Sikap Indonesia Tangani Sampah Dapat Perhatian Dunia

Tekad indonesia kurangi sampah dapat simpati dunia 
Katowice/Polandia (IndonesiaMandiri) - Dalam pertemuan COP 24 UNFCCC di Katowice, Polandia, keberadaan Paviliun Indonesia sedot perhatian besar bagi peserta acara. Terlebih saat membahas soal penanganan sampah, yang digelar Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/PSLB3-KLHK (12/12).

Talkshow bertema “Indonesian Concrete Action On Reducing Plastic Waste” diisi pembicara antara lain Rosa Vivien Ratnawati, Dirjen PSLB3 KLHK, Dr. Kirana Pritasari, MHIQ, Direktur Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI dan Bambang Suwerda, Penggagas Bank Sampah. Acara ini dipadati pengunjung oleh para mitra organisasi internasional, anggota UNFCCC, komunitas bisnis, NPO/LSM Internasional, pelaku perubahan iklim dan lembaga pemerintah.

Intinya, diskusi membahas kontribusi Indonesia dalam mengurangi sampah plastik, terutama memerangi sampah plastik di laut dari kegiatan berbasis lahan serta memitigasi perubahan iklim. Ini adalah Pemerintah Indonesia perangi sampah plastik dengan tagline “Kendalikan Sampah Plastik”, seirama Program Kampanye Lingkungan dari UN Environment untuk Hari Lingkungan Dunia 2018 "Beat Plastic Pollution”.

Indonesia bertekad tetapkan target pengurangan sebesar 30% dan penanganan sampah dengan benar sebesar 70% dari total timbulan sampah pada 2025. Target tersebut dinyatakan secara resmi pada Peraturan Presiden No. 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional tentang Pengelolaan Sampah (dk). 
Share:

Arsip