Komunitas Bela Indonesia Gelar Pelatihan Juru Bicara Pancasila Di Beberapa Kota

Malang (aindonesiaMandiri) - Denny JA, pendiri sekaligus pemilik Lingkaran Survey Indonesia/LSI, merasa terusik dengan menurunnya perhatian serta pemahaman masyarakat tentang Pancasila. Dan, rasa “resah” nya itu dibuktikan dengan tindakan nyata melakukan pelatihan yang diberi nama Juru Bicara Pancasila.

Hari ini di Lombok dan Malang sudah berlangsung pelatihan Juru Bicara Pancasila, yang merupakan kota ke-10 dan 11. Masih ada 14 kota lagi menunggu giliran untuk diselenggarakannya pelatihan. Acara ini diselenggarakan Komunitas Bela Indonesia (KBI), yang juga dimotori oleh Denny JA,?yang ingin membangun jaringan dengan menggelar pelatihan di 25 kota di Indonesia.

LSI sudah melakukan riset, bahwa selama 13 tahun (2005-2018) telah terjadi penurunan dratis pendukung Pancasila. Jumlahnya cukup mengkawatirkan, 10%.
Di 2005 dukungan Pancasila berada di 85,2%, lalu pada 2018 berkurang hingga 75,3%.

Turunnya dukungan terhadap Pancasila disebabkan karena kurangnya sosialisasi Pancasila itu sendiri, tidak ada marketing khusus sehingga mulai menurun rasa kecintaan kepada Indonesia yang berideologi Pancasila. Kedua, munculnya ideologi baru yang ditawarkan pihak lain, bergerak dengan masif.

Untuk itu, perlu dilakukan gerakan secara masif pula untuk mendukung Pancasila dari ancaman upaya ideologi lain yang bermaksud mengubah identitas negara Indonesia. Intinya, pelatihan ini diharapkan melahirkan lebih banyak lagi pejuang gagasan yang membela Indonesia, membela Pancasila. Untuk itulah KBI hadir dan ikhtiar mencari 1000 juru bicara Pancasila di daerah-daerah (sa/ab).

Foto: Istimewa 
Share:

Arsip