Berita Indonesia Mandiri

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Dijabat Kolonel Arh. Chandra Wijaya


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman memimpin serah terima jabatan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) dari Brigjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh kepada Kolonel Arh Chandra Wijaya dan Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Darat (Kadisbintalad) Brigjen TNI Abdul Karim kepada Brigjen TNI Asep Syaripudin Di Markas Besar Angkatan Darat Jakarta (31/7).

Amanah Kasad yang dibacakan Wakasad, bahwa dibawah kepemimpinan Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, Dispenad telah bertransformasi menjadi satuan yang modern, profesional serta efektif dalam mengelola penyampaian informasi dalam rangka mengukuhkan citra baik TNI AD, secara internal maupun eksternal. Hal ini ditandai dengan tetap tingginya kepercayaan publik kepada TNI AD sebagai bagian dari TNI.

“Di tengah mandala perang informasi saat ini, penguasaan media massa dan kemampuan untuk menyampaikan pesan tertentu kepada publik adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh TNI AD. Hal-hal positif yang kita lakukan menjadi kurang bernilai apabila tidak diketahui dan direspons secara positif oleh publik. Sebaliknya, hal-hal kecil yang bersifat negatif akan menimbulkan kerugian besar bila diekspose, apalagi sampai dimanipulasi oleh pihak lain,“ ujar Kasad.

Ditegaskan Kasad, tugas Dispenad di masa yang akan datang juga tidak semakin ringan dengan tiada hentinya perkembangan serta inovasi media sosial dan media massa yang sudah menjadi kebutuhan pokok setiap individu dalam kehidupan sehari-hari. Penyebaran berita dan informasi palsu serta ujaran kebencian menjadi wabah yang dapat menimbulkan kerawanan sosial jika tidak diantisipasi dengan baik.

“Untuk menghadapi hal tersebut, Dispenad sebagai penyokong fungsi penerangan harus meningkatkan kapasitasnya agar mampu menguasai ruang publik melalui kemandirian informasi. Hal ini diwujudkan dengan kemampuan membangun hubungan yang kuat dengan media,” tegas Kasad (ded/ab).

Foto: Dispenad


Share:

Industri Pariwisata Lombok Gotong Royong Tangani Dampak Gempa


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Langkah cepat Kepala Dinas Pariwisata/Kadispar NTB Lalu Faozal yang menggelar rapat dan bekerja dengan pelaku industri setempat rapat purna gempa yang melanda Lombok Timur dan Utara, diapresiasi oleh Menteri Pariwisata (29/7).

Asosiasi Industri Pariwisata Nusa Tenggara Barat/NTB sudah menyiapkan delapan Hotel dengan kamar gratis hari pertama, buat wisman. Saat ini ada sembilan wisatawan mancanegara/wisman Malaysia yang menginap di Golden Palace, dan lima wisman di Lombok Plaza. Adapun hotel yang siap menampung wisman dengan _Free Of Charge_ ( FOC) adalah Golden Palace, Lombok Raya, Idoop, Lombok Plaza, Santika, Fave, Puri indah dan Grand Legi.

“Bahkan, Asosiasi Industri Pariwisata semua yang akan mengantar langsung satu jenazah wisman asal Malaysia sampai ke Kuala Lumpur bersama rombongan. Rencana hari ini 30 Juli setelah divisum dan disaksikan oleh Kedutaan Malaysia. Tetapi info terbaru, pihak keluarga korban akan terbang ke Lombok dulu, baru bersama-sama terbang ke Kuala Lumpur,” jelas Faozal.

Menpar Arief Yahya memberi apresiasi buat para pelaku industri pariwisata di Lombok yang tergabung dalam berbagai asosiasi. Mereka kompak dan tanggap terhadap bencana. Mereka adalah PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) NTB, ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) NTB, INCCA (Indonesian Congress and Convention Association) NTB, IMA (Indonesia Marketing Assosiation) NTB dan ASTINDO (Asosiasi Travel Agen Indonesia).

“Terima kasih atas kerjasama yang bagus antara pelaku industri, asosiasi, Kadispar NTB dan Ketua Poltekpar Lombok yang langsung bergerak, sejak 29 Juli 2018 pukul 21.00 WIB. Termasuk membuat kesepakatan untuk membantu proses tanggap darurat buat wisatawan,” puji Menpar Arief Yahya di Jakarta.

“Khususnya bagi _customers_ Pariwisata, yakni wisatawan yang ikut menjadi korban bencana alam, salah satunya menyiapkan fasilitas hotel dengan _Free of Charge_ selama sehari (30/7) dan selanjutnya _best discount_ atau tidak akan lebih dari 50%,” jelas Menpar. Disamping itu, Kementerian Pariwisata melalui lembaga pendidikan Poltekpar Lombok menurunkan Foodtruck nya ke Sembalun.

Selain itu, menurut laporan Faozal, dilaporkan ada 10 wisman Malaysia kehilangan _passport,_ dan sudah tertangani oleh Kantor Imigrasi Mataram. Mereka dibuatkan _Emergency Passport_, setelah ada konfirmasi dari Kedutaan Malaysia di Jakarta. “Terima kasih, itu aksi kemanusiaan yang sangat simpatik,” aku Menpar.

Ada beberapa wisman Malaysia yang juga sedang dirawat di RSU Provinsi NTB dan disupport penuh. IMA Mataram memfasilitasi peti jenazah buat korban yang akan diterbangkan ke Kuala Lumpur. Lalu GIPI NTB dan ASTINDO NTB mengumpulkan dana dan memberi asistensi secara maksimal.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, apa yang dilakukan asosiasi industri pariwisata di Lombok itu adalah investasi jangka panjang. Publik di Malaysia akan sangat simpatik dengan langkah-langkah kemanusiaan itu. Ketika mereka sedang membutuhkan pertolongan, para industri tidak memperlakukan mereka secara bisnis, tetapi lebih ke kemanusiaan.

“Mereka, keluarga mereka, dan banyak pihak tidak akan melupakan kebaikan hati orang Lombok dan NTB. Mereka akan mencatat, dan mengabarkan ke semua pihak bahwa orang Lombok dan pelaku pariwisata di sana sangat baik, perhatian, dan berjiwa kemanusiaan yang tinggi,” ungkapnya (aa/ab).

Foto: Istimewa


Share:

80 Pasis Perwira Prajurit TNI AL Angkatan XXV/2018 Kunjungi Koarmada II


Surabaya (IndonesiaMandiri) - Kepala Dinas Administrasi Personel (Kadisminpers) Koarmada II Kolonel Laut (S) Eko Setijono, mewakili Pangkoarmada II beri pembekalan kepada Pasis Perwira Prajurit Karier (PA PK) TNI Angkatan Laut ke-XXV 2018, di Gedung Candrasa Mako Koarmada II, Ujung Surabaya (31/7).

Pangkoarmada II dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kaskoarmada II menyampaikan, Pembekalan yang diselenggarakan pada dasarnya merupakan salah satu tindak lanjut pimpinan TNI dalam membina dan mengoptimalkan kualitas para perwira siswa yang nantinya di dalam organisasi militer akan memegang peran sentral, strategis dan penting.

Seperti di ketahui bersama bahwa maju mundurnya roda organisasi militer akan sangat ditentukan oleh kepemimpinan para perwiranya, dimanapun berada dan bertugas, akan tetapi hal ini tidak berarti mengecilkan arti aspek yang lain, maka peran perwira nantinya akan sangat mewarnai kemajuan dan dinamisasi TNI AL di masa depan.

Sebagai calon pemimpin, di tuntut untuk lebih banyak belajar, berlatih, disiplin dan peka serta dewasa dalam menyikapi dinamika lingkungan dimana nantinya ditugaskan. “ Budi Bhakti Wira Utama” yang memiliki makna bahwa perwira sebagai ksatria utama harus memiliki karakter berbudi luhur serta senantiasa berbakti kepada negara dan bangsa sebagai kode etik perwira hendaknya kalian pegang teguh, disamping selalu berupaya untuk memberikan teladan dalam sikap dan perilaku, baik di lingkungan kesatuan maupun di lingkungan masyarakat.

"Berbagai ilmu dan pengalaman yang telah dan akan kalian peroleh dalam pendidikan, baik dalam kejuruan atau korps maupun dalam latihan-latihan yang bersifat interaktif merupakan bagian dari jiwa korsa dan sebagai seorang perwira TNI AL, perlu dicamkan dan hayati bahwa TNI dilahirkan di tengah-tengah suasana perjuangan untuk merebut dan mempertehankan kemerdekaan, kedaulatan negara dan kehormatan bangsa", tegas Pangkoarmada II.

“Penugasan kalian nantinya ke segenap penjuru tanah air hendaknya di pandang sebagai ajang pengabdian, kehormatan dan sekaligus kepercayaan. Walaupun ilmu yang kalian peroleh selama pendidikan belum mencukupi di bandingkan dengan tuntutan dinamika lapangan yang kalian akan hadapi, untuk itu kalian harus selalu berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Trisila TNI AL sebagai prinsip-prinsip yang diyakini kebenarannya serta rasa percaya diri akan dapat membantu kalian dalam menjunjung tinggi citra keprajuritan dan pengabdian kepada negara dan bangsa,” pesan Pangkoarmada II (bp).

Foto: Dispen Armada II


Share:

Kolonel Penerbang Fajar Adriyanto Rasa Bangga Bisa Bawa Api Asian Games


Sorong/Papua (IndonesiaMandiri) - Komandan Pangkalan Udara Manuhua, Biak, Kolonel Penerbang/Pnb Fajar Adrianto, tak bisa sembunyikan rasa harunya, ketika dipercaya ikut membawa api Asian Games 2018 saat Torch Relay di Sorong, Papua Barat (27/7).

Berpartisipasi dalam membawa api Asian Games merupakan sebuah pengalaman dan kebanggaan tersendiri, karena momen yang sangat langka. Ini yang dirasakan Kolonel Pnb Fajar Adriyanto, M.Si.

"Rasanya bangga luar biasa, membawa berlari api Asian Games karena ini adalah peristiwa bersejarah. Saya mendedikasikan momen ini kepada Timnas Paralayang Indonesia yang saat ini sedang melaksanakan pemusatan latihan nasional di Puncak, Bogor. Semoga bisa mendulang medali emas sesuai target pada Asian Games 2018 nanti" ujar Fajar, yang juga salah satu pelatih (coach) Timnas Paralayang.

Bersama pelatih yang lain Wahyu, Djoko Bisowarno, Teguh, Rama, Gendon dan Lilik Darmono, Fajar telah membawa Timnas Paralayang mengikuti perlombaan keliling dunia dan berhasil merebut gelar Juara Dunia 2017 dan menjadi tim Paralayang terbaik di dunia saat ini. Berbekal pengalaman tersebut, Fajar yakin Timnas Paralayang mampu merebut emas di Asian Games 2018.

Api yang dari India menuju Indonesia dan diarak keliling ke seluruh pelosok nusantara dengan Pesawat Boeing 737-400 TNI AU, kini mulai pindah menuju kawasan Barat Indonesia setelah dari Papua, Sulawesi dan Kalimantan (sn/ab).

Foto: Dispenau
Share:

Bakamla RI Sosialisasi Jiwa Maritim di Ponpes Mutiara Bangsa di Sebatik


Sebatik/Kalimantan Utara (IndonesiaMandiri) - Ratusan siswa Pondok Pesantren Mutiara Bangsa gabungan pelajar SMP, SMK, dan santriwan/santriwati meriahkan kunjungan Bakamla RI dengan berpartisipasi saat tanya-jawab seputar wawasan kebangsaan dan pengetahuan tentang Bakamla RI di Mushola Pondok Pesantren Mutiara Bangsa, Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (31/7).

Yayasan yang berada dibawah naungan lembaga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag) ini pada awalnya dibangun untuk memfasilitasi hak mengenyam pendidikan bagi anak-anak repatriasi dari Sabah Malaysia. Pimpinan Pondok Pesantren dan sekaligus Kepala Sekolah  SMP Mutiara Bangsa Ustadz Abu Ubaidah mengatakan anak anak yang direpatriasi dari Sabah, dimana orangtuanya masih berada di negeri tetangga yaitu Malaysia. Oleh karena itu, tak lelahnya dalam pengajaran ditanamkan pemahaman nasionalisme NKRI harga mati. Oleh karena itu, katanya pula, kedatangan Bakamla RI disambut dengan senang karena menurutnya sosialisasi seperti ini dibutuhkan anak-anak bangsa untuk memperkokoh jiwa kebangsaan dan nasionalismenya.

Kabag Humas dan Protokol Kolonel Laut (KH) Drs. Toni Syaiful menekankan, kita sebagai bangsa Indonesia harus bersyukur memiliki negara Indonesia, dikelilingi pulau dan dipersatukan oleh laut dengan kekayaan di dalamnya yang berlimpah. Ditanamkan pula tentang rasa kebangsaan pada para siswa yang sebagian besar orang tuanya bekerja sebagai TKI dengan pembekalan wawasan tentang pulau pulau terluar Indonesia, kekayaan alam yang perlu dijaga dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia disekitarnya, agar ada rasa memiliki, sehingga bisa menjaga dari pemanfaatan oleh bangsa asing.

Rupanya pengetahuan siswa dan santri Yayasan Mutiara Bangsa ini patut diacungi jempol. Meski berada diwilayah perbatasan dan terbilang belum modern seperti di perkotaan, namun mereka sudah mengenal Bakamla RI dan instansi-instansi lain di Indonesia.

Menurut Syamsidar, Kepala Sekolah SMK Mutiara Bangsa, awalnya sekolah ini dibangun dengan tujuan menampung anak-anak dari negeri tetangga yang dipulangkan ke Indonesia namun tidak mendapatkan alokasi di berbagai sekolah. Sekolah dibangun pada 2007 yang mulanya hanya berupa pondok pesantren dengan ruang belajar seadanya. Dan pada 2009, pondok pesantren dan SMP Mutiara Bangsa mulai beroperasi dengan ruangan sesuai fungsinya. Pada 2012, untuk memfasilitasi sekolah lanjutan bagi siswa yang sudah lulus SMP dan dari pondok sederajat, maka didirikanlah SMK Mutiara Bangsa.

Sesi pembekalan kebangsaan dipandu Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono berlangsung meriah. Para siswa menjawab pertanyaan dengan cerdas. Acara berjalan lancar dengan dukungan Komandan Satgas Marinir Ambalat XXIII Sebatik Kapten Marinir Yusuf Mukrom dan anggotanya serta tim Bakamla antara lain Enni Parikawati, S.T., M.T., Novita Sari Dewi, S.E., Yuhanes Antara, S.Pd., Asmawi, dan Serda Ttg Fatkul Munir (ar/ab).

Foto: Bakamla


Share:

Presiden Jokowi Tinjau Langsung Korban Gempa Lombok Timur


Lombok (IndonesiaMandiri) - Perhatian Presiden Joko Widodo datangi sejumlah pos pengungsoan atas bencana alam gempa bumi berskala 6,4 Skala Richter (SR) di Lombok, Bali dan Sumbawa. Hanya berselang sehari, orang nomor satu di Republik Indonesia ini turun ke lapangan, memastikan proses penanganan bencana berlangsung cepat, aman dan lancar (30/7).

Presiden Jokowi landing di Lapangan Madayin, Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB. Jokowi yang disampaikan presiden adalah menyampaikan rasa duka dan belasungkawa bagi korban bencana gempa yang terjadi pada Minggu pagi 05.47 WIB (29/7).

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga langsung bergerak dan mengaktivasi Tim Crisis Center untuk pantau dinamika yang terjadi di salah satu destinasi wisata unggulan nusantara ini. Pengalaman penanganan erupsi Gunung Agung Bali lalu menjadi model untuk diterapkan di Lombok.

“Saya sudah menunjuk Kepala Dinas Provinsi (Kadisprov) NTB dan Direktur Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok untuk memimpin proses penanganan korban wisatawan yang sedang berlibur dan terjebak di Rinjani. Kami juga menurunkan Foodtruck Poltekpar Lombok untuk menyiapkan makanan dan menjemput mereka di Sembalun,” jelas Menpar Arief yang juga ucapkan rasa duka dan belasungkawa bagi korban yang menimpa wisman dan wisnun saat berwisata di Taman Nasional Gunung Rinjani.

“Kami juga akan mengantarkan wisatawan itu sampai ke terminal terdekat dari Lombok, seandainya mereka belum bisa terbang dari Lombok International Airport (LIA). Bisa ke Denpasar, Banyuwangi, atau Surabaya, dan gratis. Kami juga langsung berkoordinasi dengan Kedutaan Negara-negara yang warganya ikut menjadi korban bencana itu,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Yang pasti, Menpar Arief Yahya menegaskan, bahwa ketika terjadi bencana alam seperti ini, maka pihaknya harus memberikan informasi yang jelas, lengkap dan faktual kepada publik. Termasuk di negara tempat mereka berasal. Semua channel media yang menjadi mitra Kemenpar juga akan digunakan untuk menyampaikan pesan itu.

Kadisprov NTB Lalu Faozal juga menggelar rapat dengan Dubes Thailand dan tim untuk membahas teknis mengantar wisman khususnya dari Thailand meninggalkan Lombok. Rencananya, rombongan Dubes Thailand akan berangkat dan didampingi tim Pariwisata ke Sembalun sekitar jam 12.30 siang, 30 Juli 2018 ini. Bandara Lombok sendiri, kondisinya masih normal dan beroperasi seperti biasa.

Kepala Negara sempat berdialog langsung kepada sejumlah warga yang mengalami kerusakan tempat tinggal saat peninjauan. Dari hasil pengamatan itu, mayoritas warga membutuhkan bantuan pembangunan rumah kurang lebih Rp 50 juta untuk tiap kepala keluarga.

"Tadi saya sudah bertanya kalau bangun lagi habisnya berapa, rata-rata Rp 50-an juta. Nanti akan dibantu per rumah kira-kira Rp 50-an juta dan akan segera ditindaklanjuti oleh Kepala BNPB, disupervisi oleh Kementerian PU, dan diawasi oleh Pak Gubernur serta Pak Bupati," kata Presiden Jokowi.

Saat pemulihan bencana berjalan, kata Presiden, warga akan dibantu oleh Kodam setempat. Juga tenaga bantuan dari Mabes TNI, dan akan disupervisi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. "Saya kira ini kerja sama semua," tutur Presiden Jokowi yang sedikit melegakan warga yang sedang berduka.

Presiden Jokowi memastikan bahwa penanganan terhadap sejumlah pendaki gunung yang saat gempa terjadi sedang berada dalam pendakian Gunung Rinjani telah dilakukan. Sejumlah tim dari berbagai lembaga pemerintahan telah melakukan evakuasi terhadap para pendaki itu (aa/ab).

Foto: Istimewa


Share:

Hari Belanja Diskon Indonesia Semarakkan Hut-73 Republik Indonesia


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Ketua Umum HIPPINDO/Himounan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia Budihardjo Iduansjah mengatakan, Hari Belanja Diskon Indonesia 2018 akan dimulai pada 8 Agustus hingga 2 September 2018 yang diikuti para pengusaha ritel berskala nasional. HBDI 2018 akan dibuka di Benteng Kuto Besak, Palembang, Sulsel dan menjadi bagian dari rangkaian acara menyambut Asian Games ke-18 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus hingga 2 September 2018.

“HBDI merupakan hadiah istimewa bagi HUT Kemerdekaan RI dari para pelaku industri ritel yang bergabung dalam Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO). Kehadiran HBDI 2018 merupakan kali kedua untuk merayakan kemeriahan HUT RI ke-73. Acara ini bukan hanya berpotensi untuk menjangkau konsumen lokal, melainkan juga para olahragawan, officials serta wisatawan mancanegara,” jelas Budihardjo Iduansjah saat jumpa pers Jelang Hari Belanja Diskon Indonesia 2018 (HBDI 2018) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Ketua Panitia HBDI Fetty Kwartati (30/07).

Menteri Pariwissata Arief Yahya meyoroti kontribusi devisa dari _shopping tourism_ terhadap perolehan devisa pariwisata nasional masih tertinggal di bandingkan negara lain karena Indonesia hingga kini belum menjadi salah satu negara tujuan wisata belanja dunia. “Deregulasi dan teknologi ini menjadi kunci menuju destinasi wisata belanja kelas dunia,” kata Menpar Arief Yahya.

Perbaikan peraturan di bidang perdagangan dan perpajakan, misalnya, diperlukan untuk mendorong tumbuh _duty free_ serta usaha belanja di bandara internasional di Tanah Air. “Perbaikan kebijakan _tax and refund_ juga mendukung bagi wisman untuk berwisata belanja di destinasi wisata unggulan di Tanah Air,” kata Menpar Arief Yahya.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin menambahkan, “ada 25 paket wisata yang sudah kami siapkan untuk menyambut Asian Games ini, termasuk songket sebagai kain khas Palembang yang siap diburu wisatawan.”

Beragam program diskon menarik, sebagian menggunakan angka-angka istimewa seperti 17, 8 dan 73, akan mewarnai penawaran khusus selama HBDI 2018 berlangsung, antara lain _discount 73% all items _dan _selected items, additional discount_ 17% + 8%, discount 73% untuk KTP 73 tahun, hanya bayar 73% minimal transaksi senilai tertentu, _clearence sale up to_ 73%, dan masih banyak lagi lainnya.

Ketua Pelaksana HBDI 2018 Fetty Kwartati mengatakan bahwa HBDI tahun ini akan lebih meriah dan lebih baik dari tahun sebelumnya. “Tahun 2017, kami mendapat omset 20 Triliun di tahun ini kami berharap ada peningkatan omset sebesar 15-20%, karena bertepatan dengan momen Asiam Games 2018”, jelas Fetty.

Seperti diketahui penyelenggaraan HBDI 2018 di Palembang yang mengangkat tema "Sriwijaya Great Sale" akan disemarakan dengan penyelenggaraan Diaspora Sriwijaya Festival - pawai budaya (tari, musik dan kostum) khas Sumatera Selatan di area pusat kota; Pempek Expo & Festival Kuliner Khas Palembang yang hadir dengan konsep 'pasar kaget' pempek dan kuliner di berbagai pusat perbelanjaan; Songket & Designer Expo; Pameran Kebesaran Sriwijaya; Festival Sriwijaya XVII, Rekor Muri Pempek Terbanyak (18.818 buah); serta aneka lomba dan hiburan rakyat (pn/rm).

Rubrik: Dok.KLHK


Share:

Lanal Sabang Gelar Patroli Terpadu Bersama Unsur Maritim


Sabang/Aceh (IndonesiaMandiri) - Dalam rangka menertibkan pelayaran di laut, Lanal Sabang bekerja sama dengan Unsur Maritim Kota Banda Aceh dan Polairud Polda Aceh melakukan patroli yang dipusatkan di Posal Lampulo Banda Aceh (28/07).

Komandan Lanal Sabang Kolonel Laut (P) Edi Haryanto melalui Komandan Pos Angkatan Laut (Posal) Lampulo Pelda Nav Edi Siswanot mengatakan bahwa pelaksanaan patroli yang diberi nama Giat Patroli Terpadu di wilayah Perairan Selat Benggala, Perairan Pulau Aceh dan Perairan Sabang untuk menertibkan keamanan bagi pelaut.

Kegiatan diprakarsai Dinas Kelautan dan Perikanan (KKP) Provinsi Aceh ini untuk sosialisasi dan penertiban tentang dokumen kapal, crew list, alat keselamatan awak kapal dan sosialisasi larangan pengeboman ikan dengan potasium dan ilegal fishing. Selain itu, juga sebagai pengawasan sumber daya perikanan khususnya ekosistem terumbu karang.

Kegiatan melibatkan unsur patroli terpadu diantaranya DKP Provinsi Aceh/PPNS, PSDKP Lampulo, Posal Lampulo dan Polairud Aceh. Pelaksanaan Patroli Terpadu yang dipimpin langsung Kepala Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Aceh Ibu Cut Yusminar, A.Pi., M.Si, yang rutin dilakukan sebagai wujud sinergitas antara instansi di bidang maritim demi menjamin keamanan para nelayan mencari ikan dan menjaga ekosistem laut tetap terpelihara, imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Aceh Cut Yusminar,A.PI, M.Si, menambahkan kegiatan patroli laut perlu terus dilakukan untuk memberi keamanan sekaligus ketertiban bagi pelaut. Dengan dilakukan kegiatan patroli secara terpadu, masyarakat nelayan akan terjaga keselamatan dan ketertiban dalam administrasi serta dokumen, izin berlayar sesuai Undang-undang yang berlaku.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak TNI AL dalam hal ini Lanal Sabang, yang telah melakukan berbagai upaya dalam rangka menjaga keamanan di laut”, ucapnya (lw).

Foto: Dispen Armada I


Share:

Mabes TNI Terima Hibah Mobil Ambulan


Cilangkap (IndonesiaMandiri) - Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyonobmenerima hibah satu unit Mobil Ambulan merek Mercedes Benz Sprinter beserta alat kesehatan.

Hibah ini diberikan oleh Direktur Utama (Dirut) PT. Jangkar Nusantara Megah Gofar Soewarno, bertempat di Ruang rapat Slog TNI Gedung B1 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur (30/7).

Saat pemberian tersebut juga disaksikan Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Agung Prasetiawan, Kababinkum TNI Mayjen TNI Joko Purnomo, Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS. dan Karumkit RSPAD Gatot Subroto Mayjen TNI Dr. dr. Terawan Agus Putranto (ar).

Foto: PuspenTNI
Share:

Festival Cross Border Atambua Diramaikan 20 Ribu Penonton


Atambua/Nusa Tenggara Timur (IndonesiaMandiri) - Festival Cross Border Atambua yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Belu sukses mengajak sekitar 20.000 penonton menyanyi bersama di Lapangan Simpang Lima, Atambua, Belu, NTT (28/09). Penampilan dari musisi Timor Leste, Ego Lemos, dan Kikan mantan vokalis band Cokelat berhasil mengundang penonton dari berbagai daerah yang gelarannya di perbatasan antara Nusa Tenggara Timur (NTT) Timor Leste. Tak pelak, acara ini mengundang perhatian wisatawan mancanegara/wisman juga.


Festival Cross Border Atambua 2018 merupakan salah satu perwujudan Nawa Cita ketiga Presiden Joko Widodo yaitu membangun Indonesia dari pinggiran, dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana menyebut, “kita ingin meningkatkan kunjungan wisman, khususnya pasar Timor Leste lewat pos-pos pintu perbatasan. Khususnya yang ada di NTT melalui tiga Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Yaitu PLBN Mota’ain di Belu, PLBN Motamasin Malaka, dan PLBN Wini di Timor Tengah Utara. Juga melalui enam PLB lainnya.”



Festival Cross Border Atambua ini dibuka dengan sambutan dari Wakil Bupati Kabupaten Belu, Johannes Andreas Prihatin; Guruh Soekarno Putra, Kepala Dinas Pariwisata Prov. NTT Marius Jelamu, dan Perwakilan Asdep Pemasaran I Regional III Kemenpar, Hendry Noviardi. Acara dibuka dengan penabuhan drum bersama.



Pada event ini juga diumumkan pemenang dance competition. Juara pertama dari dimenangkan Doovan Crew dari Kupang, Posisi kedua ditempati Sanggar Fatara dari Kefamananu, dan juara ketiga diraih oleh Edura Dance dari Timor Leste yang telah menghadirkan bendera Indonesia dan Timor Leste sebagai simbol persahabatan kedua negara. Menurut Kabid Area II (Wilayah Nusa Tenggara) Kemenpar, Hendry Noviardi hal ini membuktikan jika Festival Cross Border Atambua gaungnya terdengar hingga negara tetangga. “Kehadiran peserta Timor Leste membuat kompetisi semakin seru. Penonton juga antusias,” kata Hendry.



Festival Cross Border Atambua 2018 merupakan salah satu even Kemenpar di NTT di antara puluhan even lainnya. Kemenpar telah menetapkan empat kegiatan di NTT yang masuk dalam Calendar of Event (CoE) Nasional 2018 yaitu Tour de Flores, Festival Likurai Timor, Festival Komodo, dan Parade Sandelwood dan Tenun Ikat Sumba (pn/fm).



Rubrik: Internasional
Share:

Pesona Banyuwangi Ethno Carnival Luar Biasa


Banyuwangi (IndonesiaMandiri) - Acara Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2018 semakin menguatkan Banyuwangi sebagai destinasi wisata kelas dunia. Dengan melibatkan 100 seniman Banyuwangi yang mengisi 11 stage dengan 10 tema berbeda, rute karnaval budaya sepanjang 2,5 km dipenuhi puluhan ribu pengunjung nusantara dan mancanegara (29/07).

“BEC ini even yang besar. Upaya megembangkannya menjadi lebih besar harus dilakukan. Sebab, saat ini progress pariwisata sangat bagus. Tahun 2017, pariwisata menyumbang devisa USD12,5 Milyar. Kami sangat terkesan dengan semua potensi yang ada di Banyuwangi. _Culture_ di sini sangat kuat, ini menjadi atraksi yang luar biasa,” puji Menko Maritim Luhut yang hadir dalam acara ini (29/07).

“Banyuwangi ini benar-benar menampilkan karya terbaik. Kami sangat gembira karena BEC tahun ini digelar sangat meriah. Melihat respon publik kepada BEC, Banyuwangi ini memang menjadi destinasi yang menjanjikan,” urai Menteri Pariwisata Arief Yahya yang juga putra Banyuwangi.

Venue BEC 2018 membentang dari Alun-Alun Taman Blambangan hingga Stadion Diponegoro dengan tema catwalk “Puter Kayun". BEC 2018 diawali dengan pertunjukkan musik salah satunya duet Fitri Carlina dan Danang D’Academy Asia. Saat pawai berlangsung, ditampilkan kostum kolosal yang menggambarkan kekayaaan alam dan budaya Banyuwangi.

Banyuwangi menjadi salah satu destinasi wisata yang perkembangan jumlah wisatawannya selalu bergerak naik. Banyuwangi memiliki bandara dengan presentase pertumbuhan tertinggi sebesar 133,5%, dikuti oleh Bandara Silangit (39,5%), Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang (23,8%), Bandara Internasional Minangkabau Padang (20,4%) dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (18,5%).

“Kami sangat bangga karena pembangunan dengan pendekatan budaya seperti ini cepat menaikan kesejahteraan masyarakat. Pendapatan perkapita masyarakat saat ini Rp45 Juta per tahun. Untuk BEC, tema setiap tahun berubah yang menghadirkan kearifan lokal masyarakat. BEC tidak memakai event organizer, tapi murni karya dari masyarakat Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Berjuluk “The Sunrise of Java”, jumlah kunjungan wisatawan di Banyuwangi naik signifikan. Semester pertama 2018, jumlah wisatawan naik 175.878 orang dari periode sama di tahun lalu. Angka riilnya 2.589.587 wisatawan. Rinciannya, kunjungan wisman surplus 2.913 orang dengan jumlah baku 51.755 nama dan wisnus sebanyak 172.965 orang hingga terakumulasi 2.537.832 nama (aa/ab).

Foto: Dok.Kemenpar
Share:

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Pendaki Gunung Rinjani


Lombok (IndonesiaMandiri) - Sebanyak 122 personel Tim Gabungan terdiri dari 20 prajurit TNI, 16 personel Polri/Sabhara, 34 personel Basarnas, 6 personel tenaga Medis, 4 personel Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala), 10 personel staf Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), 16 personel SAR dan 16 orang masyarakat berhasil melakukan kontak dengan para wisatawan pendaki Gunung Rinjani (30/6).

Selanjutnya Tim Gabungan melaksanakan evakuasi terhadap para pendaki wisatawan lokal dan asing yang terperangkap di atas Gunung Rinjani akibat gempa bumi 6,4 SR di wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa beberapa waktu lalu. Sampai berita ini diturunkan Tim Gabungan Evakuasi pendaki Gunung Rinjani masih berusaha keras menyelamatkan pendaki yang masih berada di atas Gunung Rinjani.

Adapun data korban sementara yang berhasil di evakuasi oleh Tim Gabungan diantaranya terdiri dari 189 pendaki warga negara asing, 173 warga negara Indonesia, plus 150 orang Porter dan 31 orang Guide.

Pada bagian lain data tentang korban meninggal dunia di Kecamatan Sembelia berjumlah 10 orang, korban luka-luka 23 orang dan saat ini masih dalam perawatan di Puskesmas Belanting. Di Kecamatan Sembalun 3 orang meninggal dunia dan korban luka-luka 10 orang masih dirawat dirawat RS. Selong.

Sementara di Kecamatan Sembalun Desa Sembalun Bumbung rumah rusak berat 8 unit dan rusak ringan 86 unit. Desa Sembalun Lawang rumah rusak berat 32 unit dan rusak ringan 123 unit. Desa Timba Gading rumah rusak berat 3 unit dan ringan ringan 75 unit. Desa Sembalun rumah rusak berat 11 unit dan rusak ringan 28 unit.  Desa Sajang rumah rusak berat 61 unit dan rusak ringan 200 unit. Desa Bilok Petung rumah rusak berat 6 unit dan rusak ringan 2 unit

Sedangkan kerugian materiil di Kecamatan Sembelia Desa Obel Obel meliputi rumah rusak berat 264 unit dan rusak ringan 242 unit.  Desa Madayin rumah rusak berat 418  unit dan rusak ringan 82 unit. Desa Belanting rumah rusak berat 10  unit dan 15 unit.

Langkah dan upaya yang diambil oleh Tim Gabungan dalam kegiatan penanganan yaitu dengan mendirikan Posko Rumah Sakit Lapangan di depan Puskesmas Sembalun Kecamatan Sembalun, Puskesmas Belanting Kecamatan Sembelia, lapangan depan Kantor Desa Obel-obel Kec. Sembelia dan lapangan Desa Madayin Kecamatan Sembelia.

Tim Gabungan juga mendirikan dapur umum di Kantor Camat Sembalun, Kantor Desa Obel-obel Kec. Sembelia, Kantor Desa Belanting Kec. Sembelia dan Lapangan Desa Madayin, untuk memudahkan Tim Gabungan menyalurkan bantuan berupa makanan yang siap saji bagi warga yang membutuhkan (ar/rm).

Foto: PuspenTNI


Share:

Kostrad Juara Umum PORAD VII


Magelang (IndonesiaMandiri) - Kontingen Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) akhirnya mampu mengungguli lawan-lawannya hingga menjadi "Yang Terbaik", dengan predikat "Juara Umum" pada ajang olah raga paling bergengsi di TNI Angkatan Darat, Pekan Olahraga Angkatan Darat atau Porad ke VIII di 2018.

Gelaran aduk fisik, kemampuan, teknik, dan strategi di bidang olah raga yang berlangsung sejak 21-30 Juli 2018 di Akademi Militer/Akmil, telah berakhir dan ditutup secara resmi oleh Kasad Jenderal TNI Mulyono, di Stadion Sapta Marga, Akmil, Magelang, Jawa Tengah (30/7).

Pada PORAD ke VIII yang diikuti 18 kontingen Kotama/Balakpus TNI AD yaitu Mabes TNI AD sebagai peserta eksibisi, Kostrad, Kopassus, dan 15 Kodam, mempertandingkan dan memperlombakan tujuh cabang olahraga, yang meliputi Atletik, Renang, Bola Voli, Tenis Lapangan, Sepak Bola, Karate, dan Tinju.

Kontingen Kostrad berada di urutan teratas (Juara I) dengan perolehan 8 medali emas, 7 perak, dan 7 perunggu. Posisi kedua (Juara II) diduduki oleh Kontingen Kodam IV/Diponegoro, dengan 7 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Selanjutnya, Kontingen Kodam VI/Mulawarman berada di urutan ketiga (Juara III) dengan membawa pulang 6 medali emas, 5 perak, dan 6 perunggu.

Kostrad berhak memboyong Trofi Bergilir Kasad, yang diserahkan sendiri secara langsung oleh Kasad Jenderal TNI Mulyono kepada Pangkoatrad Letjen TNI Andika Perkasa. Selain meraih trofi bergilir, Kontingen Kostrad juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 300 juta.
Sebagai Juara II, Kontingen Kodam IV/Diponegoro memperolah uang pembinaan Rp 200 juta, sedangkan Kontingen Kodam VI/Mulawarwan yang berhasil menjadi Juara III mengantongi Rp100 juta.

"Kita menyadari bahwa kemampuan dalam menorehkan prestasi di bidang olahraga dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di tingkat regional maupun internasional," ujar Kasad.

Menurut Kasad, PORAD merupakan wadah untuk menghasilkan atlet-atlet di lingkungan TNI AD dan sebagai wadah pembinaan kesatuan. Selain itu juga dapat dijadikan sebagai ajang bagi para atlet TNI AD untuk uji tanding dan unjuk kemampuan, serta memantapkan ketangkasan olahraga yang telah dilatihkan di lingkungan satuan masing-masing.

“Melalui olahraga, kita juga belajar tentang integritas. Olahragawan dituntut untuk bertanding secara _fair_, dengan menghindari cara curang atau tidak terpuji. _There is no I in Team_, begitu istilah yang sering kita dengar,” ujarnya.

Kasad juga mengakui bahwa kegiatan PORAD telah lama terhenti. Mulai 2018 ini dihidupkan kembali dan akan dilaksanakan setiap tahun. PORAD telah delapan kali digelar. Pertama pada 1989, selanjutnya 1991, 1993, 2006, 2007, 2009, 2011, dan yang baru saja usai adalah PORAD KE VIII tahun 2018. Selama pelaksanaan PORAD, Kontingen Kostrad sudah tiga kali meraih gelar juara umum, yakni 1993, 2006, dan 2018 (et/ab).

Foto: Dispenad
Share:

Lantamal III Jakarta Penyuluhan Ke SMKN 5 Mauk Tangerang


Tangerang/Banten (IndonesiaMandiri) - Kepala Dinas Potensi Maritim/Kasispotmar Lantamal III Jakarta Letkol Laut (P) Agus Djatmiko memberikan penyuluhan Peran Generasi Muda Menghadapi Proxy War dan Bahaya Narkoba kepada peserta didk kelas 10 SMKN 5 Mauk Tangerang, di Mesjid Al Liqo SMKN 5 Mauk Tangerang (25/7).

Kegiatan ini dalam rangka Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LKSD) untuk murid baru bertujuan memberikan pemahaman tentang bahaya proxy war, yang bermakna perang terselubung dipergunakan pihak lawan untuk menguasai suatu negara lain dengan menggunakan pihak ketiga, sehingga pihak lawan dengan mudah dapat menguasai pihak musuh.


Penyuluhan diikuti oleh 864 siswa terdiri dari siswa putra 516 orang dan siswa putri 348 orang juga dilanjutkan dengan pemahaman bahaya narkoba bagi generasi muda Indonesia yang sudah merambah kesetiap unsur, sehingga pada era kepemimpinan Presiden Jokowi menyatakan perang terhadap narkoba (lw).

Foto: Dispen Lantamal III


Share:

KRI Dewaruci Dapat Kehormatan Bawa Obor Asian Games

Makasar (IndonesiaMandiri) - Kapal legendaris TNI AL KRI Dewaruci yang dikomandani Letkol Laut (P) Waluyo tiba di Makassar dalam rangka berlayar melaksanakan kirab obor Asian Games XVIII/2018. Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adj bersama Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Didik Setiyono menerima api abadi ASIAN Games yang berasal dari India untuk diberikan kepada Plt Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono (29/7).

Kirab obor ASIAN Games di Makassar diawali dengan Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji menjemput api abadi, dan Gubernur Sulsel menyerahkan tinder box api ASIAN Games kepada Kasal, yang di bawa pawai laut menuju Dermaga Layang Mako Lantamal VI melewati perairan dangkal kota Makassar menggunakan KRI Dewaruci. Sebelum meletakkan tinder box api ASIAN Games, Kasal foto bersama dengan pejabat Forkopimda setempat.

Saat berlayar menuju Dermaga Lantamal VI, para siswa berprestasi dengan gagah berani melaksanakan Parade Roll di tiang layar KRI Dewaruci yang juga sering disebut kapal latih Tall Ships dan mulai bergabung di TNI AL sejak 1953. Sebaliknya di dermaga telah siap menyambut pasukan perang yang dikenal dengan tubarania dengan Anggaruk (Sumpah Setia) oleh pasukan Kerajaan Gowa berbaju adat Makassar dan tari paraga, serta pengalungan bunga Dara Daeng Makassar kepada Kasal.

Prosesi Api Asian Games diakhiri dengan serah terima api abadi dari Kasal kepada Plt. Gubernur Sulsel dan Penyulutan Api Abadi ke Api Obor bertempat didepan pintu gerbang Mako Lantamal VI yang diiringi drumband taruna pelayaran Makassar. Kemudian dilanjutkan serah terima api obor dari Plt. Gubernur Sulsel kepada pelari estafet pertama menuju tugu Mandiri Makassar.

Hadir dalam acara tersebut,  Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono, dan diikuti Forkopimda Sulsel lainnya (ab).

Foto; Dispen Armada II 
Share:

Taman Nasional Gunung Rinjani Turunkan Tim Survey Selamatkan Pendaki Terjebak


Gunung Rinjani/Nusa Tenggara Barat (IndonesiaMandiri) - Banyak yang sedang mendaki saat terjadi gempa verskala 6,4 richter di Provinsi Nusa Tenggara Barat (29/7). Itu sebabnya, Balai Taman Nasional (TN) Gunung Rinjani dibawah naungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHk segera melakukan penutupan seluruh jalur pendakian di Gunung Rinjani. Akibat gempa tersebut, sejumlah pendaki diduga masih terjebak di dalam kawasan TN Gunung Rinjani.

"Penutupan ini dilakukan dalam waktu yang belum ditentukan, sambil menunggu hasil pemantauan jalur pendakian dinyatakan aman", jelas Sudiyono, Kepala Balai TN Gunung Rinjani.

Diterangkan Sudiyono, pendaki yang masuk ke dalam kawasan pada 27 dan 28 Juli 2018, tercatat sejumlah 820 orang, dengan rincian 617 orang wisatawan mancanegara dan 203 orang wisatawan nusantara. Saat ini pihak Balai TN Gunung Rinjani telah mengirimkan tim survey awal evakuasi ke lapangan, terkait adanya info gempa susulan pukul 16.00 WITA tadi.

"Sebanyak 554 orang pendaki sudah berhasil turun dari kawasan, sedangkan sisanya sebanyak 266 orang diduga masih dalam kawasan", tambahnya.

Sementara itu, mitra medis KLHK dari Edelweiss Medical Health Center (EMHC), belum dapat melakukan evakuasi, dikarenakan para pemandu dan porter dari Sembalun masih mengalami trauma, dan terdapat beberapa anggota keluarga mereka yang mengalami musibah.

"Evakuasi darat terhalang oleh longsoran batu dari tebing sekitar yang menutup akses jalan, sehingga menyulitkan untuk dilakukan evakuasi di malam hari", jelas Sudiyono. 

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, dilaporkan terdapat satu korban meninggal teridentifikasi bernama Zaenul, yang merupakan penduduk Makasar. Terkait hal ini, KLHK melakukan koordinasi dengan pihak BASARNAS, BPBD, TNI-POLRI dan Pemda setempat.

"Kami akan membentuk Posko di Sembalun dipimpin oleh Kapolres Sembalun, dan membentuk tim evakuasi yang akan bergerak malam ini, untuk mendekati lokasi evakuasi", papar Sudiyono (jh/rm).

Foto: Istimewa


Share:

Kodim 1608/Bima Berhasil Evakuasi Penderita Lumpuh Selama 20 Tahun


Bima/Nusa Tenggara Barat (IndonesiaMandiri) - Prajurit Komando Distrik Militer (Kodim)1608/Bima bergerak cepat saat mendengar ada warga di wilayah tugas tanggung jawabnya telah puluhan tahun lumpuh dan hanya dirawat di rumah tanpa kunjung sembuh.

Berawal dari postingan salah satu warga tentang seorang warga bernama Abdul Hamid (63) menderita lumpuh selama 20 tahun dan belum memperoleh perawatan semestinya. Komandan Kodim (Dandim)1608/Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra segera perintahkan tiga anggotanya yaitu Sersan Mayor (Serma) Ibrahim (Danpos Koramil Belo), Sersan Dua (Serda) Hasan (Babinsa Tonggorisa), dan Sersan Satu (Sertu) Faris (Babinsa Tente) untuk mengeceknya.

"Saya harus pastikan kebenaran berita tersebut, karena terkadang yang beredar di Medsos justru lebih banyak berita hoax-nya. Namun setelah dicek oleh anggota, ternyata benar sakit lumpuh, maka saya perintahkan agar Bapak Abdul Hamid segera di bantu secara maksimal dan jika memungkinkan segera evakuasi," jelas Letkol Bambang Kurnia.

Dari penjelasan keluarganya, diketahui bahwa Abdul Hamid yang menderita kelumpuhan selama 20 tahun hanya dirawat oleh kedua anaknya secara tradisional dan belum pernah mendapatkan pengobatan medis. Dari pihak keluarga juga menyampaikan jika ada tawaran bantuan dari Dinas Sosial maupun berbagai pihak, tapi semua iditolak dengan alasan ia merasa sangat kesakitan bila menggerakkan kakinya.

Mengetahui hal itu, Babinsa beserta Kepala Desa Tonggorisa melakukan pendekatan, membujuk, dan meyakinkan Abdul Hamid dan keluarganya. Akhirnya phak keluarga menyampaikan bahwa Abdul Hamid bersedia dirawat/diobati secara medis.

"Setelah keluarga menyetujui, maka selanjutnya atas perintah Dandim, saya berkoordinasi dengan Camat dan Kades untuk menyiapkan kelengkapan administrasi, termasuk KTP pak Abdul Hamid" jelas Babinsa Tonggorisa, Serda Hasan.

"Mereka merawat bapaknya di rumah panggung yang terlihat kotor dan agak bau, meski masih dikategorikan layak huni. Namun dengan adanya kandang kambing di bagian bawah rumah panggung, maka terlihat tidak sehat," papr Serma Ibrahim, Danpos Koramil Belo.

Lalu andim 1608/Bima berkordinasi dengan Kepala Dinas Sosial dan Kepala RSUD Kabupaten Bima untuk evakuasi dengan ambulan dan merawatnya Hamid (27/7).

Foto: Dispenad
Share:

Komitmen Airlines dan Wholesaler Dukung Target 17 Juta Wisman 2018


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Pelaku usaha di bidang penerbangan (airlines) dan biro perjalanan wisata (BPW/wholesaler) berkomitmen akan menghasilkan 730.669 pax wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia selama periode Agustus - Desember 2018 untuk mendukung target 17 juta kunjungan wisman tahun ini. Demikian salah satu hasil kesimpulan dan rumusan dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata II-2018 yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta 26/07).

Komitmen _airlines_ dan _wholesaler_ itu di antaranya diwujudkan dalam penandatanganan kerja sama promosi terpadu antara Kemenpar dengan 15 _airlines_ dan 8 _wholesaler_ yang dituangkan dalam bentuk Letter of Intent/LoI (16 dokumen), Memorandum of Understanding/MoU (2 dukumen), dan Memorandum of Implementation Arrangement/MoIA (5 dokumen) yang ditandangani di acara Rakornas.

Hingga penutupan, sudah ditandatangani kesepakatan dengan 25 Mitra Inisiatif Strategis yang terdiri dari 23 Mitra Insentif Aksesibilitas (5 MoIA, 2 MoU, 16 LoI), Mitra Hot Deals sebanyak 1 Mitra (PKS - Eksisting), dan Mitra CDM masih dalam tahap lelang.

"Dari mitra tersebut, diperoleh komitmen penambahan wisman ( _incremental pax_) sejumlah 1.230.669 wisman. Diantaranya dengan mitra insentif aksesibilitas sebesar 730.669 Wisman tambahan dan mitra Hot Deals (Kepri) sebesar 500.000 wisman tambahan," jelas Nia Niscaya selaku Ketua Rakornas saat membacakan hasil Kesimpulan pada penutupan Rakornaspas II-2018.

Jumlah ini diharapkan akan membantu untuk mengejar target 17 juta kunjungan wisman 2018. Dengan rata-rata jumlah kunjungan wisman sebesar 1,25 juta perbulan menunjukkan bahwa akhir tahun ini akan diperoleh 15 juta wisman, sehingga perlu tambahan dua juta wisman untuk mencapai target 17 wisman pada 2018. Tambahan dua juta wisman itulah akan dikejar Kemenpar melalui tiga program marketing khusus yang menjadi fokus dalam Rakornas kali ini yaitu Incentive Airlines atau Wholesalers, Hot Deals Visit Wonderful Indonesia, dan yang ketiga CDM (Competing Destination Model) dengan target menghasilkan 2,5 juta kunjungan wisman (gs/fm).

Foto: Dok.Kemenpar


Share:

Gempa di NTB Bandara di Lombok dan Bali Masih Berjalan Normal


Jakarta (IndonesiaMandiri) – Pasca gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter yang melanda wilayah Lombok, Bali, dan Sumbawa pada Minggu (29/7), pelayanan penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai Denpasar dan Bandara Internasional Lombok tidak terganggu.

Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Pramintohadi memastikan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap fasilitas bandara di Denpasar dan Lombok, tidak ditemukan kerusakan sebagai dampak dari gempa yang terjadi pagi tadi. “Kami telah mendapatkan laporan dari Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Ngurah Rai bahwa Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali dan Bandara Internasional Lombok Praya, Lombok tidak terdampak oleh gempa bumi yang mengguncang Lombok Timur hari ini dan saat ini kegiatan operasional penerbangan pada kedua bandara tersebut berjalan normal”, ungkap Pramintohadi.

Selain kedua bandara tersebut, bandara-bandara di sekitarnya seperti Bandara Komodo Labuan Bajo, di Waingapu dan di Tambolaka juga tidak terdampak gempa dan beroperasi dengan normal.

Pramintohadi menjelaskan pelayanan operasional penerbangan termasuk pelayanan navigasi penerbangan dari kantor Airnav cabang Denpasar juga tidak terganggu. Gedung dan fasilitas penunjang navigasi lainnya dalam kondisi normal.

Namun demikian, Pramintohadi meminta para operator bandara untuk tetap waspada terhadap gempa susulan dan dampak gempa tersebut khususnya di Bandara Lombok yang relatif lebih dekat dengan pusat gempa.

Foto: abri


Share:

Koarmada I Tangkap Kapal Tanker Asing Muatan 2500 Ton Solar Di Natuna


Batam (IndonesiaMandiri) - KRI Yos Sudarso yang sedang melaksanakan Operasi Laga Sagara-18/Siaga Purla BKO Guspurla Koarmada I berhasil menangkap Kapal Tanker MT Hai Soon X berbbot 1.914 GT  bermuatan minyak solar 2.500 ton di perairan Natuna (26/7) .

Panglima Koarmada I Laksamana Muda (Laksda) TNI Yudo Margono dalam Ekspose Perkara di Lanal Batam mengatakan, pemeriksaan dan penangkapan bermula saat Tim Patroli AL  curiga dengan kapal berbendera asing masuk ke dalam perairan Indonesia. Sehingga saat mau keluar perairan petugas langsung menangkapnya.

"Kapal berbendera Cook Island dan masuk ke wilayah Natuna. Mereka masuk keperairan kita tanpa Izin. Kapal tersebut diduga menaikkan penumpang di perairan utara Bintan dan menurunkannya di sekitar perairan Ranai. Penumpang tersebut tidak terdapat dalam crew list serta kapal berlayar di perairan Indonesia tanpa dilengkapi Surat Persetujuan Berlayar. Atas dasar dugaan awal pelanggaran tersebut maka akhirnya kapal ditangkap," ungkap Pangkoarmada I.

Dikatakan Laksda TNI Yudo, dalam kapal tersebut setidaknya ada 18 ABK dari berbagai negara. Ada dari Jepang, China dan Myanmar. Dari pengakuan para Abk,  kapal berangkat ke Singapura dengan membawa muatan 2.500 Ton solar untuk dibawa ke wilayah Arab, namun setelah didesak ternyata kapal tersebut akan berlayar ke wilayah Taiwan.

"Dari surat dan pengakuanya berbeda. Katanya mau ke wilayah Arab tetapi mereka malah berlayar ke Taiwan. Bahkan mereka juga akan menuju ke Papua Nugini. Ini sangat jauh melenceng. Makanya kita masih melakukan pemeriksaan," ujar Yudo.

Saat ini kapal tersebut berada dalam pengawasan serta penjagaan ketat Lanal Ranai.  Sejauh ini, petugas masih melakukan pemeriksaan kepada setiap ABK Kapal yang diamankan dalam peristiwa tersebut. 

Dalam kesempatan lain, KRI Yos Sudarso – 353 yang sedang melaksanakan Operasi Laga Sagara-18 (Operasi Siaga Purla 18) BKO Gugus Tempur Laut Koarmada I juga berhasil satu Kapal Ikan Asing (KIA) asal Vietnam BV 95858 TS. Kapal tersebut dengan dokumen yang tak lengkap diduga mencuri ikan dilaut Natuna pada posisi 06 37 31 U - 108 36 48 T tepatnya di Perairan ZEE Indonesia, Laut Natuna Utara Kepulauan Riau (28/7).

Foto: Dispen Armada I


Share:

Arsip