Bekerja Dengan Kaos TNI Pompa Semangat Warga Lenggo

Polewali Mandar/Sulteng (IndonesiaMandiri) - Sebentar lagi program Tentara Manunggal Masuk Desa/TMMD ke-101 bakal digulirkan di seantero Indonesia. Kesibukan sudah mulai tampak di setiap satuan Komando Distrik Militer/Kodim yang menjadi ujung tombak program TMMD.

Seperti yang terlihat pada Kodim 1402/Polmas di Desa Lenggo Kecamatan Bulo terus digenjot sebelum dibuka 4 April mendatang. Sebagian program fisik diantaranya dekker yang menghubungkan jalan desa sudah mulai dikerjakan anggota TNI dari Kodim 1402/Polmas bersama warga desa Lenggo (30/03).

Dandim 1402/Polmas Letkol Arh Dedi Setia Arianto mengatakan bahwa Dalam pelaksanaan Pra TMMD ini, anggotanya bersama warga mulai mengerjakan sebagian sasaran fisik sebelum pembukaan 4 April mendatang. Semua kegiatan dilaksanakan secara bersama-sama TNI dan Warga. Semua berbaur.

“Sulit mengenali mana anggota TNI dan warga setempat karena sebagian warga sudah menggunakan pakaian TNI seperti kaos loreng, topi bahkan celana loreng,” puji Letkol Dedi Setia. Pada pelaksanaan Pra TMMD ini sebagian sasaran fisik sudah mulai dikerjakan menggunakan material yang sudah ada, karena sulitnya pengangkutan bahan material ke desa.

Sementara itu Madi, 38 tahun, salah satu warga Lenggo menuturkan “dirinya sangat senang bisa bekerja bersama bapak Tentara membangun desa ini dan berharap setelah selesai bisa memperlancar transfortasi warga Lenggo. Bekerja bersama Tentara lebih semangat apalagi saya sudah pakai kaos loreng pemberian anggota Kodim, Ternyata Pakai loreng bisa menambah semangat” (ab). 
Share:

Pembangunan Bandara Kertajati Terus Dipercepat

Majalengka (IndonesiaMandiri) - Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso menyambut positif penerbangan kalibrasi yang berhasil dilakukan di bakal Bandara Kertajati, Majalengka Jawa Barat (29/3). Penerbangan tersebut dilakukan oleh Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan Ditjen Perhubungan Udara yang bekerjasama dengan AirNav Indonesia dan pengelola Bandara Internasional Jawa Barat.

Menurut Agus, keberhasilan penerbangan tersebut menandakan sisi udara bandara sudah siap dioperasikan, mendekati target pengoperasian keseluruhan bandara pada pertengahan tahun ini.
"Penerbangan Kalibrasi ini adalah penerbangan perdana di Bandara Kertajati. Penerbangan tersebut untuk memastikan kesiapan runway dan peralatan lain di sisi udara suatu bandara. Dengan keberhasilan penerbangan ini, bisa dikatakan sisi udara bandara siap untuk dioperasikan," jelas Agus.

Agus memandang penting keberhasilan penerbangan perdana ini mengingat keberadaan Bandara Kertajati yang sudah sangat dinantikan. Bandara ini nantinya akan melayani transportasi udara bagi sebagian masyarakat Jawa Barat dan Jawa Tengah serta mengurangi kepadatan lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno Hatta. Keberadaan bandara ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dengan meningkatkan sektor pariwisata dan sektor lainnya dinJawa Barat dan sekitarnya sebagaimana diamanahkan oleh Presiden Joko Widodo sejak 2015. Bandara ini juga akan digunakan sebagai bandara embarkasi Haji wilayah Jawa Barat.

"Kami memiliki beberapa pesawat kalibrasi yang handal yang kami kelola sendiri baik propeller maupun jet untuk mengkalibrasi peralatan navigasi yang terpasang diseluruh airport di Indonesia bahkan melayani sebagian wilayah negara tetangga. Dengan demikian keberhasilan penerbangan perdana dengan pesawat kalibrasi propeller ini wajib disyukuri dan disambut baik. Selain.itu Kami sebagai regulator penerbangan akan terus secepatnya melakukan proses sertifikasi sehingga bandara bisa dioperasikan sesuai target dan memenuhi persyaratan keselamatan, keamanan dan kenyaman penerbangannya," lanjut Agus.

Pendirian Bandara Kertajati pada awalnya merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan menyiapkan lahan dan kemudian dilanjutkan dengan pembangunan konstruksi runway oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk membangun sisi udara seperti runway sepanjang  2.500 dan lebar 60 meter, apron dan taxiway dengan menggunakan dana APBN.

Penerbangan Kalibrasi ini dilakukan dengan menggunakan pesawat jenis Beechcraft King Air B350- i registrasi PK-CAP dengan kapasitas enam penumpang. Penerbangan ini untuk Flight  Commisioning Precision Approach Path Indicator (PAPI) dan Flight Validation Instrument Flight Procedure.

Sebagai Pilot in Command (PIC) pesawat adalah Capt. Sri Mulyanto dengan  First officer Khairuna Fauzi, Flight Inspector I (PO) Dian Yusuf Aminudin, Flight Officer II (TO) Wahyu Wicaksono, Flight Mechanic Dennis Sagia, Asisten Fit Mechanic Ary Firmansyah dari Balai Kalibrasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Pesawat lepas landas dari Bandara Husein Sastranegara Bandung dan landing di Bandara Kertajati pada pukul 08.21 WIB. Pesawat kemudian take off dari Bandara Kertajati pada pukul 10.25 WIB untuk pengecekan fasilitas pendaratan PAPI. Pengecekan selesai pada pukul 11.51 WIB dan pesawat mendarat (aa) | Foto: abri 
Share:

Ribuan Wisatawan Banjiri Festival Pasir Putih Samosir

Samosir (IndonesiaMandiri) - Festival Pasir Putih 2018 digelar hari ini di Pantai Pasir Putih Situngkir, Samosir, Sumatera Utara (31/3). Kepala Dinas Pariwisata Samosir, Ombang Siboro menjelaskan, even ini ditargetkan mampu menghadirkan 1.000 wisatawan mancanegara (wisman) serta 5.000 wisatawan nusantara (wisnus).

“Kami baru saja melaksanakan acara Tonggo Raja. Yakni pertemuan dengan para tokoh masyarakat dan raja adat dari lima desa Kawasan Pasir Putih Parbaba. Pertemuan ini dalam rangka menggalang dukungan masyarakat menjelang penyelenggaraan Festival Pasir Putih,” kata Ombang Siboro (30/3).

Ombong mengungkapkan, Festival Pasir Putih adalah rangkaian Horas Samosir Fiesta 2018. Kegiatan itu terdiri beberapa rangkaian acara. Seperti Manguras Tao, kirab budaya, tortor partutuaek kolosal, lomba tradisional air serta hiburan rakyat lainnya. Manguras Tao merupakan praktik pembersihan dan repurifikasi secara simbolik. Yaitu untuk menghormati lingkungan Danau Toba. Tampilannya ritual dan budaya lokal.

“Seluruh persiapan untuk menghadapi dan menyukseskan acara tersebut sudah berjalan 70 persen. Saya optimis seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan sukses,” katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, beragamnya kegiatan tahunan di Samosir kian membuktikan bahwa pariwisata Indonesia memiliki banyak warna untuk wisatawan. “Saat wisatawan datang ke suatu tempat dan memiliki banyak agenda pariwisata, maka itu menjadi cara untuk membuat wisatawan semakin betah dan ingin balik lagi. Kekuatan ini harus dilakukan dengan memberikan promosi sebanyak-banyaknya," jelas Arief Yahya (ab) | Foto: Istimewa 
Share:

Kembalikan Marwah Indonesia Sebagai Negara Maritim

Makasar (IndonesiaMandiri) - Pemerintah Republik Indonesia dinilai belum sepenuhnya berniat melindungi pelaut Indonesia yang bekerja di kapal domestik dan kapal asing yang memiliki rute ke luar negeri. Sebagai negeri maritim terbesar di dunia, Indonesia juga sudah sepantasnya memiliki Badan Peradilan Maritim sebagai instrumen penegakkan hukum di laut termasuk penegakkan hukum pengusaha perkapalan dan para pelaut alias anak buah kapal.

Pemikiran diatas disampaikan oleh praktisi hukum kelautan, pelayaran dan perikanan, Finsen Mendrofa, saat memberikan kuliah terbuka di hadapan ratusan mahasiswa Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar (30/3).

Menurut Finsen, selama ini pelaut Indonesia masih acap kali dilecehkan hak-haknya oleh pengusaha perkapalan. Akibatnya, sering terjadi hak pelaut seperti upah banyak yang bermasalah, misalnya pengusaha tidak membayar gaji pelaut sesuai kontrak. Semua itu bermuara karena belum ada regulasi yang mengatur standar minimal upah pelaut serta sikap tegas pemerintah menindak pengusaha perkapalan yang bertindak gegabah.

Masalah itu semakin bertambah dengan banyaknya kasus-kasus pembuatan sertifik pelaut yang sering dipalsukan, berkeliarannya calo-calo ilegal perekrut pelaut, banyaknya oknum-oknum pejabat di instansi negara yang menjadikan pelaut sebagai "ladang basah" dan kasus kecelakaan kerja dan penyelesaian perselisihan hukum.

Finsen Mendrofa bersama Forum Komunikasi Maritim Indonesia (Forkami) mendorong Presiden Joko Widodo segera membentuk Badan Peradilan Maritim. “Betul kita sudah punya Mahkamah Pelayaran, namun Mahkamah Pelayaran bukan badan peradilan yudisial, hanya sebatas lembaga pemeriksaan dan pembinaan jika ada pelanggaran atau kecelakaan kapal. Itu sifatnya cuman administrasi saja. Bukan macam itu yang dibutuhkan pelaut Indonesia," katanya.

Badan Peradilan Maritim yang dimaksud, ialah badan yang menyelesaikan persoalan hukum di sektor maritim. Badan itu diusulkan berada dibawah koordinasi Mahkamah Agung Republik Indonesia. “Tujuannya agar semua kasus hukum laut disidangkan di sana," jelas Finsen.

Guna membekali pelaut-pelaut Indonesia pengetahuan tentang hukum kelautan, mengetahui hak dan kewajibannya para pelaut, Forkami menggelar program Goes to Campus yang digelar di Kampus Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar.
Program Goes to Campus FORKAMI di bawah pimpinan James Talakua juga untuk memperluas pembangunan sekolah-sekolah khusus di bidang pelayaran dan perikanan. Tujuannya guna mensukseskan program pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla, yang akan mengembalikan marwah Indonesia poros maritim dan negara maritim yang berdaulat (ab) | Foto: istimewa 
Share:

Bawang Putih Bersiap Swasembada

Temanggung/Jateng (IndonesiaMandiri) - Muniati, 40 tahun, adalah petani perempuan yang menggeluti bawang putih sejak lama di kampungnya, desa Petarangan, Kecamatan Pledung, Kabupaten Temanggung. Di daerah yang berdataran tinggi dan berhawa sejuk ini, memang sangat cocok untuk komoditas seperti bawang putih berkembang.

“Keluarga saya utamanya hidup dari bawang putih,” jelas Muniati. Kini, bawang putih sedang digenjot produksinya oleh Pemerintah melalui Kementerian Pertanian agar bisa menjadi komoditas unggulan dan berswasembada.

Inilah yang memacu Dirjen Hortikultura Kementan, Suwandi, datang langsung menyapa dan berdiskusi dengan ramah kepada para petani di Temanggung (30/3). Karena bawang putih memang sedang disasar untuk swasembada.

Kadang komoditas ini juga rentan dengan faktor cuaca. Misalnya curah hujan, sehingga kualitas tanam jadi kurang baik dan harga jualnyq jadi merosot. Jenis bawang putih yang ditanam Muniati di lahan seluas 200 m2 adalah lumbu kuning. Varietas ini memerlukan waktu 93 hari hingga bisa dipanen. Menurut Muniati, sebenarnya ada jenis lain yang berkualitas lebih tinggi, yakni lumbu hijau. Namun menanam varietas ini lebih berisiko karena masa tumbuh sampai panen lebih lama. "Karena cuaca sekarang tidak menentu, terutama hujan, petani tidak bisa tanam terlalu lama. Bawang putih tidak bisa sering terkena hujan karena bisa membuat bawang retak dan tidak laku dijual," jelas perempuan ini sambil mengangkat bawang putih yang baru selesai dipanennya.

Dengan program swasembada, diharapkan dalam waktu relatif singkat bisa mengurangi ketergantungan impor bawang putih asal Cina. "Kita tidak boleh terus bergantung dengan impor. Harus swasembada, bahkan ekspor,' tegas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Itu sebabnya Kementan sudah sejak 2017 menjadikan bawang putih untuk swasembada. Untuk itu, salah satu strateginya adalah dengan memperbanyak luas tanam bawang putih di daerah-daerah yang bisa ditumbuhi tanaman ini, yakni di dataran tinggi yang beriklim dingin, seperti di Sembalun Lombok Timur, Kledung Temanggung, Magelang, Banyuwangi dan Pujon Malang.

Menurut Suwandi, sejak 2017 Kementan sudah menanam bawang putih 2.000 hektar untuk dijadikan benih. Lalu di 2018 ditargetkan 15.000 hektar dan tahun depan lebih tinggi lagi. Dan, Muniati berharap pemerintah bisa membantu menyediakan benih unggul yang tahan hujan serta harga benih lebih murah (aa) | Foto: istimewa
Share:

Sosialisasi BPODT Tentang Lahan Sibisa Ke Masyarakat

Toba Samosir (IndonesiaMandiri) - Badan Pelaksana Otorita Danau Toba/BPODT bersama Bupati, Kapolres, Kepala BPKH, Kadispar, Pemerintah Daerah Kabupaten Toba Samosir melakukan kegiatan Sosialisasi Program Perencanaan BPODT di Lahan Sibisa Tobasa dengan masyarakat sekitar (29/3)

Acara dibuka Bupati TobasabDarwin Siagia dan dihadiri pejabat dari SKPD di Kabupaten Toba Samosir diantaranya Kapolres Tobasa Elvianus Laoly, Kadis Lingkungan Hidup Tobasa Mintar Manurung, Mewakili Dandim Kasdim 0210 Taput K Sinaga, Camat Ajibata dan Kepala Desa dari tujuh desa.

Kegiatan ini adalah bentuk aktif sinergi pemerintah pusat dan daerah guna mensukseskan program pemerintah khususnya bidang Pariwisata. Hampir 500 masyarakat yang berasal dari Desa Sirungkungan, Parsaoran Sibisa, Pardamean Sibisa, Motung, Pardomuan Motung, Sigapiton, Horsik dan Kelompok Tani HKM ikut mendengar acara sosialisasi.

Pemerintah pusat melalui BPODT sangat menghargai dan mengapresiasi kedatangan masyarakat ke acara sosialisasi program pembangunan lahan Sibisa. Dengan adanya partisipasi masyarakat seperti hari ini diharapkan dapat membuka komunikasi positif antara masyarakat dan pemerintah.

"Peran serta masyarakat untuk bersama pemerintah sangat diperlukan agar sektor pariwisata di Kabupaten Tobasa maju", jelas Dirut BPODT Arie Prasetyo. Hal senada juga disampaikan Bupati Darwin Siagian. “Dengan hadirnya BPODT di Desa Sibisa ini adalah anugerah dari Yang Maha Esa kepada masyarakat, sehingga harus didukung maksimal. Kedepannya, kawasan Ajibata juga diproyeksikan menjadi Pelabuhan Internasional yang mana pusat pendistribusian dari dan ke Samosir melalui Ajibata,” papar Bupati Darwin.

Acara juga diselingi diskusi dengan masyarakat sehingga suasana begitu akrab. Kawasan Danau Toba memang menargerkan kunjungan wisatawan hingga 2019 mencapai  satu juta. Saat ini kunjungan di Toba baru 250 ribu (ab) | Foto: istimewa 
Share:

Sekjen Lantik Sepuluh Pimpinan Tinggi Kemhan

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Sekjen Kemhan Marsdya Hadiyan Sumintaatmadja didampingi Irjen Kemhan memimpin upacara Pengangkatan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pimpinan Tinggi di lingkungan Kemhan. Sertijab yang berlangsung di kantor Kemhan, Kamis (29/3), diikuti sepuluh Pimpinan Tinggi setingkat Eselon II di lingkungan Kemhan.

Kesepuluh Pimpinan Tinggi yang dilantik yaitu Laksma TNI Hendrawan Bayu Prawito yang akan menduduki jabatan baru sebagai Ses Badiklat Kemhan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari sebagai Karoum Setjen, Marsma TNI Sudadi sebagai Irum Itjen Kemhan, Kol. Laut (Lek) Ir. Erwan Wicaksono sebagai Kapusdatin dan Kol Cku Dwi Mastono sebagai Irku Itjen Kemhan.

Dan selanjutnya Brigjen TNI Effendi Sihole akan menduduki jabatan baru sebagai Ses Itjen Kemhan, Brigjen TNI Kup Yanto Setiono sebagai Ses Ditjen Strahan, Kol. Erwin Bambang Tetuko sebagai Dirjakstra Ditjen Strahan, Brigjen TNI Iskandar M. Munir sebagai Ses Ditjen Pothan Kemhan dan Kol Cku Ahmad Sugiono sebagai Dirkomcad Ditjen Pothan (id) | Foto: istimewa 
Share:

Semarak Wonderful Noon Pegiat Media Sosial

Bali (IndonesiaMandiri) - Pariwisata Indonesia masa kini dengan cepat tersebar melalui platform digital, yang akhirnya menciptakan istilah destinasi digital. Kementerian Pariwisata memanfaatkan kekuatan promosi branding Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia dengan melibatkan para aktivis digital yang aktif di media sosial.

Inilah yang membuat gelaran acara “Wonderful Noon 2018” yang bertujuan menginformasikan program Kementerian Pariwisata sekaligus mempromosikan destinasi wisata demi tercapai target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 275 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) pada 2019.

Acara “Wonderful Noon” ini turut melibatkan co-branding yaitu Sea Safari Cruise, Martha Tilaar Group, Sababay Winery, dan Krisna Bali, juga didukung oleh stakeholder pariwisata yaitu Tauzia Hotels Group, Plataran Menjangan, Pophariini.com, dan Hard Rock FM Bali.

Salah satu undangan yang hadir Yulia Baltschun, mengaku sangat terkesan dengan acara “Wonderful Noon” karena penuh dengan keseruan yang tidak terlalu formal. Selain itu, acara yang digelar di atas kapal Pinisi ini sekaligus mempertemukan para penggiat media sosial dengan berbagai spesialisasinya.

“Dengan acara ini kita jadi sadar bahwa saat ini media sosial lebih mendominasi dibandingkan old media.” kata Yulia yang memiliki akun instagram @yuliabaltschun pada acara Wonderful Noon, Bali (28/3).

Hal senada juga diungkapkan oleh Ayu Sari Devi yang merupakan Miss Tourism World Indonesia 2017. Pemilik nama lengkap Dewa Ayu Windu Sari Devi ini mengatakan “Wonderful Noon” menjadi ajang untuk bertemu dengan para selebgram yang sebagian besar menaruh perhatian pada dunia pariwisata.

“Wonderful Noon” sudah diselenggarakan ketiga kalinya (sebelumnya di Jakarta dan Yogyakarta) dan menjadi agenda tahunan yang selalu mendapat tanggapan positif dari para stakeholder pariwisata maupun penggiat media sosial.

Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media Kementerian Pariwisata, Don Kardono mengajak seluruh peserta Wonderful Noon 2018 untuk bergabung dengan Generasi Pesona Indonesia (GenPi). Karena dengan bergabungnya para bintang sosial media tersebut, maka promosi pariwisata Indonesia akan semakin masif (fm) | Foto: Istimewa 
Share:

Posmat Pemangkat Lantamal XII dan Polairud Kalbar Patroli Laut Bersama

Pontianak (IndonesiaMandiri) - Pos Pengamat (Posmat) Pemangkat Lantamal XII Pontianak patroli laut rutin bersama Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Kalimantan Barat di perairan Pemangkat Kalimantan Barat (29/3).

Kegiatan patroli bersama ini merupakan bentuk sinergitas TNI Polri dalam menjaga keamanan di wilayah perairan Pemangkat untuk mencegah terjadinya segala bentuk tindak kejahatan di perairan.

Patroli laut/muara yang kerap dilaksanakan di perairan ini juga menjaga keamanan agar perairan wilayah kalimantan Barat menjadi aman dan kondusif (rm) | Foto: DispenArmabar 
Share:

Prajurit KRI Kihajar Deeantara Juara Menembak

Surabaya (IndonesiaMandiri) - Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur Laksda Didik Setiyono resmi menutup perlombaan menembak antar unsur KRI jajaran Koarmatim di Lapangan Tembak Ambalat Koarmatim, Surabaya (29/3).

Orang nomor satu di Koarmatim menyampaikan lomba menembak laras panjang antar KRI yang dilaksanakan 28-29 Maret 2018 mampu mencetak petembak terbaik TNI Angkatan Laut. Pangarmatim juga mengucapkan selamat bagi peserta yang telah mengukir prestasi pada lomba ini, dan bangga atas semangat yang ditunjukkan atas kemampuan terbaiknya.
“Bagi peserta lomba yang telah berpartisipasi namun belum berkesempatan tampil sebagai juara. Jangan kecewa dan berkecil hati, karena dengan terpilihnya prajurit-prajurit Koarmatim mewakili KRI-nya masing-masing sudah merupakan prestasi tersendiri”, ungkapnya.

Adapun hasil kejuaraan menembak antar Unsur KRI pada kategori menembak beregu laras panjang jarak 100 meter diantaranya, Tim KRI Ki Hajar Dewantara (KDA) – 364 berhasil meraih Juara I dengan nilai 160,75. Juara II diraih oleh Tim  KRI Teluk Cendrawasih (TCW) – 533 dengan nilai 137,75, dan Juara III diraih oleh Tim KRI Sultan Iskandar Muda (SIM) – 367 dengan nilai 135,75.

Sedangkan kategori menembak perorangan terpilih tiga prajurit Koarmatim dengan hasil nilai tertinggi yaitu, dua prajurit KRI KDA-364 atas nama KLS Mukhtari dengan nilai 197 diperingkat pertama dan Kopda Zaenal diperingkat kedua dengan nilai 192. Sedangkan peringkat ketiga dimenangkan oleh Prajurit KRI Ahmad Yani (AMY) – 351 Kopda Yogi dengan nilai 190.

Selain itu, dalam kategori menembak perorangan berhasil memenangkan dueling tree target adalah, Juara I Kls Mufianto dari KRI Pulau Rupat-712, Juara II Sertu Febri dari KRI Oswald Siahaan-354, Juara III Kopda Zaenal dari KRI Ki Hajar Dewantara-364, dan Juara IV Serka Puguh dari KRI Sampari-628 (bp) | Foto: Dispenarmatim
Share:

Panen Pedet Program SIWAB di Lampung Selatan Memuaskan

Lampung Selatan (IndonesiaMandiri) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berbagi tips mengenai cara cerdas meningkatkan populasi sapi dan mensejahterakan peternak. Lebih dari seribu ekor sapi hasil Inseminasi Buatan (IB) dalam program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) dihadirkan pada acara Panen Pedet di Desa Neglasari, Ketibung, Lampung Selatan (29/3).

“Ada dua hal yang bisa meningkatkan populasi sapi Indonesia lebih cepat. Yang pertama adalah wajibkan seluruh importir sapi untuk mendatangkan 20 persennya betina atau indukan. Dulunya tidak ada. Kemudian yang ke dua adalah Inseminasi Buatan (IB) dengan program SIWAB, atas perinntah bapak presiden kita bagikan gratis seluruh Indonesia kurang lebih empat juta paket,” ujar Menteri Amran.

Upaya percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau telah dicanangkan Kementan sejak 2017 tersebut telah menunjukkan hasil yang sangat baik. Secara nasional program tersebut sudah menerapkan Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 5.027.120 ekor sapi, mengasilkan sapi bunting sebanyak 2.236.934 ekor, dan sebanyak 1.080.334 ekor sapi berhasil dilahirkan.

Kelahiran sebanyak seribu ekor sapi itu setara dengan Rp.7,56 triliun dengan asumsi harga satu ekor pedet lepas sapih Rp.7 juta/ekor. Nilai yang sangat fantastis, mengingat investasi program pada tahun 2017 sebesar Rp.1.1 triliun. “Ini bukan rencana, kita sudah jalankan dan bisa lihat hasil pengembangan sejak tiga tahun lalu,” kisah Amran.

Menteri Amran menyatakan Kementerian Pertanian juga sudah mendorong pengembangbiakan sapi unggulan yang diimpor sebagai upaya untuk mendorong kualitas peternakan sapi di Indonesia. “Tadi (sapi unggulan) hasil inseminasi buatan dengan umur tiga tahun dua tahun beratnya sudah satu ton, harganya 50 juta rupiah. Kalo sapi lokal umur dua tahun paling tinggi 5 sampai 7 juta rupiah saja,” kata Amran. “Ini namanya berternak dengan cerdas,” tambahnya.

Kementerian Pertanian juga sudah melakukan berbagai hal untuk mengedukasi petani dan melakukan pendampingan. Kementerian Pertanian juga telah menganggarkan biaya inseminasi buatan gratis. “Sejak saya menjabat sebagai menteri, kami programkan inseminasi buatan gratis untuk seluruh rakyat Indonesia. Anggarannya per tahun kurang lebih dua triliyun. Itu perintah Pak Presiden,” terang Amran.

Di hadapan seribu peternak dari wilayah Lampung Selatan Mentan menegaskan bahwa Indonesia saat ini sudah ekspor sejumlah komoditas ternak sehingga dapat  dikatakan sudah masuk fase swasembada protein.

Menurut Mentan, tujuan swasembada protein adalah meningkatkan jumlah kebutuhan protein untuk masyarakat Indonesia. Jika konsumsi produk komoditas peternakan meningkat, maka itu berarti usaha peternakan akan banyak diminati oleh masyarakat.

Dari catatan Maret lalu, Kementan telah melakukan ekspor perdana nugget ayam dengan jumlah sekitar 6,6 ton ke Negara Jepang, dan selain juga daging Wagyu telah kita ekspor ke Myanmar. April mendatang, Kementerian juga akan mendorong ekspor produk ayam olahan ke Jepang sebanyak 7 ton dari rencana 13,4 ton di tahun 2018 ini, lalu ke Timor Leste sebanyak 127,6 ton, dan DoC 10.000 ekor, serta PNG sebanyak 26,4 ton.

Tahun 2017, ekspor telur ayam tetas (hatching eggs), GPS dan PS broiler ke Myanmar sebesar 382,9 ton dengan nilai Rp. 56,56 Milyar. Selain itu, di tahunyang sama Ekspor Obat Hewan juga telah menembus 50 Negara yang tersebar di 4 Benua dengan nilai Rp27,674 triliun.

Pada acara panen pedet tersebut, Mentan Amran juga memberikan hibah kepada kelompok ternak sebanyak 100 ekor kambing dan 1.000 ekor ayam lokal di Kabupaten Lampung Selatan, serta 10.000 ekor ayam lokal di Kabupaten Lambung Tengah. Bantuan juga diberikan berupa satu unit pembuatan embung senilai Rp.175 juta, bantuan jalan produk satu unit senilai Rp.200 juta. Total bantuan senilai Rp.1,5 milyar (aa) | Foto: Istimewa 
Share:

Rekomendasi Pejuang Keadilan dan Kesataraan Kepada Menteri LHK

Rekomendasi ini dihasilkan oleh sekitar 150 orang Pejuang Keadilan dan Kesetaraan dalam pengelolaan Sumberdaya Alam yang berkumpul bersama di Jakarta pada tanggal 27-28 Maret 2018.

Para pejuang tersebut berasal dari 14 propinsi yakni: Aceh, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan, Bengkulu, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Jawa Tengah, NTB, Papua dan Papua Barat. Para pejuang keadilan dan kesetaraan dalam pengelolaan sumber daya alam/SDA berbagi cerita dan pengalaman untuk memperkuat praktek-praktek di tingkat lokal dalam pengelolaan SDA yang adil dan berkelanjutan.

Pengalaman yang kami hadapi selaku pejuang keadilan dan kesetaraan dalam pengelolaan SDA telah menunjukkan bahwa: (1) Buruknya tata kelola sumberdaya alam telah memberikan dampak bagi kelompok rentan khususnya perempuan. Kelompok perempuan merupakan pihak pertama yang mengalami dampak kerusakan sumber daya alam yang terjadi melalui hilangnya sumber penghidupan serta nilai sosial dan budaya. (2) Konflik sumber daya alam dipastikan akan berdampak pada kelompok perempuan. Kriminalisasi yang dihadapi oleh masyarakat baik laki-laki dan perempuan seringkali diikuti dengan praktek ketidakadilan (kekerasan, diskriminasi, intimidasi dan pemiskinan).

Disisi yang lain, banyak kasus penyelesaian konflik kurang melibatkan kelompok perempuan. (3) Implementasi kebijakan (termasuk anggaran) terkait pengelolaan sumberdaya alam seringkali meminggirkan kelompok perempuan. (4) Program perhutanan sosial dan reforma agraria belum memberikan jaminan akses dan kontrol perempuan dalam proses perencanaan dan pengelolaan. (5) Pemerintah kurang memberikan fasilitasi dan afirmasi terhadap kelompok perempuan dalam pengelolaan sumberdaya alam sehingga peluang yang dimiliki masih terbatas.

Oleh karena itu, kami pejuang keadilan dan kesetaraan dalam pengelolaan sumberdaya alam mendesak Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kehutanan/LHK untuk:

1. Memperkuat akses dan kontrol bagi kelompok perempuan dalam pengelolaan sumberdaya alam khususnya sektor kehutanan melalui implementasi kebijakan yang berkeadilan gender. Program reforma agraria dan perhutanan sosial hendaknya didorong dan ditujukan secara khusus untuk kelompok perempuan dengan dukungan fasilitasi dan asistensi.

2. Memperkuat penegakan hukum atas pelanggaran pengelolaan sumberdaya alam khususnya sektor kehutanan yang seringkali berdampak buruk bagi sumber penghidupan dan nilai sosial budaya kelompok perempuan. Penataan dan pencabutan izin-izin sektor kehutanan dan yang terkait dengan kawasan hutan harus diikuti dengan komitmen dan koordinasi yang kuat dan maksimal dengan instansi vertikal lainnya dan pemerintah daerah serta mendorong pelibatan masyarakat di sekitar kawasan hutan khususnya kelompok perempuan. 

3. Secara konsisten mengimplementasikan MK 35/2015 dalam pengakuan dan perlindungan masyarakat adat termasuk hak perempuan adat atas hutan adat mereka. 

4. Memberikan jaminan keamanan dari ancaman kekerasan dan intimidasi terkait konflik sumberdaya alam yang dialami oleh kelompok masyarakat termasuk perempuan.

5. Memastikan kebijakan alokasi anggaran yang menjamin hak perempuan untuk mengakses program pemberdayaan masyarakat dan skema permodalannya. Harus ada jaminan bagi kelompok perempuan di sekitar kawasan hutan yang terlibat dalam skema reforma agraria dan perhutanan sosial mendapatkan akses permodalan.

6. Mengembangkan dan memperkuat lingkar belajar pejuang keadilan dan kesetaraan dalam pengelolaan sumberdaya alam khususnya sektor kehutanan sebagai upaya memberikan masukan dalam penyusunan perencanaan, pengelolaan dan evaluasi kebijakan di sektor kehutanan. KLHK juga harus menyiapkan skema fasilitasi dan asistensi bagi kelompok perempuan dalam upaya memperkuat kapasitas mereka guna menjamin pengelolaan sumberdaya alam yang adil dan berkelanjutan (Jakarta 28/3/18) | Foto: abri
Share:

Kemenpar-Dinaspar Riau Bekali 1.000 SDM Pariwisata

Pekanbaru (IndonesiaMandiri) - Pariwisata adalah sektor unggulan baru di Provinsi Riau. Sadar akan hal itu, 1.000 sumber daya manusia kepariwisataan dibekali pengetahuan pariwisata. Pelatihan dilakukan Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Lokasi pelatihan terbagi dibeberapa lokasi yang mempunyai potensi pariwisata. Mulai dari Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Pelalawan, dan Kabupaten Kampar.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa menyampaikan, program ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas kemampuan masyarakat. “Dengan kegiatan ini, kami harap para peserta mampu memahami pengertian daya tarik dan destinasi wisata. Lalu teknik membuat paket-paket produk pariwisata. Juga teknik menjual daya tarik atau destinasi di daerahnya,'' ujar Rizki Handayani, didampingi Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga Kemenpar Wisnubawa Taruna Jaya (27/3).

Menurut Rizki, pelatihan ini sangat penting. Terlebih pariwisata di Riau tengah menjadi primadona. Bukti riilnya adalah menyumbang pendapatan daerah hingga Rp4,2 triliun di tahun 2017. Oleh sebab itu dibutuhkan SDM handal dan kompeten di bidang pariwisata.

1.000 peserta pelatihan, berasal dari berbagai elemen. Mulai dari mahasiswa, guru, pelajar, masyarakat sekitar destinasi, karyawan Angkasa Pura, Dinas Perhubungan, jajaran Objek Vital Polda Riau, kelompok sadar wisata, pengelola homestay/desa wisata. Ada juga pengemudi taksi, pengrajin cinderamata, perwakilan dari Himpunan Pramuwisata Indonesia, dan Asosiasi perusahaan jasa boga.

"Untuk meningkatkan citra dan mutu produk serta pelayanan wisata, dituntut tenaga-tenaga pengelola juga pelaksana yang profesional, baik di kalangan industri pariwisata dan destinasi wisata serta instansi terkait," kata Fahmizal Usman, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, saat pembukaan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kepariwisataan di Pekanbaru (fm) | Foto: Istimewa 
Share:

Kementerian PUPR Komitmen Bangun Destinasi Wisata

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Sektor pariwisata menjadi salah satu program prioritas Kabinet Kerja dibawah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meningkatkan devisa dan investasi. Pemerintah telah menetapkan 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) atau “10 Bali baru”.

Sepuluh KSPN tersebut yakni Mandalika (NTB), Pulau Morotai (Maluku Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Danau Toba (Sumut), Wakatobi (Sulteng), Borobudur (Jateng), Kepulauan Seribu (Jakarta), Tanjung Lesung (Banten), Bromo Tengger Semeru (Jatim)
dan Labuan Bajo (NTT). Dari sepuluh KSPN ditetapkan tiga sebagai prioritas yakni Borobudur, Danau Toba, dan Mandalika.

“Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur,” jelas Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Contoh dukungan infrastruktur salah satu KSPN yakni Danau Toba. Tantangannya adalah akses jalan menuju lokasi wisata. Saat ini waktu tempuh dari Medan ke Danau Toba sekitar lima jam perjalanan untuk menempuh jalan sepanjang 170 km yang akan komplementer dengan Bandara Silangit.

Oleh karena itu Kementerian PUPR berupaya memangkas waktu tempuh hingga setengahnya melalui pembangunan jalan tol dengan melibatkan investasi swasta. Pada tahun 2018 ditargetkan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61,7 km akan rampung. Dilanjutkan dengan konstruksi Tol Tebing TInggi-Pematang Siantar sepanjang 35 km dan Pematang Siantar hingga Parapat sepanjang sepanjang 27 km.

Selain itu untuk ruas jalan arteri dilakukan peningkatan jalan lingkar Toba baik pada lingkar dalam (inner ring road) sepanjang 125 km dan lingkar luar Toba (outer ring road) sepanjang 360 km.

Sektor sumber daya air, Kementerian PUPR akan melebarkan Kanal Tano Ponggol dengan anggaran sebesar Rp 111,7 miliar melalui kontrak tahun jamak tahun 2017-2018 dan membangun Jembatan Tano Ponggol Samosir. Selain itu akan dibangun kolam tampungan Aek Natonang seluas 29,2 Ha yang akan menyimpan air hujan untuk kebutuhan irigasi dengan biaya Rp 9,2 miliar. Hal ini untuk mengantisipasi melonjaknya kebutuhan air bersih seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.

Untuk mengurangi risiko banjir, dibangun Bendungan di Tapanuli Utara agar mengurangi banjir. Bendung dengan tinggi 32 meter dibiayai dengan dana APBN senilai Rp 42,99 miliar. Kemudian dilakukan perbaikan tanggul sungai Aek Sigeaon di Kabupaten Tapanuli Utara sepanjang 1 km dengan biaya Rp 25 miliar.

Infrastruktur permukiman juga mendapat sentuhan pembangunan dengan anggaran sebesar Rp 166,5 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pembangunan Area Atraksi Danau Toba, Penanganan Sanitasi, Instalasi Pengolahan Air, dan pengembangan kawasan Ajibata.

Pengelolaan sampah dan limbah juga menjadi tantangan untuk menjadikan kualitas air Danau Toba lebih bersih dibandingkan saat ini. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kementerian PUPR akan membangun instalasi pengolahan limbah di 31 kelurahan di sekitar Danau Toba secara bertahap hingga tahun 2021 (fm) | Foto: Istimewa 
Share:

Pejabat KKP Kunjungi Pushidrosal

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut/Pushidrosal menerima kunjungan empat Staf Ahli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Anjungan Utama Pushidrosal Jalan Pantai Kuta V/1 Ancol Timur, Jakarta Utara (28/3).

Rombongan KKP antara lain Dr. Aryo Hanggono (Staf Ahli Menteri bidang Ekologi dan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan), Drs. Riyanto Basuki (Kepala Riset Kelautan), Dr. Aulia Riza Farhan, M.Sc. (Peneliti), serta Dr. Dwiyoga Nugroho, MT (Peneliti). Mereka diterima oleh Kapushidrosal Laksda Harjo Susmoro, Wakapushidrosal Laksma Trismadi dan beberapa pejabat utama Pushidrosal.

Kunjungan Pejabat KKP disamping mempererat tali silaturahmi antar stakeholder kemaritiman juga meningkatkan kerjasama antara kedua institusi yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Pertemun ini dimanfaatkan pula untuk berdiskusi dan sharing tentang keamanan wilayah laut Indonesia dari sisi hidro-oseanografi.

Kapushidrosal memaparkan tentang kiprah dan peran yang telah dilakukan Pushidrosal baik di tingkat nasional, regional, serta internasional dalam rangka mendukung terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Orang nomor satu di jajaran Pushidrosal tersebut juga menjelaskan bahwa saat ini Pushidrosal telah aktif mengembangkan implementasi berbagai teknologi survei dan pemetaan terkini guna lebih meningkatkan akurasi dan ketepatan dalam menyediakan data dan informasi hidro-oseanografi (aw) | Foto: Istimewa 
Share:

Menteri LHK Dukung&Apresiasi Peran Perempuan Peduli Alam

Jakarta (IndonesiaMandiri) - “Setiap kebijakan yang terkait sumber daya alam, harus berperspektif gender,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, saat membuka dialog bertema “Perempuan Pejuang Keadilan Gender Dalam Pegelolaan Sumber Daya Alam”, di Kantor KLHK, Jakarta (28/3).

Acara ini memang menjadi ajang apresiasi bagi perjuangan kaum perempuan di seantero Indonesia yang peduli tentang lingkungannya. Acara juga diprakarsai oleh The Asia Foundation (TAF) dengan program Selamatkan Hutan dan Lahan melalui Perbaikan Tata Kelola (SETAPAK) bersama jaringannya, yang mengumpulkan hampir 100 perempuan dari berbagai daerah untuk menyampaikan langsung permasalahannya terkait sumber daya alam di daerahnya kepada Menteri Sitii. Terkait hal ini, KLHK akan terus memberikan perhatian penuh terhadap sesuai dengan amanat pencapaian Sustainable Development Goals (SDG).
 
Berbagai inisiatif tersebut telah dijalankan oleh beberapa organisasi masyarakat sipil mitra TAF seperti: LBH Aceh, MATa, Qbar,WALHI Sumsel, Aman Mentawai, PBHK, SP Palembang, Sp Nasional, JATAM Kaltim, AMAN Kaltim, PBHK, AMAN Kalbar, JARI, PPK, Sikola Mombine, YMP, Paradisea dan PtPPMA.

Sebagai negara agraris, pertanian merupakan sumber mata pencaharian sebagian besar masyarakat Indonesia dan hampir 60% yang mengelola pertanian tersebut adalah perempuan.
Mesk perempuan mempunyai peran dan pengetahuan yang sangat baik dalam pengelolaan lahan, seringkali pengetahuan dan pengalamannya tidak dijadikan sebagai referensi dan pertimbangan dalam berbagai proses tata kelola dan pengambilan keputusan terkait soal tanah lahan termasuk soal hak perempuan atas tanah.
 
Melalui forum dialog KLHK dan para mitra SETAPAK ini, diharapkan akan tercipta ruang konsultasi oleh KLHK dan dari kelompok aktivis perempuan. Selain itu, juga terbina  wadah komunikasi untuk saling memperkuat kerja para pejuang keadilan gender dalam pengelolaan SDA di tingkat komunitas yang berasal dari 10 provinsi di Indonesia untuk perluasan kesejahteraan dalam pengelolaan sumber daya alam yang adil dan setara di Indonesia.

Menteri Siti sangat mendukung sekali forum ini yang juga disepakati oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (ab) | Foto: abri
Share:

Lantamal III Adakan Komsos TNI Matra Laut di Muara Angke

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Danlantamal III Jakarta diwakili Asisten Potensi Maritim/Aspotmar Kolonel M Supriyatna membuka kegiatan Komunikasi Sosial TNI 2018 di Tempat Pelelangan Ikan Muara Angke, Jakarta Utara (28/03). 

Aspotmar Danlantamal III menyampaikan tujuan dari Komsos TNI adalah bentuk sinergitas antara TNI dan masyarakat pesisir dalam menghadapi ancaman peperangan yang tidak terlihat (Proxy War) dan bahaya narkoba, meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Tekait dengan kegiatan ini Lantamal III bersinergi dengan Intansi pemerintah dalam hal ini Unsur perikanan Muara Angke, Syahbandar Otoritas Pelabuhan Muara Angke dan PT. Lautan Makmur  Sentosa serta melibatkan Komponen bangsa lainnya, untuk melaksanakan penyuluhan proxy war dan bahaya narkoba kepada masyarakat nelayan Muara Angke yang dimaksudkan sebagai bentuk kemanunggalan TNI  dengan Rakyat, khususnya nelayan Muara Angke, Jakarta Utara.

Materi penyuluhan proxy war disampaikan Kadispotmar Lantamal III Letkol Laut (P) Agus Djatmiko, bahaya narkoba oleh Lettu Laut (K) dr. The Cin Yong dari Diskes Lantamal III serta diadakan juga pembagian swempest dan pembagian sembako kepada nelayan Muara Angke (sa) | Foto: DispenLantamal3 
Share:

Kemenpar Promosi Paket Asian Games di Singapura

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kementerian Pariwisata bersama pelaku bisnis pariwisata kembali berpartisipasi pada pameran pariwisata internasional National Association of Travel Agents Singapore (NATAS) Fair di Singapore Expo, 23-25 Maret 2018.

Pada pameran consumer show (B to C) terbesar di Singapura tersebut, delegasi Indonesia menempati ruang pamer (stand Wonderful Indonesia) seluas 81m2, desain booth adalah Kapal Pinisi dengan menampilkan daya tarik destinasi Bali dan Kepulauan Riau (Kepri) sebagai tema utama.

Kemenpar menggandeng 18 exhibitor, terdiri atas 11 pelaku usaha travel agent/travel operator dan tujuh usaha akomodasi dari Kepri, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, untuk berusaha merebut peluang dengan menawarkan paket wisata unggulannya.

Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana mengatakan, hasil pengumpulan kuisioner dari penyebaran yang dilakukan melalui 18 exhibitor selama dua hari pameran di Natas Travel Fair 2018, diperoleh total potensial transaksi sebanyak 334 appointment dan diperkirakan sebanyak 2.190 pax, dengan nilai keseluruhan mencapai Rp 6,001 miliar.

“Kita juga mengumpulkan data kuisioner dari pengunjung yang bersedia mengisi form online sebanyak 363 responden, menyatakan bahwa destinasi yang paling mereka minati adalah Kepri, Yogyakarta-Bromo-Malang, Bandung dan Bali,” papar I Gde Pitana.

Kemenpar juga mempromosikan paket wisata Asian Games 2018 kepada masyarakat di Singapura agar tertarik berkunjung ke Indonesia menyaksikan pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut yang berlangsung di Jakarta dan Palembang.

“Beberapa paket wisata Asian Games 2018 yang telah dirancang oleh industri pariwisata juga ditawarkan, ada 151 paket wisata dengan 70% nya terkonsentrasi di tiga lokasi venue Asian Games 2018 yakni; Jakarta, Jawa Barat/Banten dan Palembang", ungkap I Gde Pitana.

Natas Travel Fair 2018 diikuti 87 exhibitors lokal dan international antara lain dari China, Jepang, Eropa, Mauritius, Ethiopia, Hawai, Sri Lanka, Taiwan, Fiji, Uzbekistan, dan New Zealand. Selama dua hari pameran pengunjung yang datang diperkirakan mencapai 70 ribu orang | Foto: istimewa 
Share:

Lomba Menembak Untuk Disiplin& Tingkatkan Naluri Tempur

Surabaya (IndonesiaMandiri) - Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksda Didik Setiyono membuka perlombaan menembak antar unsur KRI yang berada di pangkalan dalam rangka menguji dan mengukur tingkat keberhasilan pembinaan latihan prajurit (28/3). Lomba yang digelar di lapangan tembak Ambalat Mako Koarmatim, Ujung, Surabaya, berlangsung 28-29 Maret 2018 menggunakan diantaranya, senjata laras panjang yaitu jenis AK kaliber 7,62 dan SS 1 kaliber 5,56 dengan jarak 100 Meter. Sedangkan senjata laras pendek  menggunakan Pistol STI kaliber 9 mm, Sig Sauer Kaliber 9 mm dan Tanfoglio 9 mm dengan jarak 25 Meter.

Adapun peserta lomba menembak Koarmatim diikuti oleh Satuan Kapal Eskorta (Satkor), Satuan Kapal Selam (Satsel), Satuan Kapal Bantu (Satban), Satuan Kapal Cepat (Satkat), Satuan Kapal Ranjau (Satran) dan Satuan Kapal Amphibi (Satfib).

“Menembak merupakan salah satu kemampuan dasar tempur yang harus selalu dilatih oleh prajurit, karena salah satu ciri khas sebagai seorang militer adalah kemampuannya dalam menggunakan senjata, berkaitan dengan itu, guna mendukung terwujudnya prajurit TNI AL yang Profesional”, pesan Pangarmatim.

Menurut Pati berbintang dua itu, lomba ditujukan untuk melatih prajurit Koarmatim agar memiliki disiplin dan naluri tempur yang tinggi, sekaligus sebagai ajang mencari bakat atlet-atlet petembak laras panjang Koarmatim, guna mempersiapkan kejuaraan  menembak agar dapat mencapai prestasi maksimal baik pertandingan Intern ataupun Ekstren Koarmatim untuk menuju event Nasional maupun Internasional.

Kegiatan lomba menembak laras panjang  yang dilaksanakan ini mengambil tema “Uji keterampilan menembak mampu tingkatkan disiplin, naluri dan semangat juang yang tinggi sebagai prajurit matra laut.” Adapun sasaran dari perlombaan ini adalah selain  sebagai ajang peningkatan profesionalisme juga agar senjata laras panjang yang dimiliki KRI dapat diuji fungsi dan penggunaanya untuk senantiasa siap dalam mendukung tugas pokok KRI (rm) | Foto: DispenArmatim
Share:

Kementan-Pemprov DKI Jakarta Sepakat Stabilisasi Harga Pangan

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, membahas stabilisasi harga pangan di ibu kota jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H/2018 M, di Jakarta (28/3). Kedua belah pihak sepakat mengambil langkah lebih awal untuk menjaga kestabilan harga komoditas pangan strategis yang harganya kerap berfluktuasi.

"Tadi kami sudah sepakat, juga melakukan MoU dengan asosiasi, bawang merah bawang putih, beras, gula, minyak goreng, telur ayam, harganya stabil di bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri," jelas Amran.

Amran menyatakan bahwa harga pangan di tahun 2017 merupakan harga yang paling stabil dalam 10 tahun terakhir. "Kami harapkan Tahun 2018 ini, bisa lebih stabil. Untuk itu, langkah operasional dilakukan di bulan Maret", tegas Mentan

“Saya sangat mengapresiasi Mentan dan jajarannya atas kerjasama kedua pihak dalam melakukan stabilisasi harga. Kami all out dan tidak memberikan celah, bahwa harga ini naik di Ramadhan dan jelang Lebaran. Kita all out, man to man marking, rantai distribusi sederhana," papar Sandi.

Terkait harga dan ketersediaan beras, disampaikan Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi, bahwa hari ini harga beras medium berkisar Rp8.500 - 8.600 per kg. Turun 1000 - 1.500 per kg dari harga semula. Sementara beras yang masuk ke Pasar Induk Beras Cipinang di atas 6.000 ton. Dulu rata -rata yang masuk 3000 ton (artinya naik 100 persen). Saat ini stok ada di atas 40 ribu ton, sangat aman. Dulu stok ada di kisaran 25 ribu ton, kata Arief (ah) | Foto: Istimewa
Share:

Kemenpar Gandeng Blue Bird Sambut Wisatawan

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kementerian Pariwisata bersama PT. Blue Bird Tbk menjalin kemitraan strategis untuk mensukseskan program Visit Wonderful Indonesia/Viwi 2018.

Blue Bird akan membranding Wonderful Indonesia di jaringan armada transportasinya yakni 20 ribu armada taksi Blue Bird dan 1.000 armada bus Big Bird yang tersebar di 18 kota di Indonesia dengan jaringan distribusi perusahaan yang ekstensif, mencakup lebih dari 600 titik eksklusif di hotel, mal, pusat perbelanjaan, dan lokasi lainnya.

"Kerjasama ini tentunya akan meningkatkan Sources of Synergy yang disingkat dengan 3S-3B. Yaitu Size getting Bigger, Scope getting Broader, dan Skill getting Better," ujar Menpar Arief Yahya.

Kesepakatan kerjasama melalui kemitraan strategis dituangkan dalam perjanjian kerjasama (MoU), telah ditandatangani oleh Ketua II Co Branding Kemenpar yang juga Tenaga Ahli Bidang Management Strategis Kementerian Pariwisata Priyantono Rudito dan Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Purnomo Prawirodi serta Direktur PT Blue Bird Tbk Andre Djokosoetono, yang disaksikan oleh Menpar Arief Yahya di Kantor Pusat Blue Bird, Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan (26/3).

Menurut Menpar Arief Yahya, taksi Blue Bird dan para pengemudinya merupakan “service ambassador” karena orang yang pertama kali bertemu dengan wisatawan di bandara. Oleh karena itu, harus memberikan kesan pertama yang terbaik bagi wisatawan.

Arief Yahya mencontohkan saat pelayanan taksi London atau Blackcab sebagai “service ambassador” yang sudah kerjasama dengan Kemenpar di event World Travel Mart (WTM). “Driver di sana itu bukan Muslim, tetapi bisa memberitahu masjid di mana; makanan halal di mana, dan juga tahu destinasi-destinasi mana yang bakal dikunjungi wisman. Hal seperti ini semoga bisa juga terjadi pada taksi Blue Bird, sehingga belum ke Indonesia kalau belum naik taksi Blue Bird.”

Presiden Direktur Blue Bird, Noni Purnomo mengatakan, pihaknya akan berusaha keras untuk memenuhi harapan Menpar Arief Yahya agar menjadi “service ambassador”. Menyambut dengan penuh antusias, Menpar berkomitmen memberikan pelatihan _Training of Trainers_ (TOT) untuk 100 pengemudi taksi Blue Bird dan bahkan Menpar bersedia mengajar pada kelas pertama.

Dikesempatan yang sama, Direktur Utama Blue Bird Tbk, Purnowo Prawiro, menyampaikan kerja sama dengan Kemenpar adalah bentuk komitmen Blue Bird. Terutama untuk mengembangkan pariwisata nasional (aa) | Foto: Istimewa 
Share:

Kasau Ingatkan Awak Pesawat Tentang Budaya Keselamatan

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kepala Staf TNI AU/Kasau Marsekal Yuyu Sutisna, S.E, tak pernah bosan untuk senantiasa mengingatkan para awak pesawat harus mempunyai komitmen dalam membangun safety culture sekaligus mewujudkan zero accident.

“Terwujudnya safety culture di lingkungan TNI AU, harus menjadi tekad kita bersama, para awak pesawat harus berani mengambil inisiatif, untuk terwujudnya zero accident menuju tercapainya keselamatan terbang dan kerja dalam mendukung operasional TNI AU,” jelas Kasau.

Kasau menyatakan hal tersebut pada kegiatan sosialisasi safety culture bagi 145 awak pesawat (penerbang, navigator dan teknisi) yang berdinas di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Lanud Atang Sendjaja Bogor dan Lanud Suryadarma Kalijati Subang, bertempat di gedung Cakra Gendhewa Skatek 021 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta (27/3).

Untuk dapat mewujudkan safety culture, lanjut Marsekal Yuyu, dalam setiap diri para awak pesawat harus tertanam sifat-sifat taat aturan dan selalu berpegang teguh pada prosedur. Hal lain yang perlu dipelihara adalah disiplin anggota dalam mematuhi aturan yang ada.

Sebagai bekal dalam setiap pelaksanaan tugas, Kasau menyampaikan beberapa penekanan yang perlu dipedomani dan menjadi pegangan awak pesawat saat melaksanakan tugas. Beberapa penakanan Kasau antara lain selalu meningkakan motivasi, dedikasi dan etos kerja yang tinggi (sense of duty).

Turut serta dalam acara ini, Kadispenau Marsma Jemi Trisonjaya, Kas Koopsau I Marsma Henri Alfiandi, Danlanud Suryadarma Marsma T. Sembiring Meliala, Danlanud Atang Sendjaja Marsma Irwan Is Dunggio, Pangkosekhanudnas I Kolonel Pnb Chandra Siahaan serta Komandan Skatek 021 Letkol Tek Johny Marlon, S.T (sa) | Foto: Dispenau 
Share:

KRI Usman Harun-359 Latihan Mail Bag Transfer

Laut Mediterania/Beirut (IndonesiaMandiri) - KRI Usman Harun-359 melaksanakan latihan mail bag transfer dengan BRS Independencia di Laut Mediterania (18/03). Mail bag transfer adalah bagian dari kegiatan Replenisment At Sea (Pembekalan di laut) yang dilaksanakan oleh dua kapal atau lebih dimana salah satu unsurnya berperan sebagai delivering ship (kapal pemberi) sedangkan unsur yang lain sebagai receiving ship (kapal penerima) dengan tujuan memberikan perbekalan bagi unsur kapal yang membutuhkan, sehingga dapat tetap melaksanakan tugas di laut tanpa harus kembali ke pangkalan.

Dalam latihan kali ini,  terlihat salah satu personel Angkatan Laut Lebanon (LAF Navy) yang mengikuti gerakan prajurit KRI Usman Harun-359 sebagai marsheller (juru pemberi signal) kepada BRS Independencia. Kegiatan LAF Navy di KRI Usman-359 merupakan salah satu tugas pokok MTF UNIFIL, yakni melatih LAF Navy untuk dapat melaksanakan operasi keamanan maritim di wilayah laut teritorialnya selain melaksanakan MIO (Maritime Interm Operation) di perairan Lebanon.

Komandan KRI Usman Harun-359 yang sekaligus Komandan Satgas MTF TNI XXVIII-J UNIFIL Kolonel Laut (P) Alan Dahlan mengapresiasi kegiatan latihan dengan kapal perang Brazil dan melatih personel LAF Navy yang terlaksana dengan baik dan bersamaan.

Latihan ini mempererat hubungan diplomasi Angkatan Laut Indonesia dengan Angkatan Laut Brazil dan Lebanon. Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J UNIFIL terdiri dari 94 prajurit pengawak KRI Usman Harun-359, 1 Perwira Intelejen, 1 Perwira Psikologi, 1 Dokter, 1 Perwira Penerangan, 1 Kopaska dan 1 Penyelam (ab)  | Foto: DispenArmatim 
Share:

Garuda Indonesia Mulai April Terbang ke Mumbai dari Bali

Cengkareng/Tangerang (IndonesiaMandiri) - Setelah sebelumnya membuka rute penerbangan Jakarta – Mumbai pada 2016 lalu, kini mulai 23 April ini Garuda Indonesia juga akan membuka penerbangan ke Mumbai melalui Denpasar, Bali. Pembukaan rute tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna jasa untuk menuju/dari Mumbai dan sebaliknya juga dapat memberikan kemudahan bagi wisatawan India untuk mengunjungi Indonesia.

“Pembukaan rute baru ini juga merupakan upaya Garuda Indonesia untuk mendukung program Kementerian Pariwisata untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke Indonesia, khususnya wisatawan India. Dibukanya rute penerbangan Denpasar-Mumbai juga diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan India melalui pengembangan basis konektivitas kedua negara yang dapat mendukung peningkatkan aktivitas perekonomian, pariwisata, serta sosial budaya – terlebih mengingat bahwa Bali memiliki kesamaan latar belakang budaya dan keagamaan,” jelas Sigit Muhartono, Direktur Kargo Garuda Indonesia yang sekaligus menangani rute internasional.

Potensi wisatawan India sepanjang 2017 tumbuh sebesar sebesar 28,8% secara nasional. Penerbangan Denpasar – Mumbai akan dilayani dua kali per minggunya (Senin dan Kamis) dan ditingkatkan menjadi tiga kali per minggu mulai Mei 2018 (Senin, Kamis dan Sabtu). Penerbangan Denpasar-Mumbai akan dilayani dengan GA 814, berangkat dari Denpasar pada pukul 15.40 WITA dan tiba di Mumbai pada pukul 20.25 LT. Sementara itu penerbangan Mumbai – Denpasar dilayani dengan GA815 berangkat dari Mumbai pada pukul 21.50 LT dan tiba di Denpasar keesokan harinya pada pukul 07.55 WITA.

Pesawat yang digunakan untuk rute ini armada A330-200 dengan kapasitas kursi 36 kelas bisnis dan 186 kelas ekonomi. Dengan dilayaninya penerbangan Denpasar – Mumbai ini, maka nantinya penerbangan ke Mumbai akan dilayani enam kali setiap minggunya melalui Jakarta dan Denpasar (ab) | Foto: abri 
Share:

KRI Usman Harun-359 Juga Emban Misi Pariwisata di Lebanon

Beirut/Lebanon (IndonesiaMandiri) - Satuan Tugas Maritime Task Force TNI Kontingen Garuda (Satgas MTF TNI Konga) XXVIII-J UNIFIL bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut untuk Lebanon menggelar open ship KRI Usman Harun-359. Kegiatan ini merupakan kunjungan dari Mahasiswa American University of Beirut (AUB) dan Lebanase University (LU) di dermaga Beirut, Lebanon (14/03).

Open ship yang dikunjungi sebanyak 78 orang meliputi mahasiswa, dosen American University Beirut dan Lebanase University melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya foto bersama di dermaga dengan latar KRI Usman Harun-359, pengenalan aturan Kapal, paparan singkat tentang Wonderful Indonesia disertai kuis, penampilan kesenian meliputi tari Jaranan, Remo, Ganongan, Saman, Kecak dan kesenian Rampak Gendang.

Dalam kesempatan ini Perwira Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J UNIFIL Letda Laut (P) Damartama P.A.N.,S.Tr.Han., memaparkan secara singkat tentang KRI Usman Harun-359 yang diselingi kuis di geladak heli KRI. Kuis yang diadakan menambah semarak acara open ship karena setiap mahasiswa maupun dosen yang menjawab mendapatkan hadiah souvenir menarik.

Selain itu secara antusias para pengunjung open ship tertuju pada komputer interaktif yang disiapkan panitia acara. Komputer interaktif ini berisi tentang tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia. Kegiatan ini Pada akhir kegiatan dimeriahkan dengan menari gemufamire dari seluruh prajurit KRI Usman Harun-359 dan para Mahasiswa American University of Beirut dan Lebamase University.
Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J UNIFIL yang juga merupakan Komandan KRI Usman Harun-359, Kolonel Laut (P) Alan Dahlan menyambut positif kegiatan kunjungan kali ini. Kegiatan open ship ini bertujuan memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada warga Lebanon, khususnya kepada akademisi di Beirut Lebanon. Sangat diharapkan dapat meningkatkan wisatawan dari Lebanon berkunjung ke Indonesia (ab) | Foto: DispenArmatim
Share:

Angkatan Darat Australia Pesan Ranpur Rheinmetall

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Angkatan Darat Australia secara resmi telah menunjuk Rheinmetall Defence Australia untuk pengadaan kendaraan tempur/ranpur  pengintai beroda ban Boxer. Kontrak diperkirakan untuk 211 unit dengan nilai sekitar US$ 3,3 milyar.  Penyerahan pertama diperkirakan pada 2020 mendatang. Pembelian ini termasuk dalam program Defence Force Project Land 400 Phase 2.
Ranpur Boxer merupakan kendaraan tempur infanteri versi beroda ban 8x8 dan sudah digunakan oleh jajaran Angkatan Darat Jerman.  Dilengkapi dengan kubah LANCE untuk dua personil serta senjata kanon Mk.30-2 kaliber 30mm. Dalam program pengadaan di Australia, Rheinmetall Defence Australia berkompetisi dengan BAE Systems Australia, yang bergabung dengan Patria, Finlandia yang menawarkan kedaraan tempur berbasis AMV dari Patria, dilengkapi kubah CV9035 dan meriam ATK Bushmaster III 35mm dari BAE System yang dikenal sebagai AMV35.
Pemilihan Boxer ini diputuskan setelah proses kompetisi yang panjang selama 12 bulan termasuk berbagai percobaan dan operasional yang menjadi standard umum Angkatan Darat Australia. Untuk pelaksaaan kontrak ini pihak Rheinmetall Defence Australia berencana membangun fasilitas Military Vehicle Centre of Excellence (MILVEHCOE) di Ipswich, selatan Queensland, guna memfasilitasi perakitan CRV Boxer. Karena rencananya dari kontrak tersebut hanya 25 unit yang diproduksi secara lengkap di Jerman, sisanya akan dikerjakan di Australia.
CRV Boxer yang akan di serahkan kepada Angkatan Darat Australia terdiri dari berbagai versi, termasuk versi ambulan, versi pos komando, kendaraan perbaikan, dan lain-lain (ah/ab) | Foto: Istimewa
Share:

Sebentar Lagi Seaplane Semarakkan Pariwisata Indonesia

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara saat ini tengah menyiapkan aturan dan standar terkait pengoperasian pesawat amphibi (seaplane) di Indonesia. Aturan dan standar tersebut di antaranya akan berisi tentang aerodrome (pelabuhan udara) pesawat amphibi baik di pantai maupun di sungai serta jenis-jenis pesawat amphibi yang bisa beroperasi. Penyiapan aturan tersebut dilakukan agar transportasi udara di Indonesia bisa mencapai daerah-daerah terpencil dan pulau-pulau kecil sehingga terbuka dari keterisolasian serta untuk menunjang pariwisata, terutama nomadic tourism.

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia mempunyai garis pantai yang sangat panjang baik itu di pulau besar maupun pulau kecil. Selain itu kita juga punya sungai-sungai yang besar dan panjang. Jaman dulu, sungai dan laut menjadi sarana transportasi bagi penduduk di pulau-pulau kecil dan pedalaman untuk menuju kota. Namun hambatannya banyak seperti misalnya ombak di laut yang besar atau kalau di sungai itu terjadi pendangkalan sehingga kapal tidak bisa berlayar. Untuk itu kita siapkan transportasi udara dengan pesawat amphibi ini yang lebih cepat dan sedikit hambatannya,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso.

“Kita sedang siapkan regulasinya dengan mengacu pada Annex Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) terutama annex 14 tentang aerodromes serta UU no. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan dan Peraturan Menteri Perhubungan no. PM 74 tahun 2013 tentang CASR 139 Aerodromes,” ujar Agus lagi

Selain itu, peraturan baru ini akan berkaitan tentang tata cara operasional dan jenis-jenis pesawat amphibi yang bisa beroperasi. Hal ini mengingat ada keinginan dari PT Dirgantara Indonesia selaku pabrik pembuat pesawat di Indonesia untuk melengkapi pesawat yang saat ini sedang dikembangkan yaitu N219 dengan perlengkapan-perlengkapan amphibi.

Agus mengharapkan aturan ini segera terwujud secepatnya sehingga ke depannya angkutan udara amphibi (perairan) ini bisa menjadi transportasi massal di Indonesia. Dan diharapkan angkutan amphibi bisa lebih menunjang pariwisata serta membuka keterisolasian daerah dan pulau-pulau kecil yang terpencil yang tidak mempunyai bandar udara. Dengan demikian harga tiketnya menjadi lebih murah serta bisa dinikmati lebih banyak masyarakat terutama yang di pedalaman.

Saat ini pesawat-pesawat amphibi yang beroperasi semakin banyak di Indonesia. Selain itu juga sudah ada maskapai yang mengujicoba pengoperasian pesawat amphibi di Indonesia, terutama berkaitan dengan pariwisata ke pulau-pulau kecil nan eksotik. Dengan kondisi yang demikian, Agus Santoso yakin bahwa angkutan amphibi akan berkembang pesat di Indonesia.

Seperti diketahui, Kementerian Pariwisata sedang menyiapkan pariwisata nomadic (nomadic tourism) di empat destinasi prioritas sebagai percontohan yaitu Danau Toba, Labuan Bajo, Mandalika dan Borobudur. Salah satu sifat pariwisata jenis ini adalah sarana amenitas atau akomodasinya bisa dipindah-pindah (ab) | Foto: abri 
Share:

Arsip