KOAPGI Kembangkan Usaha Guesthouse

Tanggerang (IndonesiaMandiri) - Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia atau dikenal dengan Koapgi, baru saja mengembangkan usahanya dibidang jasa Guesthouse awal Desember 2016. Hal ini untuk membantu para awak pesawat (awak kabin maupun awak kokpit) yang baru saja diterima oleh PT Garuda Indonesia serta sedang mengikuti pelatihan tetapi kesulitan mencari tempat penginapan.

"Untuk itulah kami buat, dengan kapasitas 60 kamar. Kebanyakan satu kamar bisa dihuni untuk dua orang. Jadi bisa menampung sekitar 100an tamu," kata Rimond B. Sukandi, saat membuka acara syukuran Airline Guesthouse, yang terletak sekitar satu kilometer dari Garuda Indonesia Training Centre, kota Tanggerang.

Koapgi yang berdiri sejak 2001 dan kini beranggotakan lebih dari lima ribu karyawan PT Garuda Indonesia, meski namanya dengan istilah "awak pesawat", tetapi di dalamnya juga terdapat pegawai/karyawan yang di darat. Usaha utama Koapgi adalah simpan pinjam bagi anggota. Dalam rapat anggota tahunan yang baru saja digelar Oktober lalu, tercatat sisa hasil usaha periode 2015 mencapai enam miliar rupiah.

Dengan adanya Airline Guesthouse yang baru ini, diharapkan langkah usaha Koapgi bisa berkembang lagi (bri)

Foto: abri

Share:

Kodam Iskandar Muda Bantu Korban Gempa Pidie Jaya

Pidie Jaya (IndonesiaMandiri) - Kodam Iskandar Muda/IM yang terletak di kota Banda Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, bergerak cepat ketika terjadi musibah gempa di Rabu pagi (7/12). Gempa berkekuatan 6,5 richter yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, langsung direspons dengan dikerahkannya anggota Kodim 0102/Pidie untuk membantu evakuasi korban.

Bantun lainnya juga datang dari Tim SAR, Polri, BPBD Aceh dan masyarakat lainnya. Kodim 0102/Pidie juga mendirikan posko bantuan bencana berupa posko Kesehatan dan posko dapur umum. Dandim Letkol Inf Usik Samawa Parana turut terjun kelokasi untuk memantau langsung jalannya evakuasi.

Informasi yang diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Kamis malam (8/12), korban meninggal dunia sudah mencapai 94 jiwa, sebanyak ratusan warga di Kecamata Pidie Jaya Provinsi Aceh mangalami luka-luka. Korban kebanyakan tertimpa reruntuhan bangunan. Korban kebanyakan anak-anak dan lansia, dikarenakan mareka kebanyakan tinggal di lantai dua Ruko. Korban luka kini sedang mendapatkan penanganan medis di RS. Pidie Jaya.

Tiga lokasi terparah diakibatkan oleh gempa sekitar pukul 05.03 Wib di Pidie Jaya yang berada di tiga kecamatan, yakni Kec. Merdu, Kec. Tringgadeng dan Kec. Samalaga Tiga.  Banyak bangunan runtuh, Seperti Kuko, Rumah , Tempat Ibadan, Sekolah  dan Pesantren yang kini masih dalam pendataan.

Gempa bumi terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 10 km di Kabupaten pidie jaya terasa hingga Kota Banda Aceh serta Aceh Besar, dan terasa di Aceh Jaya, Meulaboh  Aceh Barat dan Kota Sabang.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Kamis kemarin sudah berkunjung ke lokasi gempa dan Presiden Joko Widodo bersama beberapa menteri juga datang hingga Jumat ini.

Jumlah personil TNI yg di kerahkan untuk membantu korban gempa sejumlah 740 orang, seperti Babinsa Kodim Pidie : 400 org, 1 SSK dari Arned 17 : 100 orang, dua SSK dari 113 : 200 orang, Detasemen Kesehatan Kodam IM 25 orang dan Denbekang 15 orang. Jumlah diatas bisa bertambah sesuai kebutuhan. Dari Batal Kaveleri 11 sudah disiapkan tiga SSK(300 org) jarak tempuh 2,5 jam dan Batalyon Zipur satu SSK(100 org) jarak tempuh 3 jam ke lokasi gempa (bri).

Foto: Dokdispenad

Share:

TNI AD Juara Umum Lomba Menembak Se-ASEAN

Jakarta (IndoneiaMandiri) - Ajang bergengsi lomba menembak antar angkatan darat se Asia Tenggara, AARM (ASEAN Armies Rifle Meet) ke 26 resmi berakhir. Pemenangnya adalah TNI AD. Lomba yang berlangsung sejak 21 November hingga 7 Desember ini, berlangsung di Grandstand, Camp O'Donnell, Capas, Tarlac, Filipina.

Para penembak Indonesia berhasil menggondol 21 medali emas, 15 medali perak dan 16 medali perunggu serta 6 tropi. Raihan medali Indonesia tersebut sudah tak terkejar lagi oleh Thailand  dengan 9 emas, 15 perak dan 7 perunggu dan tuan rumah Filipina  dengan 9 emas,8 perak, dan 13 perunggu.

Situs resmi AARM 2016, hasil kemenangan Indonesia itu diperoleh dari nomor senapan (1 emas, 2 perak, 3 perunggu), karaben (4 emas, 2 perak, dan 2 perunggu), pistol pria (2 emas, 2 perak, 2 perunggu), pistol wanita (4 emas, 1 perak, 2 perunggu), senapan mesin (4 emas, 3 perak, dan 2 perunggu).

Tim tembak TNI AD yang berlaga pada AARM ke-26 di Filipina  yang dikomandani Mayor Inf Wimoko dan Wakil Komandan Kapten Inf Abraham Pandjaitan dengan jumlah personel 61 orang terdiri dari 37 petembak dan 24 pendukung.

Adapun para petembak TNI AD ini berasal dari Kopassus 24 orang, Kostrad 7 orang, Kodam II/Sriwijaya 3 orang, Kodam III/Siliwangi 1 orang, Kodam XII/Mulawarman 1 orang dan Kodam XVI/Pattimura 1 orang.

Yang lebih membanggakan, senjata yang digunakan para petembak TNI AD pada AARM ini merupakan senapan SS2-V4 kaliber 5,56 mm dan karaben SS2-V2 kaliber 5,56 mm serta munisi buatan dalam negeri PT Pindad (bri)

Foto: Dok Dispenad

Share:

Pariwisata Sulsel Siap Berbenah Diri

Makasar (IndonesiaMandiri) - Sulawesi Selatan dengan ibukota Makasar, banyak yang menjadikannya sebagai pintu gerbang untuk menjelajah wisata di kawasan Indonesia Timur. Tak heran, provinsi yang satu ini terus melakukan pembenahan. Salah satunya dengan mendirikan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulsel. Targetnya tidak lain, agar provinsi ini bisa menjadikannya target utama kedatangan wisatawan mancanegara dan nusantara.
"Kita ini negara besar dan kaya. Makanya jangan sampai kalah," ajak Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, saat melantik pengurus baru BPPD yang diketuai oleh Andi Januar Jaury Darwis (22/11).
Ajakan sang Gubernur memang sangat beralasan. Karena Sulsel bisa dikatakan komplit dalam hal promosi potensi wisatanya. Mulai wisata budaya, alam, olahraga, kuliner hingga buatan, semuanya sudah tersedia. Itu sebabnya, Syahrul ingin dengan adanya BPPD, Sulsel bisa lebih bergairah lagi memacu pertumbuhan kedatangan wisatawan, yang ujungnya berdampak pads kesejahteraan masyarakat setempat.
Saat ini, Sulsel sedang mengincar wisatawan asing asal Cina yang kian banyak mendatangi sejumlah tempat wisata di kota-kota Indonesia. "Kita harus bisa membaca dengan cepat, apa keinginan wisatawan asal Cina di Sulsel. Misalnya cinderamata apa yang harus disiapkan oleh para UMKM (usaha menengah kecil&mikro), berapa dana yang diperlukan. Ayo kita coba selesaikan. Ini semua harus dikerjakan dengan cepat," sambung Syahrul penuh semangat.
Kementerian Pariwisata memang belum memasukkan Provinsi Sulsel sebagai bagian dari sepuluh tujuan wisata unggulan nusantara. Tetapi, pintu untuk Sulsel sangat terbuka lebar di tahun berikutnya (2017). Logo Sulsel yang memakai kapal Phinisi saja misalmya, sebenarnya sudah melambangkan sesuatu yang mendunia. Karena kawasan Tanah Beru di Kabupaten Bulukumba (Sulsel), telah lebih dari satu abad dikenal dunia sebagai daerah pengrajin Kapal Kayu Layar. Dan pada 1986, kapal Layar tersebut dengan nama Phinisi Nusantara sudah menembus Samudera Pasifik hingga ke Kanada (abri)
Foto: abri
Share:

Aparat Pamtas RI Kalbar Bongkar Kasus Narkotika

Pontianak (IndonesiaMandiri) - Penyelundupan barang "haram" narkotika di perbatasan Kalimantan Barat (RI) Malaysia kerap kali terjadi. Baru-baru ini (30/11), juga terungkap ada yang membawa masuk narkotika berula sabu-sabu seberat 31.627 kilogram dan extasi sebanyak 1.988 butir yang hendak dimasukkan ke wilayah RI melalui pos perbatasan di Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu (Kalbar).

Adalah aparat gabungan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Kodam XII/Tanjungpura, anggota Polri dan Bea Cukai yang bertugas di perbatasan Indonesia – Malaysia, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau, Kapuas Hulu, secara bersama-sama melalukan upaya pencegahan sekaligus membongkar upaya pemasukan barang "haram" tersebut.

Atas keberhasilan Tim Pamtas (Pengamanan Perbatasan) itu, Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Musyafak, SH., MH, memberikan penghargaan (2/12). Penghargaan berupa piagam secara simbolis diserahkan oleh Kapolda Kalbar kepada Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Tri Rana Subekti, S.Sos untuk anggota Satgas Pamtas Kodam XII/Tpr di Mapolda Kalbar.

Diantara yang menerima piagam tersebut yaitu, Komandan Yonif Para Raider 502/UY Mayor Inf. Febi Triandoko, Serka Sandi dari Kodam XII/Tpr, Sertu Leander Wiran Yonif 502/UY, Serda Rosadi Yonif 502/UY, dan Kopda Yuda Eka dari Yonif 502/UY.

Sementara pesan Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Andika Perkasa, SE., MA., M.Sc., Ph.D yang disampaikan oleh Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Tri Rana Subekti, memberikan apresiasi kepada Kapolda Kalbar, yang telah memberikan penghargaan kepada anggota TNI.

Kapendam XII/Tpr pun mengatakan, sudah barang tentu penghargaan  akan diberikan oleh siapapun  bagi prajurit yang telah menjalankan tugas dengan baik dan benar (bri).

Foto: Dispen Kodam XII/Tpr, abri

Share: