Pangarmada II Ikuti Entry Briefing Kasal di Surabaya


Surabaya (IndonesiaMandiri) - Panglima Komando Armada (Pangarmada) II Laksamana Muda TNI Didik Setiyono mengikuti Entry Briefing Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji kepada  1.130 Perwira TNI AL Wilayah Timur, di Gedung Samudera Bumimoro, Krembangan, Surabaya (30/5). 

Laksamana TNI Siwi Sukma Adji menyampaikan visi TNI AL yang profesional dan modern serta berkemampuan proyeksi regional dan berkomitmen global. Misi TNI AL yakni membina kekuatan TNI AL menjadi  angkatan laut yang profesional dan modern guna menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI,i kekuatan regional berkomitmen global, serta mendukung kebijakan politik negara sebagai Poros Maritim Dunia. 

Adapun perhatian Kasal lulusan AAL angkatan 30 Tahun 1985 ini diantaranya adalah “segera menyusun dan melaksanakan program 100 hari kerja, permasalahan internal TNI AL harus selesai dalam waktu ± 3 bulan, dan membangun kembali image TNI AL menjadi Angkatan Laut yang militan, jujur, solid dan profesional”, ujar Kasal. 

Pada akhir briefingnya Kasal juga meminta kepada para perwira untuk berperan serta dengan mendedikasikan segenap  kemampuannya.  Sekecil apa pun peran serta tersebut akan sangat berharga sebab akan berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan program yang akan dicanangkan (bp). 

Foto: Dispen Armada II 
Share:

Koarmada I Tangkap Kapal Ikan Asing Vietnam Di Laut Natuna


Natuna/Kepri (IndonesiaMandiri) - KRI Halasan-630 Satuan Kapal Cepat yang tergabung dalam Operasi Benteng Sagara-18 dari Guskamla Koarmada I berhasil menangkap 1 kapal ikan asing Vietnam BV 93529 TS GT 97 di perairan ZEEI Laut Natuna, Selasa malam (29/5). 

Keberhasilan KRI Halasan-630 ini ketika melaksanakan patroli di perairan ZEEI Laut Natuna Utara, melihat kontak kapal ikan sedang melakukan kegiatan penangkapan dan pengangkutan ikan. Tepatnya pada posisi 06º 29’100 U - 107º 25’ 00” T, dimana posisi penangkapan tersebut termasuk dalam wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia ZEEI Laut Natuna. 

Komandan KRI Halasan-630 Letkol Laut (P) Sandy memerintahkan prajuritnya untuk melaksanakan Posedur Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid) dan dilanjutkan dengan Peran Pemeriksaan dan Penggeladahan terhadap Kapal Ikan tersebut. Setelah dilaksanakan pemeriksaan, Kapal  tersebut berbendera Vietnam  dan tidak memiliki dokumen kapal,  dokumen muatan serta dokumen personel. Sehingga dugaan kapal tersebut melanggar Undang-Undang RI No. 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. Kapal dikawal menuju Lanal Ranai dalam rangka penyelidikan lebih lanjut. 

"Koarmada I akan tetap komitmen dalam meningkatkan perhatian dan intensitas patroli laut baik dengan menggunakan unsur KRI maupun Pesawat Udara untuk menegakkan kedaulatan negara di wilayah perairan Laut Natuna", tegas Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono (ab). 

Foto: Dispen Armada I 
Share:

Pangkoarmada I Terima Brevet Kehormatan Manusia Katak


Anyer/Banten (IndonesiaMandiri) - Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono menerima Brevet Kehormatan Manusia Katak dalam Upacara Penyematan Brevet Kehormatan Manusia Katak dan sekaligus memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dansatkopaska Koarmada I, Danlanal Banten di Pantai Anyer (30/5). 

Penyematan Brevet Manusia Katak dari Pasukan Khusus TNI AL Satkopaska Koarmada I kepada Pangkoarmada I disematkan  oleh Komandan Satkopaska Koarmada I Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki. 

Sebelum mendapat Brevet Kehormatan Manusia Katak, Pangkoarmada I bersama dengan Tim Satuan Komando Pasukan Katak Koarmada I terlebih dahulu melaksanakan tahapan ujian sebagai Prajurit Pasukan Katak dengan melaksanakan operasi simulasi penghancuran markas musuh yang berada di Pantai Carita. Kegiatan diawali dengan melaksanakan  Maritime Interdiction Operation (MIO) dan Visit Board Search and Seizure (VBSS) di kapal sasaran di Perairan Banten. Lalu dilanjutkan dengan pendaratan pantai (Over The Beach), Pangkoarmada I melaksanakan Pandu Udara Tim 3 (Free Fall) Exit dan diakhiri dengan Beach Clearance di Pantai Anyer Banten. 

Seusai terima brevet, Pangkoarmada I selaku Inspektur Upacara memimpin Upacara Sertijab Dansatkopaska Koarmada I dari Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki kepada Letkol Laut (P) Johan Wahyudi, serta Sertijab Danlanal Banten dari Kolonel Laut (P) Rudi Haryanto kepada Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki di Pantai Anyer (ab). 

Foto: Dispen Armada I 
Share:

Diplomasi Layang-Layang Presiden RI-India Bakal Tingkatkan Kunjungan Wisman


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Presiden Joko Widodo bersama Perdana Menteri India Narendra Modi bermain layangan dan menyaksikan pameran layang-layang Indonesia-India Kite Exhibition yang digelar di lapangan Silang Monas Jakarta, Rabu (30/5). Acara ini merupakan rangkaian penyambutan kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia dalam rangka meningkatkan persahabatan sekaligus memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India. 

Menteri Pariwisata Arief Yahya yang mendampingi Presiden Jokowi seusai menyaksikan Indonesia-India Kite Exhibition mengatakan, dua kepala negara (Presiden Jokowi-PM India) yang bermain layangan di Silang Monas Jakarta akan memberikan dampak besar mendorong minat wisatawan India berkunjung ke Indonesia. ”Dua kepala negara ini menjadi _endorser_ yang dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan kedua negara. Tahun ini kita menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari India sebanyak 700 ribu atau meningkat 30% dari jumlah kunjungan wisman India ke Indonesia di 2017 lalu sebanyak 485.000 wisman,” kata Menpar Arief Yahya. 

Menpar Arief Yahya mengatakan masih banyak tantangan untuk meningkatkan kunjungan wisman India, utamanya aksesibilitas atau konektivitas penerbangan langsung dari kota-kota di India yang menjadi sumber wisman ke destinasi di Indonesia. “Saat ini baru ada _direct flight_ Garuda Indonesia dari Mumbai ke Denpasar. Awal Mei saya ke India, mereka minta _direct flight_ ke New Delhi,” jelas Menpar Arief Yahya. 

Untuk meningkatkan kunjungan wisman India, Menpar memiliki keinginan mendatangkan artis India. “Ada tawaran ke kita untuk menyelenggarakan India Internasional Film Festival, namun membutuhkan sponsor besar dari para pebisnis. Artis merupakan _endosers_ kuat. Kita ingin mendatangkan artis India ke Bali,” kata Menpar. 

Usai bermain layangan, Presiden Jokowi bersama PM India Narendra Modi menyempatkan melihat pameran layang-layang yang menampilkan berbagai gambar berkarakter. Ada layang-layang bergambar Mahabharata sebagai karakter khas India dan layangan bergambar wayang menjadi khas Indonesia. 

Layang-layang menjadi salah satu permainan yang populer di India karena hampir setiap daerah di India mempunyai layang-layang yang khas. Dan menjadi tepat, “diplomasi layang-layang” menambah keakraban hubungan bilateral RI-India (ab). 

Foto: Biro Pers Setpres 
Share:

603 Prajurit TNI AL Ikut Latihan Militer Rimpac di Hawaii


Surabaya (IndonesiaMandiri) - Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji didampingi Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI Didik Setiyono melepas keberangkatan Satgas Latma Multilateral Rimpac 2018 yang dipimpin oleh Danguskamla Koarmada III Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi selaku Dansatgas, dari Dermaga Madura Koarmada II Surabaya (30/5). 

Latihan Bersama Multilateral Rim of the Pacific (Latma-Rimpac) 2018 merupakan agenda latihan peperangan maritim multilateral terbesar di dunia, yang diselenggarakan dua tahunan oleh Third Fleet Command – United States Pacific Fleet, US Navy yang melibatkan negara-negara di kawasan Amerika Utara, Amerika Latin, Australia, Eropa, dan Asia. 

Latihan berlangsung di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat ini bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas antar Angkatan Laut di kawasan Pasifik, sekaligus sebagai sarana untuk eksistensi TNI AL dalam melaksanakan operasi dan latihan bersama berskala Internasional. 

Latma Multilateral Rimpac 2018 akan diikuti 42 kapal permukaan dan lima kapal selam dari 23 Negara peserta. TNI AL mengirimkan delegasinya antara lain KRI Raden Eddy Martadinata (REM) – 331 salah satu unsur dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II yang nantinya akan bergabung dalam Surface Working Group dengan agenda latihan tahap laut berupa latihan formasi manuver kapal, pembekalan di laut, serta latihan menembak permukaan. KRI Makassar (MKS) – 590 salah satu unsur dari Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada II akan bergabung dengan Amphibious And Landing Operations Working Group sebagai sarana pengangkut dalam latihan operasi pendaratan Marinir. 

Selain kedua unsur KRI tersebut, TNI AL juga mengirimkan tim penyelamnya yang nanti akan tergabung dalam Navy Expeditionary Combat Forces (NECF) dan dua Tim Satkopaska yang nantinya bergabung dalam Special Operation Forces (SOF) Working Group dimana dalam grup ini akan melaksanakan latihan berupa Mission Planning (MP), Full Mission Profile (FMP), Photo Operations (Photo Ops), Sub Operations Familiarizations (Sub Ops Fam), Hello Cast, Leadership Synch, Dive (Selam) serta Airborne Ops (Terjun), serta 215 orang Prajurit Marinir dengan membawa delapan unit Landing Vehicle Tracked (LVT) – 7 dan 1 unit Howitzer – 105, dengan jumlah total 603 orang prajurit dan tim pendukung. 

Saat melepas prajuritnya yang akan mengarungi perjalanan selama 79 hari menuju Hawai, Kasal menginstruksikan kepada seluruh personel Satgas Latma Multilateral Rimpac 2018 agar memberikan karya terbaik dengan melaksanakan sebaik-baiknya, agar dapat meningkatkan profesionalitas sejajar dengan Angkatan Laut negara-negara besar di dunia. “Sebagaimana tertuang dalam visi TNI Angkatan Laut menuju World Class Navy sekaligus mendukung kebijakan Pemerintas dalam mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia”, tegas Kasal (ab). 

Foto: Dispen Armada II 
Share:

Garuda Indonesia Group Siapkan 150 Ribu Kursi Tambahan Di Libur Lebaran


Cengkareng (IndonesiaMandiri) - Maskapai penerbangan Pemerintah Garuda Indonesia Group menyiapkan sedikitnya 150.510 kursi penerbangan ekstra untuk mengantisipasi peningkatan trafik penumpang selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2018, yang diperkirakan akan berlangsung pada 8 Juni 2018 hingga 24 Juni 2018 (H-7 hingga H+9), baik untuk rute domestik dan internasional. 

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N.Mansury di Cengkareng mengatakan, untuk Garuda Indonesia kapasitas tambahan tersebut dilaksanakan melalui pengoperasian pesawat berbadan lebar (bigger aircraft) serta melalui pengoperasian extra flight dengan total 64.110 kursi tambahan. Adapun 64.110 kursi tersebut terdiri dari 43,610 kursi tambahan dari extra flight dan 20,500 kursi tambahan dari pengoperasian bigger aircraft. Sementara anak usaha Citilink menyiapkan sebanyak 86.400 kursi tambahan. 

"Kapasitas penerbangan tambahan tersebut terdiri dari 768 frekuensi penerbangan tambahan yaitu 480 penerbangan Citilink dan 288 penerbangan Garuda Indonesia. Kapasitas tambahan tersebut meningkat sebesar 39 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 107.750 kursi", papar Pahala. 

Sehubungan dengan pelaksanaan angkutan Lebaran tersebut, maka untuk kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa, Garuda Indonesia menghimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin. 

Para pengguna jasa juga dihimbau untuk datang 3 jam lebih awal dari jam keberangkatan dan menggunakan fasililitas “City Check-in”di kantor-kantor penjualan Garuda Indonesia atau fasilitas “Web Check-in”, “Mobile Apps Check-in” dan “Phone Check-in” untuk menghindari antrian panjang di counter check-in bandara. 


Untuk informasi lebih lanjut, pengguna jasa dapat menghubungi Call Center Garuda Indonesia 24 jam pada nomor 021 2351 9999 atau 0804 1 807 807 dan Hotline Kantor Garuda Indonesia Bandara Soekarno – Hatta 021 5501612. Para penguna jasa juga dapat mengunjungi website www.garuda-indonesia.com dan Twitter @indonesiagaruda (fm). 

Foto: abri 

Share:

Pakistan Beli Helikopter Serbu Dari Turki

Turki (IndonesiaMandiri) - Industri Pertahanan Turki kini semakin diperhitungkan dikarenakan perkembangannya yang sangat pesat dan professional.  Baru-baru ini Pakistan mempercayakan pembelian pesawat helikopter serbu militer dari Perusahaan Kedirgantaraan Turki - Turkish Aerospace Industries atau TAI – yaitu Helikopter T129 ATAK.  Helikopter ini dibuat oleh TAI dibawah lisensi dari Industri patungan Italia-Inggris AgustaWestland, yang aslinya merupakan Helikopter serbu buatan Agusta yaitu A129 Mangusta. 

Pembelian oleh Pakistan yang nilainya dianggap cukup besar ini, dilakukan setelah melalui serangkaian pengujian kemampuan yang dilakukan oleh pihak Pakistan. Turki sendiri sudah memiliki 35 unit T129 ATAK yang dioperasikan oleh Angkatan Darat Turki dan Pihak Keamanan Dalam Negeri (Gendarmerie force).

Menurut berita yang kami peroleh dari sumber industri di Turki, negosiasi kontrak pembelian helikopter serbu T129 ini dilakukan sejak 2014, dan Pakistan setuju untuk membeli sebanyak 30 unit.

Helikopter ini dirancang untuk serbu dan pengintai yang dapat beroperasi secara efektif pada siang dan malam hari.  Dapat dipersenjatai dengan berbagai jenis pesenjataan termasuk 12 misil anti-tank UMTAS buatan Roketsan (dikembangkan setara dengan Hellfire II),  Kanon model gatling tiga laras caliber 20mm M197 dengan 500 butir munisinya, lalu kombinasi pod roket 70 mm, pod misil udara-ke-udara sejenis Stinger, dan pod senjata pada stub wing pylons nya.

Untuk peperangan modern, helikopter juga dilengkapi dengan berbagai sarana peperangan elektronika dan system elektro-optik untuk pengintaian dan pen-targetan buatan ASELSAN. Dan system radar MILDAR (millimeter wave radar) yang dikembangkan oleh lembaga penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi Turki (TUBITAK).

Karakteristik umum
• Awak: 2; pilot dan co-pilot/petembak
• Panjang: 13.45 m
• Diameter rotor: 11.90 m
• Tinggi: 3.4 m
• Bobot kosong: 2.350 kg
• Bobot take-off maksimum: 5.000 kg
• Mesin penggerak: 2 unit LHTEC CTS800-4A turboshaft, masing-masing 1.014 kW (1.361 shp)
• Propeller: rotor utama dengan 5-bilah baling-baling
Kemampuan
• Kecepatan maksimum: 278 km/jam
• Kecepatan jelajah: 269 km/jam
• Jarak tempuh: 561 km
• Jarak ferry: 1.000 km
• Service ceiling/ketinggian terbang maksimal: 6.096 m
• Kecepatan rata-rata untuk menanjak: 14.0 m/detik (mah/ab).

Foto: Istimewa
 
Share:

TNI AU Akan Bangun Dua Skadron Baru Di Makasar

Makassar (IndonesiaMandiri) - Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna menegaskan pada 2019 TNI AU akan membangun dua skadron udara/skadud baru yang akan ditempatkan di Lanud Sultan Hassanudin (HND) Makassar, masing-masing Skadud 9 (Helikopter) dan Skadud 33 (Pesawat angkut).

“Rencana kedepan, di 2019, akan dibentuk Skadron Udara 33 pesawat transport dan Skadron Udara 9 Helikopter" kata Kasau dalam pengarahannya kepada para Perwira Lanud HND Makassar (30/5).

Hadir pada acara tersebut, Irjenau, Para Asisten Kasau, Pangkohanudnas, Dankorpaskhas, Dankoharmatau, Pangkoopsau II, Waaspers Kasau, Para Kadis jajaran Mabesau dan Komandan Lanud HND Marsma TNI Bowo Budiarto. 

Kasau menjelaskan, penempatan dua skadron baru di Lanud HND sebagai upaya TNI AU mendukung dan mewujudkan interoperability antara satuan satuan TNI di wilayah Sulawesi, mengingat di Makassar juga terdapat beberapa Satuan TNI lainya seperti Divisi 3 Kostrad dan Lantamal VI. Menyikapi rencana tersebut, Kasau minta agar Lanud HND melakukan persiapan, termasuk kesiapan sarana prasarana dan para awak pesawat.

Terkait dengan kesiapan pesawat, Kasau berharap ada sinergi yang baik antara kebutuhan kesiapan pesawat untuk melaksanakan misi dengan pelaksanaan upgrade atau perbaikan pesawat.

“Lakukan kerjasama yang baik dengan PTDI dalam proses tersebut, sehingga kita dapat mendukung dan membesarkan Industri Pertahanan Nasional sesuai kebijakan pemerintah." tegas Kasau.

Meskipun anggaran terbatas, Kasau minta para penerbang untuk memanfaatkan jam terbang yang ada secara efektif dan efisien guna meningkatkan kemampuan penerbang dengan berpatokan kepada safety (bp).

Foto: Dispenau 
Share:

Pangdam XVI/Pattimura Safari Ramadhan Ke Daerah Terpencil

Pulau Buru/Maluku (IndonesiaMandiri) - Momen bulan suci Ramadhan dimanfaatkan Pangdam XVI/Pattimura Majyen TNI Suko Pranoto dan ibu beserta stafnya untuk berkunjung ke wilayah teritorialnya, diantaranya ke Desa Sawah, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru 28/5). 

Kedatangan rombongan Pangdam XVI/Pattimura disambut oleh Danrem 151/ Binaya Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru, Dandim 1506 Namlea Letkol Inf Sarifuddin S.Ag, M.Ipol beserta Ibu, Kapolres P. Buru beserta Ibu, Para Perwira Staf Kodim 1506 Namlea, Para Perwira Staf Polres P. Buruserta Kapolsek Kota Namlea AKP Sabir serta tokoh masyarakat setempat.

Kunjungan ini menjadi sangat bermakna karena disamping menambah semangat prajurit Kodam XVI/Pattimura yang ditempatkan di daerah terpencil seperti Pulau Buru, Maluku Utara, juga mempererat silaturahmi TNI kepada Muspida dan masyarakat setempat (ab).

Foto: Pendam16 
Share:

Hutan Asri Bisa Jadikan Kuliner Murah


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kekayaan alam Indonesia, seperti hutan yang asri, memiliki beragam manfaat. Salah satunya adalah untuk kebutuhan bahan olahan masakan atau kuliner. Hal ini dibuktikan oleh Chef Yulia Zenith (Bubu) dan Chef Surya Caesar, dalam acara Green Ramadhan bertema "Hutan Sehat, Kuliner Murah”, yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK, di Jakarta (28/05). 

Kedua chef menggunakan bahan-bahan baku seperti coklat, madu, lada, kemiri, kayu manis, yang diperoleh dari hutan sosial Indonesia, serta mengolahnya menjadi kue Choco Forest, Choco Nutty Log Cake, yang berbentuk seperti pohon, masakan Silva Pesona dan Sup Hutan Nusantara. 

Sebagaimana diketahui, hasil hutan bukan kayu (HHBK) tersebut sangat berpotensi sebagai komoditi ekonomi masyarakat sekitar hutan, selain sebagai sumber pangan. Dengan didukung fasilitasi berupa pendampingan dari pemerintah, dan dukungan pemasaran dari mitra usaha, program Perhutanan Sosial menjadi salah satu peluang yang menjanjikan bagi masyarakat sekitar kawasan. 

Dalam kesempatan tersebut, Menteri LHK Siti Nurbaya berpesan, "Semoga ini menjadi salah satu pilihan dalam rangka mendorong gaya hidup sehat dengan berkuliner murah dari hasil hasil hutan yang pada akhirnya menuju pada ketahanan pangan". 

Acara Green Ramadhan kali ini menggoda perhatian pengunjung yang antusias ingin mengetahui proses pembuatan masakan, serta mencicipi langsung hasilnya. Dengan didukung beberapa tokoh publik seperti artis sekaligus Duta Lingkungan Hidup Oppie Andaresta, Putri Pariwisata Indonesia 2017, Astari Indah Vernideani, Miss Eco Indonesia 2018, Astira Intan Vernadeina, Miss Earth Indonesia 2017, Michelle Victoria Alriani, membuat acara ini semakin meriah. 

"Kenapa dibilang kuliner murah, bukan karena murahan tapi jika produk hutan kita dijaga dengan baik, nanti kita akan mendapat produk-produk hasil hutan membantu kita di baking cooking (proses memasak), dengan harga yang lebih murah. Produk hasil hutan yang baik menghasilkan kuliner yang baik juga", tutur Chef Bubu pada postingan media sosialnya. Tidak lupa mengawali demo masaknya, Chef Bubu menunjukkan salam lima jari khas perhutanan sosial kepada para hadirin. 

Sementara Oppie yang mengaku punya hobi memasak, juga menuturkan kebanggaannya jika dapat memasak dari hasil hutan, sebagai salah satu upaya mendukung hutan tetap lestari. Hal serupa juga disuarakan Miss Earth 2017, Michelle, “ternyata hutan itu menghasilkan banyak pangan yang sangat penting untuk kita semua. Jadi itu sekali lagi betapa pentingnya kita menjaga dan melindungi hutan kita", tuturnya (bc/ab). 

Foto: Dok.KLHK
Share:

Perayaan Waisak Sekaligus Jadi Promosi Pariwisata Borobudur


Magelang (IndonesiaMandiri) - Perayaan umat Budha Indonesia dan seluruh dunia yang memperingati puncak Hari Trisuci Waisak 2562 BE dipusatkan di komplek Candi Borobudur (29/5). Hal ini sekaligus jadi momentum untuk mempromosikan pesona wisata Candi Borobudur dan daerah sekitarnya. 

Kementerian Pariwisata memanfaatkan momentum ini untuk sekaligus mengundang 16 orang dari negara tetangga melalukan famtrip, terdiri tujuh orang monk dari Thailand, dua orang monk dari Vietnam serta tuha jurnalis stasiun TV Budha Thailand, dua jurnalis stasiun TV Vietnam, satu jurnalis media cetak Vietnam, didampingi satu staf KBRI Hanoi, Vietnam. Famtrip berlangsung enam hari, dimulai pada 27 Mei hingga 1 Juni mendatang. 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, bahwa wisata candi akan menjadi pengalaman luar biasa bagi wisatawan. Sebagai Mahakarya Budaya Dunia yang menjadi ikon destinasi prioritas di Jawa Tengah, Borobudur diyakini bisa menjadi inspirasi pembawa pesan perdamaian dan keharmonisan umat ke seluruh dunia. 

"Komposisinya lengkap karena wisatawan juga bisa mendapatkan nilai historis yang lengkap. Inilah wajah cantik dari Indonesia, belum lagi Keraton beserta Taman Sari Yogyakarta terus eksis sebagai pusat peradaban Jawa. Sebagai warisan budaya dunia dengan logo UNESCO, nilai Borobudur sangat luar biasa,” kata Menpar. 

"Kegiatan Famtrip yang diselenggarakan saat perayaan Hari Waisak 2562 BE sebagai upaya mempromosikan Candi Borobudur dan sekitarnya kepada para monk dan pengikutnya; komunitas umat Buddha, dan para jurnalis dari Thailand dan Vietnam guna meningkatkan kunjungan umat Budha sebagai wisman (wisatawan mancanegara) datang ke Indonesia,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, I Gde Pitana pada Selasa (29/5). 

Rombongan diajak ke Desa Wisata Candirejo dengan aktivitas berkeliling menggunakan andong, melihat pembuatan kerupuk (industri rumahan), bermain musik tradisonal gamelan, dan melihat keunikan pertemuan dua sungai yaitu sungai Elo dan sungai Progo. Selanjutnya, peserta Famtrip diajak ke Candi Mendut untuk melaksanakan doa-doa. 

Famtrip selama 6 hari telah mengenalkan sejumlah obyek wisata di antaranya, Candi Borobudur, Prambanan, Sewu, dan Ratu Boko, Desa Wisata Candirejo, Omah Kecebong Tourism Village, Keraton Yogyakarta, Taman Sari Yogyakarta, serta Malioboro. 

Borobudur juga telah diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo untuk fokus dalam rangka pengembangan dan promosi, berdampingan dengan Danau Toba, Mandalika, dan Labuan Bajo. Sebagai tindak lanjutnya, Kemenpar telah membentuk Badan Otorita Borobudur. Melalui Badan Otorita ini diharapkan akan berkembang menjadi destinasi kelas dunia (ab). 

Foto: Dok.Kemenpar 
Share:

Prajurit Yonif R515/UTY Bina Satlinmas di Aru Tengah, Maluku


Mesiang/Maluku (IndonesiaMandiri) - Sebagai upaya peningkatan peran serta Satuan Perlindungan Masyarakat/Satlinmas, Camat Aru Tengah Selatan Asri Walay Selaku bekerja sama dengan Pos Satgas dari Yonif R 515/UTY yang berada didesanya menggelar acara pemilihan dan Pelatihan calon anggota Linmas (26/5). 

Adapun pemilihan anggota linmasnma ditunjuk langsung oleh Kades Mesiang Piter Walay dengan hasil meliputi tes kesehatan dan penilaian kepribadian. Untuk kegiatan pelatihan sendiri Pemda mempercayakan kepada personel Pos Satgas  Yonif Raider 515/UTY dan Babinsa Desa Mesiang untuk dilatih dan di bekali, terutama tentang kedisiplinan serta wawasan kebangsaan. 

Kegiatan pelatihan dan pemberdayaan  Satlinmas ini diikuti oleh perwakilan masyarakat yang sudah lolos seleksi berbagai tes, khususnya kesehatan dan kepribadian dalam bermasyarakat kali ini 10 orang terpilih. Mereka dilatih langsung oleh Satgas Yonif R 515 Kostrad Danpos BKO Satgas Yonif Raider 515/UTY. Pelda. Muryono menunjuk tiga orang anggotanya untuk memberikan beberapa Materi pembekalan diantaranya satu orang berkualifikasi kesehatan dan 2 orang bertugas memberi materi pemahaman tentang tugas dan fungsi Linmas. 

"Kami berikan dengan semaksimal mungkin ilmu yang kami punya kepada masyarakat diantaranya adalah Ilmu kesehatan dan Wawasan Kebangsaan" ucap Pelda Muryono di sela sela kegiatan 

Satlinmas adalah satuan perlindungan masyarakat desa yakni membantu pemerintah daerah, kepolisian dalam harkamtibmas, perbantuan kepada TNI dalam upaya pertahanan negara, dan perbantuan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai  badan penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi,di desa atau Kecamatan (ab). 

Foto: Yonif 515/UTY 
Share:

Lanal Sibolga Tangkap Perakit Bom Ikan


Sibolga/Sumut (IndonesiaMandiri) - Pangkalan TNI AL/Lanal Sibolga dengan menggunakan Kapal Mansalar berhasil menangkap dua kapal bom ikan yaitu KM Tunas Rezeki 01 diantara Perairan Pulau Silabu dan Pulau Sitambarat yang membawa alat tangkap pukat tarik dan tanpa dilengkapi dokumen serta KM Makmur Rupiah membawa hasil tangkapan ikan sebanyak 300 kilogram di Perairan Sibolga. 

Keberhasilan penangkapan tersebut berkat informasi yang dihimpun oleh Lanal Sibolga dari masyarkat yang resah terkait aktifitas pengambilan ikan dengan menggunakan peralatan ilegal yaitu bom ikan serta jaring trawl. Selain Kapal Bom, KAL Mansalar juga menangkap sekelompok nelayan di pesisir pantai Pulau Kalimantung yang tertangkap sedang merakit bom ikan. Kelompok nelayan berjumlah lima orang tersebut ditangkap dengan alat bukti berupa empat perahu/sampan, perangkat kompresor beserta selang kompresor, perangkat jaring tangan serok, perlengkapan korek api serta pemantik, bom botol, ikan satu ember kurang lebih 10 kilogram. 

Kapal bom ikan KM Tunas Rezeki 01 dengan enam orang awak ABK ditangkap membawa muatan berupa es pendingin. Sedangkan KM Makmur Rupiah merupakan kapal bom ikan ditangkap dengan barang bukti berupa baju alat selam, perlengkapan selam seperti masker dan tabung kompresor. 

"Aktifitas bom ikan sangat meresahkan masyarakat, selain dapat merusak ekosistem bawah laut juga dapat membahayakan nyawa pengguna bom ikan sendiri. TNI AL dalam hal ini Lanal Sibolga,  akan menindak dengan tegas aktifitas ilegal tersebut. Kita akan melaksanakan penindakan dan juga edukasi kepada masyarakat khususnya nelayan agar mencari ikan dengan cara yang ramah lingkungan. Sehingga hasil laut bisa dinikmati oleh anak cucu kita untuk jangka panjang" ujar Danlanal (bp). 

Foto: Dispen Armada I 

Share:

Perhutanan Sosial Jadi Prioritas Kebijakan KLHK


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Akses kelola dan produktivitas, itulah dua hal penting yang ditekankan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan/LHK Siti Nurbaya, terkait Perhutanan Sosial. Melalui Perhutanan Sosial, masyarakat dihormati haknya sebagai warga negara, karena dapat memanfaatkan kawasan hutan. 

"Ada manfaat disitu, ada nilai produktivitas, ada nilai produksi yang bisa dibangun, nilai produktivitas yang bisa dibangun dalam kehidupan, bukan hanya untuk makan tapi juga membangun ekonomi, jadi kalau tadi segala macam itu bisa terjadi, nanti ekonomi di desa juga bisa tumbuh,” Menteri Siti menerangkan. 

Selain dua hal tersebut, di era kepemimpinan Presiden Jokowi ini, Menteri Siti percaya bahwa Perhutanan Sosial akan menjadikan masyarakat sebagai sumber daya manusia (SDM) profesional, karena masyarakat memiliki kemampuan, dapat produktif, dan bisa membangun negara, dalam hal ini sebagai pelaku usaha. 

"Jadi yang berusaha bukan cuma pebisnis-pebisnis hebat atau konglomerat saja, tapi masyarakat juga bisa berbisnis. Oleh karena itu, di dalam prakteknya nanti ada akses, fasilitasi, juga pelatihan atau transfer management. Jadi yg penting lagi bahwa kita memanfaatkan hutan dengan manajemen korporat", ujar Menteri Siti optimis. 

Pernyataan Menteri Siti tersebut disampaikan dalam acara Green Ramadhan kedua yang diselenggarakan oleh KLHK di Jakarta (28/05). Pada kesempatan yang sama, Menteri Siti berpesan agar seluruh pihak mendukung upaya penyelamatan hutan dan lingkungan. 

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL), Bambang Supriyanto, menyampaikan data capaian Hutan Sosial melalui pemberian ijin pemanfaatan perhutanan sosial, yang telah diterbutkan KLHK yaitu sebanyak 4.439 SK, dengan jumlah KK 372.566, seluas 1.6005.446,12 ha. 

Green Ramadhan kali ini mengangkat tema “Hutan Sehat, Kuliner Murah”, yang menggunakan bahan-bahan baku dari hasil hutan sosial di Indonesia. Dengan diramu oleh Chef Yulia Zenith (Bubu) dan Chef Surya Caesar, olahan bahan-bahan tersebut disulap menjadi masakan yang sangat menggugah selera, seperti kue Choco Forest, Choco Nutty Log Cake, serta masakan Silva Pesona dan Sup Hutan Nusantara. 

Tampak hadir juga Fadel Muhammad (anggota DPR RI), Duta Lingkungan Hidup Oppie Andaresta, Miss Eco Indonesia 2018 Astira Intan Vernadeina, Putri Pariwisata Indonesia 2017 Astari Indah Vernideani, Miss Earth Indonesia 2017 Michelle Victoria Alriani, dan Intan Mahalia (Majalah Kartin). 

Foto: Dok.KLHK
Share:

Garuda Indonesia Terus Tingkatkan Ketepatan Waktunya


Cengkareng (IndonesiaMandiri) - Maskapai nasional Garuda Indonesia terus memelihara dan memperkuat capaian tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) jelang operasional peak season Hari Raya Lebaran mendatang. Memasuki periode peak season Lebaran 2018, Garuda Indonesia mencatatkan peningkatan capaian OTP menjadi 90 persen selama periode 1-27 Mei 2018. 

Capaian OTP Garuda Indonesia di bulan Mei 2018 tersebut meningkat secara konsisten dibandingkan Kuartal 1- 2018 sebesar 88 persen. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N.Mansury disela-sela acara buka puasa bersama jajaran jurnalis di Hotel Borobudur, Jakarta (28/5). 

“Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan layanan kebandarudaraan dalam memastikan kelancaran operasional dapat terus kondusif jelang masa operasional peak season Lebaran 2018”, jelas Pahala. 

“Memasuki periode peak season nanti, Garuda Indonesia terus mengoptimalkan pelayanan yang terbaik, khususnya dalam memastikan kelancaran operasional dan kenyamanan seluruh pengguna jasa. Garuda Indonesia juga terus memaksimalkan seluruh aspek lini operasional dari berbagai unit kerja yang bertugas standby selama periode peak season ini, sehingga kami harapkan semua aspek dalam operasional penerbangan dapat selalu termonitor dan terantisipasi dengan baik” tambah Pahala. 

Lebih lanjut, Pahala mengungkapkan pihaknya juga telah mempersiapkan posko operasional 24 jam yang akan mendukung kelancaran layanan penerbangan Garuda Indonesia selama periode peak season lebaran 2018 tersebut. 

Capaian positif OTP Garuda Indonesia yang terus menunjukan peningkatan yang signifikan tersebut juga sejalan dengan hasil laporan pemeringkatkan tingkat ketepatan waktu yang dikeluarkan OAG (Official Airline Guide) pada April 2018 lalu dimana Garuda Indonesia bersama anak usaha Citilink berhasil mendominasi capaian peringkat tiga besar maskapai penerbangan se Asia Pasifik dengan tingkat ketepatan waktu terbaik pada periode April 2018. 

Melalui laporan OAG  tersebut, Citilink sebagai anak usaha Garuda Indonesia yang bergerak di lini low cost carrier berhasil menempati peringkat pertama dengan capaian OTP 89 persen. Adapun Garuda Indonesia berhasil menduduki peringkat ketiga dengan rata-rata OTP sebesar 85.10 persen dengan jumlah penerbangan sebanyak 18 ribu flights pada bulan April 2018 lalu (fm). 

Foto: abri 
Share:

Lanal Karimun Selamatkan 185 Cagar Budaya


Tanjung Balai Karimun/Kepri (IndonesiaMandiri) - Pangkalan Angkatan Laut/Lanal Tanjung Balai Karimun menyerahkan sebanyak 185 unit barang cagar budaya ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Karimun. Barang cagar budaya tersebut diserahkan Pjs Komandan Lanal (Danlanal) Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (PM) Didik Wahyudi kepada Kepala Disparbud Kabupaten Karimun, Zamri, di Mako Lanal Tanjung Balai Karimun (26/5). 

Adapun rincian barang cagar budaya yang diserahkan antara lain berupa 112 mangkok sedang warna putih sebanyak, 15 mangkok kecil warna hitam, 20 mangkok kecil warna putih, satu ceret,  18 kendi sedang, lima kendi kecil dan sejumlah 14 potongan benda yang pecah/rusak. 

Pjs Danlanal Tanjung Balai Karimun, Letkol Laut (PM) Didik Wahyudi mengatakan, ditemukan barang cagar budaya tersebut pada saat Patkamla Pulau Karimun Combatboat beserta tim gabungan WFQR Lanal TBK, WFQR Lantamal IV dan WFQR Armada I melaksanakan pengamatan intelijen disekitar perairan Moro dengan target operasi diduga ada sebuah speed boat mencurigakan pada 25 Mei lalu. 

Setelah diperiksq, speed boat tanpa nama itu berlayar dari Pulau Kasu Belakang Padang Batam tujuan perairan Moro. Akhirnya tim mendapati sedang ada kegiatan pengambilan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) atau cagar budaya secara ilegal yang dilakukan sebanyak lima orang. 

"Dari kelima orang itu,  AT merupakan pemilik kapal sedangkan empat lainnya berinisial Y, A, N dan R. Kelima orang yang pekerjaannya sebagai nelayan ini adalah warga Pulau Kasu Belakang Padang Batam. Modusnya saat beraksi berpura-pura menjadi nelayan. Pengakuan mereka, sudah berkali-kali melakukan kegiatan ilegal tersebut," jelas Pjs Danlanal Tanjung Balai Karimun. 

Di tempat yang sama Kadisparbud Kabupaten Karimun, Zamri menyampaikan, untuk sementara waktu barang cagar budaya diamankan di kantor Disparbud Kabupaten Karimun.  Dalam satu dua hari ini tim ahli dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat akan datang ke Karimun untuk meneliti barang cagar budaya yang ditemukan (rm). 

Foto: Dispen Armada I 
Share:

Kemenpar Gandeng BTN Percepat Pembangunan Homestay


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Pengembangan dan ketersediaan homestay untuk meningkatkan jumlah wisatawan, terus menjadi fokus Kementerian Pariwisata. Salah satunya melalui kerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) melalui Program Renovasi Arsitektur Nusantara dengan kredit Kemitraan BUMN, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan pengembangan dan pembangunan 10 ribu unit kamar homestay desa wisata tercapai pada 2019. 

"Program tersebut merupakan bagian dari Top-3 Quick Wins Homestay Desa Wisata. Ini menjadi prioritas Tim Percepatan Pembangunan Homestay Kemenpar tahun 2018," kata Ketua Tim Percepatan Pembangunan Homestay Kementerian Pariwisata, Anneke Prasyanti. 

Karena biaya merenovasi rumah untuk dijadikan homestay tidaklah murah, sehingga seringkali jadi kendala bagi masyarakat. Nah, lewat program bersama BTN, masyarakat diberi kemudahan dengan kredit Kemitraan BUMN, mengajukan ke kantor cabang BTN terdekat. 

Program renovasi homestay dengan penyaluran kredit bunga rendah. Lebih tepatnya melalui program Kemitraan BUMN (non-bankable), seperti yang sudah dijalankan, salah satunya di Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi. “BTN telah menyalurkan kredit Program Kemitraan BUMN sebesar Rp 399 juta kepada 12 pemilik _homestay_ untuk melakukan renovasi," papar Anneke. 

Anneke menambahkan, keberhasilan pengajuan kredit kemitraan BUMN di Desa Kemiren, diikuti oleh desa-desa wisata lainnya. Seperti Desa Dieng Kulon Banjarnegara dengan 26, Desa Tabanan, Bali 10 unit dan Desa Samiran Boyolali lima unit. 

Performa positif juga dicapai Tim Percepatan Pembangunan Homestay Kemenpar. Tercatat 1.504 kamar _homestay_ di seluruh Indonesia telah tersedia. Terdiri dari 1.315 kamar hasil program konversi, 178 kamar hasil dari program renovasi, serta 11 kamar hasil program bangunan baru. 

"Tugas kami tidak hanya membangun tapi juga merenovasi dan mengembangkan. Pada 2017 kami telah mendampingi pembenahan dan pembangunan 1.504 kamar _homestay_. Tahun ini kami ingin agar Kredit Kemitraan juga bisa dinikmati oleh pelaku _homestay_ di seluruh desa wisata khususnya di 10 destinasi pariwisata prioritas," jelas Anneke. 

Tim Percepatan Pembangunan Homestay sendiri optimis target ketersediaan 10 ribu kamar di desa wisata pada 2019 bisa terealisasi. Pembagiannya, pada 2017 target ketersediaan kamar sebanyak 2.000 unit, pada 2018 sebanyak 3.000 kamar, dan 2019 dengan 5.000 kamar. Karena itulah, pihaknya terus membuka komunikasi intensif dengan _stakeholder_ terkait. 

Sementara itu, Direktur Utama BTN, Maryono mengatakan pihaknya mendukung penuh renovasi dan pengembangan _homestay_ Kemenpar. Program strategis tersebut juga masuk sebagai program nasional BTN. "Akan kami sosialisasikan kembali ke seluruh cabang BTN, sehingga program ini akan berjalan lebih optimal karena ini merupakan salah satu program nasional BTN. Dengan begitu, hambatan yang ada di lapangan dapat terselesaikan. Perbaikan sistem program tentunya juga akan kami lakukan," ujar Maryono. 

Foto: Dok.Kemenpar 
Share:

Tim Posko Nasional ESDM Kawal Libur Lebaran


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Masa libur nasional di saat Hari Raya Idul Fitri kali ini lumayan panjang, yakni sesuai Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia ditetapkan dimulai 11 Juni -20 20 Juni 2018 (10 hari). 


Terkait hal itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM juga sudah mengantisipasinya. Melalui Suratnya Nomor 1804 K/06/MEM/2018 tanggal 27 April 2018, Menteri ESDM menugaskan Kepala BPH Migas untuk menjadi Ketua Tim Posko Nasional ESDM Hari Raya Idul Fitri Tahun 2018. Beberapa tugas yang diemban oleh Tim Posko Nasional ESDM 2018 
1. Melakukan pengumpulan/inventarisasi data lapangan mengenai BBM, gas, listrik, dan kebencanaan Geologi 
2.Melakukan pengawasan ke lapangan terhadap fasilitas penyediaan dan pendistribusian BBM, gas, listrik dan kebencanaan Geologi 
3. Melakukan evaluasi hasil pengawasan mengenai penyediaan dan pendistribusian BBM, gas, listrik dan kebencanaan Geologi 
4. Melakukan penyusunan rekomendasi aksi tanggap darurat penanganan kelangkaan pasokan BBM, gas, listrik dan penanganan Bencana Alam 
5. Menyusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan. 



Posko Nasional ESDM melibatkan berbagai lembaga terkait, seperti BPH Migas, Badan Geologi KESDM, Ditjen Ketenagalistrikan KESDM, Ditjen Migas, penyalur bahan bakar swasta seperti Shell, Total, Jasa Marga, Polri, Sekretariat Jenderal KESDM (Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerjasama, Biro Perencanaan, dan Pusdatin ESDM), PT Pertamina (Persero), PT AKR Corporindo, Tbk, PT PGN (Persero), PT Pertagas Niaga, dan PT PLN (Persero). 



Posko Nasional ESDM akan memulai masa kerjanya pada H-15 hingga H+13 yaitu pada 31 Mei sampin28 Juni 2018 dengan sistem yang dibagi menjadi dua shift, yaitu Shift 1 pada pukul 09.00-14.00 WIB dan Shift 2 pada pukul 14.00-19.00 WIB bertempat di Lounge BPH Migas, Gedung BPH Migas Jakarta. 



Bila ada pengaduan masyarakat, disediakan Hotline/call center, yaitu 
a. BBM : 021-5276709 (BPH) ;1-500-000 (Pertamina); 021-531110 (AKR) 
b. Jargas : 1-500-000, BBG : 1-500-645, LPG : 1-500-000 
c. Listrik : (kodearea)123 
d. Geologi : 022-7272606 



Intinya, BPH Migas seoptimal mungkin akan tetap mengawal dan melayani terkait sektor migas yang akan diberikan kepada masyarakat di masa liburan Lebaran (rm). 



Foto: abri 
Share:

Prajurit Kostrad Bantu Penyuluhan Kesehatan


Wakasihu Leihitu Barat Maluku Tengah (IndonesiaMandiri) - Satuan Penugasan Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Yonif Raider 515 Kostrad/UTY melaksanakan kegiatan sosial berupa penyuluhan kesehatan (hipertensi dan Hipotensi) demi terciptanya kesehatan masyarakat di wilayah binaan.(23/05) 

Penyakit Hipertensi dan Hipotensi bisa jadi masih kurang familiar bagi warga disana. Makanya, Wadanpos sekaligus Bakes (Bintara Kesehatan) Pos Wakasihu Satgas Pamrahwan Maluku Yonif Raider 515 Kostrad Sertu Abu Yazid memberikan penyuluhan tentang pengertian, cara mencegah dan mengobati apabila salah satu warga mengalami Hipertensi dan Hipotensi. Kegiatan berlangsung di kantor sekretariat Negeri Wakasihu , Kecamatan Leihitu Barat, Maluku Tengah. 

"Di samping itu kegiatan semacam ini akan memberikan stimulus bagi warga guna menjaga Kamtibmas karena terciptanya komunikasi yang sehat pada saat even tanya jawab yang kami buka ini," ucap Sertu Abu Yazid. 

Kesehatan merupakan hal yang paling penting bagi kehidupan sehari hari,di negeri Wakasihu sangat kurangnya tenaga medis sehingga masyarakat kurang memperhatikan kesehatan. Pos Wakasihu selalu memprioritaskan pelayanan di bidang kesehatan dan keamanan  pada masyarakat karena merupakan bentuk dari kemanunggalan TNI-Rakyat. Tidak pula mengurangi  tegaknya hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. 

Ibu Raja Negeri Wakasihu hj. H. Polanunu menyampaikan keberadaan Prajurit Yonif Raider 515 Kostrad di wilayahnya banyak membantu masyarakat. Para prajurit tak hanya menjaga keamanan tetapi berperan aktif juga dalam kegiatan lainnya seperti kesehatan, pendidikan, keagamaan, sehingga tercipta suasana aman dan tentram (rm). 

Foto: Dok.Yonif Raider 515 Kostrad 
Share:

Kampanye “Less Waste More Games”, Bakal Semarakkan Asian Games


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK Novrizal Tahar menegaskan, semangat penyelenggaraan Asian Games Agustus nanti juga harus dibarengi dengan sikap untuk tertib dan santun dalam hal kebersihan mengelola sampah.

“Karena soal sampah ini terkait dengan harga diri bangsa juga,” tegas Novrizal kepada pers, saat berdiskusi dengan penyelenggara Asian Games Inasgoc serta konsultan pendukung lainnya, di Hotel Park Lane, Jakarta (25/5).

KLHK mendukung penuh berbagai upaya untuk mengurangi persoalan sampah baik sebelum, disaat dan setelah pesta olahraga bergengsi internasional Asian Games ini. Makanya, kampanye pengurangan sampah, “Less Waste More Games” akan didiengungkan terus, terutama sebelum Asian Games dimulai.

Ini menyangkut perilaku manusia. Siapa saja, baik kita sebagai tuan rumah, juga para tamu atlet beserta petugas pendukung dan penontonya harus terus dihimbau untuk tertib membuang sampah. “Prinsip kelola sampah dengan 3R (reduce, replace dan recyle) tetap dijalankan. Himbauan untuk menggunakan tumbler untuk botol minuman (tidak botol plastik) misalny, adalah hal sederhana tapi penting yang harus selalu diingatkan ke publik,” ujar Novrizal.

Asian Games nanti akan dihadiri 45 negara dan 15 ribuan orang. Ini belum termasuk penonton dari dalam negeri sendiri (ab).

Foto: abri


Share:

Tanya Menganga Tentang Nasib Anak-Anak Teroris


Surabaya (IndonesiaMandiri) - Malam ini aku bersyukur menjadi bagian dari penggerak acara bertajuk “Suroboyo Guyub” di GKI Diponegoro, untuk mengenang tragedi bom Surabaya yang terjadi pada 13 Mei lalu. Aksi yang dikerjakan bersama oleh Majelis dan Jemaat GKI Diponegoro, Roemah Bhinneka dan Jaringan Gusdurian ini terbilang sukses. Setidaknya bertujuan membangkitkan kerukunan dan menyeruan pesan perdamaian tergapai dengan manis. 

Di luar ekspektasi, berdasarkan absensi ada 1.719 orang, dari 102 (97+5) organisasi kemasyarakatan – lintas iman (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu, Penghayat), Komunitas akademik, Jurnalis, POLRI, Marinir, PGIS Kota Surabaya, IKUB Jatim, FKUB Surabaya, dsb. hadir dan menghangatkan suasana. Ingatan traumatik dan tangis keprihatinan digantikan dengan kebersamaan yang cair dan penuh cinta.

Di “Suroboyo Guyub” ada simpati, doa, dukungan terhadap para korban terorisme. Ribuan orang bersatu dengan pekik, “Suroboyo Wani!” (juga : “Teroris Jancuk!”). Ada juga seruan untuk bangkit dan bergandengan tangan dalam perdamaian dan kasih. Ada ajakan untuk mengampuni. Ada keyakinan bahwa Indonesia terlalu besar untuk dirusak oleh peristiwa terorisme. Itu sungguh mengharukan. Syukur kepada Allah atas keberhasilan acara itu.

Namun syukur yang haru-biru itu terjeda selepas acara, ketika seorang ibu, guru sekolah minggu sekaligus dokter-yang bekerja di Departemen Kesehatan bernama Fitri (Vita) menghampiriku dan mengungkap kegalauan yang mengusik nuraninya.

Di antara kesibukan banyak orang berfoto, bersalaman dan merayakan kebersamaan, Fitri mulai bersaksi. Di satu sisi ia adalah korban, bahkan ibunya mengalami trauma sehingga harus pulang sementara ke Yogyakarta untuk menenangkan pikiran. Ia sendiri masih terguncang dengan peristiwa ledakan di GKI Diponegoro - yang merenggut nyawa sang pelaku dan anak-anaknya. Namun di sisi lain perannya sebagai tenaga kesehatan ‘mengamanatkan’ ia untuk turut merawat dan mendampingi para korban terorisme ini.

Di antara para korban itu Dr. Fitri juga tengah merawat dan mendampingi anak-anak teroris yang terluka – namun tak terenggut nyawanya. Ia sangat miris melihat nasib anak-anak itu. Mereka terluka secara fisik, mental dan spiritual. Orang tua - yang melibatkan mereka dalam aksi terorisme – telah tewas, sementara anak-anak itu tergolek dalam keterasingan tanpa simpati. Mereka harus menanggung beban moral dan sosial seumur hidup dan tengah mendapati kenyataan penolakan yang sangat telak. Jasad orang tuanya “terlantar”. 

Masyarakat menolak tegas untuk menguburkan teroris. Langit memalingkan muka, bumi tak rela dinajiskan dengan jasad seorang pelaku teror. Sementara itu, beban berat akan terus menghantui anak-anak yang (dipaksa) terlibat dalam tindakan teror tersebut. Anak teroris adalah teroris! Cap itu tak mungkin dapat dihapus dalam sejarah kehidupan mereka.

Fitri menggungat, “Aliran cinta dan doa tanpa henti kepada korban ledakan. Tetapi bagaimana dengan anak-anak teroris itu? Mereka tergolek sendiri, sepi, terasing, terancam terror seumur hidup mereka.” Dengan mata menyala dan berlinang air mata ia melanjutkan gugatan nuraninya, “Pak Pendeta mohon jangan lupakan mereka dalam doa. Tolong doakan dan pikirkan nasib mereka! Kita akan segera pulih, ada banyak dukungan, karangan bunga, dan puisi cinta bagi kita. Sementara bagaimana nasib anak-anak teroris itu?”

Pertanyaan itu begitu memukulku. Seolah haru dan hangat acara Surabaya Guyub itu lenyap seketika dalam kehampaan. Apakah gempita nyanyian ”Indonesia Raya”, “Bahasa Cinta” dan “Satu Nusa Satu Bangsa” itu bisa menyelamatkan nasib anak-anak malang tersebut? Tanya yang menganga itu membutuhkan sebuah jawaban!

Oleh: Pdt. Andri Purnawan
Foto: Istimewa
Share:

Even Bali Pro Berkelas Dunia Bakal Diminati Wisman

Gianyar/Bali (IndonesiaMandiri) - “Wisata bahari jadi salah satu alasan mengapa wisatawan mancanegara/wisman datang ke Indonesia. Mereka mencari keindahan pantai, lokasi _surfing, diving,_ dan sebagainya. Apalagi sekarang _cruise_ dan _yacht_ mulai ramai ke Indonesia. Bahkan, ada yang sudah memiliki agenda regular. Dan jika digabungkan dengan atraksi, seperti kejuaraan _surfing_ Bali Pro ini, wisman akan banyak yang hadir,” ujar Indroyono Soesilo, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Destinasi Wisata Bahari, saat konferensi pers even olahraga surfing kelas dunia, Bali Pro, yang berlangsung di Komaneka Resorts, Pantai Keramas, Gianyar, Bali (27/5).

Even Bali Pro yang berlangsung sejak 27 Mei hingga 9 Juni di Pantai Keramas, Bali, ditargetkan disaksikan hingga lima juta orang. Apalagi _World Surf League (WSL)_ akan menyiarkan kompetisi tersebut secara_streaming_ secara langsung. Di even serupa sebelumnya, kejuaraan _surfing_ Krui Pro Aceh April lalu, ditayangkan langsung oleh WSL, sekitar 750.000 orang seluruh dunia menyaksikan kompetisi tersebut.

“Level Bali Pro di atas kompetisi Krui Pro. Maka dari itu, lima juta orang ditargetkan akan menyaksikan even ini. Saya harap _live streaming_ dapat berjalan lancar karena ini bisa menjadi bagian promosi pariwisata Indonesia,” papar Indroyono, yang juga menjabat sebagai Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata.

Sementara itu Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Ratna Suranti yang hadir pula dalam konferensi pers bersama surfer profesional Indonesia Tipi Jabrik, serta dua perwakilan _World Surf League_, Steve Robertson dan Will Hayden Smith, menggarisbawahi bahwa “hadiah yang diberikan kepada pemenang dalam kompetisi ini tidak sembarangan. Total hadiah yang dilombakan mencapai Rp 13 miliar. Kita harus bangga punya event sekelas ini.”

Kejuaraan ini bisa disejajakan kelasnya dengan MotoGP. Ada surfer peringkat satu dan dua dunia yang ikut ambil bagian dalam kompetisi ini. Tak heran, dalam hal menyedot kedatangan wisman ke Indonesia, Indroyono optimis bakal dapat mendatangkan empat juta wisman di 2019 melalui wisata bahari (ab).

Foto: Dok.Kemenpar

Share:

Arsip