Home » » Kemenko Marves Dorong Pendirian Politeknik Industri Logam di Kabupaten Konawe

Kemenko Marves Dorong Pendirian Politeknik Industri Logam di Kabupaten Konawe

Posted by Indonesia Mandiri on Februari 04, 2021

Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi
Kendari/Sultra
  (IndonesiaMandiri) – “Rapat koordinasi dalam rangka persiapan pembangunan politeknik ini yang merupakan bentuk nyata pemerintah untuk mendorong pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami, karena akan ada lembaga pendidikan berupa Politeknik Industri Logam di Konawe yang nantinya bisa dibangun. Mari kita bekerja serius untuk hal ini, agar cita-cita pemerintah untuk mencapai sumber daya manusia yang unggul dapat tercapai,” ungkap Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi.

Rencana pendirian kampus tersebut, dibahas dala Rapat Koordinasi (Rakor) antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melalui Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim ,di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari. Acara ini dibuka oleh Gubernur Sultra secara luring dan daring (3/2)).

Gubernur Ali Mazi menyatakan apresiasinya kepada pemerintah pusat atas dukungannya yang berusaha mendorong potensi SDM di daerahnya. Hadir dalam acara tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Safri Burhanuddin memaparkan mengenai rencana pemberdayaan SDM melalui pendirian lembaga pendidikan berupa Politeknik Industri Logam di Konawe.

Safri menjelaskan, telah disepakati akan ada kerja sama dengan pihak swasta dan pemerintah daerah setempat sebagai pembina yayasan. Kemudian telah disepakati juga adanya pendirian Institut Teknologi Kelautan (IKT), sehingga nantinya Konawe memiliki lembaga pendidikan yang mampu membentuk SDM unggul untuk mampu memanfaatkan kekayaan alam berupa logam dan kekayaan laut.

“Pendirian politeknik di Konawe ini sudah berjalan sejak tahun 2020, tetapi waktu itu masih pada tahap pembicaraan. Di tahun 2021 ini kita mau semua berjalan dengan baik. Mulai dari persyaratan pengajuan perizinan sampai saat pembangunan dimulai,” papar Safri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Ferdinand menambahkan, “pada prinsipnya untuk lahan sudah siap, tinggal kita menyamakan seluruh aturan yang menjadi rujukan hukum untuk mendirikan politeknik tersebut. Fokusnya adalah mengenai zonasi dan tata ruang wilayah, setelah itu baru kita fokus pada proses kerja sama antara pemerintah daerah dan swasta (lw).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

About me

Indonesia Mandiri

Facebook

Cakrawala

About us

NeoMag is a blogging Blogger theme featuring a sleek, stylish and modern design suitable for everyone who loves to share their stuff online.