Anugerah Adiwiyata Mandiri&Nasional Berlangsung Meriah

Siswa SD bermain musik dari barang bekas
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Untuk ke-13 kalinya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK anugerahkan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional sejak pertama 2006. Pada 2018 ini, acara yang meriah diselenggarakan di Manggala Wanabakti Jakarta, ini diikuti berbagai sekolah yang mendapat penghargaan Adiwiyata sebanyak 3871, yaitu 727 sekolah Adiwiyata Mandiri dan 3144 Sekolah Adiwiyata Nasional (21/12).

Program Adiwiyata adalah untuk menciptakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, bertujuan wujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik. Empat komponen dalam program Adiwiyata adalah: kebijakan sekolah, kurikulum, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan.

Di 2018, sebanyak 875 sekolah (terdiri atas 784 sekolah negeri dan 91 sekolah swasta) di 273 kota/kabupaten 32 propinsi  yang diusulkan oleh Dinas Lingkungan Hidup mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional. Sedangkan untuk Adiwiyata Mandiri, 314 sekolah (terdiri atas 290 sekolah negeri dan 24 sekolah swasta) dari 134 kota/kabupaten di 27 propinsi  yang diusulkan, 117 di antaranya berhasil mendapat predikat sekolah Adiwiyata Mandiri.

Menteri LHK Siti Nurbaya menekankan pentingnya menerapkan prinsip Adiwiyata yaitu edukatif, partisipatif dan berkelanjutan. Sehingga kepedulian akan
nilai-nilai lingkungan hidup dipahami menyeluruh.

Diluar acara, dipamerkan juga berbagai produk siswa-siswi tentang berbagai hal yang ramah lingkungan. Misalnya ada siswa SDN Tanjung Priok 05 Jakarta, yang memperagakan kebolehannya bermain musik dengan bahan barang bekas (ma).

Foto: abri
Share:

Arsip