Berita Indonesia Mandiri

Ekowisata Tangkahan Sumut Terapkan Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Wisatawan mancanegara sangat senang ke Tangkahan

Tangkahan/Sumatera Utara (IndonesiaMandiri) - Kawasan ekowisata Tangkahan yang terletak di kaki Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, disarankan menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan. “Hutan rimba Tangkahan ini bukan hanya menjadi tempat wisata, namun juga menjadi observasi dan penelitian mengenal alam, makhluk hidup, flora, dan fauna yang beraneka ragam,” kata Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Valerina Daniel saat berkunjung ke Tangkahan terkait Minggu- Sosialisasi Indonesia Sustainable Tourism Awards/ISTA 2019 (29/4).

Kawasan yang dijuluki The Hidden Paradise ini sudah dikenal mendunia, banyak didatangi wisatawan mancanegara (wisman) dan berada dalam Taman Nasional Gunung Leuser. Valerina berharap Tangkahan mulai menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan. Ia sosialisasi ISTA sebagai ajang penghargaan kepada masyarakat sekaligus, mengukur implementasi pariwisata berkelanjutan dalam pengelolaan destinasi wisata di Indonesia. Menurut Valerina, konsep wisata berkelanjutan meliputi beberapa hal, mulai pemberdayaan masyarakat, pelestarian alam, hingga peningkatan kesejahteraan yang ditambahkan aspek pengelolaan secara profesional.

Kemenpar sosialiasi konsep Pariwisata Berkelanjutan kepada masyarakat
Selain itu, prinsip pariwisata berkelanjutan di Indonesia adalah 3P+1M meliputi People, Planet, Prosperity, ditambah Management. “Pariwisata berkelanjutan konsepnya Semakin Dilestarikan, Semakin Menyejahterakan,” jelasnya. Valerina ikut menikmati lam sejumlah atraksi wisata di Tangkahan, seperti jelajah Hutan Ekowisata, melihat dan mandi dengan sekawanan Gajah yang begitu jinak di Conservation Response Unit (CRU) Tangkahan, trekking menembus hutan, serta menjajal river tubing.

Kegiatan sosialisasi ISTA diakhiri dengan mengunjungi English Club, sebuah komunitas yang secara sukarela beri pelajaran Bahasa Inggris kepada anak-anak Tangkahan. Tujuannya, untuk mempersiapkan mereka sebagai pemandu wisata bagi wsman. Dalam kunjungan ke _English Club_, Valerina juga membagikan buku-buku kepada anak-anak Tangkahan (pn/ma).

Foto: Dok. Kemenpar

Share:

Arsip