Berita Indonesia Mandiri

KLHK Kawal Kebijakan Tata Kelola Pelepasan Kawasan Hutan

upaya menjaga deforestasi terus dilakukan

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Guna mendukung pembangunan nasional dan peningkatan kesejahtraan masyarakat melalui subsektor perkebunan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK telah melepaskan areal untuk perkebunan sawit dari kawasan hutan seluas 5.418.413 ha. Pelepasan ini dilakukan sejak 1987 hingga akhir 2018.


Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan KLHK, Sigit Hardwinarto memberi contoh, pembukaan kawasan hutan seluas 2 juta ha di Provinsi Kalimantan Tengah untuk perkebunan sawit, perlu disampaikan bahwa menurut data KLHK, di Kalteng telah dilepaskan kawasan hutan seluas 978.355 ha.”



Jadi pelepasan kawasan hutan ini untuk perijinan perkebunan lama yang masih dalam proses. Secara nasional terdiri dari permohonan pelepasan kawasan hutan untuk penyelesaian perbedaan tata ruang seluas 1.287.145 ha, serta pelepasan kawasan hutan dari permohonan reguler seluas 1.687.384 ha. Sehingga total permohonan pelepasan kawasan hutan untuk izin perkebunan sedang diproses secara nasional seluas 2.974.529 ha.



Di Kalteng, permohonan kawasan hutan perkebunan yang telah menjadi kebun kelapa sawit akibat perbedaan tata ruang seluas 1.024.432 ha dan permohonan reguler seluas 403.519 ha. Sehingga seluruh perijinannya seluas 1.427.951 ha bukan 2 juta hektar sebagaimana diinformasikan Dinas Provinsi tersebut.



KLHK sangat peduli tentang hal itu guna mencegaj deforestasi. Kemudian untuk memperkuat pencegahan deforestasi diterbitkan Inpres No 8/2018 tentang Penundaan dan Evaluasi Perijinan Perkebunan Kelapa Sawit Serta Peningkatan Produktifitas Perkebunan Kelapa Sawit serta Peraturan Menteri LHK No P.96/MENLHK/SETJEN/KUM.1/11/2018 tentang Tata Cara Pelepasan Kawasan Hutan Produksi Yang Dapat Dikonversi (dk).



Foto: abri
Share:

Provinsi Banten Masih Miliki Segudang Pesona Destinasi Wisata

Wisata religi di Banten sangat menarik
Pandeglang (IndonesiaMandiri) - Tim Tourism Crisis Center Kementerian Pariwisata/TCC-Kemenpar, memberikan informasi alternatif destinasi wisata bagi wisatawan yang ingin berlibur di sekitar Provinsi Banten selain pantai purna musibah tsunami (22/12) yang melanda salah satu kabupatennya: Pandeglang. Karena menurut Kadispar Pemprov Banten, Eneng Nurcahyati, wilayahnya memiliki banyak objek wisata lain yang menarik.



“Banten memiliki berbagai destinasi lain selain pantai yaang bisa dijadikan alternatif berwisata di penghujung tahun. Di sana terdapat wisata alam, budaya, hingga buatan. Beberapa di antaranya terletak di Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan di beberapa daerah lainnya,” ujar Kadispar Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati (26/12).



Provinsi yang berdiri pada 2000 itu memiliki segudang wisata alam, seperti Pemandian Air Panas Alam Batoe Koewoeng di Serang dan Telaga Biru Cisoka yang berada di Kabupaten Tangerang. Tempat wisata dengan nama Telaga Biru Cisoka ini sukses menjadi wisata pilihan para anak muda yang ingin menikmati wisata alam dengan pemandangan indah dan romantis. Terdapat tiga telaga dengan warna biru dan kedalaman berbeda mulai 5 hingga 20 meter.



Sedangkan Pemandian Air Panas Alam Batoe Koewoeng merupakan air panas yang muncul dari perut bumi dan miliki khasiat bisa sembuhkan penyakit rematik, pegal linu, sering kesemutan dan beberapa penyakit lainnya. Air panas di pemandian ini mengandung iodium sehingga tidak berbau.



Berwisata ke Banten tak lengkap bila tidak berwisata religi, salah satunya ke Masjid Agung Banten yang berada di kawasan Kesultanan Banten berdiri sejak 1569. Bangunan masjid ini bergaya artsitektur Hindu, China, Jawa, dan Eropa.



Banten ternyata juga memiliki air terjun yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Air Terjun Cihear yang ada di Gunung Leutik yang masuk dalam Kawasan Gunung Halimun Salak. Air Terjun Cihear merupakan obyek wisata yang sangat menarik dan indah, dengan aliran air yang sangat deras mencapai ketinggian 25 meter, dengan lebar sekitar 6 meter (ay/fm).



Foto: Dok. Kemenpar
Share:

Lanal Lampung Distribusi Bantuan Logistik Ke Pesawaran

Lanal Lampung kirim bantuan ke Pesawaran
Lampung (IndonesiaMandiri) - Pangkalan TNI AL/Lanal Lampung, dengan mengerahkan kapal KAL Pohawang II-3-30 dikomandani oleh Lettu Laut (P) Bagas Mondro Mukti, kirim bantuan angkutan laut logistik dan relawan pasca tsunami di wilayah pesisir Lampung Selatan dari Dermaga Pelindo Panjang Bandar Lampung menuju Dermaga Ketapang Kabupaten Peswaran (30/12).

Bantuan logistik untuk korban tsunami bagi warga Kabupaten Pesawaran berupa beras 49 sak @ 10 kg, air mineral 34 dos, kipas angin 1 buah, pakaian layak pakai 2 dos, pampers 2 dos, pakaian dalam 1 dos, mesin genset 1 buah, biskuit 2 dos, bubur bayi 1 dos, sabun 2 dos, sikat gigi dan pasta gigi 1 dos, pembalut wanita 1 kantong, cangkul 10 buah, sabit 5 buah, pakaian layak pakai 2 karung, selimut 1 karung, mesin sainsaw 1 buah, karpet 15 buah, kasur 9 buah, senter 11 buah, dan lampu emergensi 2 buah.

Selain bantuan logistik, KAL Pohawang juga mengangkut Tim Relawan sebanyak 32 orang teridir dari Polri 15 orang (Tertua Kapolres Pesawaran), TNI AD 1 orang (Babinsa Pulau Pohawang Sertu Oding), Ibu Bhayangkari 7 orang (Tertua Ibu Kapolres Pesawaran), Dinas Kesehatan 5 orang (drg. Fadli), dan wartawan (lw).

Foto: Dispen Armada I
Share:

TNI AL Kembali Kerahkan 2 Unsur KRI Ke Selat Sunda

Kapal canggih Pushidrosal KRI Rigel-933
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Dua kapal perang milik TNI AL kembali dikerahkan untuk membantu dampak gempa pasca tsunami di Perairan Selat Sunda yaitu KRI Rigel-933 dan KRI Usman Harun-359 (30/12).

Khusus KRI Rigel-933 milik Pusat Hirografi dan Oceanografi TNI AL/Pushidrosal, dikerahkan guna mengetahui penyebab gempa dengan menggunakan deteksi bawah air. KRI Rigel-933 kapal jenis Multi Purpose Research Vessel (MPRV) dengan peralatan survei canggih. Kelebihan lainnya, memiliki robot dalam air yang bisa mengambil sampel, serta memiliki kamera bekerja otomatis. Tak salah memang karena kapal ini memiliki peralatan modern buatan pabrik OCEA, Prancis. 

Selain itu, Rigel-933 dengan komandan Letkol Laut (P) Agus Triyana, dilengkapi AUV (Autonomous Underwater Vehicle), berfungsi pencitraan bawah laut sampai kedalaman 1.000 meter. Lalu ada ROV (Remotely Operated Vehicle) SSS (Side Scan Sonar), untuk mendapatkan gambaran daratan, AWS (Automatic Weather Station), Echosounder Multibeam laut dalam dan Singlebeam. Selanjutnya, CTD (Conductivity Temperaturend Depth) Gravity Corer, kelengkapan laboratorium, dan kemampuan survei perikanan di laut dalam.

Kapal buatan Prancis ini sempat menemukan seorang nelayan yang terdampar di Perairan Pulau Panjang Timur Gunung Anak Krakatau, dan dirawat oleh tim medis KRI Rigel.

Sementara itu, KRI Usman Harun-359 dikerahkan untuk membantu penyisiran serta evakuasi korban tsunami di Selat Sunda (ma).

Foto: Dispen Koarmada I
Share:

NTB Segera Bangkit&Targetkan Empat Juta Wisatawan

Pesona wisata NTB masih tinggi diminati wisatawan

Tangerang/Banten (IndonesiaMandiri) -Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat/NTB Zulkieflimansyah meluncurkan Calender of Event (CoE) 2019 bertema “The Spirit of Lombok Sumbawa” (29/12).

Ada empat atraksi CoE 2019 di NTB berskala nasional, seperti Pesona Bau Nyale, Festival Pesona Tambora, Festival Pesona Moyo dan Pesona Khazanah Ramadan. Sedangkan even CoE Lombok 2018 lainnya adalah Lombok Sumbawa Great Sale, Rinjanin100, Tour De Lombok Mandalika, Festival Pesona Senggigi, Bulan Pesona Lombok Sumbawa.

Arief Yahya menyambut baik launching CoE NTB 2019 yang digelar di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang dan menyebut mengawali launching event oleh Provinsi di seluruh Indonesia. “Top-3 important message dalam menggelar event, yaitu gunakan standar event internasional, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar persiapan harus benar-benar matang dilakukan dari jauh-jauh hari. Tetapkan kurator event, management dan promosi terukur, sehingga penyajian CoE jadi contoh untuk event lainnya,” pesan Menpar Arief Yahya.

NTB cepat bangkit dari pemuliha pasca gempa bumi pada awal Agustus 2018. Program trauma healing untuk SDM pariwisata di NTB juga terus berlanjut dan diharapkan pada awal April 2019 sudah pulih sepenuhnya.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah menjelaskan, pihaknya bersemangat menyongsong 2019. “Kami optimis 4 juta wisatawan bisa datang ke NTB tahun depan. Namun sehebat apa pun promosi yang kita lakukan, sehebat apapun event yang digelar, harus didukung aksesibilitas atau konektivitas,” jelas Gubernur NTB (pn/fm).

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

Gerakan Nasional Pemulihan DAS Diperingati Lebih Bermakna

Gerakan menanam sekaligus memelihara aliran sungai

Purwakarta/Jabar (IndonesiaMandiri) - Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional pada 2018 menjadi istimewa dibanding sebelumnya. Karena acaranya disatukan dengan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GN PDAS), di Persemaian Permanen Purwakarta, Desa Jomin Timur, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang selama dua hari, 28-29 Desember 2018. 

GNPDAS bertujuan merehabilitasi lahan, agar DAS lebih lestari. Tak bisa dipungkiri telah banyak kerusakan di Daerah Tangkapan Air (DTA) atau bagian hulu sebuah DAS. Ini terjadi akibat perilaku manusia seperti penebangan pohon ilegal atau penggunaan lereng-lereng bukit untuk kegiatan pertanian semusim, sehingga kemampuan menyerap, menyimpan dan mengalirkan air menjadi menurun. Dampaknya, bencana hidrologis seperti tanah longsor, banjir dan kekeringan mudah terjadi.

"Indikator dari sebuah DAS yang sehat ialah, tersedianya air dalam kuantitas dan kualitas memadai untuk berbagai keperluan, terjaganya kesuburan tanah dan produktifitas lahan, serta berkurangnya bencana-bencana hidrologis seperti banjir, tanah longsor dan kekeringan,” ucap Menteri LHK, Siti Nurbaya yang turut hadir beserta stafnya.

Setiqp tahun akibat bencana hidrologis menyebabkan petani merugi karena gagal panen, jatuhnya korban jiwa, rusaknya infrastruktur, kerugian finansial hingga ratusan milyar rupiah. Menteri Siti berpesan kesehatan DAS harus dijaga dengan perspektif lebih luas, tak hanya menanam pohon namun juga harus memastikan terbentuknya tutupan vegetasi hutan terutama pada DTA atau wilayah hulu DAS.

Acara ini menjadi penting, sehingga Kepala Daerah seperti Gubernur, Bupati dan instansi lain terkait wajib menahami gerakan ini untuk memelihara serta peduli tentang pelestarian lingkungan di wilayahnya (ma).

Foto: abri
Share:

Menteri Pariwisata Puji Balawista Bantu Evakuasi Wisatawan di Pandeglang

Menpar saat bertemu Ketua Balawista di Pandeglang

Pandeglang (IndonesiaMandiri) - Saat Menteri Pariwisata/Menpar Arief Yahya meninjau sejumlah titik destinasi wisata pasca tsunami Selat Sunda di Pandeglang, juga bertemu Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista).

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada seluruh Balawista, yang sudah membantu fase recovery pasca bencana. Semoga Allah membalas keikhlasan teman-teman dengan pahala yang terbaik,” ujar Menpar Arief ketika bertemu Ketua Umum Balawista Banten Ade Ervin.

Menurut Ervin, total terdapat 1.800 pengungsi yang terdampak langsung, kehilangan harta benda yang berhasil dievakuasi Balawista. “Pada hari pertama setelah kejadian, Balawista melakukan pencarian dan penyelamatan korban. Dihari ketiga hingga sekarang kami juga melakukan distribusi bantuan ke berbagai titik pengungsian,” papar Ervin di Pantai Pasir Putih, Pandegelang, Banten (27/12).

Personil Balawista yang berjumlah 200 orang itu, pada saat kejadian langsung sigap melakukan evakuasi di berbagai titik bencana, terutama di sepanjang Pantai Carita. “Pada malam itu kami melihat air laut pasang. Personil kami berhasil mengevakuasi hampir 1000 wisatawan,” ujarnya.

Balawista yang berinduk di bawah naungan Dinas Pariwisata Banten, berharap mendapat dukungan dari Kemenpar dalam bentuk pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM). “Paling tidak kami membutuhkan 1.200 SDM, Karena personil kami baru 200 orang. Sedangkan destinasi wisata di pantai carita ini sangat panjang,” harap Ervin (ay/ma).

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

Kapal Angkatan Laut Korea Selatan Kunjungi Jakarta

Kapal AL Korsel datang ke Jakarta 
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Asisten Potensi Maritim Komandan Lantamal III Jakarta Kolonel Marinir Muhammad Supriyatna sambut kedatangan Kapal Perang Angkatan Laut Korea Selatan Rok Wang Geon (DDH-978) pimpinan Komandan Captain Cho, Choong-Ho dalam rangka di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Pelabuhan Tanjung Priok (28/12).

Kapal Perang Roks Wang Geon (DDH-978) bertype Destroyer Class, dengan dimensi panjang 149,99 meter, dan lebar 17,4 meter, memiliki draft 9,48 meter, tonase 5.550 ton, sistem pendorong combinasi diesel or gas (CODOG) 2 engines Shafts ini, mempunyai kecepatan 29 Knots dan dapat menempuh jarak  jelajah 4.000 Nm pada kecepatan 18 Knots, dan selain itu juga memiliki beberapa persenjataan modern serta 37 personel Perwira, dan 264 personel Crew kapal.

Kunjungan Kapal Perang Korea Selatan beserta stafnya selama tiga hari ini, selain melaksanakan bekal ulang juga mengadakan kunjungan kerja ke Koarmada I dalam rangka mempererat hubungan kerja sama dan silaturahmi (lw).

Foto: Dispen Lantamal3
Share:

Garuda Indonesia Salurkan Bantuan Bagi Korban Tsunami Selat Sunda

Garuda Indonesia ikut peduli bantu korban tsunami

Tangerang (IndonesiaMandiri) - Maskapai nasional Garuda Indonesia didukung penuh Ikatan Istri Karyawan Garuda Indonesia (IIKGA) menyalurkan bantuan kemanusian bagi korban bencana tsunami Selat Sunda, yang penyaluran bantuan bersama posko bantuan BUMN Hadir Untuk Negeri di wilayah Pandenglang, Banten (27/12).

Direktur Human Capital Garuda Indonesia Heri Akhyar menyampaikan, penyaluran bantuan kemanusiaan terdiri dari kebutuhan sandang-pangan seperti paket sembako, perlengkapan keperluan balita, wanita dan ibu menyusui, hingga bantuan obat-obatan dan perlengkapan pertolongan pertama.

“Pada kesempatan tersebut, Garuda Indonesia bersama IIKGA berhasil mendistribusikan sedikitnya 319 koli bantuan sandang dan pangan yang proses pendistribusiannya turut dibantu oleh aparatur pemerintahan setempat". Papar Heri.

"Pendistribusian bantuan kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Garuda Indonesia dan IIKGA di wilayah Pandeglang tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan "Garuda Indonesia Peduli"  yang secara berkelanjutan dilakukan perusahaan terhadap korban bencana alam di sejumlah wilayah di Indonesia.

Dengan posko "BUMN Hadir Untuk Negeri", Garuda Indonesia bersama aparatur pemerintahan terkait terus melakukan koordinasi intensif sekiranya terdapat dukungan lain yang dapat diberdayakan bersama-sama dengan BUMN lainnya terhadap korban tsunami Selat Sunda tersebut (rm).

Foto: abri
Share:

Markas Besar TNI AD Kirim Bantuan Kemanusiaan

TNI AD kirim 28 truk bantuan kemanusiaan ke Banten&Lampung
Banten (IndonesiaMandiri) - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat/Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya menjelaskan, Mabesad mengirim bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak tsunami Selat Sunda di wilayah  Banten dan Lampung sejumlah 28 truk dengan total keseluruhan senilai Rp. 4 Milyar (27/12). Pengiriman bantuan kemanusiaan diberangkatkan langsung Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa didampingi para Pejabat teras di lingkungan Mabesad dan Mitra TNI AD.

Menurut Kadispenad, bantuan ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI AD dan Mitra TNI. “Bantuan yang kita kirimkan pagi ini, masing - masing truk membawa logistik berupa makanan siap saji serta kebutuhan wanita dan bayi. Nominal bantuan tersebut jika di kalkulasi setiap truk senilai 145 juta rupiah atau total keseluruhan 4 miliar,” jelasnya.

Bantuan terdiri dari air mineral 200 dos, mie instan 200 dos, biskuit 100 dos, susu bayi 100 dos, susu kental manis 50 dos, gula/kopi/teh 200 dos, serta pembalut wanita 50 dos dan pampers 100 dos. Disamping berasal dari Mabesad dan Persatuan Istri Prajurit (Persit), bantuan juga datang dari donatur mitra TNI, yakni PT Sritex, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Yayasan KEP, PT Arwana,  PLN Persero, Toyota Motor, PT Ascon Indonesia  Internasional, Rotary Club, Walubi, Yayasan Pelangi Indonesia Ministry,  PT Mora Production, dan PPI.

Dalam pengiriman bantuan kemanusiaan ini juga disertakan 3 truk personel TNI AD, berkekuatan 80 prajurit dari Yon Bekang Kostrad. Adapun sasaran pengirimannya adalah 23 truk ke wilayah Banten (Cilegon dan Pandeglang) bagi lebih dari 21 ribu warga pengungsi yang tersebar di 11 titik (Anyer,  Carita, Pulo Sari, Cinangka, Labuan, Angsana, Patia, Munjul, Tj. Lesung, Cigeulis dan Sumur) serta 5 truk ke wilayah Lampung.

Sejak terjadinya bencana tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung Sabtu lalu, satuan jajaran TNI, termasuk TNI AD bersama-sama dengan komponen masyarakat lainnya bergerak cepat melakukan berbagai langkah penanganan dengan mengerahkan personel, materiil, Alutsista dan perlengkapan yang dimiliki ke lokasi bencana (bp).

Foto: Pendam16
Share:

Jalur Penerbangan Sekitar Gunung Krakatau Masih Normal

AirNav terus pantau keselamatan udara sekitar Krakatau

Jakarta (IndonesiaMandiri) – Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia, terbitkan notice to Airmen (NOTAM) nomor A5446/18 mengenai sejumlah jalur penerbangan yang terdampak terkait aktivitas Gunung Krakatau (27/12). Meski demikian dampak abu vulkanik Gunung Krakatau tidak mengganggu penerbangan, dan pelayanan navigasi serta lalu lintas penerbangan berjalan aman dan normal.

“Sesuai NOTAM Nomor A5446/18 yang diterbitkan pada Kamis siang ini, ada 7 jalur penerbangan yang terdampak. Penutupan dan Pengalihan jalur penerbangan dilakukan di wilayah yang terdampak sebaran debu vulkanik Gunung Krakatau. Setelah melalui wilayah tersebut, pesawat akan kembali ke jalur penerbangan normal. Dan hal ini, tidak mengakibatkan pembatalan jadwal penerbangan.” jelas Corporate Secretary AirNav Indonesia, Didiet KS Radityo.

Dari koordinasi dengan BMKG dan PVMBG serta pengamatan Darmin Volcanic Ash Advisory Center (DVAAC) sejauh ini semburan debu vulkanik dari Gunung Krakatau bergerak ke Barat Daya Kecepatan 45 knots, bergerak ke arah Timur Laut dengan kecepatan 15 knots, sehingga masih berjarak aman dari dua bandara terdekat.

“Berdasarkan catatan yang dapat kami himpun sejauh ini, bandara-bandara terdekat seperti Soekarno-Hatta dan Raden Inten II Lampung tidak terdampak debu vulkanik dari Gunung Krakatau karena berjarak 28 Nautical Mile (NM) dengan batas luar area semburan debu vulkanik Gunung Krakatau, sehingga pelayanan navigasi dan pergerakan pesawat masih berjalan normal. Namun tetap, saat ini personel kami terus bersiaga terhadap aktivitas Gunung Krakatau ini dan akan terus melaporkan perkembangan kondisi terkini, melalui Notam yang akan terus diperbaharui.” ungkapnya.

Didiet menambahkan, selain menyiagakan personil memantau aktivitas debu vulkanik Gunung Krakatau terhadap keselamatan penerbangan, sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah di pesisir Provinsi Banten, AirNav Indonesia mendirikan Posko AirNav Peduli Tsunami Selat Sunda. “AirNav telah mendirikan Posko sejak Rabu (26/12) yang terletak di Pondok Pesantren Riyadhul Wildan, Kampung Sepen Masjid, Kabupaten Pandeglang-Banten. Di Posko ini, kami menyediakan dua unit tenda Komando untuk Posko Penampungan dan dapur umum. Selain itu, kami juga mengerahkan 13 personil AirNav untuk turun langsung ke Posko tersebut, bekerja bersama relawan membantu meringankan beban masyarakat di wilayah yang terdampak musibah,” tambahnya (rm).

Foto: abri
Share:

ASDP Hadirkan Kapal Baru Ihan Batak Di Danau Toba

Kapal Baru Ihan Batak layani masyarkat di Danau Toba

Jakarta (IndonesiaMandiri) - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan/ASDP Indonesia Ferry (Persero) hadirkan angkutan kapal baru di Danau Toba untuk mendukung pariwisata (27/12). Namanya Kapal Motor Penyeberangan/KMP Ihan Batak, diambil dari nama ikan khas di Danau Toba.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini mengatakan “dengan adanya pengoperasian KMP Ihan Batak oleh ASDP, diharapkan dapat menjadi momentum dalam menghadirkan layanan transportasi ferry yang andal, aman, dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba.

Pengoperasian KMP Ihan Batak diharapkan juga dapat membantu dalam mengurai kepadatan layanan angkutan Natal dan Tahun Baru yang mengalami peningkatan. Rencananya, KMP Ihan Batak melayani rute Ajibata-Ambarita sebanyak enam trip per harinya.

KMP Ihan Batak merupakan kapal pertama jenis Ro-ro berukuran 300 Gross Tonage (GT) dibangun pertama di Kawasan Danau Toba. Kapal ini dibangun oleh Kementerian Perhubungan/Kemenhub. Kapal ini mampu mengangkut 280 orang penumpang, 35 hingga 40 unit mobil pribadi atau sekitar 22 unit kendaraan jenis campuran.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menekankan, “masuk kapal langsung catat manifest dan pakai life jacket. Marilah kita bersama menciptakan sistem keselamatan pelayaran yang baik karena tahun depan ditargetkan 1 juta wisatawan akan datang ke Danau Toba” (lw).

Foto: Istimewa
Share:

Menteri Pariwisata Kunjungi Korban Tsunami Selat Sunda

Menteri Pariwisata menghibur pengungsi dampak tsunami Selat Sunda

Pandeglang/Banten (IndonesiaMandiri) - Menteri Pariwisata Arief Yahya melakukan kunjungan ke lima titik destinasi wisata yang terdampak Tsunami Selat Sunda mulai dari Anyer, Carita, Labuan, Tanjung Lesung dan Menes. Tak lupa Menpar juga mendatangi dan berdialog dengan masyarakat yang mengungsi.

Arief Yahya menekankan soal strategi pemulihan destinasi pariwisata. “Strategi pemulihan ini dilakukan saat masa tanggap darurat selama 14 hari selesai. Yang pertama kita pulihkan adalah SDM dan kelembagaannya melalui kegiatan trauma healing untuk masyarakat yang berdomisili dan berusaha di destinasi wisata, termasuk para pekerja di sektor industri pariwisata, seperti pegawai -pegawai hotel, komunitas dan Industri pariwisata itu sendiri,” ujar Menpar Arief Yahya di Posko Labuan, Pandeglang, Kamis (27/12).

Bagi industri pariwisata, Kami yakin mereka kesulitan dalam membayar cicilan, atau tagihan listrik dan air. Untuk itu, nanti Kemenpar akan meminta kepada pihak terkait, untuk memberi relaksasi di bidang keuangan, termasuk cicilan ke Bank. Itu juga yang kami lakukan di Bali dan Lombok beberapa waktu lalu,” ungkap Menpar.

Yang kedua, pemulihan pemasaran. Tujuannya adalah menumbuhkan rasa kepercayaan kepada masyarakat untuk berwisata ke pesisir Selat Sunda, terutama ke Pandeglang dan Serang. Lembaga Pemerintah bisa perbanyak even di kawasan ini. “Recovery harus secepat mungkin. Untuk Anyer dan sekitar saya prediksi satu bulan sudah mulai pulih. Pemerintah lah yang harus memulai. Karena bila pemerintah sudah masuk, kepercayaan masyarakat sudah tentu ikut,” akunya.

Soal pemulihan destinasi, Kemenpar akan menyurati pihak terkait memperbaiki destinasi terdampak. “Semisal menyurati KemenPUPR, atau menyarikan Dana Alokasi Khusus. Di sana peran Kemenpar untuk selalu mendampingi,” tegas Arief Yahya (ma/ay).

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

Waspadai Terus Status Gunung Anak Krakatau

Waspadai Terus Status Gunung Anak Krakatau

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Berdasarkan hasil pengamatan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda (27/12), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi/PVMBG Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral/ESDM aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat dari Level II-Waspada menjadi Level III-Siaga.

Pada jumpa pers di Gedung Kementerian ESDM Jakarta (27/12), Sekretaris Badan Geologi Antonius Ratdomopurbo menyampaikan, peningkatan status ini didasarkan pada hasil pengamatan dan analisis data visual maupun instrumental hingga 27 Desember 2018 pukul 05:00 WIB.

"Sehubungan dengan tingkat aktivitas Level III (Siaga) tersebut, masyarakat tidak diperbolehkan mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 km dari kawah. Saat hujan abu turun, masyarakat diminta untuk mengenakan masker dan kacamata bila beraktivitas di luar rumah," ungkap Purbo.

Ia meminta masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung untuk tetap tenang dan dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD setempat.

Terkait potensi bencana erupsi Gunung Anak Krakatau, Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) menunjukkan hampir seluruh tubuh Gunung Anak Krakatau yang berdiameter kurang lebih 2 km merupakan kawasan rawan bencana. Potensi bahaya dari aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini adalah lontaran material pijar, aliran lava dari pusat erupsi dan awan panas yang mengarah ke selatan. Sedangkan sebaran abu vulkanik tergantung dari arah dan kecepatan angin (ma).

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

TCC Kemenpar Ingatkan Waspada Cuaca&Gelombang Tinggi

Waspadai gelombang tinggi di musim libur akhir tahun

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kementerian Pariwisata melalui Tim Tourism Crisis Center (Kemenpar-TCC) terus melakukan monitoring pasca tsunami di Selat Sunda (22/12). Menurut data Tim TCC dari Badan Meterorologi dan Geofisika (BMKG), masyarakat diminta waspada terhadap cuaca dan gelombang tinggi.

“BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan gelombang tinggi 22-29 Desember 2018 di sejumlah wilayah pantai Indonesia. Para masyarakat dan wisatawan diharap tidak abai himbauan dari pemerintah,” ujar Ketua Tim Crisis Center, Guntur Sakti (26/12).

Bagi wisatawan atau masyarakat yang ingin menghabiskan Libur Natal dan Tahun Baru diminta agar mematuhi himbauan dari pemerintah. BMKG menyatakan gelombang dengan tinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan Sabang-Banda Aceh, perairan barat Aceh, juga di perairan barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, perairan Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudera Hindia barat Sumatera dan Selat Sunda bagian selatan.

“Himbauan dari BMKG, masyarakat atau wisatawan agar menjauh 1 kilometer dari pantai. Untuk itu baiknya sementara memilih liburan selain ke pantai, dan upayakan untuk selalu update info cuaca melalui akun media sosial atau mobile aplikasi Info BMKG" pesan Guntur.

Selain itu gelombang tinggi berpeluang terjadi di perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Bali hingga Selat Lombok dan Selat Alas bagian selatan, perairan Pulau Sawu hingga Pulau Rote Kupang, Laut Timor selatan NTT, laut Sawu hingga selat Ombai, perairan selatan Flores, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT, laut Natuna bagian Utara.

Gelombang tinggi juga di perairan Utara kepulauan Anambas hingga kepulauan Natuna, laut Jawa bagian barat, laut Flores, perairan kepulauan Baubau hingga kepulauan Wakatobi, Laut Banda bagian barat, perairan selatan Kepulauan Sermata hingga kepulauan Tanimbar, laut Arafuru bagian barat, laut Sulawesi, perairan Utara Sulawesi, perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud.

Perairan Bitung Manado, laut Maluku bagian Utara, perairan Halmahera, laut Halmahera, perairan Utara Papua Barat hingga Papua dan Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua juga berpeluang menghadapi gelombang tinggi (ay/fm).

Foto: abri
Share:

Prajurit “Sea Warriors” KRI Banda Aceh Adu Ketangkasan

Lomba ketangkasan awak KRI Banda Aceh

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Seru, kompak dan ada gelinya. Itulah pemandangan Prajurit KRI Banda Aceh/BAC-593 beradu ketrampilan dan kesigapan dalam lomba ketangkasan “Sea Warriors" di geladak Heli, KRI BAC, di Dermaga Kolinlamil (26/12). 

Lomba diikuti 10 tim "Sea Warriors". Sea Warriors merupakan panggilan khas bagi seluruh prajurit KRI BAC-593. Ini merupakan uji ketangkasan antar prajurit “Sea Warriors” baik secara individu maupun tim. Ketangkasan yang dimainkan dalam bentuk permainan meliputi moving cartoon, bopong grup, bongkar-ambil-pasang senjata, jalan gerobak, gendong pasangan, ambil helm tempur, jungkir, ambil senapan, ambil parkeo, berpasangan melewati balok jembatan dan diakhiri dengan engklek berantai.

Kegiatan ini perkuat teamwork
Perlombaan sekaligus permainan berlangsung penuh semangat tinggi, namun juga santai dan tampak mengundang gelak tawa yang menontonnya, terutama lomba jalan gerobak dan bopong grup.

Menurut Komandan KRI BAC-593 Letkol Laut (P) Ali Setiandy, lomba ketangkasan prajurit “Sea Warriors” sangat positif untuk melatih kerjasama tim teamwork, keterampilan dan ketangkasan para prajurit dalam mengevakuasi korban dan bongkar pasang senjata, sekaligus melatih konsentrasi, ketabahan dan kesabaran.

Dalam lomba ini juga, penilaian utamanya unsur kecepatan, kekompakan dan keterampilan sehingga akan terlihat prajurit yang terampil, cekatan, trengginas dan mampu bekerjasama dalam tim (bp).

Foto: Dispen Kolinlamil
Share:

Pantai Ancol Aman Dari Peristiwa Tsunami di Selat Sunda


BNPB pastikan Ancol aman
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB mengatakan, wilayah pesisir Jakarta termasuk Pantai Ancol aman pasca peristiwa tsunami Sabtu lalu menerpa wilayah Serang, Pandeglang dan Lampung Selatan (22/12). Hal ini dijelaskan Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Untuk memastikan informasi tersebut Manajemen Ancol Taman Impian melakukan koordinasi dengan Sutopo, “Tsunami Selat Sunda tidak akan sampai ke Ancol. Jika gelombang tinggi itu pengaruh dari cuaca dan laut. Info gelombang dapat melihat website BMKG” ujar Sutopo (26/12).

Peringatan dini gelombang tinggi yang terdapat pada website BMKG menunjukkan, wilayah Indonesia diprediksi mengalami gelombang tinggi ada di wilayah selatan Sumatera, selatan Jawa, utara Kalimantan, utara Sulawesi hingga utara Papua. Sedangkan di wilayah utara Jawa diprediksi mengalami Slight Sea atau gelombang antara 0,5 – 1,25 meter.

Meskipun demikian, Manajemen Ancol telah memiliki prosedur standar operasional terkait keadaan darurat funq antisipasi bencana alam. Saat gelombang pasang misalnya, para lifeguard senantiasa menghimbau pengunjung dengan pengeras suara.Petugas keamanan dan lifeguard yang berjaga di sekitar pantai juga siap mengarahkan pengunjung ke titik berkumpul dan lokasi yang lebih aman apabila terjadi keadaan darurat.

“Keamanan dan kenyamanan pengunjung dalam berekreasi merupakan prioritas bagi kami, untuk itu kami selalu berupaya yang terbaik dan mempersiapkan apabila terjadi hal-hal yang tidak diharapkan”, ucap Sunarto, VP Taman Impian Jaya Ancol (rm).

Foto: Istimewa
Share:

Indonesia Tampil di Festival Budaya Janadriyah Arab Saudi

Indonesia sebagai Tamu Kehormatan di Pameran Budaya Arab Saudi

Riyadh/Arab Saudi (IndonesiaMandiri) - Indonesia terpilih menjadi tamu kehormatan atau 'guest of honor' Festival Budaya Janadriyah berlangsung di Desa Janadriyah, Riyadh, Ibukota Arab Saudi. Dalam festival tahunan ‘The 33 Cultural and Heritage Festival’ yang berlangsung selama tiga minggu, Indonesia menampilkan karya budaya terbaik dalam seni pertunjukan budaya tradisional maupun film Indonesia di panggung kesenian festival bergengsi tingkat nasional tersebut.

"Sebagai tamu kehormatan, Indonesia menampilkan karya terbaik pada Festival Janadriyah yang berlangsung selama 21 hari yakni 20 Desember 2018 - 9 Januari 2019. Indonesia menampilkan berbagai pertunjukan budaya tradisional dan film Indonesia di panggung kesenian festival. Sementara di Paviliun Indonesia, pengunjung dapat menikmati kekayaan budaya Indonesia dari berbagai provinsi serta dokumentasi hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi," kata Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel bersama Menteri Garda Nasional Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Khalid Bin Abdulaziz Bin Ayyaf Al Muqrin dalam jumpa pers (1712).

Seperti dilaporkan dari Kedutaan Besar Indonesia di Riyadh, Pemerintah Arab Saudi melalui Menteri Garda Nasional Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Khalid Bin Abdulaziz Bin Ayyaf Al Muqrin menyampaikan, sangat mengapresiasi Pemerintah Indonesia sebagai tamu kehormatan yang telah bekerja sama dengan baik dalam menyukseskan acara ini.”

Paviliun Indonesia dalam Festival Janadriyah mengangkat tema _‘Unity in Diversity for Strengthening Moderation and Global Peace’_ (Persatuan Dalam Keragaman Untuk Menguatkan Moderasi dan Perdamaian Global) untuk mengenalkan keragaman budaya, etnis dan agama.

Kementerian Pariwisata turut mendukung kegiatan dengan menggelar pameran dan menampilkan tim kesenian untuk promosi pariwisata Indonesia. Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional III Kemenpar, Sigit Witjaksono menjelaskan, komitmen Kemenpar terhadap upaya peningkatan kunjungan wisman terutama dari Arab Saudi ke Indonesia. “Saudi Arabia menjadi salah satu fokus pasar, keikutsertaan pada festival terbesar di Arab Saudi ini menjadi kesempatan yang amat baik untuk mengenalkan pariwisata Indonesia kepada masyarakat Arab Saudi”, ujar Sigit Witjaksono (ay/fm).

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

Festival Gunung Ciremai Perkokoh Masyarakat Lestarikan Lingkungan

Gestival Gunung Ciremai juga dihadiri turis asing

Kuningan/Jabar (IndonesiaMandiri) - Festival Gunung Ciremai 2018 yang digelar di Bumi Perkemahan Palutungan dan Bumi Perkemahan Ipukan, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat selama dua hari, tunjukkan sinergitas multi pihak kaki Gunung Ciremai bersatu (23-24/12). Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Mitra Pengelola Gunung Ciremai, Seniman, Budayawan, Aktivis Lingkungan dan Dandim Kuningan, hadir mewarnai Bumi Perkemahan Palutungan. 

Kuswandono, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) menyampaikan bahwa “Festival ini adalah awal persatuan elemen di kaki Gunung Ciremai, diusung bersama untuk kemajuan masyarakat.” Festival dibuka dengan melepas pendaki kegiatan Training of Trainer yang disupport Federasi Mountenering Indonesia (FMI) sebanyak 15 orang. Kemudian dilanjutkan dengan pagelaran seni budaya Sunda, Lengser yang biasa ditampilkan untuk menyambut tamu. Tampak sejumlah wisatawan mancanegara juga turut hadir dalam festival ini. 

Bupati Kuningan, Acep Purnama menyebut, "Kuningan sebagai pintu masuk Gunung Ciremai dan Kabupaten Konservasi mendukung kedaulatan rakyat dan siap melanjutkan.” Begitu pula Bupati Majalengka, yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, menuturkan pihaknya siap mendampingi masyarakat, agar masyarakat mampu mandiri dan swadaya.

Turut hadir pada Festival Gunung Ciremai, Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK yang menutup secara resmi acara "Kesini" di Bumi Perkemahan Palutungan dan menyampaikan apresiasi kepada Kepala Balai TNGC, Pemerintah Daerah Kuningan dan Majalengka, serta seluruh pihak yang mendukung Festival Gunung Ciremai (dk).

Foto: Dok. KLHK
Share:

Pandeglang Terparah Dampak Tsunami Selat Sunda

Presiden Jokowi kunjungi korban tsunami Selat Sunda

Pandeglang (IndonesiaMandiri) - Dari data yang dihimpun tim Tourism Crisis Center Kemenpar/TCC-Kemenpar hingga Senin (24/12) pada Kabupaten Pandeglang dan Bufferzone Tanjung Lesung, daerah terdampak parah adalah pemukiman dan wisata di Pantai Tanjung Lesung, Pantai Sumur, Pantai Teluk Lada, Pantai Panimbang, dan Pantai Carita.

Mengenai aksesibilitas, bandara yg berada di Kawasan Tanjung Lesung dalam posisi aman untuk dilandasi helikopter. Sedangkan dermaga yg berada di Kawasan Tanjung Lesung mengalami kerusakan sehingga kapal tak bisa berlabuh. Jalur Merak - Bakauheni aman, namun di wilayah Labuan terdapat 350 kapal dan perahu nelayan yang rusak. “Untuk akses darat, jalan raya Serang Pandeglang sangat padat sedangkan jalan Anyer Pantai Carita sudah bisa dilalui,” kata Guntur Sakti sebagai Ketua Tim TCC.

Amenitas di Pandeglang cukup banyak terdampak pasca tsunami. Tercatat 69 hotel dan villa rusak serta 60 warung makan dan toko rusak. “Yang mengalami dampak kerusakan paling berat adalah homestay sepanjang jalan raya Tanjung Lesung ke arah Kecamatan Sumur,” lanjut Guntur Sakti.

Untuk Pos Kesehatan, berada di Pantai Carita, Pantai Panimbang, dan Kecamatan Sumur. Dan pos kesehatan di Puskesmas Panimbang diperkuat tim dokter internship dan Public Safety Center (PSC) 119 dari Dinkes Provinsi Banten.

Presiden Joko Widodo juga ke Pandeglang meninjau penanganan pasca tsunami di Selat Sunda, dengan melihat langsung beberapa lokasi seperti puskesmas, rumah sakit di Pandeglang serta tempar pyang jadi tempat pengungsian. Hingga Selasa (25/12), jumlah korban meninggal mencapai lebih dari 400 jiwa dan ribuan masyarakat mengungsi (ma/ay).

Foto: Dok. Kemenpar/Sekpres


Share:

Koarmada I Bantu Evakuasi Korban Tsunami Selat Sunda

Prajurit Koarmada I sedang membantu korban tsunami Selat Sunda
Jakarta (IndonesiaMandiri) - Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono kerahkan tiga unsur kapal perang terdiri dari KRI Teluk Cirebon-543, KRI Torani-860 dan Kal Sanca, serta  satu Peleton Prajurit dari Lanal Banten, Prajurit Lantamal III dan Prajurit Kopaska Koarmada I untuk bantu proses evakuasi dan pencarian para korban tersebut (25/12).

Dihari pertama, Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki kerahkan satu pleton prajuritnya dan mobil ambulan untuk evakuasi dan pertolongan korban dampak tsunami Selat Sunda di sekitar Anyer, Carita, Labuan, Panimbang dan Sumur. Selain itu, Komandan Lanal Banten juga menerjunkan unsur-unsur kapal patroli guna melaksanakan evakuasi dan pertolongan terhadap korban terdampak tsunami di Pulau Sangiang. Di Pulau Sangiang terdapat korban yang mendapatkan pertolongan  Lanal Banten, selanjutnya korban di evakuasi dari Pulau Sangiang menggunakan kapal patroli Lanal Banten ke RSUD Kota Cilegon.

Lantamal III Jakarta di jajaran Koarmada I juga kerahkan prajuritnya  ke lokasi bencana untuk membantu proses evakuasi korban serta penanggulangan pasca bencana tsunami di daerah Sumur Pandeglang dipimpin oleh Wakil Komandan Lantamal III Kolonel Laut (P) I Made Wirahadi. Tim ini menyiapkan jalur menuju Desa Sumur melalui pantai, memberikan bantuan logistik yang diserahkan langsung oleh Wadan Lantamal III kepada Sekda Pandeglang berupa 213 dus mie instant, 5 dus imukal @10 kotak,  50 dus air mineral, 2 dus obat-obatan dan 3 karung pakaian bekas layak pakai. 

Memasuki hari kedua, Koarmada I mengerahkan prajurit membantu proses evakuasi dan pencarian korban dipimpin oleh Komandan Satuan Kopaska Koarmada I Kolonel Laut (P) Johan Wahyudi di Desa Sumur dan Desa Banyu Asih serta melaksanakan konsolidasi dengan Basarnas di Labuan Banten. 

Tim SAR Koarmada I melibatkan 88 Personel terdiri dari 80 Personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmada I, 3 Personel Kesehatan Koarmada I, 5 Personel Komlek Koarmada I dan didukung perlengkapan material berupa 7 unit Truk Kopaska, 2 unit Mobil Ambulance, 1 unit Jeep Rubicon, 1 unit Jeep KIA, 1 unit Ertiga, 1 unit Sepeda Motor, 4 unit Perahu Karet, 1 set Alkomlek, 1 set Peralatan Markas, dan 1 set Peralatan Pendukung (ma).

Foto: Dispen Armada I
Share:

PT KAI Beri Layanan “Kereta Klinik” Bagi Korban Tsunami Selat Sunda

Dirut PT KAI sedang beri keterangan kepada awak media

Banten (IndonesiaMandiri) - PT Kereta Api Indonesia/KAI berpartisipasi meringankan beban korban melalui kegiatan Peduli Bencana Tsunami di wilayah Banten berupa pelayanan kesehatan menggunakan Rail Clinic atau Kereta Klinik.

Rail Clinic merupakan kereta kesehatan PT KAI yang difungsikan memberikan pelayanan kesehatan. Pembuatan Rail Clinic dilatarbelakangi semangat PT KAI untuk memberi pelayanan lebih kepada masyarakat dengan memanfaatkan jalur kereta sehingga dapat menembus daerah sulit dilalui oleh kendaraan bermotor.

Dan selama tiga hari sejak Senin-Rabu (24-26 Desember), Rail Clinic hadir memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang menjadi korban bencana tsunami di wilayah Banten. “Kami hadir disini sebagai bentuk kepedulian PT KAI terhadap masyarakat yang sedang dirundung duka karena bencana tsunami yang melanda. Harapan kami, semoga Rail Clinic dapat memberikan bantuan kesehatan dan pemulihan yang maksimal bagi korban bencana tsunami," ungkap Edi Sukmoro, Direktur Utama PT KAI.

Rail Clinic Peduli Bencana Tsunami di Wilayah Banten beri layanan kesehatan berupa dokter umum, dokter gigi, lab sederhana, kebidanan dan layanan farmasi/obat. Total PT KAI (Persero) menyiagakan tenaga medis Rail Clinic tanggap darurat tsunami sebanyak 23 personil, terdiri dari 3 dokter umum, 1 dokter gigi, 11 paramedis, 1 bidan, 1 apoteker, 1 asisten apoteker.

Selain itu PT KAI juga menyediakan dan menyiagakan ambulan dan mobil rescue untuk membantu masyarakat di sana. Selain itu, dalam waktu dekat PT KAI juga akan memberikan bantuan dalam bentuk lain yang dibutuhkan oleh para korban, sehingga dapat meringankan beban para korban bencana tsunami (fm).

Foto: abri



Share:

Kemenpar Harap Wisata Tanjung Lesung Segera Pulih

Kawasan wisata Tanjung Lesung diterjang tsunami

Tanjung Lesung/Banten (IndonesiaMandiri) - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten menjadi salah satu amenitas yang terdampak saat tsunami menerjang Selat Sunda (22/12). Meski demikian PT. Banten West Java selaku pengelola Tanjung Lesung berharap salah satu dari 10 destinasi prioritas pariwisata itu dapat pulih dengan cepat.

“Kami berharap pada 1 Januari 2019 kita sudah mulai buka kembali. Meskipun hanya beberapa cottage,” ujar Managing Director PT. Banten West Java, Rully Lasahido saat bertemu dengan Tim Tourism Crisis Center Kementerian Pariwisata (TCC-Kemenpar) di Tanjung Lesung Beach Hotel and Resort (24/12).

Rully juga mengatakan, Tanjung Lesung Beach Hotel and Resort, “total lost sekitar 90 persen. Strategi recovery kami nantinya akan memperbanyak promosi sehingga bisa meyakinkan wisatawan bahwa ke laut itu aman. Saya harap kepercayaan itu bisa pulih dalam 2 hingga 3 bulan kedepan. Namun nomer satu itu adalah campaign.”

Rully berharap Pemerintah mendukung penuh proses recovery secara maksimal baik dari infrastruktur hingga promosi pariwisata. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, sudah pasti proses recovery akan berjalan dengan cepat.

Ketua Tim TCC Kemenpar Guntur Sakti juga mengatakan, “Komitment Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk mendukung proses recovery di KEK Tanjung Lesung sangat besar. Direncanakan dalam waktu dekat Menpar Arief Yahya akan meninjau lokasi ini” (rm/ay).

Foto: Dok. Kemenpar
Share:

WNI Di Turki Terpukau Atraksi Tim Kesenian KRI Sultan Hasanuddin-366

Prajurit TNI hibur WNI di Turki

Ankara/Turki (IndonesiaMandiri) - Ratusan warga negara Indonesia/WNI yang mukim di Turki dibuat terpukau oleh penampilan atraktif tim kesenian KRI Sultan Hasanuddin-366 (HSN-366), para prajurit tergabung dalam Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K (22/12). Satgas ini sedang menjalankan misi perdamaian PBB selama setahun di Lebanon.

Tim kesenian prajurit Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K (MTF-Konga) yang terdiri dari Band, tim Angklung, dan Rampak Gendang tampil prima dalam acara perpisahan dengan Dubes RI untuk Turki yang dihelat di Wisma KBRI, Ankara.

Duta Besar RI untuk Turki HE. Wardana akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Dubes dalam waktu dekat. Selain tim kesenian satgas, acara juga dimeriahkan berbagai penampilan dari akademisi mahasiswa yang sedang tugas belajar di berbagai kampus di Turki dan staf KBRI.

Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-K/Unifil sekaligus Komandan KRI  Sultan Hasanuddin-366 Letkol Laut (P) Cecep Hidayat, S.E., M.Si. menyampaikan bahwa kesenian ini selain sebagai misi diplomasi budaya juga sebagai media untuk bersilaturahmi dengan para warga negara Indonesia yang berdomisili di Turki (lw).

Foto: Dispen Armada II
Share:

Pemda Samosir Siap Sambut Wisatawan Di Libur Natal dan Tahun Baru


Atraksi budaya di Samosir
Samosir/Sumut (IndonesiaMandiri) - Kabupaten Samosir siap menyambut libur natal dan tahun baru bagi para wisatawan lokal/wisnus dan mancanegara (wisman) yang ingin menikmati keindahan Danau Toba. Karena sebagai salah satu destinasi prioritas di Indonesia, Danau Toba diprediksi akan kebanjiran pengunjung saat libur akhir tahun ini.

Untuk memberikan rasa aman kepada pengunjung Danau Toba, Pemerintah Kabupaten Samosir mempersiapkan dukungan sistem dan pengawasan transportasi darat dan danau. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Ombang Siboro, Kabupaten Samosir berusaha menata dan memperbaiki tata berlayar. Seperti izin berlayar, serta keharusan pembuatan manifes penumpang. Tujuannya untuk memastikan tidak terjadi kelebihan penumpang atau muatan.

“Kemudian kita imbau kepada seluruh pengusaha dan penumpang agar tidak sembarangan membuang sampah ke Danau Toba,” tutur Ombang (23/12). Untuk jalur darat melalui Tele, pihaknya sudah menyiagakan alat berat untuk mengantisipasi bencana longsor. Sebab, saat ini sudah masuk dalam musim hujan. “Ini bisa bergerak cepat ke lokasi, melalui informasi dari petugas posko pengamanan Natal dan Tahun Baru yang dibentuk dan ada di sana,” terangnya. Pemkab Samosir juga membuka layanan call centre 24 jam jika terjadi longsor atau musibah lainnya.

“Jika terjadi peristiwa darurat, pengunjung bisa juga menghubungi posko pengamanan yang berada di Tele, Menara Pandang Tele, Simpang Empat Pangururan, Pasir Putih, Dermaga Simanindo, Tomok, Tuktuk Siadong, Nainggolan dan seluruh kantor polisi dan TNI yang ada di Kabupaten Samosir,” jelasnya.

Di Kabupaten Samosir yang terletak di tengah Danau Toba, tersedia 104 hotel dengan 2.234 kamar yang tersebar di berbagai kecamatan. Selain itu, di berbagai desa sudah terbina home stay yang sudah siap menerima wisatawan menginap dengan suasana pedesaan khas Samosir (am/ab).

Foto: Istimewa
Share:

Arsip