Berita Indonesia Mandiri

Pangarmabar Ajak Satuan/Jajarannya Senantiasa Waspada Kepada Satuan

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Pangarmabar Laksda Aan Kurnia, memberikan pengarahan kepada satuan dan unsur  jajaran Koarmabar melalui video confrence, di Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Koarmabar, Markas Komando Koarmabar, Jakarta (30/5).

Orang nomor satu di Koarmabar ini menyampaikan beberapa penekanan kepada para Komandan Lantamal (Danlantamal), Komandan Lanal (Danlanal)  dan Komandan KRI untuk diteruskan kepada seluruh prajurit  jajaran Koarmabar sebagai berikut; Jaga dan tingkatkan disiplin dalam melaksanakan tugas di satuan masing-masing;  Sering melaksanakan jam komandan  atau arahan sehingga informasi-informasi terbaru kepada seluruh prajurit sampai di satuan-satuan terkecil seperti Pos Angkatan Laut (Posal) dan Pos Pengamat (Posmat); Selalu mengikuti perkembangan TNI Angkatan Laut dari  komando atas dan perkembangan informasi tingkat nasional dan internasional seperti  perkembangan Laut Cina Selatan dan isu Semenanjung Korea; Jangan mudah terpengaruh dengan berita-berita media sosial karena berita yang benar dan hoax susah dibedakan. Berita hoax cukup dibaca saja dan jangan ikut menyebarkan, apabila menerima berita atau informasi yang meragukan tanyakan kepada komando atas.

Diakhir komunikasinya, Pangarmabar yang didampingi Kepala Staf Koarmabar Laksma Yudo Margono, dan para Pejabat Utama Koarmabar, memerintahkan kepada para Danlantamal, Danlanal dan Komandan KRI jajaran Koarmabar untuk  tetap bersemangat dalam bekerja dan selalu menjaga nama baik TNI Angkatan Laut khususnya Koarmabar dengan mengikuti semua aturan yang berlaku dan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun di satuannya (ma).

Share:

TNI-Polri Bersama Pemprov Malut Antisipasi Terorisme

Halmahera Utara (IndonesiaMandiri) - Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama TNI-Polri gelar rapat tertutup membahas masalah cara antisipasi ancaman terorisme-radikalisme yang akhir-akhir ini terjadi di Marawi, PulauMindanau, Fhiliphina Selatan (19/5). Rapat yang diselenggarakan di Aula Babullah Makorem 152/Bbl Jl. A.M. Kamarudin Kec. Ternate, Maluku Utara dan di ruang meeting Bupati Halmahera Utara, Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, pada saat bersamaan dilaksankan secara serentak juga di Ambon.

Inti rapat di Ternate dan Tobelo adalah, perlunya upaya propaganda dan pengawasan agar kelompok radikal dan teroris tidak masuk ke Maluku Utara, mengingat wilayah ini dekat dengan Filiphina. Misalnya seperti daerah Tobelo dan Ternate.

Serta perlu adanya upaya untuk membangkitkan kesadaran masyarakat agar kelompok radikal tidak masuk ke wilayah Maluku Utara.

Dalam Rapat ini ditekankan agar Tim pengawasan orang asing (Pora) yang sudah dibentuk lebih aktif sehingga tidak ada persoalan-persoalan yang terjadi dilapangan seperti kejadian penghadangan Tenaga Kerja Asing (TKA) di pelabuhan beberapa waktu lalu di Ternate. Kemungkinan wilayah Marawi dimasuki ISIS karena kurangnya pengawasan.

Oleh karenanya, perlu pengawasan dan pemantauan di semua wilayah baik melalui pesawat ataupun kapal laut. Dalam pelaksanaannya agar melibatkan seluruh instansi terutama TNI dan Polri.

Selain itu, seluruh jajaran Kominda harus berperan aktif mendukung program Pemerintah Pusat dalam menangkal radikalisme di wilayah Porvinsi Maluku Utara. Seluruh elemen masyarakat juga bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Unsur Kominda harus bersinergi dalam upaya menjaga sitkamtibmas dan mewaspadai terkait adanya pergerakan kelompok terorisme/radikalisme seperti ISIS dan kasus peledakan Bom yang baru-baru ini terjadi di Jakarta, agar tidak terjadi di Maluku.

"Mari sama-sama kita untuk mencegah berkembang dan masuknya paham Radikalisme/terorisme seperti ISIS di wilayah Malut. Dalam penanganan paham radikal kita tetap akan melibatkan pihak Kesultanan yang ada, tegas Kabinda  Maluku Utara, Brigjen TNI Handy Geniardi (fm).

foto: Pendam16

Share:

Danrem 151/Binaiya Giat Pelihara Keamanan Lingkungan

Masohi (IndonesiaMandiri) - Situasi dan kondisi wilayah Maluku saat ini umumnya cenderung aman terkendali. Ini disebabkan adanya peran serta masyarakat membantu aparat keamanan TNI dan Polri dalam memelihara kemanan di daerahnya.  Danrem 151/Binaiya, Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru selaku Dankolaops Korem 151/Binaiya, secara rutin memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah Maluku, seperti dengan cara melakukan kunjungan ke Pos-pos Satgas Opspamrahwan Yonif 726/Tamalatea yang ada di Pulau Seram (28/05).

Danrem dalam kunjungannya senantiasa menyempatkan diri bertatap muka sekaligus memberikan arahan kepada personel satgas untuk tetap menjalankan tugas dengan penuh semangat dan selalu kreatif serta meningkatkan prestasi yang selama ini didapat berupa perolehan senjata standart maupun rakitan hasil sisa konflik diperoleh dari masyarakat. Berkat upaya komunikasi sosial yang selama ini dilaksanakan oleh personel satgas, maka kesadaran masyarakat timbul dengan secara sukarela menyerahkan senjata-senjata sisa konflik kepada Satgas Yonif 726/Tamalatea.

 Adakan pembinaan kepada tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama yang ada di wilayah kalian agar bersama-sama menjaga situasi dan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali, ingatkan para pemuda untuk tidak minum minuman keras karena sumber permasalahan terjadinya konflik dan gesekan diantara masyarakat disebabkan oleh minuman keras," pesan Danrem.

Danrem juga mengingatkan agar setiap personel satgas selalu menjaga kesehatan dan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun nama satuan. Pos-pos pengamanan di Seram yang dikunjungi antara lain Pos Waisamu, Pos Piru, Poskotis Kairatu, Pos Waelei, Pos Liang dan Pos Aira. Disela-sela kunjungannya, Danrem menyerahkan tali asih berupa bingkisan kepada personel di tiap-tiap pos (tw).

Foto: dispenkorem151

Share:

Guru Kembar “Sekolah Darurat Kartini” kunjungi Sekolah Difabel di Lebanon

Lebanon (IndonesiaMandiri) – Pemilik sekaligus pengelola “Sekolah Darurat Kartini”, yang sering muncul di media massa ibukota karena kerap membantu memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak yang kurang beruntung, tiba-tiba berada di Lebanon (26/5).

Namanya Sri Rossyati (Rossy) dan Sri Irianingsih (Rian), dikenal dengan nama “Guru Kembar” dari Sekolah Darurat Kartini Indonesia. Mereka mengunjungi sekolah para penyandang difabel “Al Farah” Special Need Public School di Adeisse Lebanon. Sebelum mengadakan kunjungan tersebut, Guru Kembar mampir ke Markas Indobatt di UNP 7-1 dan langsung diterima oleh Komandan Indobatt XXIII-K Letkol Inf Yudi Gumilar, S.Pd Komandan Indobatt XXIII-K memberikan cindera mata kepada Guru Kembar sebagai rasa hormat atas kedatangannya di Lebanon.

Selanjutnya didampingi oleh Wakil Komandan Indobatt XXIII-K Mayor Inf Moh. Tamami, Kasi CIMIC Indobatt XXIII-K Mayor Inf Agung Setyo W, Wakil Komandan SEMPU Mayor Laut (PM) Chairul Anwar dan Bapak Riswan perwakilan dari KBRI untuk Lebanon, Guru Kembar mengunjungi sekolah penyandang difabel "Al Farah".  Mereka berdialog dengan pendiri sekolah penyandang difabel "Al Farah", Hj. Fatimah dari Lebanon. Disamping saling bertukar pikiran tentang pendidikan dan proses pembelajaran kepada anak-anak.

Baik Hj. Fatimah maupun Guru Kembar merupakan sosok wanita-wanita tangguh yang mempunyai kepedulian sosial terhadap pendidikan anak-anak di negaranya masing-masing. Guru Kembar langsung berinteraksi dengan anak-anak sekolah penyandang difabel dengan memberikan materi menggambar, mewarnai dan menampilkan tari payung serta tari jaranan. Walaupun menyandang difabel namun anak-anak dengan mudah menirukan gerakan tarian yang ditampilkan oleh Guru Kembar tersebut.

Diakhir kegiatan, mereka foto bersama dengan seluruh anak-anak dan guru pengajar. Selain itu juga memberikan hadiah kepada anak-anak berupa bantuan alat belajar mengajar dan cibderamata kepada sekolah “Al Farah” Special Need Public School. Ibu Hj. Fatimah selaku pendiri dan pemilik sekolah mengucapkan terima kasih kepada “Guru Kembar” atas waktu yang telah diluangkan dan saling bertukar pikiran tentang masa depan anak, khususnya peyandang difabel dan tidak mampu (ma).

foto: PenUnifil

Share:

Kemhan dan Ikal KRA-25 Bahas Ancaman Nasional

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kementerian Pertahanan RI bekerjasama dengan Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) KRA-25/1992, menyelenggarakan diskusi tentang "Analisis Ancaman (Threat Assessment) dalam Kehidupan Nasional Indonesia Perspektif Ketahanan Nasional," di Kemhan, Jakarta (24/5).

Dalam diskusi ini, para pembicara diantaranya Dirjen Strategi Pertahanan Kemhan RI Mayjen TNI Dr. Yoedi Swatanto,MBA. Laksda TNI (Purn) R. Mangindaan dan Letjen TNI (Purn) Kiki Sahnakri. Selain itu hadir pula sebagai nara sumber Irjen Pol (Purn) Dr. Benny Mamoto dan Dr. Connie Rahakundini dengan moderator diantaranya Dr. Andi Widjajanto,M.Sc, Dr. Edy Prasetyono dan Prof. Dr. Bambang Widodo Umar.

Dalam kesempatan pertama Menhan RI Ryamizard Ryacudu berkenan membuka acara dengan topik “Konsep dan Realisasi Bela Negara”. Adapun maksud diadakannya diskusi panel ini adalah untuk menganalisis dinamika perkembangan lingkungan strategis Hankam untuk kurun waktu lima tahun kedepan. Sedangkan tujuannya adalah untuk mengidentifikasi isu-isu kritis yang membahayakan stabilitas Keamanan Nasional pada khususnya dan Ketahanan Nasional pada umumnya serta upaya strategis untuk menangkal, mencegah dan menanggulanginya.

Melalui penyelenggaraan diskusi panel ini diharapkan menjadi masukan terkait dengan isu-isu kritis yang dihadapi TNI / Polri berkenaan dengan ancaman non militer, terorisme dan ISIS serta kerjasama TNI / Polri dalam pengelolaan Keamanan Nasional. Selain itu melalui diskusi panel ini juga diharapkan masukan mengenai bahaya TKI / TKW dan pengungsi serta upaya perlindungannya dan kecendrungan perkembangan global yang bersifat asimetris (at).

Foto: Anries

Share:

Pulau Rinca: Terdekat Dicapai Lihat Komodo

Labuhan Bajo (IndonesiaMandiri) - Bagi para wisatawan yang penasaran ingin melihat satwa purba langka di dunia, Komodo (Varanus komodoensis), namun waktunya terbatas, bisa memilih satu dari tiga pulau yang dihuni Komodo itu. Pulau Rinca namanya (dua lainnya yang lebih jauh adalah Pulau Padar dan Pulau Komodo). Dengan kapal speed kapasitas 10 orang yang bisa disewa dari Pelabuhan Labuhan Bajo, misalnya, dalam tempo 45 menit, kita sudah sampai di Pulau Rinca.

Sewa kapal untuk setengah hari perjalanan pulang pergi berkisar dua-lima juta rupiah untuk ke Pulau Rinca. Semakin besar kapal, ya akan semakin mahal. Terlebih bila paketnya termasuk makan pagi dan siang di atas kapal. Kalau hanya setengah hari, sebaiknya bawa bekal makanan-minuman sendiri. Tapi jangan lupa, dilarang membuang sampah sembarangan, baik di kawasan Taman Nasional maupun di laut. Pemandangan sepanjang perjalanan begitu indah untuk dilewatkan. Karena kita disuguhi dengan berbagai perbukitan yang sangat hijau.

Di Pulau Rinca. - yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo/TNK - wisatawan tinggal mendaftar untuk melihat satwa sambil sedikit mendaki menikmati keindahan panorama alamnya. Bila rombongan datang agak banyak, misalnya 10 orang, maka akan didampingi oleh dua ranger lokal (pendamping dari TNK), yang siap memandu sambil membawa satu  batang bambu sekitar satu setengah meter untuk menghalau Komodo bila sedang bergerak.

Tiket masuk sekitar 100 ribu rupiah per orang untuk wisatawan lokal. Bila wisatawan asing biaya masuknya bisa dua kali besarnya dari lokal. Waktu yang tepat berkunjung sebelum pukul 12.00 siang kita sudah tiba di Pulau Rinca atau sering disebut Loh Buaya. "Komodo ini tidak terlalu suka udara yang panas. Makanya kalau beruntung, sekitar jam 9-10 adalah waktu yang tepat bisa berjumpa dengan komodo," kata Jecky, salah satu ranger.

Di Pulau Rinca, komodo yang ada sekitar 1.500 ekor. "Kalau sudah selesaikan makan, dia diam saja. Disitu waktu untuk foto berjarak 5-10 meter tidak apa-apa," sambung ranger. Nah, puas bisa berjumpa dengan satwa langka yang juga merupakan warisan dunia ini oleh UNESCO, kita bisa menjelajah salah satu bukitnya. Di atas bukit, kita bisa melihat Padang Savana dan hamparan laut yang mengitari Pulau Rinca. Indah sekali.

Minimal satu jam di Pulau Rinca, kita sudah dapatkan keindahan dan kenikmatan seperti tergambar di atas tadi. Selebihnya, kembali kembali ke Labuhan Bajo. Selepas santap siang dan istirahat sejenak, wisatawan dapat langsung menuju bandara Komodo yang hanya berjarak 10-15 menit dari pelabuhan. Pesawat yang menerbangkan wisatawan ke Jakarta atau Denpasar, biasanya sekitar sore hari antara jam 16-17.00.

Maskapai Garuda Indonesia, Wingsair/Lion Air, Sriwijayaair, setiap hari singgah di Bandara Komodo. Bahkan Garuda Indonesia sejak Oktober 2016 sudah ada penerbangan langsung dari Jakarta setiap hari dengan lama perjalanan sekitar dua jam.

Jadi, dengan berlibur singkat misalnya dua hari-satu malam, sudah dapat melihat Komodo dan menikmati keindahan alam serta kearifan lokal masyarakat Labuhan Bajo yang merupakan ibukota dari Kabupaten Manggarai Barat (ma).

Foto: abri
Share:

Kolonel Marinir Bambang Wahyuono Jabat Komandan Detasemen Jalamangkara

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kolonel Marinir Bambang Wahyuono, S.AP., resmi dilantik sebagai Komandan Detasemen Jalamangkara mengantikan Kolonel Marinir Supriyono, S.E., MM., yang selanjutnya mengikuti Dikreg Sesko TNI (27/5).

Dankormar Bambang Suswantono  menyampaikan bahwa serah terima jabatan Komandan Detasemen Jalamangkara ini memiliki makna yang sangat penting dan straregis, yang mana merupakan suatu tahapan  proses kaderisasi jabatan komando di lingkungan Korps Marinir yang sangat berkait erat dengan dinamika proses kesinambungan pembinaan personel dan organisasi.

Acara sertijab yang berlangsung di Kesatrian Marinir Arthur Solang, Cilandak, Jakarta Selatan ini, disebutkan oleh Dankormar bahwa Detasemen Jalamangkara sebagai Komando Pelaksana Korps Marinir yang berkedudukan langsung dibawah Komandan Korps Marinir, mempunyai tugas untuk membina kekuatan dan kemampuan kesatuan Detasemen Jalamangkara guna melaksanakan operasi anti terror, anti sabotase dan operasi klandestin yang beraspek laut maupun operasi-operasi khusus lainnya sesuai kebijakan Panglima TNI.

"Dengan tugas yang demikian, maka Detasemen Jalamangkara dituntut untuk selalu siap dan antisipatif terhadap perkembangan situasi yang multidimensi serta memiliki responsif secara cepat dan tepat,” tegas Dankormar.

Pada kesempatan tersebut, sebelum prosesi upacara Sertijab, Mayjen Bambang Suswantono, menerima brevet kehormatan berupa brevet Anti Terror Aspek Laut dan brevet Intai Amfibi Marinir yang disematkan langsung oleh Dandenjaka Kolonel Marinir Supriyono, S.E., MM., dan Danyon Taifib-2 Marinir Letnan Kolonel Marinir Rino Rianto, M.TR. Hanla.

Hadir dalam acara tersebut para mantan Dankormar diantaranya Letjen TNI (Mar) R M Trusono (Dansesko TNI), Letjen TNI (Purn) Mar Nono Sampono (Waket DPD Nasdem Wil. Timur), Mayjen TNI (Purn) Mar Gafur Khalik, Mayjen TNI (Mar) Joko Pramono, Mayjen TNI (Purn) Mar Yusuf Solihin, Brigjen TNI (Purn) Mar Frans Kansil, Kas Kormar Brigjen TNI Mar Hasanudin, Danpasmar-2 Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, M.Tr (Han), para pejabat utama Kormar dan  Pasmar-2, Ketua Gabungan Jalasenastri Kormar Ny. Bambang Suswantono beserta pengurus dan Ketua Korcab Jalasenastri Pasmar-2 Ny. Nur Alamsyah beserta pengurus, dan undangan lainnya (ma).

foto: dispenkormar

Share:

Prajurit Kopassus Lumpuhkan Pemuda Bikin Onar

Sumedang (IndonesiaMandiri) - Sertu Wahyu Fajar Dwiiyana (27 tahun), anggota Kopassus TNI AD, berhasil menggagalkan aksi brutal seorang pemuda di Jalan Tanjung Sari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (25/5).

Peristiwanya terjadi pada malam hari sekitar jam 20.30, yang menyaksikan seorang pemuda sedang dikeroyok.
Kejadian ini dibenarkan oleh Kepala Penerangan Kopassus
Letkol Inf Joko Tri Hadimantoyo bahwa sejatinya Sertu Wahyu Fajar Dwiyana yang bertugas  di Makopassus Cijantung, sedang ijin cuti untuk melangsungkan pernikahan di Sumedang.

Setelah selesai pernikahan, Sertu Wahyu sekitar pukul 20.00 keluar rumah untuk membeli bohlam lampu dengan mengendarai sepeda motor.
Di saat kembali ke rumahnya,  di Jalan Tanjung Sari, anggota Kopassus Baret Merah ini melihat seorang warga pengendara motor yang sedang melintas  dihadang dan dikeroyok serta dianiaya secara brutal oleh sekelompok pemuda yang sedang mabuk.

Melihat hal tersebut,  naluri kemanusiaannya timbul sehingga  spontan turun dari motornya dan menghimbau secara baik-baik agar sekelompok pemuda yang berjumlah delapan orang tersebut untuk tidak melakukan pengeroyokan dan penganiayaan secara brutal.

"Tidak terima dengan teguran yang dilakukan Sertu Wahyu Fajar,  kedelapan pemuda tersebut berbalik berusaha mengeroyok Sertu Wahyu meskipun dirinya sudah mengaku anggota TNI tetapi tetap tidak dihiraukan", jelas Letkol Inf Joko Hadimantoyo

Selanjutnya terjadi perkelahian yang tidak seimbang (1 melawan 8).  Sertu Wahyu Fajar Dwiyana membela diri dan berhasil memukul roboh dan melumpuhkan salah satu pengeroyok, sehingga tergeletak dijalan dan ke tujuh pemuda lainnya melarikan diri.

Atas kejadian tersebut satu pengeroyok yang berhasil diringkus dibawa ke Koramil terdekat, Koramil Tanjung Sari Sumedang dengan korban pengendara motor sebagai saksi.

Selanjutnya pelaku pengeroyokan yang berhasil dilumpuhkan  diserahkan ke Polsek Tanjung Sari untuk diperiksa dan menjalani proses hukum lebih lanjut.  Sedangkan warga  yang menjadi korban kembali ke rumahnya (ma).

foto: dispenKopassus

Share:

Aksi “Serbuan Maritim” TNI AL di Purwakarta

Purwakarta (IndonesiaMandiri) – Acara Puncak Bakti TNI AL yang diberi nama “Serbuan Maritim” berlangsung sangat semarak di sekitar Waduk Jatiluhur dan dihadiri oleh Bupati Purwakarta H. Dedi Mulyadi SH bersama masyarakat sekitarnya (25/5).

Pejabat TNI Angkatan Laut yang turut hadir antara lain Aspotmar Kasal Mayjen Tommy Basari Natanegara, Waaspotmar Kasal Laksma Sigit Setiyanta, Kasarmabar Laksma Yudo Margono dan Komandan Lantamal III Jakarta Laksma TNI Muchammad Richad, beserta ibu.

Bupati Purwakarta H. Dedi Mulyadi SH berpesan agar masyarakat setempat bersama-sama dengan pemerintah daerah dapat selalu menjaga kualitas air waduk dan tidak lagi menggunakan jaring apung.

Sejumlah kegiatan digelar pada Acara Puncak Bakti TNI AL, seperti pemberian tali asih berupa sejumlah kursi roda, alat bantu dengar dan perangkat sekolah, penandatangan prasasti, demo terjun payung Yontaifib Brigif 2 Mar, penanaman pohon, penyerahan plakat dari Aspotmar Kasal kepada Bupati Purwakarta, peninjauan lokasi Bakti TNI AL, ramah tamah serta hiburan lainnya.

Dalam rangka  Bakti TNI  Angkatan Laut Serbuan Maritim  tahun 2017 ini, Lantamal III Jakarta mengajak berbagai pihak mengadakan aksi sosial di wilayah Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat sejak 16 Mei lalu dipimpin Datsatgas Letkol Laut (P) Agus Djatmiko, S.M yang sehari-hari menjabat Kadispotmar Lantamal III

Adapun aksi sosial bertujuan untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat dan dilaksanakan di Kabupaten Purwakarta itu meliputi baksos kesehatan pengobatan umum kepada 227 pasien, pengobatan gigi 25 pasien, dan khitanan 23 pasien, pemberian 1000 paket sembako kepada masyarakat, renovasi Masjid Al Aqobah, penanaman 500 pohon penghijauan di Desa Jatimekar Jatiluhur, normalisasi gorong-gorong di Nagri Kaler dan penyuluhan bagi para pelajar SMP mulai dari penyuluhan bahaya narkoba, proxy war hingga penyuluhan wawasan kebangsaan di Bale Maya Datar Pendopo Kabupaten Purwakarta (bri).

Share:

Labuhan Bajo Benahi Daya Tarik Wisatanya

Labuhan Bajo (IndonesiaMandiri) - Siapa yang tak kenal Labuhan Bajo saat ini? Terlebih, setelah Taman Nasional Komodo menjadi perhatian dunia karena adanya satwa langka yang harus dilindungi. Tak pelak, lembaga international seperti UNESCO, ikut "campur tangan" menetapkan satwa Komodo yang berada di Kabupaten Manggarai Barat dengan ibukota Labuhan Bajo sebagai warisan dunia.

Disamping satwa Komodo, pesona bawah laut Taman Nasional Komodo juga termasuk menjadi warisan dunia karena dihuni ratusan aneka terumbu karang, rumput laut, bunga karang, serta ribuan jenis ikan. "Saya sudah menyelam di beberapa daerah di dunia. Tapi di Labuhan Bajo betul-betul yang terbaik jenis ikan dan terumbu karangnya," aku Suzane, penyelam asal Australia yang menghabiskan waktu seminggu untuk menikmati keindahan bawah lautnya.

Namun, Labuhan Bajo ternyata juga memiliki pesona lainnya yang layak diketahui. Yaitu yang terkait dengan kearifan lokalnya, seperti tari, seni dan budaya (TSB). Sektor inilah yang kini sedang digenjot untuk dikembangkan dan promosikan ke seluruh dunia. Itu sebabnya juga Kementerian Pariwisata memilih Labuhan Bajo sebagai salah satu target dari sepuluh destinasi wisata unggulan yang sudah ditetapkan.

Selasa lalu (23/5), di Hotel Bintang Flores, Pantai Pede Labuhan Bajo, diselenggarakan diskusi terbatas mengenal "Penetapan Destinasi Wisata Tradisi dan Seni Budaya" dari Tim Pengembangan Destinasi Wisata Budaya Kemenpar dengan membawa dua tenaga ahli dari akademisi, Prof. Dr,-Phil. Janlanton Damanik, M.Si dari Pusat Studi Pariwisata Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Prof.Dr. Yuwana Mardjuka M.Si, dosen di Universitas Parahiyangan dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung serta Shana Fatina, Koordinator Kelompok Kerja Labuhan Bajo-Flores untuk Percepatan Destinasi Pariwisata Prioritas

Sehari sebelum diskusi berlangsung, Tim dari Kemenpar ini mengunjungi salah satu daerah di Manggarai Barat, yang memiliki potensi TSB yang baik. Daerahnya bernama Liang Ndara, dengan jarak tempuh sekitar 45 menit dari kota Labuhan Bajo. Di sini asalnya Tarian Caci, sebagai salah satu pertunjukkan TSB yang sudah dikenal luas. Tari ini menjadi simbol kuat Manggarai, dan banyak dikunjungi wisatawan lokal dan asing.

Dalam diskusi yang dihadiri oleh para pelaku wisata (baik Pemda maupun swasta) di Manggarai Barat, kedua tim ahli menyoroti berbagai peluang dan tantangan yang harus dilakukan secara tepat, cepat dan terencana. "Kita jangan terlalu terfokus pada target jumlah wisatawan yang akan hadir saja. Perlu dipikirkan untuk mengimbangi kegiatan TSB di daratan, agar wisatawan tidak fokus datang kesini hanya ke Taman Nasional Komodo," papar Prof Anton.

Hal lain yang disoroti Prof Anton mengenai paket TSB yang akan dijual agar lebih rapih, supaya dari sanggar seni yang ada memperagakan jenis TSB yang serupa. Ia juga menyinggung mengenai perlunya menyediakan "buku tamu" agar setiap wisatawan yang hadir dapat menulis identitas dan komentarnya tentang TSB yang dinikmatinya.

Sementara Prof Yuwana menekankan pada sisi bagaimana pengembangan wisata di Manggarai bisa dengan sendirinya Mensejahterakan masyarakat setempat. Artinya, kecenderungan yang terjadi sekarang di banyak belahan dunia, kini tuan rumah harus memikirkan apa yang harus dilakukan untuk menyambut datangnya wisatawan. "Bukan sekedar menyediakan apa saja yang diinginkan. wisatawan. Contohnya Thailand, semuanya dijual termasuk wisata sex. Tapi akhirnya bukan itu kan yang diinginkan," jelas Prof Yuwana.

Oleh karenanya, menurut Prof Juwana, pengembangan TSW di Manggarai tidak harus dilakukan secara sporadis. Terukur tetapi tetap memperhatikan kualitas dan kebersamaan di bawah pengawasan Pemda setempat. Kadispar Kabupaten Manggarai Barat Theodorus Suardi pun mengakui memang banyak hal yang harus dibenahi untuk pengembangan wisata di daerahnya. "Makanya kita memakai pendekatan berbasis kampung yang namanya Gerbangku, di mana Pemda merangkul para ketua adat untuk ikut terlibat dan mengawasi para praktisi atau sanggar yang ada sehingga semuanya berjalan terpadu. Tidak sendiri-sendiri.

Dari Tim Percepatan Destinasi Pariwisata Prioritas, Sahna Fatina, menggarisbawahi juga bahwa peta pengembangan wisata Labuhan Bajo-Flores akan banyak terfokus untuk pengembangan sumber daya manusia serta infrastrukturnya. Untuk SDM, akan segera dibangun sekolah pariwista  di Labuhan Bajo agar dapat dengan cepat mencetak tenaga terampil. Sementara akses transportasi pun, juga menjadi titik perhatian seperti percepatan pembangunan jalan lintas Flores, perluasan bandara hingga berkelas internasional.

Diskusi yang dipandu Ana Sunarti, Kepala Bidang Pengembangan Wisata Tradisi Seni&Budaya, berlangsung dialogis. Para peserta juga aktif bertanya. Diharapkan hasil diskusi ini bisa berbagai kebijakan strategis untuk pengembangan wisata Labuhan Bajo yang lebih terarah (bri).

Foto: abri
Share:

Komandan Kapal Perang Rusia Kunjungi Koarmabar

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Koarmabar diwakili Kepala Staf Koarmabar Laksamana Pertama Yudo Margono  menerima kunjungan kehormatan dua Komandan Kapal Perang Rusia di Ruang VVIP Markas Komando Koarmabar Jalan Gunung Sahari No.67 Jakarta Pusat (23/5).

Dalam kunjungan tersebut, Komandan RNS Varyag (CGHM-011) Letnan Kolonel Ulyanenko dan Kapten RNS Pechenga (AOL/AOT) Vasiliy Shilyaev didampingi Atase Pertahanan Rusia di Jakarta Kolonel Nicolay-Nicolayuk dan Asisten Atase Pertahanan Rusia Letnan Kolonel Maxim.

Membacakan pesan Pangarmabar, Laksma Yudo mengatakan bahwa, kunjungan ini akan bermanfaat dan dapat memperkuat hubungan  diantara kedua Angkatan Laut dan negara. Rusia dan Indonesia mempunyai hubungan yang baik, sangat menghormati satu sama yang lain dan sama-sama menaruh perhatian yang besar dalam isu-isu regional maupun global.

Dikatakan pula, berkaitan dengan stabilitas keamanan, Koarmabar sangat komitmen dalam menjamin keselamatan dan keamanan perairan wilayah barat. Koarmabar telah meluncurkan strategi operasional dengan sistem Western Fleet Quick Response (WFQR) guna menindak semua pelanggaran di laut khususnya Selat Malaka dan Singapura.

Selanjutnya untuk lebih memahami tugas-tugas Koarmabar dan tanggung jawabnya, Komandan RNS Varyag (CGHM-011) dan Kapten RNS Pechenga (AOL/AOT) menyaksikan secara visual tentang profil Koarmabar. Kunjungan kehormatan tersebut diakhiri dengan acara tukar menukar cinderamata antara kedua pejabat (bp).

Foto: DispenKoarmabar

Share:

Mutasi Komandan Satuan Jajaran Koarmatim

Surabaya (IndonesiaMandiri) -Pergantian pejabat dan mutasi personel di lingkungan TNI Angkatan Laut khususnya di Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) merupakan upaya dinamisasi sistem pembinaan personel dalam rangka penyegaran organisasi yang sehat dan dinamis dengan harapan dapat membuka nuansa improvisasi dan inovasi serta daya kreativitas yang baru dalam rangka peningkatan kinerja organisasi yang telah berjalan.

Hal tersebut disampaikan Pangarmatim Laksamana Muda Darwanto dalam amanatnya saat memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Komando Latihan (Kolat), Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmatim, Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Koarmatim, Komandan Satuan Kapal Ranjau (Satran) Koarmatim serta penyerahan Komandan Detasemen Intelijen (Denintel) Koarmatim di Dermaga Madura Ujung, Koarmatim Surabaya (25/05).

Pangarmatim mengatakan bahwa Kolat Koarmatim sebagai komando pelaksana pembinaan dalam bidang pembinaan latihan memiliki peran yang sangat penting dalam organisasi. Sedangkan Satsel Koarmatim, Satrol Koarmatim, dan Satran Koarmatim adalah Komando Pelaksana Pembinaan yang bertugas melaksanakan pembinaan kekuatan, dan kemampuan tempur unsur-unsur organik sesuai dengan asasinya, dalam rangka meningkatkan kemampuan tempur Koarmatim.

Demikian pula dengan Denintel Koarmatim, yang juga sebagai unsur pelaksana pusat merupakan unsur yang memiliki tugas menyelenggarakan kegiatan dan operasi intelijen serta menyediakan bahan keterangan atau informasi kepada pangarmatim melalui Asintel Pangarmatim.

Komandan Kolat Koarmatim diserahterimakan dari Kolonel Laut (P) Octavianus Budi Susanto, S.H.,M.Si., kepada Kolonel Laut (P) Kisdiyanto, yang sebelumnya berdinas sebagai Paban II Binor Kodiklatal. Selanjutnya, Kolonel Laut (P) Octavianus Budi Susanto, S.H.,M.Si., akan menempati jabatan sebagai Dir Dit Dik AAL. Komandan Satsel Koarmatim diserahterimakan dari Kolonel Laut (P) Indra Agus Wijaya, S.H., kepada Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa,M.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Sahli Pangarmatim C Ops.

Komandan Satrol koarmatim dari Kolonel Laut (P) Haris Bima Bayuseto,S.E., M.Si., kepada Kolonel Laut (P) Slamet Hariono yang sebelumnya menjabat sebagai Asops Danlantamal I Belawan, selanjutnya Kolonel Laut (P) Haris Bima Bayuseto,S.E., M.Si., akan menempati jabatan Pamen Disadal Mabesal sebagai Pawas Diklat Satgas Yekda DN PKR-10514.

Komandan Satran Koarmatim dari Kolonel Laut (P) Ignatius Bayu Trikuncoro, S.E., kepada Kolonel Laut (P) Bambang Kuncoro,S.T., yang sebelumnya menjabat Asops Danlatamal XI Merauke, selanjutnya Kolonel Laut (P) Ignatius Bayu Trikuncoro,S.T., akan menempati jabatan sebagai Waka Pusjianmar Seskoal serta penyerahan jabatan Komandan Denintel Koarmatim dari Letkol Laut (E) Yulianus Arinando kepada Pangarmatim. Selanjutnya Letkol Laut (E) Yulianus Arinando akan menampati jabatan Asintel Danlantamal VIII Manado (bp).

foto: dispenarmatim

Share:

Latihan Siaga Tempur Ditutup Dengan Bakti Sosial Di Tanjung Uban

Bintan (IndonesiaMandiri) - Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar yang berlangsung sejak 18-22 Mei di jajaran Koarmabar, diakhiri dengan aksi bakti sosial di Tanjung Uban, Kepulauan Riau (23/5).

Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., yang menutup menutup Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar di Tanjung Uban ini.

Usai melaksanakan latihan, seluruh prajurit TNI Angkatan Laut Koarmabar, melaksanakan bhakti sosial, bersih-bersih kampung nelayan dan pembagian paket Sembako di Mentigi, Tanjung Uban, kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan potensi maritim (Potmar) dan suksesnya pelaksanaan Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar 2017.

Dalam sambutanya Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., mengatakan bahwa salah satu tugas TNI Angkatan Laut menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2004 Pasal 9 adalah melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan laut dan kegiatan yang sedang dilaksanakan ini merupakan implementasi dari pelaksanaan tugas tersebut.

“Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar 2017 dilaksanakan mulai tanggal 18 Mei sampai dengan 22 Mei 2017 di perairan Kepulauan Riau yang merupakan wilayah kerja Koarmabar (Batam, Tanjung Uban dan Laut Natuna) dimana pelaksanaannya dibagi menjad dua tahap yaitu Tahap Pangkalan/Harbour Phase yang meliputi kegiatan symposium (tentang penerbangan, kesehatan dan operasi militer), pelayanan kesehatan, olah raga persahabatan dan interaksi sosial yang dikemas dalam berbagai kegiatan, serta Tahap Laut/Sea Phase yang meliputi kegiatan latihan tempur dan manuver lapangan unsur/kapal di perairan Laut Natuna” jelas Pangarmabar.

Sedangkan tujuan diselenggarakannya kerja bhakti di kampung nelayan dan pemberian paket Sembako adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta agar dapat saling menjaga, memelihara dan meningkatkan hubungan yang erat antara komponen utama pertahanan (TNI) dan khususnya TNI Angkatan Laut dengan masyarakat Mentigi.lanjut Pangarmabar.

Intinya, melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membangun karakter masyarakat dan budaya bangsa yaitu gotong royong, guna saling tolong menolong dalam membangun bangsa untuk kesejahteraan masyarakat. interaksi antara prajurit TNI Aangkatan Laut Koarmabar dan masyarakat, diharapkan akan terus dibina dan dapat membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi khususnya masyarakat Mentigi dan wilayah barat Indonesia pada umumnya.

Dalam kerja bhakti dan gotong royong yang dilaksanakan di Tanjung Uban kali ini melibatkan satuan-satuan di jajaran Koarmabar diantaranya  Satuan Kapal Ranjau Koarmabar(Satranarmabar), Satuan Kapal Cepat Koarmabar (Satkatarmabar), Lantamal IV Tanjungpinang, Yonmarhanlan IV, KPLP, Syahbandar/KSOP, Kelurahan, Pol Air, Pol PP dan Dinas Kelautan dan Perikanan serta masyarakat Tanjung Uban yang berada di pesisir ikut bersama-sama melaksanakan kerja bhakti (bri).

foto: dispenkoarmabar

Share:

Dankormar Resmikan Kesatrian Yonif-7 Marinis

Lampung (IndonesiaMandiri) - Komandan Korps Marinir Mayjen  Bambang Suswantono meresmikan Kesatrian Batalyon Infanteri-7 Marinir (Yonif-7 Mar) Lampung di Markas Yonif-7 Mar Ketapang, Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung (22/05).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti Mayonif-7 Marinir oleh Dankormar dilanjutkan dengan penekanan tombol secara bersamaan oleh Dankormar, Danbrigif-3 Mar dan Danyonif-7 Mar. Kemudian dilakukan pemotongan pita peresmian nama gedung Mako Yonif-7 Marinir “RENCONG” oleh Ketua Gabungan Jalasenastri Kormar Ny. Keke Bambang Suswantono. 

Acara yang dirangkai dengan upacara penyerahan jabatan Komandan Brigade Infanteri-3 Marinir dari Kolonel Marinir Hermanto ke Komandan Korps Marinir juga disemarakkan dengan unjuk kemampuan para prajurit petarung Korps Marinir.

Aksi prajurit menampilkan demontrasi mulai dari serangan kilat, aksi bunuh senyap, Pertempuran Jarak Dekat. Kemudian dilanjutkan aksi Terjun Payung Free Fall Boogie Jump dengan membawa bendera Yonif-7, 8, 9 dan 10  Marinir, Bendera Korps Marinir, Bendera TNI AL, Bendera Provinsi Lampung dan Bendera Merah Putih, yang kesemuanya mendarat dengan sempurna di daerah Droping Zone. 

Acara ini disaksikan juga oleh   Kapolda Lampung, Danpasmar-2, Danrem Gatam, Kasat Brimob Polda Lampung, Bupati Lampung Selatan, Bupati Pesawaran, para Asisten Dankormar, Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir dan tamu undangan lainnya (tw).

foto: dispenkormar

Share:

TNI AL dan AL Australia Latihan Di Laut Bali

Surabaya (IndonesiaMandiri) - Latihan Bersama antara TNI AL dan Royal Australia Navy dengan sandi Cassowary Exercisetahun 2017 mengenai melaksanakan pembekalan di laut atau dikenal dengan Replenishment at Sea (RAS) berlangsung di perairan Selat Bali (24/05).

Peserta latihan RAS Cassoex 2017  melibatkan dua kapal perang Indonesia  yaitu KRI Hiu –634 dengan Komandan KRI Letkol laut (P) Shayid Hasan sekaligus menjabat sebagai Komandan Satgas Latihan dan KRI Pandrong–801 dengan Komandan KRI Mayor laut (P) Rahman Sam serta dua kapal perang AL Australia yaitu HMAS Bathurst  dengan Komandan kapal Lieutenan Commander David Shirvington dan HMAS Glenelgdengan Komandan Kapal
Lieutenan Commander Jorge mckee.

Dalam latihan ini, kapal perang kedua negara melakukan pengiriman pembekalan atau obat-obatan dari unsur unsur peserta latihan yang membutuhkan  dalam bekal ulang dan juga untuk melatih ketangkasan naluri tempur para prajurit peserta latihan.

Foto: dispenarmatim

Share:

PANGARMATIM KUNJUNGI LANTAMAL XI MERAUKE

Mereuke (IndonesiaMandiri) - Tarian perang dari Siswa Putra Bangsa Indonesia menyambut kedaangan rombongan Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur Laksamana Muda TNI Darwanto, S.H., M.A.P., bersama isteri yang juga Ketua Daerah Jalasenastri Armatim (KDJAT) Ina Darwanto di Bandara Mopah Merauke dalam rangka kunjungan kerja (20:5). Rombongan juga diberi kalung etnik Papua dari Siswa Paud Wijaya Kusuma.
 
Selanjutnya Pangarmatim dan KDJAT melaksanakan acara tatap muka dengan Keluarga Besar Lantamal XI di Gedung Balai Prajurit Frans Kaisiepo Mako Lantamal XI yang diawali dengan penyerahan tali asih kepada perwakilan Warakawuri.

Pangarmatim menyampaikan bahwa, Prajurit Lantamal XI harus berbangga berdinas di ujung timur Indonesia yang mana merupakan daerah perbatasan dengan negara Papua New Guinea.  “Tingkatkan semangat kerja dan hindari hal-hal yang dapat melanggar aturan hukum seperti minum-minuman keras, narkoba, penyalahgunaan bahan bakar minyak dan tindakan illegal lainnya yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga, serta tidak lupa untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa," tegas Pangarmatim.

Sementara itu, Ketua Daerah Jalasenastri Armatim juga berpesan bahwa, istri wajib mendampingi suami dimanapun bertugas karena salah satu tanggung jawab istri adalah sebagai pendamping setia suami, jangan terlalu menuntut lebih kepada suami dalam hal materi dan biasakan berprilaku hidup hemat dalam keseharian, harus pintar dalam mengelolah keuangan keluarga dan manfaatkan kelebihan yang dimiliki untuk menambah penghasilan seperti memasak, merangkai bunga, salon kecantikan dan keterampilan lainnya, ujar Ibu Pangarmatim.
 
Komandan Lantamal XI Brigjen TNI (Mar) Bambang Suhartono, S.H., M.Tr. (Han) dan Ketua Korcab XI Ny. Lilla Ine Surjani, S.E., M.M., turut mendampingi rombongan Pangarmatim dengan mengunjungi Masjid Jami sebagai masjid tertua di Merauke sekaligus melaksanakan Sholat berjamaah dan menyerahkan tali asih kepada Ketua Pengurus Masjid Jami H. Anwar Nuh Yanan. Kemudian mengunjungi Rumah Sakit Lantamal XI Merauke dan menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada Karumkit Lantamal XI Mayor Laut (K) Tutut Sandy Waskito.

Tempat lain yang didatangi adalah Panti Asuhan Al Munawaroh Gudang Arang dan menyerahkan tali asih kepada Pimpinan Panti Asuhan Ustadz Abdul Kadir, dan diakhiri dengan kunjungan ke Sekolah Putra Bangsa Indonesia Binaan Lantamal XI Merauke. Kedatangan orang nomor satu di Koarmatim disambut dengan Yel-Yel dan Lagu Selamat Datang, serta penyerahan tali asih secara simbolis kepada Siswa Putra Bangsa Indonesia.
 

foto: Dispenarmatim

Share:

Masyarakat Muslim dan Nasrani Desa Tomori Gelar Bersih Desa Sambut Ramadhan

Labuha (IndonesiaMandiri) -   Sudah menjadi tradisi yang dilakukan secara turun-temurun di Desa Tomori, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmehera Selatan, bagi masyarakat muslim dan nasrani untuk bergotong royong melakukan bersih desanya sambut bulan suci Ramadhan.

Adalah Koramil 1509-01/Bacan yang turut mempelopori kegiatan bersih desa tersebut dengan menggelar kerja bhakti pembersihan lingkungan yang melibatkan seluruh masyarakat Desa Tomori  (18/05).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kades Tomori  Anas Olabahim, Babinsa Sertu Wira Irawan dan Bhabinkamtibmas  Bripka Efendy Haulussy. Adapaun pembersihan sendiri meliputi sarana ibadah, pekuburan, drainase dan lingkungan sekitar. Nampak keakraban dari masyarakat dua komunitas berbeda tersebut dimana saat ini sedang heboh Isu-isu politik SARA namun hal tersebut  tidak berlaku disini.

Masyarakat saling bahu membahu dan saling membantu satu sama lainnya dengan dasar rasa persaudaraan yang kuat serta persatuan sebagai anak bangsa.

 Kades Anas mengakui bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin disaat menghadapi hari besar keagamaan baik Islam maupun Kristen dimana masyarakat Desa Tomori meskipun terdapat dua komunitas berbeda tetapi dapat hidup rukun berdampingan saling membantu sebagai sebuah keluarga besar. Sudah cukup kenangan pahit konflik horizontal 1999 menjadi sejarah kelam dan pelajaran agar tidak terulang kembali serta dirinya mengajak seluruh warga untuk bersama-sama memajukan daerah sehingga lebih maju dan sejajar dengan daerah lainnya (bri).

foto: Penrem 152/babullah

Share:

KSAL Denmark Kunjungi Koarmatim

Surabaya (IndonesiaMandiri) - Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Timur (Kasarmatim) Laksamana Pertama TNI I.N.G. Ariawan, S.E.,M.M., mewakili Pangarmatim menerima kunjungan kehormatan  Chief of Naval Staff Royal Danish Navy/KSAL Denmark  Real Admiral Frank Trojahn, bertempat di VIP Room Laksamana Nala Koarmatim, Ujung Surabaya (19/05).

KSAL Denmark di dampingi Waaspam Kasal Laksma TNI Antongan Simatupang, yang sebelumnya telah mengadakan kunjungan kerja di Markas Besar TNI AL Cilangkap Jakarta yang diterima oleh Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E.,M.A.P., dalam kedatangannya di Koarmatim ingin melaksanakan kunjungan kehormatan ke Pangarmatim serta melihat PT. PAL Indonesia.

Kasarmatim mengucapkan selamat datang dan menyampaikan permohonan maaf dikarenakan Pangarmatim saat ini sedang berada di Natuna dalam rangka mengikuti operasi Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) yang dihadiri Presiden RI, sehingga tidak dapat menyambut kedatangan RADM Frank Trojahn di Mako Armatim. Selain itu, Koarmatim selaku Kotama Operasi TNI AL di wilayah timur menyambut baik kerja sama dengan Angkatan Laut Denmark, sehingga dengan adanya latihan bersama kemampuan prajurit Angkatan Laut kedua negara lebih meningkat guna bersama-sama menjaga keamanan laut dunia. Usai sambutan Kasarmatim dan Kasal Denmark melaksanakan saling tukar cinderamata.

Semangat “Persaudaraan Angkatan Laut” digemuruhkan oleh para personel Angkatan Laut dari negara yang berbeda untuk saling berinteraksi satu sama lainnya. Semangat  persahabatan adalah suatu fondasi untuk membangun kesepahaman antara negara-negara, warga negara dan pesonel TNI Angkatan Laut” kata Kasal saat menyambut Kasal Denmark di Mabesal.

Hadir dalam acara tersebut, Komandan Guspurlaarmatim Laksma TNI Rachmad Jayadi, M.Tr (Han), para Pejabat Utama Koarmatim dan para Komandan Satuan jajaran Koarmatim, serta Dubes Denmark untuk Indonesia HE. Casper Klynge, Lt. Simon Forum (ADC), Anupam Mathur (VP & General Manager Terma Asia Pasific), Mogens Cramer (Director – Head of Naval Sales Departement) dan beberapa staf lainnya (frm).

Foto: Dispenarmatim.

Share:

KRI BUNG TOMO dan Kapal Perang Brazil Latihan di Laut Mediterania

Laut Mediterania (IndonesiaMandiri) - KRI Bung Tomo-357 yang sedang berada di Laut Mediterania, melakukan latihan bersama BRS UNIAO F 45 sebagai kapal perang fregate Brazil yang menggantikan BRS LIBERAL F 43 sebagai Kapal Markas Maritime Task Force UNIFIL.

Pada pelayaran yang ke-39, KRI Bung Tomo-357 menggelar  latihan bersama dengan kapal perang Brazil guna meningkatkan profesionalisme prajurit kedua kapal dan membentuk sinergitas unsur  MTF. Ini adalah latihan Mail Bag Transfer ketiga kalinya yang dilaksanakan oleh KRI TOM dengan kapal perang Brazil dimana sebelumnya latihan dilaksanakan oleh KRI TOM dengan BRS LIBERAL selama dua kali.

Latihan Mail Bag Transfer antara kapal perang Indonesia dan kapal perang Brazil di laut Mediterania ini dilaksanakan dua run dan berlangsung selama satu jam. Latihan Mail Bag Transfer sebagai bagian dari Replenishment at Sea  (RAS) atau pembekalan di laut sangat  penting bagi kapal kapal yang sedang beroperasi karena latihan ini akan memperpanjang waktu keberadaan kapal di laut tanpa harus melaksanakan bekal ulang di pangkalan. Latihan ini menuntut kecakapan dan kehati hatian seluruh prajurit yang terlibat karena jarak kedua kapal sangat berdekatan.

Latihan diawali dengan melaksanakan pengecekan komunikasi antar pos tempur, pencocokan waktu dan penyiapan seluruh perlengkapan personel dan material. Station pembekalan berada pada lambung kiri KRI TOM dimana KRI TOM akan mendekat melalui lambung kanan BRS UNIAO.

Pada run pertama, KRI TOM sebagai kapal pemberi barang yang diawali dengan penembakan Gun Line dari BRS UNIAO ke arah haluan KRI TOM. Tim RAS kapal pemberi kemudian melaksanakan proses pengiriman barang ke kapal penerima dengan memperhatikan tali jarak untuk mengukur sejauh mana jarak proses pengiriman. Run pertama latihan pembekalan di laut run pertama selesai setelah BRS UNIAO memberikan tanda bahwa barang yang dikirim telah diterima.

Pada run kedua, station pembekalan tetap berada pada lambung kiri KRI TOM. Kali ini BRS UNIAO sebagai kapal pemberi mendekati KRI TOM dari arah buritan dan bergerak sejajar dengan KRI TOM sebagai kapal penerima. Proses pengiriman barang dimulai dengan penembakan Gun Line dari pihak KRI TOM dan diterima oleh salah satu crew BRS UNIAO. Pengiriman barang pun berjalan dengan sukses saat salah satu prajurit KRI TOM berhasil menerima barang yang dikirim oleh BRS UNIAO.

Latihan berjalan dengan baik dan sukses serta diakhiri dengan peran parade dan manuver break away kedua kapal. Keberhasilan latihan Mail Bag Transfer kali ini didukung oleh semangat dan profesional prajurit kedua kapal. "Bravo Zulu, terima kasih atas performance yang luar biasa. Tetap pertahankan semangat pengabdian sampai tuntas, GARUDA ", ucap Komandan Satgas Maritim TNI KONGA XXVIII-I UNIFIL Kolonel Laut  (P)Heri Triwibowo selaku Komandan KRI Bung Tomo- 357 memberikan semangat kepada seluruh prajuritnya (bp).

foto: dispenarmatim

Share:

Mentan dan Wakapolri Temukan Penimbun Bawang Putih

Mentan (tengah) bersama Wakapolri (tiga dari kanan) ketika mengecek stok panganJakarta (IndonesiaMandiri) -  Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Wakapolri Komjen Syafruddin dalam sidak di gudang Merunda menemukan bawang putih yang sengaja ditimbun. "Hari ini kami temukan 182 ton bawang putih yang sengaja ditimbun oleh importir, minggu lalu dalam sidak kepasar kami masih temukan harga bawang putih 45.000/kg, padahal sebelumnya dalam pertemuan dengan 42 importir di kantor Kementerian Perdagangan, sudah kami sampaikan agar tidak ada penimbunan, dan harga jual dibawah 38.000/Kg. Untuk itu bersama tim satgas pangan bergerak cepat  kembali kelapangan". tegas Amran.(17/9).

"Saya tadi subuh sudah berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan bahwa importir penimbun ini, ijin akan dicabut dan rekomendasi dari Kementerian Pertanian tidak akan kami berikan. Hari ini masuk ke Pasar Induk.Kramat Jati sebanyak dua kontainer setara 29 ton, harga bawang putih ini akan dijual dengan harga 25.000/ kg, tidak ada lagi alasan harga pangan pokok naik dan bergejolak, beras ada 2.2 juta ton, cabai ditingkat petani 11.000 - 12.000/ kg, begitupun bawang putih, minyak goreng kami stok ada 1.2 juta liter," tambah Amran.

Sementara itu Wakapolri Komjen Syafruddin menyatakan, "gejolak harga dipasar akibat yang melakukan adalah kartel pangan. Untuk itu akan kita antisipasi dan kita tangani tidak hanya bawang putih, semua unsur menyangkut pangan akan kita bentuk satgas dan menjelang ramadhan ini, satgas pangan akan kami tingkatkan dua kali lipat."

Untuk meredam gejolak harga bawang putih jelang ramadhan dan hari raya idul fitri, Amran juga menjelaskan bahwa, "setisp hari akan ada dua kontainer yang akan masuk hingga ramadhan akan ada 9.000 ton bawang putih" (hy).

foto: humaskementan
Share:

Latihan SAR Koarmabar Antisipasi Kecelakaan di Laut

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Dalam sebuah skenario latihan seach and rescue (SAR) yang diselenggarakan Koarmabar, dikondisikan seolah sebuah Kapal Motor Setia Mandiri yang mengangkut barang-barang kebutuhan pokok dan penumpang saat sedang melakukan pelayaran dari Pelabuhan Indramayu  menuju Palembang mengalami kebocoran akibat hantaman ombak dan benturan benda keras yang mengenai bagian bawah lunas pada posisi koordinat lintang 05⁰ 27’ 48” S bujur 106⁰ 53’ 20” E.

Atas kejadian itu, mulanya Tim SAR ABK kapal KM Setia Mandiri melaksanakan aksi penanggulangan, namun kebocoran semakin melebar sehingga kapal tidak dapat diselamatkan. Seluruh penumpang yang berjumlah 50 orang dengan 35 orang ABK menyelamatkan diri dengan menggunakan sekoci penolong dan sebagian penumpang berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.

Pada saat bersamaan, Lanal Cirebon mendapatkan laporan dari perusahaan pelayaran pemilik KM. Setia Mandiri, bahwa kapalnya mengalami kebocoran di Perairan Indramayu. Danlanal Cirebon menggerakan KAL Balongan menuju titik tenggelamnya KM. Setia Mandiri. Pada TW 0510.0555 WIB Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Tarus Rostiyadi melaporkan kejadian tersebut kepada Panglima Komando Aramada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos. serta Danlantamal III Jakarta Laksamana Pertama TNI Muchammad Richard S.H., M.M. Selanjutnya Pangarmabar memerintahkan Asops Pangarmabar untuk menggerakan unsur-unsur Operasi Rakata Jaya guna melaksanakan pencarian dan pertolongan, serta menunjuk Danlanal Cirebon sebagai Dansatgas operasi pencarian dan pertolongan KM. Setia Mandiri.

Sementara itu pada TW 0510.0600 WIB Kantor SAR Jakarta mendapatkan Distress Signal dari KM Setia Mandiri yang mengalami kebocoran kapal dengan posisi kapal berada di Perairan Laut Jawa ± 15 nm sebelah barat Pulau Biawak Indramayu. Selanjutnya Kantor SAR Jakarta melaporkan situasi kejadian KM Setia Mandiri kepada Kabasarnas yang kemudian mengoordinasikan dengan  Panglima TNI untuk meminta  bantuan unsur SAR  berupa KRI dan Pesawat Udara sekaligus memilih dan menunjuk Pangarmabar selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Pangarmabar selaku SMC mengoordinasikan dan mengendalikan potensi SAR yang terdiri dari unsur-unsur TNI AL, Basarnas, Bakamla, Polair, KPLP, serta Bea dan Cukai. TNI AL melibatkan 2 KRI (KRI Teluk Sibolga – 536 dan KRI Todak-631), 1 Kal, 1 Sea Rider serta Helly BASARNAS dan Helly TNI AL, sedangkan Basarnas, Bakamla, Polair, KPLP,  Bea dan Cukai masing-masing mengirimkan satu kapalnya. Selanjutnya Pangarmabar  menunjuk Danlanal Cirebon sebagai On Scene Commander (OSC) untuk berkoordinasi, mengendalikan dan bekerja sama dengan instansi terkait dalam rangka melaksanakan Operasi SAR.

Danlanal Cirebon selaku OSC menerima BKO dan mengendalikan seluruh potensi SAR laut, udara dan darat dalam pelaksanaan operasi SAR. Dalam proses pencarian telah ditemukan posisi korban oleh  Helly kemudian menjatuhkan Smoke Signal, life jacket, riding buoy serta melaporkan posisi ditemukanya korban kepada OSC. Sementara KRI dan Kapal Basarnas  mendekat ke posisi ditemukanya korban untuk melaksanakan evakuasi dari laut menggunakan sekoci karet/Sea Reader,  evakuasi dari laut menggunakan metode hoisting jaring keselamatan oleh Helly BASARNAS dan Helly TNI AL ke KRI, evakuasi medis melalui udara dari laut  ke Posko kesehatan Lanal Cirebon dengan Helly Basarnas dan TNI AL terhadap yang berklasifikasi medis segera (merah), evakuasi korban tenggelam di kerangka kapal tenggelam oleh penyelam, dan evakuasi medis dari Lanal Cirebon  ke RSUD Cirebon.

Itulah gambaran manuver lapangan latihan SAR laut yang dilaksanakan Koarmabar. Skenario latihan SAR laut di Laut Cirebon namun pelaksanaannya dilakukan di Teluk Jakarta tersebut disaksikan langsung Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmbar (Danguskamlabar) selaku Wakil Direktur Latihan SAR Di Laut 2017 Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han) yang onboard di KRI Todak-631 (18/5).

Latihan SAR Laut 2017 yang di gelar Koarmabar dengan melibatkan 320 personil dari berbagai instansi ini merupakan sarana untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan personel dalam melaksanakan operasi penanggulangan kecelakaan di laut sehingga dapat diperoleh gambaran kemampuan operasional Koarmabar mulai dari tingkat perorangan sampai satuan. Selain itu, latihan tersebut juga untuk melatih unsur-unsur serta personel Koarmabar agar mampu melaksanakan tugas SAR mulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengendalian penanggulangan kecelakaan di laut serta menguji RO SAR Laut (ma).

Foto: DispenArmabar

Share:

PT PAL Luncurkan Lagi Kapal Perang Untuk Filipina

Menhan RI foto bersama Wakil Menhan Filipina dan jajarannyaSurabaya (IndonesiaMandiri) - Perusahaan negara strategis yang bergerak di bidang industri kemaritiman dengan nama Penataran Angkatan Laut atau sering disebut PT PAL, awal Mei ini kembali mengukir prestasinya dengan mengirim satu unit kapal lagi ke negara tetangga Filipina. Kapal perang dengan model Strategic Sealift Vessel (SSV), merupakan pesanan kedua dari Filipina di mana pesanan pertamanya sudah dikirim Mei 2016.
Lagu kebangsaan Filipina dan Indonesia dikumandangkan mengiringi proses seremoni pelepasan kapal SSV yang memiliki panjang 123 meter dan lebar 21 meter dengan nama BRP Davao Del Sur/LD-602 ini (2/5). Adalah Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang melepas secara simbolis kapal kedua ini, dengan disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan bidang Kebijakan Pertahanan Filipina Ricardo David Jr., di Dermaga Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia (Persero).
Pelepasan balon secara simbolis Kapal BRP Davao Del Sur (LD-602) produksi PT PALKapal SSV yang merupakan hasil inovasi dari produksi Kapal sebelumnya, Kapal Landing Platform Dock (LPD) dari alih teknologi dengan Korea. terbukti sudah banyak digunakan pada Operasi Militer dan kemanusian tingkat Internasional dan telah diakui kemampuannya, seperti proses penyelamatan MV Kudus di Somalia (2011) dan Pencarian Korban Air Asia QZ 8501 (2014). Kehandalan dan Kapabilitas kapal Produksi PT PAL telah melalui hasil inspeksi dan pengecekan kualitas yang ketat dari Tim Kualitas dan Tim Klas Llyod Register serta Tim Represntasi Pemilik Kapal.

PT PAL mendapat pesanan ini dari hasil lelang Internasional yang diadakan Kementerian Pertahanan Filipina pada 2014 silam. Kapal juga bisa menampung hingga 621 penumpang, mampu bertahan di lautan selama 30 hari dengan bobot maksimal 7.200 Ton. Berkecepatan 16 knots dengan mesin pendorong 2 X 2,920 kW, mampu menampung, tank, kendaraan tempur, mobil tumah sakit, hingga kapal patroli dan transporter.
Menariknya, kapal pertama produksi PT PAL ini telah digunakan oleh Angkatan Bersenjata Filipina untuk operasi militernya menumpas gerombolan pemberontak di Filipina Selatan. "Ini sangat membantu sekali, karena bisa mengangkut banyak pasukan dan peralatan militer serta berada di perairan dalam waktu lama," ujar salah satu staf KBRI di Flilpina.
Tentunya, produksi PT PAL ini sangat mengharumkan nama bangsa di pentas dunia dalam hal industri kemaritiman, disamping juga kian mempererat hubungan bilateral Indonesia-Filipina (bri).
Foto: abri





Share:

Ramah Tamah Pangarmatim ke Lantamal XIV Sorong

Sorong (IndonesiaMandiri) - Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur Laksamana Muda Darwanto, S.H.,M.A.P., bersama Ketua Daerah Jalasenastri Armatim Ina Darwanto berkunjung sekaligus acara tatap muka dengan prajurit dan PNS Lantamal XIV Sorong, bertempat di GOR Lantamal XIV, Papua (17/05).
"Seluruh Prajurit  Lantamal XIV Sorong hendaknya melaksanakan hidup dengan benar agar tidak menyimpang dari Kedinasan," demikian salah satu pesan Pangarmatim. Selain itu, kepada para pemimpin harus memperhatikan anak buahnya dan tingkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa tetapi jangan hanya  diucapkan namun harus  dilaksanakan  karena iman adalah dasar sebagai prajurit TNI AL. Karena dengan dasar itu kita akan bisa melaksanakan tugas dengan baik, hindari penggunaan narkoba atau menjadi pengedar narkoba dan siapa pun terlibat hukum  harus ditindak sesuai aturan yang berlaku dan hindari pengunaan bahan bakar ilegal  serta pemalakan kepada kapal ikan tanpa prosedur yang ada.
 
Pada kesempatan ini, Pangarmatim bersama KDJAT menyerahkan  tali asih kepada Elsa Atin putri dari Kopka Mes Bastian Atin yang berkebutuhan khusus. Dalam tatap muka tersebut, Ny.Ina Darwanto  menyampaikan agar senantiasa menjaga keluarga dan dalam menggunakan media sosial lebih berhati-hati,  jaga nama baik suami dengan mendukung suami dalam melaksanakan tugas. "Untuk para anggota Lantamal XIV beserta keluarga yang sakit semoga Allah SWT memberikan kesembuhan atas segala penyakitnya serta diberikan kesabaran dalam menghadapi setiap persoalan," ujar Ina Dewanto.
 
Usai acara tatap muka, Pangarmatim beserta KDJAT melanjutkan kunjungan ke RSAL Sorong dr.Oetoyo untuk menyerahkan bingkisan kepada anggota Lantamal XIV yang sakit yaitu Kld Khusnul Taufik Hidayat, serta dilanjutkan ke panti asuhan Emeyodere dengan memberikan bantuan sosial kepada 200 anak yang secara simbolis di terima oleh Bpk Ismail Abdullah selaku Ketua Yayasan. 
 
Pangarmatim juga menyampaikan kepada anak-anak yatim agar rajin belajar sehingga apa yang di cita-citakan dapat tercapai. Ketua Yayasan mengatakan terima kasih kepada Pangarmatim beserta Ibu serta seluruh rombongan dari Koarmatim atas kunjungannya yang tentunya memberikan semangat kepada seluruh anak panti asuhan Emeydore.  
Hadir pada acara pengarahan tersebut, para  Komandan Lantamal dan Lanal jajaran Koarmatim, Danguspurlatim Laksma TNI Rachmad Jayadi, M.Tr. (Han)., beserta ibu, Danguskamlatim Laksma TNI. I.N.G Sudihartawan, S.Pi., beserta ibu, dan para Asisten Pangarmatim (frm).
 
Foto: Dispenarmatim
Share:

Ramah Tamah Pangarmatim ke Lantamal XIV Sorong

Sorong (IndonesiaMandiri) - Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur Laksamana Muda Darwanto, S.H.,M.A.P., bersama Ketua Daerah Jalasenastri Armatim Ina Darwanto berkunjung sekaligus acara tatap muka dengan prajurit dan PNS Lantamal XIV Sorong, bertempat di GOR Lantamal XIV, Papua (17/05).
"Seluruh Prajurit  Lantamal XIV Sorong hendaknya melaksanakan hidup dengan benar agar tidak menyimpang dari Kedinasan," demikian salah satu pesan Pangarmatim. Selain itu, kepada para pemimpin harus memperhatikan anak buahnya dan tingkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa tetapi jangan hanya  diucapkan namun harus  dilaksanakan  karena iman adalah dasar sebagai prajurit TNI AL. Karena dengan dasar itu kita akan bisa melaksanakan tugas dengan baik, hindari penggunaan narkoba atau menjadi pengedar narkoba dan siapa pun terlibat hukum  harus ditindak sesuai aturan yang berlaku dan hindari pengunaan bahan bakar ilegal  serta pemalakan kepada kapal ikan tanpa prosedur yang ada.
 
Pada kesempatan ini, Pangarmatim bersama KDJAT menyerahkan  tali asih kepada Elsa Atin putri dari Kopka Mes Bastian Atin yang berkebutuhan khusus. Dalam tatap muka tersebut, Ny.Ina Darwanto  menyampaikan agar senantiasa menjaga keluarga dan dalam menggunakan media sosial lebih berhati-hati,  jaga nama baik suami dengan mendukung suami dalam melaksanakan tugas. "Untuk para anggota Lantamal XIV beserta keluarga yang sakit semoga Allah SWT memberikan kesembuhan atas segala penyakitnya serta diberikan kesabaran dalam menghadapi setiap persoalan," ujar Ina Dewanto.
 
Usai acara tatap muka, Pangarmatim beserta KDJAT melanjutkan kunjungan ke RSAL Sorong dr.Oetoyo untuk menyerahkan bingkisan kepada anggota Lantamal XIV yang sakit yaitu Kld Khusnul Taufik Hidayat, serta dilanjutkan ke panti asuhan Emeyodere dengan memberikan bantuan sosial kepada 200 anak yang secara simbolis di terima oleh Bpk Ismail Abdullah selaku Ketua Yayasan. 
 
Pangarmatim juga menyampaikan kepada anak-anak yatim agar rajin belajar sehingga apa yang di cita-citakan dapat tercapai. Ketua Yayasan mengatakan terima kasih kepada Pangarmatim beserta Ibu serta seluruh rombongan dari Koarmatim atas kunjungannya yang tentunya memberikan semangat kepada seluruh anak panti asuhan Emeydore.  
Hadir pada acara pengarahan tersebut, para  Komandan Lantamal dan Lanal jajaran Koarmatim, Danguspurlatim Laksma TNI Rachmad Jayadi, M.Tr. (Han)., beserta ibu, Danguskamlatim Laksma TNI. I.N.G Sudihartawan, S.Pi., beserta ibu, dan para Asisten Pangarmatim (frm).
 
Foto: Dispenarmatim
Share:

NTT (Ende) Gelar Parade Pesona Kebangsaan

Menteri Pariwisata Arief Yahya ketika meluncurka Festival Tenun Ikat&Parade Pesona Kebangsaan NTT
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Provinsi Nusa Tenggara Timur seperti tak pernah lelah dalam mempromosikan daerahnya yang begitu mempesona. Masyarakat di dalam dan luar negeri sudah mengetahui betul bagaimana keindahan alam dan budaya yang ada di NTT.

Sepanjang Juni esok, Kabupaten Ende akan menggelar Parade Pesona Kebangsaan. Hal ini untuk menyambut momentum bersejarah kelahiran Pancasila pada 1 Juni 1945. Berbagai kegiatan sepanjang Juni akan dilaksanakan di Ende, seperti pameran, diskusi, dan atraksi lainnya.

Ende, dalam sejarahnya, memang sangat dekat di hati salah satu "Bapak Bangsa" sekaligus Presiden Pertama RI, yaitu Soekarno. Karena jauh sebelum Indonesia Merdeka (1945), "Bapak Bangsa" ini pernah dibuang ke Ende selama empat tahun, sejak 14 Januari 1934 hingga 18 Oktober 1938.

"Di saat itulah, di Ende, Bung Karno memikirkan soal Pancasila untuk Indonesia kedepan," ucap Dr. Jelamu Ardu Marius M.Si, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT ketika memberikan penjelasan kepada para tour operator di Jakarta (13/5).

Sehari sebelumnya (12/5), di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya juga mendeklarasikan kegiatan Festival Tenun Ikat di Sumba Juli depan, serta Parade Pesona Kebangsaan di Ende.

Kadispar Pemprov NTT Jelamu Ardu Marius berikan penjelasan kepada tour operator di Jakarta
Di kota ini, selama masa pengasingan, Bung Karno merenungkan Pancasila yang menjadi dasar kehidupan bernegara Indonesia. Oleh karenanya, ada patung besar di Ende yang menggambarkan Bung Karno sedang merenung di Kelurahan Rukun Lima. Patung tersebut beradadi bawah pohon sukun bercabang lima yang menandakan kelima butir Pancasila.

Ende memang layak menyandang predikat "Kota Pancasila". Dan dalam paket wisata yang dipromosikan Kabupaten Ende, menariknya, momentum parade pesona kebangsaan juga digabungkan dengan keindahan Danau "tiga warna" Kelimutu. Artinya, bagi wisatawan yang akan datang ke Ende, bisa sekaligus melihat "kota Pancasila" dan peson Kelimutu. "Kedua even ini dalam dua tahun terakhir sudah dipasarkan secara nasional dan internasional," kata Marselimus Y.W. Petu, Bupati Ende (bri).

Foto: DokHumas PemprovNTT & abri
Share:

iCIO Coba Jembatani Gap Tenaga Terampil Digital

Jakarta (IndonesiaMandiri) – Perkumpulan Chief Information Officer Indonesia (iCIO Community) menggelar sebuah diskusi menarik tentang tantangan Indonesia di era digital dengan topik "Closing The Digital Talent Gap Preparing for a Future Indonesia", di ruang serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (9/5).

Pembahasan memang lebih terfokus pada pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Dan salah satu yang disorot adalah masih minimnya ketersediaan tenaga terampil di sektor TIK.
Ongki Kurniawan, Sekjen ICIO Commnunity mengakui adanya gap untuk tenaga terampil TIK di sektor industri Tanah Air. Sementara dari pihak Pemerintah, Semuel Abrijani, Dirjen Aplikasi dan Informatika Kominfo mengatakan bahwa selama ini kementeriannya belum mendapatkan info yang tepat tentang jumlah kebutuhan aktual tenaga terampil bidang TIK.

Menariknya, pembicara dari dunia akademisi, Dedi Priadi, Dekan Fakuktas Teknik Universitas Indonesia, justru menyinggung kurangnya pendidikan tinggi diajak bicara mengenai ketersediaan kebutuhan tenaga terampil di lapangan.

"Contohnya saja ketika Pemerintah memutuskan untuk menggunakan listrik 35 ribu watt. Itu kan memerlukan banyak insinyur nantinya. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dari semua perguruan tinggi yang ada di Indonesia saja tidak akan mencukupi," ujar Dedi.

Kesimpulannya memang, perlu "duduk bersama" lebih serius antara pihak industri, perguruan tinggi dan pemerintah. Karena bila semuanya jalan sendiri, bisa ditebak hasilnya tal akan menyelesaikan permasalahan utama dalam penyediaan tenaga terampil di bidang TIK.

Sebelum diskusi ini, juga Memorandum of Understanding antara ICIO dengan Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dan Universitas Bina Nusantara (Binus) untuk tingkatkan program pendidikan digital serta perkuat relasi dunia bisnis dan pendidikan guna membangun talent pipeline di bidang TIK di Indonesia. Penandatanganan MoU ini disaksikan oleh MenteriKomunikasi dan Informatika Rudiantara bertepatandengan momentum peringatan Hari PendidikanNasional 2017. Kesepakatan kerjasama ini juga selaras dengan rencana pemerintah dalam pengembangan ekosistem digital untuk mendukung terealisasinya RI menjadi negara berbasis ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara 2020 yang dicanangkannya baru-baru ini (bri).
foto: Istimewa
Share:

Satkor Koarmatim Laksanakan Seleksi Tamtama Teladan

Surabaya (IndonesiaMandiri) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Komando Armada RI Kawasan Timur 2017, maka digelar seleksi “Tamtama Teladan” lingkup Satkor Koarmatim, betempat di Lapangan Tembak Ambalat Koarmatim, Ujung Surabaya (10/05).

Seleksi yang di ikuti 25 prajurit Tamtama Staf dan KRI Jajaran Satkor Koarmatim pada hari pertama mengikuti tes menembak laras panjang menggunakan SS1 dengan jarak tembak 200 meter dengan tiga gaya yaitu berdiri, jongkok dan tiarap. Selain itu dilanjutkan dengan tes tertulis di ruangan Staf Satkor Koarmatim.
"Bagi prajurit Satkor yang berhasil lulus akan di usulkan untuk mengikuti seleksi Tamtama teladan tingkat Koarmatim, ujar Letkol Laut (P) Andike S. M. yang sehari-harinya menjabat Komandan KRI Nala-363 (bp).

foto: Dispenarmatim

Share:

TNI dan Kementerian PUPR Bangun Jalan Trans Papua 4.300 Km

Wamena (IndonesiaMandiri) - Presiden RI Ir. H. Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan rombongan meninjau pembangunan jalan Trans Papua yang menghubungkan Wamena-Mumugu di Bumi Cenderawasih, Provinsi Papua (10/5).

Pembangunan jalan Trans Papua sepanjang 4.300 Km merupakan kerja sama antara TNI dan Kementerian PUPR yang direncanakan akan selesai pada 2019. “Kondisi medan di Papua sangat berat sehingga pembangunan jalan dikerjakan oleh TNI bekerjasama dengan Kementerian PUPR. Diharapkan pertumbuhan ekonomi di Papua akan meningkat,” ujar Presiden RI.

Presiden RI Joko Widodo yang langsung ke lapangan mengatakan bahwa sampai saat ini telah selesai 3.800 km dan diharapkan pembangunan jalan tersebut rampung pada 2019. “Saya beserta rombongan menelusuri sebagian jalan yang menghubungkan Wamena, Kenyam dan Agast, namun yang baru diaspal sepanjang 37 km,” sambung Presiden RI Joko Widodo yang langsung menggunakan sepeda motor mengecek jalanan.

Jalan Trans Papua dibagi dalam tujuh segmen tahapan pembangunan yaitu, Jayapura-Wamena-Mulia, Jayapura-Sarmi, Jayapura-Hamadi-Holtekamp-Perbatasan Papua Nugini, Merauke-Waropko, Timika-Mapurujaya-Pomako, Nabire-Waghete-Enarotali, dan Serui-Menawi-Subeba. Sedangkan di Papua Barat adalah ruas Manowari-Sorong, Manokwari-Bintuni, Fakfak-Hurimber-Bomberay, dan Sorong-Mega. Jalan ini diharapkan akan membuka kawasan yang terisolasi, menekan kemahalan harga dan konektivitas antar wilayah di Papua.

Guna mempercepat pengerjaan jalan tersebut, TNI mengerahkan satuan dari Kodam XVII/Cenderawasih dan dari luar Kodam diantaranya, Satuan Denzipur-10, Denzipur-12, Yonzikon-14 dan Yonzipur-18 serta dengan mengerahkan alat berat yang dimiliki TNI AD berupa Exavator, Dozer, Grader, Dump Truck, Tandem Roller, Tyred Roller, Vibro dan Tangki Air (bri).

foto: PuspenTNI
Share:

KSAL Pakistan Kunjungi Pangarmabar

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kepala Staf Angkatan Laut/KSAL Pakistan Laksamana Muhammad Zakaulah, NI (M). melakukan kunjungan kehormatan ke Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat/Pangarmabar Laksamana Muda Aan Kurnia S.Sos di Gedung Yos Sudarso, Markas Komando Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No.67, Jakarta Pusat (10/5).


Pangarmabar Laksda Aan Kurnia menjelaskan bahwa Indonesia dan Pakistan memiliki hubungan dan kerja sama yang baik. Kerja sama kedua Angkatan Laut telah dibangun selama ini diantaranya pertukaran informasi, latihan bersama dan pertukaran pendidikan perwira.


Salah satu kerja sama bilateral yaitu pelaksanaan Western Pacific Naval Symposium (WPNS) ke-15, Indonesia Fleet Review dan Multilateral Naval Exercise yang merupakan rangkaian kegiatan Latihan Bersama Multilateral Komodo ke-2 pada 2016 di Sumatera Barat. Saat itu Pakistan mengirimkan pesawat intai Maritim P-3 Orion.


Lebih jauh Pangarmabar mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan mempunyai garis pantai yang panjang dan geografi negara yang strategis, sehingga sektor kelautan menjadi penting di dalam pertahanan sebagai upaya menjaga kedaulatan dan keamanan negara. Menghadapi perkembangan dinamika yang terus berkembang, kerja sama adalah kunci utama. Kerja sama bilateral maupun multilateral merupakan salah satu bentuk untuk menjaga stabilitas keamanan maritim. Sebagai penjaga stabilitas keamanan di laut wilayah barat, Koarmabar berkomitmen menjaga keselamatan dan keamanan perairan wilayah barat demi kepentingan nasional dan regional.


Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Koarmabar memiliki Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) yang bertugas menindak semua ancaman dan pelanggaran di laut khususnya Selat Malaka dan Selat Singapura. Sistem tersebut dapat memberikan hasil positif dengan tingkat kejahatan yang semakin berkurang.


KSALPakistan disertai rombongan antara lain Cdr Javaid Iqbal (Personel Staff Officer), Lt Cdr Jahanzaib Ali T Bi (PN) (Security Officer)  serta  Embassy Of Pakistan Colonel Khurram Shabbir serta Kadisbekal Laksaman Pertama TNI Eko Yulianto S., selaku perwira pendamping dari Mabesal . Sementara itu Pangarmabar didampingi Kepala Staf Koarmabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., serta Pejabat Utama Koarmabar (lw).


foto: dispenarmabat

Share:

KSAL Pakistan Kagum Dengan Demo Pasmar

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Komandan Korps Marinir Mayjen Bambang Suswantono, menerima kunjungan Kepala Staf Angkatan Laut/KSAL Pakistan,Admiral Muhammad Zakaullah NI(M) di Gedung Cakra Mako Brigif-2 Marinir, Pasmar-2, Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan (10/05)).


Disamping berbincang dan melihat tayangan Profil Korps Marinir dengan edisi Bahasa Inggris, saling bertukar cindera mata, dan yang seru adalah adanya gelaran aksi terjun payung para prajurit-prajurit terbaik Korps Marinir dalam suasana cuaca yang kurang bersahabat yaitu tiupan angin kencang. Namun para penerjun mampu mendarat dengan tepat di lapangan apel Brigif-2 Marinir.


Atraksi yang disaksikan KSAL Pakistan beserta rombongan yaitu Cdr Javaid Iqbal (Personel Staff Officer), Lt Cdr Jahanzaib Ali T Bi (PN) (Security Officer) serta Embassy Of Pakistan Colonel Khurram Shabbir, membuat mereka semua kagum dengan Pasukan Marinir (Pasmar).


Setelq menyaksikan demo, rombongan melaksanakan Tour Facilitykeliling Kesatrian Marinir Hartono dan Kesatrian Arthur Solang Denjaka. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat kelengkapan fasilitas tempur Marinir. KSAL Pakistan langsung menyalami para penerjun Pasmar dari kesatuan Denjaka Anti Teror.
Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan foto bersama di depan Monumen Yasa Wira Perkasa Korps Marinir (ma).


foto: dispenkormar

Share:

PRAJURIT PASMAR-2 LATIHAN RENANG TEMBUS GELOMBANG

Sukabumi (IndonesiaMandiri) - Prajurit Pasmar-2 melaksanakan latihan renang tembus gelombang di Pantai Karang Hawu, Cisolok, Sukabumi (08/05).

Kegiatan yang merupakan rangkaian latihan pemantapan terpadu Triwulan II Pasmar-2 tersebut bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan tentang teknik renang menembus gelombang laut.

Latihan ini dalam rangka mendukung tugas yang berkaitan dengan kelautan sehingga dapat menunjang keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Sebelum kegiatan renang dimulai, para peserta latihan melaksanakan peregangan dilanjutkan dengan senam pemanasan. Kemudian para perenang menerima arahan dan penjelasan tentang teori dan teknik berenang menembus gelombang yang disampaikan oleh Serma Marinir Fernando dari Yontaifib-2 Mar (lw).

Foto: dispenkormar

Share:

Presiden Jokowi Injakkan Kaki di Bumi Halmahera

Ternate (Indonesiamandiri) - Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo beserta  Ibu Negara Iriana Joko Widodo, sejumlah Menteri, seperti Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendy dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengunjungi Provinsi Maluku Utara dalam rangka kunjungan kerja Presiden meresmikan sejumlah proyek Nasional dan Pembagian 15.000 Sertifikat tanah (8/5).

Rombongan tiba dengan menggunakan pesawat kepresidenan Boeing 737-800 Bussines Jet di Bandara Sultan Babullah Ternate, disambut oleh Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Ghani Kasuba, LC, Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen Doni Monardo dan Forkopimda Malut. 

Presiden dan rombongan sempat mendatangi kerumunan masyarakat, bersalaman dan membagikan souvenir berupa T-Shirt maupun buku kepada anak sekolah. Masyarakat begitu gembira Karena bias mendapatkan kesempatan bersalaman langsung dengan Presiden. Rombongan kemudian ke wilayah Halmahera Utara dengan menggunakan tiga Helikopter Kepresidenan jenis Helikopter Super Puma AS-332. Meskipun pada saat itu cuaca kurang bersahabat namun tidak menyurutkan niat Presiden untuk mengunjungi salah satu pelosok Maluku Utara tersebut. Ketiga Heli mendarat mulus di Lapangan Desa Tapaleo, kemudian menuju lokasi acara di Pelabuhan Tapaleo untuk meresmikan penggunaanya. 

Kedatangan Presiden disambut dengan tangis haru dari masyarakat Patani Utara yang merindukan kehadiran sosok kepala Negara setelah sebelumnya 60 Tahun yang lalu Presiden RI Pertama Ir. Soekarno yang pernah menginjakan kakinya di bumi Patani. Mendengar hal tersebut Presiden Jokowi tersentak kaget. “Saya kira, saya Presiden pertama yang kesini rupanya telah didahului oleh Bung Karno,” kelakar Presiden dalam sambutannya yang menyampaikan pentingnya Optimalisasi Pelabuhan sebagai jembatan penghubung antara pulau-pulau di Indonesia yang mencapai 17.000 pulau, 

Presiden menginstruksikan kepada Menteri Perhubungan agar dilakukan peningkatan frekwensi kedatangan kapal sehingga memudahkan transportasi masyarakat. Presiden juga menitipkan pesan agar direncanakan pembangunan Bandara yang dapat didarati Pesawat ukuran menengah, yang sontak pernyataan tersebut disambut gemuruh tepuk tangan dari masyarakat yang hadir di lokasi tersebut. Mengakhiri kegiatan Presiden melakukan peresmian penggunaan Pelabuhan Tapeleo, Bicoli dan Wayabula. Rombongan pun kembali ke Ternate dengan heli yang sama. Setiba di Ternate Presiden beserta rombongan menuju Pelabuhan Perikanan di kawasan Pelabuhan Bastiong untuk membagikan sejumlah 15.000 sertifikat kepemilikan lahan kepada masyarakat berprofesi Nelayan, Petani, dan buruh. 

Presiden menyampaikan pentingnya kepemilikan sertifikat sebagai bentuk kekuatan hukum kepemilikan tanah bagi masyarakat. Selain itu sertifikat tersebut dapat dipergunakan sebagai jaminan untuk modal usaha tetapi sebelum menjaminkan perlu diperhitungkan terlebih dahulu kemampuan finansialnya. “Harus hati-hati jangan sampai sertifikat dijaminkan ke Bank kemudian tidak bisa membayar sehingga diambil oleh Bank” demikian pesan Presiden kepada para penerima sertifikat. Keesokannya (9/5), rombongan Kepresidenan melanjutkan lawatannya ke Papua.

Dalam keterangannya Dansubsub Satgas Pen Mayor Inf Anang Setyoadi, SE menyampaikan Kunjungan Kerja Presiden RI ke Maluku Utara selama dua hari berjalan dengan baik dan lancer. Ttentu saja hal tersebut akibat kerjasama yang baik dari seluruh komponen Bangsa di Maluku Utara. “Oleh karenanya dalam kesempatan ini saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Maluku Utara serta seluruh komponen yang terlibat yang telah menciptakan situasi yang kondusif selama kunjungan Presiden RI sehingga diharapkan dapat meningkatkan citra daerah kita menjadi lebih baik serta peningkatan  kesejahteraan serta akselerasi pembangunan melalui berbagai Proyek yang telah diresmikan tersebut,” tegasnya. 

Foto: Penrem 152/Babullah
Share:

Menkominfo Lantik Pengurus RAPI 2016-2021

Menkomimfo Rudiantara Melantik Pengurus RAPIJakarta (IndonesiaMandiri) - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara melantik kepengurusan organisasi yang bergerak dibidang komunikasi, RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia), di kantornya (8/5).

"RAPI sudah seperti pahlawan tanpa tanda jasa. Karena di mana ada kebencanaan, maka di situ ada RAPI. Saya mengapresiasi yg sudah dilakukan RAPI selama ini," tutur Rudiantara kepada jajaran pengurus baru periode 2016-2021.

Oleh karenanya, Rudiantara pun sangat mendukung fokus kegiatan RAPI baik yang sifatnya eksternal (seperti peduli tentang kebencanaan) juga internal (pembinaan kepada anggota). "Kominfo akan membantu dan mendukung masalah yang ada di RAPI, baik sifatnya keanggotaan maupun layanan kepada masyarakat," tegas Rudiantara.

Bahkan Menkominfo juga berpesan agar tugas RAPI bisa diperluas lagi dalam membantu Pemerintah untuk sosialisasi terkait kanal komunikasi lainnya. Misalnya, ada bentuk pesan atau komunikasi yang harus disampaikan dengan cepat ke berbagai daerah, maka peran RAPI sangat diperlukan disini.

H. Agus Sulistiyono, SE, MT, Ketua Umum RAPI yang baru dilantik kepada IndonesiaMandiri mengatakan, bahwa RAPI juga sangat mendukung program bela negara dan cinta tanah air yang selama ini sedang hangat digalakkan Pemerintah. "Kita siap mendukung dan melawan siapapun yang mengganggu keutuhan NKRI, papar Agus. RAPI sendiri berdiri sejak 1980 dan anggotanya sudah lebih 120 ribu tersebar di seluruh Indonesi. Salah satu pendirinya, Eddie Marzuki Nalapraya, mantan Wagub DKI Jakarta 1984-1987, tampak hadir dalam acara pelantikan kepengurusan RAPI ini (bri).

Foto: abri

Share:

Arsip