jangkang di Bangka dan Open Pit di Belitung. Museum timah juga sudah ada di Pangkal Pinang dan Muntok (ma).



Foto: abri
Share:

120 Tenaga Kerja Kepariwisataan Ikut Uji Kompetensi di Labuan Bajo

Tenaga kerja kepariwisataan di Labuan Bajo terus ditingkatkan
Labuan Bajo/NTT (IndonesiaMandiri) - Sebagai kawasan wisata “super prioritas” yang ditetapkan Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar), penyediaan sumber daya manusia yang handal dalam kepariwisataan menjadi keharusan. Ini yang ditempuh Kemenpar lakukan uji kompetensi bagi 120 tenaga kerja bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pramindo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 28-29 Mei.

Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Kemenpar Wisnu Bawa Tarunajaya, di mengatakan kegiatan ini bertujuan menyertifikasi tenaga kerja atau SDM bidang Kepemanduan Ekowisata di Labuan Bajo. Lebih lanjut, Wisnu menjelaskan SDM pariwisata Indonesia mulai menggunakan standar global dari sisi kualitas dan kompetensinya, mengacu pada standar regional disebut ASEAN MRA (Mutual Recognition Arrangement) atau kompetensi selevel ASEAN.

Kadisbudpar Manggarai Barat Augustinus Rinus mengatakan, pihaknya sangat yakin dengan potensi alam di wilayahnya mulai dari laut hingga daratan semua ada di Labuan Bajo. “Keindahan dan luas wisata bahari kita tidak kalah dengan destinasi favorit lain, maka dari itu, kita memerlukan SDM yang andal untuk sama-sama memajukan Labuan Bajo,” katanya.

Tekait uji kompetensi, menurut ugustinus, pihaknya sangat mendukung untuk tujuan meningkatkan kualitas SDM pariwisata khususnya di wilayah Kabupaten Manggarai Barat. “Selain meningkatkan kemampuan SDM juga agar mereka memiliki legalitas sehingga dapat bekerja lebih profesional lagi dan jujur,” ungkapnya (aa/fm).
Share:

Kemenpar Dorong Masyarakat Sukabumi dan Mojokerto Kembangkan Desa Wisata

Sukabumi dan Mojokerto kembangkan usaha desa wisata
Sukabumi/Jabar (IndonesiaMandiri) - Kementerian Pariwisata/Kemenpar ajak masyarakat dua daerah yakni di Sukabumi, Jabar dan Mojokerto, Jatim untuk mengembangkan desa wisata. Kepala Bidang Pengembangan Masyarakat Pariwisata Kementerian Pariwisata Ambar Rukmi, di Sukabumi (25/5) menyebut dua lokasi itu memiliki potensi besar dikembangkan sebagai destinasi wisata desa.


Oleh karena itu, Kemenpar gelar Bimbingan Teknis Pengembangan Desa Wisata di dua lokasi yakni di Hotel Santika Sukabumi, Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat dan di Sanggar Bhagaskara, Desa Wisata Bejijong, Trowulan, Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. “Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat desa wisata agar mampu berinovasi dan mengembangkan potensi desa,” ucapnya.


“Untuk membangun dan kembangkan desa wisata perlu komitmen antara kepala desa kemudian masyarakatnya. Karena dalam hal ini Kemenpar hanya sebatas fasilitator dan motivator,” jelas Ambar. Juga diingatkan, pentingnya masyarakat desa untuk menerapkan konsep sapta pesona untuk menyambut wisatawan yang datang. Sapta pesona terdiri dari tujuh unsur yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan.


Untuk ‘homestay‘ dengan fasilitas kamar tidur yang baik harus disediakan. Lalu kamar mandinya mesti layak bagi wisatawan baik asing maupun lokal. “Hal ini perlu diperhatikan oleh semua masyarakat, perangkat desa, serta dinas pariwisata setempat. Ini cara agar desa ini tidak hanya menjadi tempat transit. Tapi juga bisa menjadi fokus destinasi wisata bagi wisatawan,” jelas Arum (pn/ma)
Share:

Kodam IV/Diponegoro Gelar Lomba Qiroati dan Adzan

Prajurit Kodam IV/Diponegoro ikuti lomba keagamaan saat Ramadhan
Semarang (IndonesiaMandiri) - Sambut Ramadhan sebagai bulan suci dan penuh rahmat, Kodam IV/Diponegoro meriahkan dengan kegiatan lomba Qiroati (membaca Al Quran) dan Adzan di Aula Kodam IV/Diponegoro (27/5). Lomba diikuti 20 orang Perwira, Bintara dan Tamtama , dibuka langsung Kakodam IV/Diponegoro Kolonel Cku Arif Effendi.


Menurut Arif, kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu juga merupakan bagian dari pembinaan mental bagi seluruh anggota Kudam IV/Diponegoro.



Ditambahkan, lomba MTQ dan Adzan merupakan sarana melatih diri dan mengembangkan kemampuan, sehingga dapat memotivasi anggota khususnya dan generasi muda pada umumnya dalam menggali potensi yang terpendam. Diharapkan segenap anggotanya dapat memanfaatkan Ramadhan dengan semaksimal mungkin, perbanyak ibadah, membaca Al-Quran dan sodakoh.



“Walaupun orang Keuangan yang tentunya up date tentang ilmu keuangan, belajar agama tetap perlu dilakukan untuk mengasah ingatan, kemampuan dan tambahan ilmu untuk bekal kehidupan akhirat”, tegasnya. Lomba dimenangkan Serda Raja Nasution, sebagai juara 1 Adzan, juara 2 Peltu Muhari dan juara 3 Pelda Jaka Mulyana. Sementara untuk lomba MTQ Juara 1 diraih Pelda Jaka Mulyana, Juara 2 Serda Raja Nasution, Juara 3 Serda Tri M (lw).
Share:

Kapushidrosal Himbau Jajarannya Pandai Bersyukur

Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro saat ceramah di acara buka puasa bersama

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Didepan jajarannya serta undangan saat buka puasa bersama dalam Keluarga Besar Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNi AL (Pushidrosal) saat buka puasa bersama di lapangan apel Mako Pushidrosal, Jakarta, Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro terus beri motivasi untuk banyak menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan (28/5).


Buka Puasa bersama selain diikuti prajurit Pushidrosal, juga diikuti stakeholder kemaritiman serta media massa. Mengambil tema “Melalui Puasa Ramadhan Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa serta Kinerja Prajurit dan PNS Pushidrosal Menuju Lembaga Hidrografi Terbaik di Dunia”, diisi dengan ceramah Hikmah Ramadhan oleh Kapushidrosal.



Dalam ceramahnya, Kapushidrosal antara lain menyampaikan makna Ibadah bagi seorang muslim adalah mencakup semua aspek kehidupan manusia, dimulai dari pagi hari pada waktu bangun tidur hingga sampai menjelang tidur malam. “Bahkan saat tidurpun kita harus bernilai ibadah, apabila tidak, maka kita termasuk ke dalam golongan orang yang merugi,” ucap Harjo.



Intinya, orang nomor satu di Pushidrosal itu mengajak semua jajarannya untuk pandai bersyukur atas segala karunia yang diberikan Tuhan. “Apalagi di bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan ini, manfaatkan sebaik-baiknya untuk banyak bersyukur dan giat bekerja,”
ajak Harjo (ma).
Share:

Tong-Tong Fair Belanda Bakal Jaring Wisman Eropa Ke Indonesia

Even Tong-Tong Fair di Belanda sarana promosi wisata Indonesia
Amsterdam (IndonesiaMandiri) - Pariwisata Indonesia melalui brand Wonderful Indonesia dipromosikan dalam Tong Tong Fair/TTF di Amsterdam, Belanda pada 23 Mei hingga 2 Juni 2019 guna menjaring wisatawan mancanegara/wisman milenial dari kawasan Eropa. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya menuturkan, pihaknya berpartisipasi di TTF 2019 atas kerja sama dengan Tour Operator Smaragd Reizen dan Kedutaan Besar Republik Indonesia/KBRI di Den Haag (27/5).

“Kemenpar ambil bagian dalam kegiatan ini untuk menjaring segmen milenial. Sebab, beberapa tahun terakhir milenial rajin mengunjungi TTF,” ujarbNia Niscaya. Partisipasi Kemenpar berupa dukungan berwujud “awareness campaign”, kontribusi sewa lahan, pembelian slot presentasi untuk “product knowledge 10 destination branding” atau destinasi prioritas, dekorasi booth, dan pendistribusian bahan promosi.

TTF bawa pesan brand Wonderful Indonesia
Festival TTF digelar di Malieveld, Den Haag, Belanda, merupakan acara budaya Asia dan Indonesia terbesar di Belanda dan tahun ini merupakan TTF ke-61 kalinya. Menurut Nia, pada TTF kali ini pemerintah Indonesia dengan brand Wonderful Indonesia mengenalkan produk wisata unggulan diwakili dua travel agent/tur operator di Belanda yakni Smaragd Reizen dan Merapi Tour & Travel. Selama ini, keduanya tercatat banyak menjual dan memasarkan paket wisata ke Indonesia. “Produk yang akan ditawarkan adalah implementasi dari strategi tourism hub melalui Singapura dan Kuala Lumpur. Istilahnya, strategi ‘menjaring di kolam tetangga yang sudah banyak ikannya’. Strategi ini juga sebagai jawaban dari masih kurangnya jumlah seat dan direct flight asal Eropa ke Indonesia,” jelasnya.

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

Sambut Libur Lebaran, KAI Perkenalkan Kereta Mewah Baru Luxury 2

Kereta Luxury 2 dibandrol harga promosi Rp 750ribu ke Yogya/Solo sekali jalan
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Menyambut Angkutan Lebaran 2019, PT Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan kereta sleeper jenis baru dengan nama Luxury 2. Kereta ini dirangkaikan pada KA Argo Lawu (Gambir - Solo Balapan pp), KA Argo Dwipangga (Gambir-Solo Balapan pp), KA Taksaka (Gambir-Yogyakarta pp), dan KA Gajayana (Gambir-Malang pp). Adapun peresmian pengoperasian Kereta Luxury 2 yang dirangkaikan pada KA Argo Lawu dilaksanakan oleh Direktur Utama KAI Edi Sukmoro di Stasiun Gambir (26/5).

Luxury 2 merupakan generasi terbaru yang telah KAI rilis pada 2018 lalu. Meski tak terlalu banyak perbedaan, namun ada beberapa keunggulan Kereta Luxury 2 dibanding pendahulunya, antara lain jumlah tempat duduk dan rute KA yang lebih banyak. Dari segi fasilitas, Kereta Luxury 2 dengan 26 seat, sedangkan Luxury 1 hanya 18 tempat duduk. Selama masa promo, harga tiketnya mulai Rp750.000 untuk keberangkatan 26 Mei hingga 26 Juni 2019. Pemesanan dapat melalui aplikasi KAI Access, Website KAI, dan seluruh penjualan resmi KAI lainnya.
Layanan kereta Luxury 2 seperti di pesawat terbang kelas bisnis
“Minat masyarakat untuk menggunakan kereta Luxury generasi pertama sangat positif. Rata-rata okupansi kereta Argo Bromo Anggrek Luxury (Gambir-Surabaya Pasar Turi pp) mencapai 108%,” ujar Edi Sukmoro. Melihat okupansinya yang tinggi, KAI kembali mengadakan Kereta Luxury untuk melayani lebih banyak penumpang. Seperti generasi pertama, layanan eksklusif serupa kelas bisnis di pesawat dapat dinikmati Luxury 2. Di antaranya kursi dapat direbahkan hingga 140 derajat secara elektrik, kursi bisa diputar 180 derajat, sandaran kaki elektrik, televisi, USB charging power source, foldable food tray, bantal, selimut, handuk wajah, train attendance button, lampu baca, dan fasilitas untuk kenyamanan penumpang lainnya.

Tak hanya itu, penumpang juga disediakan makanan berat, minuman, dan makanan penutup selama perjalanan. Tambahan fasilitas lainnya pada Luxury 2 adalah adanya minibar. Di minibar itu, penumpang bisa menikmati minuman dan snack sepuasnya (free flow). KAI menugaskan 1 orang Pramugari khusus pada Kereta Luxury 2 untuk melayani para penumpang. Dengan demikian pelayanan yang diberikan akan lebih maksimal (ma).

Foto: Humas KAI
Share:

Saatnya KLHK Perluas Riset Potensi Keanekaragaman Hayati Taman Nasional

Tim riset KLHK di Taman Nasional Gunung Ciremai

Jakarta (IndonesiaMandiri) - “Ini goodnews, dan betapa pentingnya memelihara kawasan koservasi,” ucap Wiratno, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KSDAE-KLHK, saat jumpa pers tentang riset yang sedang dikembangkan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) bekerjasama dan Institut Pertanian Bogor (IPB), di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta (27/5). Riset tersebut bernama bioprospecting mikroba, berguna sebagai upaya untuk meningkatkan produktifitas pertanian sehat tanpa pupuk kimia dan pestisida.

“Temuan ini merupakan bukti bahwa betapa pentingnya kawasan konservasi, bukan hanya terkait dengan perubahan iklim, habitat satwa liar, air, dan wisata alam itu sudah biasa, tapi penemuan ini merupakan hal yang luar biasa,” jelas Wiratno. Karena kegiatan eksplorasi, dan pemanfaatan mikrob berada di taman nasional, ini menjadi model kontribusi taman nasional, sebagai solusi memecahkan masalah pertanian pegunungan dan perubahan iklim. 

Penelitian di TNGC yang dipimpin Dr. Suryo Wiyono dari Laboratorium Departemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian IPB, melibatkan 37 sampel yang dikumpulkan dari tanah, akar-akaran, dan daun dari berbagai tanaman di kawasan TNGC untuk mendapatkan mikrob berguna. “Berdasarkan hasil isolasi, uji hemolysis, dan uji hipersensitif, menghasilkan tiga kelompok mikrob yang berguna bagi tanaman. Pertama, cendawan patogen serangga hama, khususnya kelompok wereng dan kutu-kutuan, yaitu cendawan Hirsutella sp dan Lecanicillium sp,” ungkap Dr. Suryo.

Fakta di lapangan juga menunjukan bahwa mikrob bermanfaat (PGPR) dari dalam TNGC terbukti meningkatkan pertumbuhan, dan menyehatkan tanaman. Termasuk pada tanaman pemulihan ekosistem, terbukti mempercepat pertumbuhan tinggi tanaman hutan hanya dalam kurun waktu 5 bulan. Kini, sebagian besar petani dari 54 Desa penyangga langsung menggunakan bahan kimia buatan sebagai penyubur tanaman maupun sebagai pembasmi hama. Praktek yang sudah dilakukan bertahun-tahun tersebut dikhawatirkan akan mengganggu keseimbangan ekosistem alam, baik yang ada di dalam maupun luar TNGC.

Momentum ini hendaknya menjadi perhatian serius KLHK untuk perkuat kegiatan risetnya kedepan. Wiratno mengakui, riset tak berada di unitnya KSDAE, tetapi di Badan Litbang KLHK. “Berbeda dengan di luar negeri ada dalam unit konservasi. Lagi pula, pos anggaran untuk riset pun juga masih terbatas (ma).

Foto: istimewa/abri
Share:

Umroh.com Mudahkan Masyarakat Pilih Paket Umroh Lewat Online

Layanan online Umroh.com sangat variatif
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Umroh.com, layanan online khusus perjalanan umroh, kini hadir dengan tampilan lebih unik dengan perkenalkan teknologi terbaru yakni website dan aplikasi Android guna mudahkan umat Muslim mencari informasi persiapan perjalanan dan paket umroh. Melalui Umroh.com, ada berbagai kemudahan dan keuntungan menarik. Misalnya, menawarkan tiga paket umroh meliputi Umroh Reguler, Umroh Plus Wisata, dan Umroh Spesial dengan reservasi online.

Umroh.com menegaskan posisinya sebagai online marketplace yang siap membantu perkembangan industri perjalanan umroh dan menjadikan industri umroh kian dipercaya masyarakat. Ridho Irawan, salah satu pendirinya, menyatakan ”kamj terus berupaya mengembangkan teknologi agar ke depannya memudahkan calon jamaah umroh mencari informasi seperti biaya umroh, airline & hotel, jarak hotelnya dengan Masjidil Haram, fasilitas apa saja yang diperoleh selama umroh, itinerary selama Sembilan hari, dan informasi lainnya. Di Umroh.com kami bergerak di bidang teknologi, kami bukan travel umroh.”

Umroh.com juga berupaya menjaga keamanan bertransaksi dengan memastikan calon jamaah mendapatkan kepastian tanggal keberangkatan berupa kode booking pesawat. Lewat Umroh.com, calon jamaah akan mendapatkan kepastian tanggal keberangkatan dari travel umroh pilihannya hingga kurun waktu tertentu. Apabila travel umroh tidak memberikan kepastian keberangkatan dalam periode tertentu, calon jamaah dapat menarik kembali dana 100% transaksinya dan dapat memilih paket umroh dari travel umroh lainnya.

Umroh.com menyediakan website dan Aplikasi berbasis Android yang menerapkan marketplace model dengan lebih 100 paket umroh dari berbagai travel terpercaya yang telah bekerjasama dan telah melewati tahap verifikasi ketat. Biro perjalanan umroh yang bekerjasama di Umroh.com telah terdaftar di Kementerian Agama. Dan, fitur-fitur yang tersedia di website ataupun aplikasi Umroh.com tak hanya menyediakan pilihan paket umroh saja, tapi juga berbagai fitur pendukung untuk memudahkan Umat Muslim dalam beribadah, diantaranya jadwal sholat, Al Quran dan terjemahan, serta arah kiblat (ma).

Foto: Istimewa
Share:

Pemerintah Bikin Sejarah Baru Tetapkan Peta Hutan Adat

Menteri LHK Siti Nurbaya saat tetapkan Peta Hutan Adat
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK mengukir sejarah sejak kemerdekaan Indonesia, dimana era Presiden Joko Widodo memberikan pengakuan resmi tentang masyarakat hukum adat dan hutan adat sebagai mandat UUD 1945 Pasal 18B. Pengakuan terhadap masyarakat hukum adat dan hutan adat tersebut ditindaklanjuti Menteri LHK Siti Nurbaya dengan meluncurkan Peta Hutan Adat dan Wilayah Indikatif Hutan Adat Fase I di Jakarta (27/5).

“Penetapan ini memberikan jaminan dan upaya percepatan/pencantuman hutan adat dari Pemerintah melalui proses verifikasi subjek dan objek ditingkat lapangan,” jelas Menteri Siti. Melalui SK Nomor 312/MenLHK/Setjen/PSKL.1/4/2019 yang dikeluarkan pada 29 April 2019, peta hutan adat dan wilayah indikatif hutan adat fase I ditetapkan seluas ± 472.981 Ha. Peta dengan skala 1 : 2.000.000 tersebut terdiri dari: hutan negara seluas ± 384.896 Ha, hutan adat seluas ± 19.150 Ha, dan areal penggunaa lain seluas ± 68.935 Ha. Melalui keputusan ini pula, nantinya akan dilakukan secara berkala dan kumulatif setiap tiga bulan. 

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan KLHK, Bambang Supriyanto menyebut pihaknya akan segera bersurat kepada para Gubernur. ''Hal ini guna mendukung percepatan hutan adat melalui fasilitasi percepatan penerbitan Perda dan/atau produk hukum daerah lainnya,'' ucap Bambang. Penetapan peta fase I didasari pertimbangan: (1) usulan Hutan Adat seluas ± 9,3 juta Ha yang telah dianalisis dengan peta kawasan hutan hanya seluas ± 6.551.305 Ha berada dalam kawasan hutan; (2) Dari ± 6.551.305 Ha, yang tidak miliki produk hukum seluas ± 2.890.492 Ha dan yang produk hukum ± 3.660.813 Ha; (3) Dari ± 3.660.813 Ha yan produk hukum: (a) Perda Pengakuan Masyarakat Hukum Adat seluas ± 6.495 Ha; (b) Perda Pengaturan dan SK Pengakuan seluas ± 185.622 Ha; (c) SK pengakuan MHA seluas ± 226.896 Ha; (d) Perda Pengaturan ± 3.067.819 Ha, (e) Produk Hukum Lainnya seluas ± 274.771 Ha.

Sebagaimana diketahui, penyerahan SK pengakuan dan pencantuman hutan adat pertama kali diserahkan Presiden Joko Widodo pada tanggal 30 Desember 2016 di Istana Negara. Sejak 2016-2018 telah diserahkan sebanyak 33 unit seluas ± 17.323 Ha. Sedangkan hingga April 2019, penetapan/pencantuman hutan adat yang telah ditetapkan sebanyak 16 unit seluas ± 4.870 Ha, sehingga totalnya menjadi 49 unit seluas ± 22.193 Ha dan pencadangan hutan adat seluas ± 5.172 Ha.

Menteri Siti menekankan, penetapan peta hutan adat akan terus diperbarui oleh pemerintah setiap 3 bulan. Lebih lanjut, meskipun peta hutan adat tersebut menggunakan skala 1 : 2.000.000, namun data analisis pada peta tersebut menggunakan skala 1 : 50.000 sehingga sangat jelas dan valid (dh).
Share:

Menteri Pertanian Dorong UPT Pertanian Pelopor Inovasi di Daerah

Unit Pelaksana Teknis Pertanian dipacu jadi agen perubahan

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Menteri Pertanian Amran Sulaiman targetkan Unit Pelaksana Teknis/UPT Pertanian mampu jadi pelopor inovasi pertanian didaerah. Hal ini disampaikan dalam gelar Rapat Koordinasi UPT Lingkup Kementerian Pertanian/Kementan di kantor pusat Ragunan, Jakarta (27/5). "Kami ingin UPT menjadi pembaharu, agen perubahan, menjadi teladan, ramai dikunjungi masyarakat jadi benar2 mampu memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitarnya". ucap Amran.

"Budidaya komoditi yang dihasilkan di UPT harus inovatif, lebih baik, lebih bagus dari lingkungan sekitarnya, UPT jadi role model dalam budidaya komoditi pertanian dengan menggunakan teknologi,” sambung Amran.

Untuk mewujudkan rencana tersebut Amran mewajibkan seluruh lahan sekitar UPT harus dibangunkan, di optimalkan jadi lahan produktif, UPT akan jadi tempat edukasi bagi masyarakat. "165 UPT yang tersebar harus mengoptimalkan lahan tidur, potensi air disekitarnya, kedepannya kami ingin pertanian jadi terdepan didunia,” harap Amran.

Sementara itu Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Abdul Halim menyebut tujuan diselenggarakan Rapat Koordinasi untuk evaluasi kinerja serta pembinaan untuk pejabat struktural UPT. Rakor bertema "membangun sinergi pertanian 4.0“ dihadiri 107 pejabat struktural UPT dari Litbang pertanian, Direktorat jenderal Tanaman Pangan, Badan SDM Pertanian, Direktorat Jenderal Perkebunan, dan Direktorat PKH (dh).i
Share:

Wajah Lapas Kini Titik Beratkan Warga Binaan Berkarakter

Dirjen Lapas Sri Puguh Budi Utama (kerudung merah) saat berkunjung ke Lapas
Jakarta/27 Mei (IndonesiaMandiri) - Saat peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2018, Dirjen Lembaga Pemasyarakatan/Lapas Sri Puguh Budi Utami bikin sejumlah gebrakan dengan memperkenalkan “Pasukan Merah Putih Narapida”. Apa maksudnya? Utami, sapaan Dirjen Lapas, ingin menanamkan kepada publik bahwa warga binaan pemasyarakatan/WBP bukan orang terbuang, tapi menyimpan banyak potensi bagi lingkungannya.


Jadi, Utami dan jajarannya mengajak semua penghuni Lapas tanpa terkecuali, untuk memiliki peran sebagai pioner dalam melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Ya, sebutannya “Pasukan Merah Putih Narapidana Bhakti Kepada Negeri.” Setahun sudah program ini berjalan dan mulai membuahkan hasil.


Aneka produksi hasil kreatifitas warga binaan pemasyarakatan
Kira sini, pihak Lapas mengajak WBP melakukan berbagai aktifitas sosial, memperbaiki atau membangun fasilitas umum seperti rumah ibadah, taman terbuka, tempat pendidikan, dan lain-lain. “Kegiatan ini menimbulkan rasa turut tanggungjawab dalam usaha bersama membangun bangsa dan negaranya, ujar Utami yang merupakan Dirjen Lapas perempuan pertama di jajaran Kementerian Hukum dan HAM.


Tak hanya itu. Terobosan lain Utami adalah mengoptimalkan kreatifitas WBP untuk berkarya dengan bekerjasama kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sehingga para WBP yang sudah terseleksi kemampuannya bisa bekerja di bidang konstruksi dan industri terkait lainnya. Belum lagi serangkaian karya suvenir para WBP juga sudah sempat go internasional. Bila kita mengunjungi Kantor Pusat Dirjen Lapas di Jalan Veteran 11 Jakarta Pusat, di lobinyq, tampak beraneka karya WBP dipertontonkan (ma).


Foto: Istimewa/abri
Share:

Data Survei Hidro-Oseanografi Nasional Harus Dipegang Pushidrosal

Maraknya kehadiran Kapal Pesiar asing ditopang peta laut akurat Pushidrosal

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Suatu ketika, ada kapal pesiar asing (Cruise Ship) ingin sandar di Pelabuhan Benoa, Bali. Pihak otorita pelabuhan sudah mengawal dan mempersilahkan kapal tersebut untuk merapat. Tapi, nahkoda urungkan niatnya karena menyatakan menurut data dari Pusat Hidrografi dan Oceanografi TNI AL (Pushidrosal) kedalaman di sekitar pelabuhan tak memungkinkan kapalnya sandar. Sementara, pihak pelabuhan menyebut sudah melakukan pendalaman. Apa yang terjadi?

Menurut Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro, beberapa waktu lalu kepada IndonesiaMandiri, embaganya memang merupakan otoritas yang sah dan satu-satunya mewakili Pemerintah Indonesia dan diakui oleh Lembaga Hidrografi Dunia/IHO (Internasional Hydrographic Organization) tentang peta pelayaran di Indonesia. Tak heran, bila kasus Kapal Pesiar diatas enggan sandar dan memilih lego jangkar di sekitar perairan Bali, karena belum adanya jaminan dari Pushidrosal.

Harjo menyebut, meski lembaganya merupakan yang diakui dunia, namun di dalam negeri masih ada sejumlah instansi yang memiliki fungsi serupa. Harjo menyayangkan, lembaga tersebut tak memberikan data yang dimilikinya kepada Pushidrosal. Sehingga yang terjadi di lapangan, seperti tergambar di atas.

“Kalau kapal pesiar itu hanya lego jangkat saja, negara kan jadi rugi. Karena harus menyediakan kapal pembantu untuk turunkan wisatawan bolak-balik ke pelabuhan. Wisatawan juga jadi malas turun,” jelas Harjo. Oleh karenanya, Harjo menghimbau agar data yang ada terkait survei hidro-oseanografi dari lembaga tertentu diserahkan kepadanya. Belum lagi ada lembaga asing yang melakukan hal serupa. “Ini harus kita (Pushidrosal) yang kuasai semua datanya,” tegas Harjo (ma).

Foto: abri
Share:

Banggai Layak Jadi Destinasi Wisata Mancing Kelas Dunia

Pesona Banggai jadi lomba mancing kelas dunia

Jakarta (IndonesiaMandiri) – Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, diarahkan menjadi destinasi wisata mancing favorit wisatawan dengan berbagai sumber daya pendukungnya. Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata Indroyono Soesilo saat diskusi tentang Pengembangan Wisata Bahari “recreational fishing” di Hotel Harris Tebet, Jakarta (24/5) mengatakan Banggai dengan segala kekayaan alam di dalamnya sangat potensial dikembangkan sebagai destinasi wisata mancing favorit wisatawan.

“Dalam Forum Group Discussion/FGD, telah disepakati jika wilayah perairan Banggai layak dijadikan destinasi wisata mancing yang akan diminati wisatawan,” ujar Indroyono yang juga Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata itu, yang dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Bupati Banggai, Bupati Banggai Kepulauan, Bupati Banggai Laut, perwakilan Kemenko Kemaritiman, Kemenpar, Kementerian Kelautan & Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Federasi Olahraga Memancing Seluruh Indonesia (FORMASI), dan Asosiasi Kapal Pesiar Indonesia.

Peserta FGD lintas kementerian, Pemda Sulteng tetapkan Banggai jadi destinasi wisata mancing
Indroyono menjelaskan ada beberapa alasan yang bisa menjadikan Banggai sebagai destinasi mancing kelas dunia. Pertama, adanya ikan eksotis Banggai “Cardinal Fish”. Kedua, perairan Banggai menjadi jalur migrasi ikan tuna. Tepatnya, dari Samudera Pasifik ke Samudera Hindia. Perairan Banggai dengan Teluk Peleng-nya merupakan lokasi sejarah Indonesia dimana pada Juli 1962, ada ratusan kapal perang dan kapal angkut pasukan berkumpul di perairan Teluk Peleng guna menjalankan misi Trikora membebaskan Irian Barat.

Guna mewujudkan Banggai sebagai destinasi wisata mancing kelas dunia, maka akan dihelat lomba mancing internasional bertajuk Banggai International Tuna Fishing Tournament 2019. Rencananya, event ini akan digelar 27 – 29 September 2019. Nantinya, para peserta akan diarahkan memancing beberapa jenis ikan, seperti tuna cakalang, tuna sirip kuning, tuna mata besar, dan tuna sirip biru (pn/ma)

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

Peran Guru Dilibatkan Kembangkan Destinasi Wisata Daerah

Para Guru di Jateng pro aktif diajak kembangkan usaha wisata

Ssmarang/Jateng (IndonesiaMandiri) - Para guru diajak ikut serta kembangkan destinasi wisata di daerah melalui perannya sebagai tenaga pendidik dan pencetak sumber daya manusia (SDM) profesional bagi pengembangan potensi pariwisata.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani saat Pelatihan SDM Kepariwisataan Guru di Ballroom MG Setos Hotel Semarang mengatakan kegiatan pelatihan diharapkan dapat beri pemahaman mengenai dampak ekonomi dari aktivitas pariwisata (23/5). Selanjutnya guru diharapkan dapat menjadi kader sekaligus agen perubahan dalam pengembangan kepariwisataan.

“Insan guru nantinya dapat memahami alur proses dan bisnis pariwisata serta mempunyai pengetahuan yang khusus. Dan tahu dengan jelas mengenai suatu tempat atau obyek wisata sehingga dapat menerangkan lebih detil kepada wisatawan baik wisatawan nusantara ataupun wisatawan mancanegara,” ajak Giri didepan 200 guru se Jawa Tengah.

Pada kesempatan sama, Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Wisnu Bawa Tarunajaya menuturkan, “pelatihan dasar SDM Kepariwisataan perlu melibatkan peran guru, karena sesungguhnya guru yang memberikan wawasan kepada siswa sebagai generasi masa depan dan memberikan warna perubahan di bidang pariwisata” (fm/pn).

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

Beragam Liburan Saat Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia

Jakarta sebagai kota metropolitan layak disandingkan dengan kota lain di dunia
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Momentum Hari Raya Idul Fitri khususnya bagi Umat Islam se Dunia, sangat dinanti. Banyak masyarakat yang merayakannya juga sekalian berlibur. Kali ini, Agoda, salah satu agen perjalanan online tercepat berkembang di dunia, sajikan tujuh perayaan Idul Fitri di tujuh negara berbeda yang dapat menjadi referensi liburan Anda. Di Inggria, London, adaEid Festival 2019, nikmati hidangan dari restoran-restoran Timur Tengah di Edgware Road, London yang multikultur serta teat menginap The Pilgrm, hanya berjalan kaki 10 menit dari Edgware Road. Bila di New York, Amerika Serikat, bisa kunjungi penyalaan Lampu Gedung Empire State Building, Islamic Cultural Center, Museum Kota New York serta Arthouse Hotel di Upper West Side yang menyajikan arsitektur kosmopolitan.

Lalu saat di Turki, Istanbul, disarankan bawa keranjang piknik berisi makanan dan hidangan manis untuk berbuka puasa dengan banyak umat Muslim dan wisatawan lainnya di antara The Hagia Sophia dan Masjid Biru yang ikonis di Sultanahmet Square. Dan Ajwa Hotel bakal manjakan kitamenikmati Hammam (Pemandian Turki) tradisional di spa hotel. Saat ke Uni Emirat Arab, bisa jajal berbuka puasa di Dubai Opera, ikuti aktivitas-aktivitas khusus di IMG Worlds of Adventure serta inap di Atlantis the Palm Dubai, yang memiliki taman hiburan bertema seluas 170.000 meter persegi dan taman air.

Masjid Istiqlal jadi simbol kebesaran Islam Indonesia
Bagaimana di Arab Saudi? Ada Festival Idul Fitri Tahunan, di area pesisir Jeddah Corniche dan Al Balad (Kota Tua) serta bermalamlah dekat pusat keramaian dan Laut Merah yang terkenal di Raddison Blu Hotel, Jeddah Corniche.  Lain lagi di Srinagar, KashmirKita dapat berperahu mengitari Danau Dal yang terkenal dan singgah di Masjid Hazratbal, sebelum berwisata kuliner di Lal Chowk dan lanjutkan inap di New Golden Flower Heritage Houseboat.

Nah, di Indonesia sendiri banyak cerita menarik. Cobalah hidangan khusus Idul Fitri di restoran setempat serta malam mewah di Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan dengan pilihan bersantap yang luar biasa. Idul Fitri atau Lebaran adalah periode jalan-jalan utama bagi orang Indonesia karena banyak umat Muslim, terutama mereka yang tinggal di kota, melakukan perjalanan kembali ke kota asal mereka, sering disebut mudik. Hal ini membuat daerah perkotaan menjadi relatif sepi sehingga menjadikan periode liburan sebagai waktu tepat untuk menjelajahi mal-mal dan melihat atraksi ramai di Jakarta. Tentu saja, bisa jajal salah satu  makanan top dunia, yaitu rendang yang disajikan bersama ketupatmelambangkan kebersamaan. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.agoda.com (fm).

Foto: abri
Share:

Peluang Kerja Di Jerman Terbuka Lebar Bagi Warga Indonesia

Jerman bisa jadi alternatif mengadu nasib bagi WNI

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Dalam sebuah bincang santai tapi tetap serius oleh para Alumni Jerman di saat Ramadhan baru-baru ini di Goethe Institut, Jakarta, salah satu pembicaranya, Suchjar Effendi, mengungkapkan, penduduk asli Jerman mengalami penurunan hingga 21 persen. Sehingga, sektor tenaga kerja antara usia 20-64 tahun pun mengalami penurunan hingga 36 persen. Apa ini artinya?

Jadi ada peluang besar bagi para pendatang dari mancanegara - termasuk warga Indonesia - untuk mengadu nasib di negeri industri maju Jerman ini. Karena menurut Suchjar, setiap tahunnya, diperlukan migrasi sebesar 260 ribu sampai 400 ribu tenang kerja di berbagai bidang.  Nah, apa saja kira-kira peluang yang bisa diisi oleh warga Indonesia?

Suchjar menyebut, salah satunya adalah tenaga perawat. Karena booming masyarakat Jerman yang memasuki usia senja kian tinggi dan membutuhkan tenaga perawat, disamping untuk kebutuhan di rumah sakit. Bila berminat, bisa menghubungi informasi ke Kedubes Jerman di Jakarta atau lembaga tenaga kerja yang kredibel. Kita tinggal mengisi formulir, riwayat hidup, ijazah sekolah terakhir, serta wajib bisa berbahasa Jerman (minimal B2). Tentunya, syarat lain juga harus dilengkapi seperti apa telah menikah atau belum, akte kelahiran/nikah, pengalaman kerja, dan bukti kelulusan sekolah.

Suchjar membuka diri bila masyarakat berkeinginan untuk mengadu nasib di Jerman, dapat menghubungi ke nomor 08161954226; e-mail suchjar@indo.net.id atau bisa datangi ke alamat Jl Bangka Raya No.3A Mampang, Jakarta Selatan. Sekedar info juga, berbagai perguruan tinggi berkualitas hebat di Jerman juga memberi kesempatan luas bagi pendatang. Biaya kuliahnya gratis. Hanya saja, wajib harus bisa berbahasa Jerman (ma).

Foto: abri
Share:

Prudential Tangkap Peluang Usaha Wakaf Asuransi

Prudential lebarkan usaha syariah dengan wakaf asuransi

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Dengan mengusung tema “Selalu Berbagi Selamamya Berarti,” perusahaan asuransi raksasa Prudential, mulai merambah program Wakaf Asuransi sejak awal 2019. Baru-baru ini di saat ramadhan, pihak Prudential Indonesia gelar acara “Bincang Santai Jelang Buka Puasa: Potensi Pemanfaatan Wakaf Asuransi Bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” bersama sahabat media, di Prudential Tower, Jakarta.

Muhammad Yusuf Helmy, salah satu pembicara dari Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah/MES dan Deputy Director KARIM Consulting Indonesia, mengatakan, pengertian wakaf adalah menahan harta yang dapat dimanfaatkan atau di-istitsmar-kan tanpa lenyap bendanya, dengan tidak menjual, menghibahkan atau mewariskannya, serta hasilnya disalurkan pada sesuatu yang mubah kepada penerima manfaat wakaf yang ada.

Nah, Indonesia sebagai negara dengan populasi beragama Islam terbesar di dunia, miliki peluang besar dalam menjalankan Wakaf Asuransi. Meski sejak diperkenalkan pertama ke publik Indonesia pada 2016 hingga kini baru empat perusahaan asuransi yang berminat (termasuk Prudential), tapi peluang berkembangnya memang sangat besar. Awalnya, pihal penyelenggara, mesti sudah jalankan dahulu usaha Syariah.

Sementara pembicara lainnya, Bondan Margono dari AVP Syariah Operations Prudential Indonesia menuturkan, masyarakat Indonesia termasuk yang paling dermawan di dunia (menurut data charities aid funds world giving index 2017). Momentum ini menjadi salah satu tolok ukur untuk kembangkan usaha wakaf asuransi yang intinya gemar menolong sesamanya. Yang diwakafkan bisa berwujud uang atau benda. Prudential juga menggandeng sejumlah lembaga Islam yang bakal salurkan bantuan kepada sesamanya, seperti Dompet Dhuafa, iwakaf, Lembaga Wakaf MUI, dan lain-lain (ma).

Foto: abri
Share:

Mahasiswa ITB Diajak Geluti Bisnis Sektor Pariwisata

Menpar Arief Yahya rangkul mahasiswa ITB tekuni bisnis pariwisata

Bandung (IndonesiaMandiri) - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya beri inspirasi kepada generasi muda termasuk mahasiswa Institut Teknokogi Bandung/ITB untuk berbisnis sektor pariwisata. Saat ini pariwisata ditargetkan menjadi penyumbang devisa terbesar di Tanah Air. Hal itu diucapnkan Arief Yahya saat sebagai keynote speaker dalam Inspirasi Ramadan (IRAMA) bertema "Pesona Wisata Halal" di Ruang Utama Masjid Salman, ITB, Bandung (24/5).

“Pariwisata itu bisnis yang paling menguntungkan, mudah, dan murah. Jangan ragu untuk mengatakan core bisnis negaramu itu adalah pariwisata,” ajak Menpar Arief Yahya. Di depan 500 peserta IRAMA, Menpar menjelaskan berbagai hal terkait wisata halal, dimana saat ini Indonesia berada pada peringkat pertama Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019. Maka tak heran pembangunan dan pelayanan wisata halal terus diperbaiki.

“Saat pertama kali saya menjadi Menteri Pariwisata pada 2014, Indonesia berada di urutan keenam, tiap tahun tumbuh dan sekarang pada 2019 menjadi nomor satu dunia. Dan ini prosesnya tidak gampang dan butuh perjuangan,” kisah Menpar. Wisata halal, bisa diadopsi di seluruh daerah Indonesia sehingga ia berharap Bandung dan Jawa Barat secara umum bisa mengoptimalkannya.

“Lombok setelah menetapkan diri menjadi destinasi wisata halal, wismannya tumbuh hampir 40 persen dari satu juta pada 2015 menjadi 1,4 juta di 2017. Sedangkan wisnus muslimnya tumbuh hingga 100 persen, saya harap Bandung juga melihat peluang itu,” harap Menpar. Juga, 5 dari 10 destinasi wisata halal terbaik dunia 2019 ada di Indonesia, yaitu Lombok, Aceh, Riau dan Kepulauan Riau, Jakarta dan Sumatera Barat. Pada 5 daerah itu, destinasi wisatanya selalu didukung dengan restoran halal tersertifikat. Menpar juga menambahkan tidak hanya terdapat restoran halal, wisatawan dimanjakan dengan beragam fasilitas pendukung wisata halal.
Share:

Arsip