Home » » Desa Wisata Djangga Dolok Bius Wisatawan asal 3 Benua

Desa Wisata Djangga Dolok Bius Wisatawan asal 3 Benua

Posted by INDONESIA MANDIRI on Mei 18, 2019

Turis asing nikmati proses pembuatan kopi di sekitar Danau Toba

Toba Samosir/Sumatera Utara (IndonesiaMandiri) - Desa Wisata Djangga Dolok, Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara, menyimpan aneka potensi yang sulit dibantah, seperti pesona alam, budaya, dan wisata buatan. Bahkan, wisatawan asal 3 benua (Belanda, Australia, Amerika Serikat), dibuat terpesona dengan keindahan Djangga Dolok. Mereka kerap hilir mudik menuju desa di Kawasan Danau Toba tersebut. Nah, potensi ini diangkat Bimbingan Teknis Kementerian Pariwisata/Bimtek-Kemenpar tentang Pengembangan Homestay dan Desa Wisata, di Huta Lumban Binanga, Desa Djangga Dolok, Lumban Julu, Toba Samosir (17/5).

“Penyelenggaraan Bimtek itu sangat bagus. Ada banyak potensi yang bisa digali bersama. Bimtek juga akan mengubah pola pikir masyarakat. Dengan adanya homestay dan aktivitas pariwisata, otomatis ada  tambahan pemasukan yang didapat masyarakat,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Toba Samosir Audi Murphy Sitorus. Keunggulan lain Djangga Dolok adalah udaranya yang sejuk, dengan suhu sekitar 19 derajat celcius hingga siang hari. Dulunya destinasi ini memiliki rumah adat dengan usia sekitar 250 tahun. Namun, jejak sejarah hilang karena kebakaran. Kini Ruma Bolon-Op Marhutala Manurung telah direstorasi dan difungsikan sebagai homestay. Kapasitas huninya 20 orang
dengan harga sewa Rp100 Ribu per malam.

Kementerian Pariwisata kawal dan bantu desa wisata Djangga Dolok
Selain homestay, Djangga Dolok memiliki alam eksotis. Hutan lindungnya hijau dan rimbun. Kawasan ini memiliki satwa endemik Burung Rangkong serta spesies primata. Tentunya, konsep ekowisata juga sedang dikembangkan. Lalu, di sisi lain keindahan Danau Toba sudah menanti menggenapi pesona indahya. Ada Manortor juga Marmucak. “Kami ucapkan terima kasih atas beragam dukungan yang diberikan Kemenpar. Masyarakat Djangga Dolok sangat membutuhkan bimbingan. Kami memiliki potensi besar. Alam dan budayanya bagus, lalu kulinernya sangat khas,” ucap Kades Djangga Dolok Rahmat B Manurung.

Ada paket inap di Djangga Dolok untuk 3 hari/2 malam bagi para turis. Mereka bisa mengikuti keseharian kegiatan masyarakat, seperti memilin rotan, ijuk, bersepeda, main kano di Danau Toba. Dengan ragam keunikan itu, tak heran turis asal Australia, Belanda, dan Amerika Serikat sering datang di penghujung tahun hingga April kemarin.

Ada 20 paket dukungan yang diberikan Kemenpar, dimana tiap paket terdiri dari 1springbed, 2 bantal, dan 2 guling. Bentuk lain berupa 1 sprey, 1 bed cover, juga 1 buku tamu. “Desa ini memiliki banyak potensi. Sekarang saatnya memunculkan daya tariknya. Masyarakat di sini juga sangat ramah. Pemberian bantuan ini dharap memotivasi mereka. Kalau pariwisata di Djangga Dolok bagus, maka kesejahteraan masyarakatnya ikut naik,” harap Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar Lokot Ahmad Enda (ma).

Foto: Istimewa

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala