Prajurit Kodam XVI Asah Terus Uji Terampil Perorangan

Ambon (IndonesiaMandiri) - Dalam rangka menguji kesiapan oprasional Prajurit, Kepala Seksi Tata Urusan Dalam (Kasi Tuud) Pendam, Mayor Inf Kismanto membuka kegiatan Uji Terampil Perorangan (UTP) Umum Pendam XVI/Pattimura, bertempat di Lapangan Kompi Pengawal Denmadam XVI/Pattimura (29/3).

Dalam keterangan persnya Kasi Tuud menyampaikan, Kegiatan UTP Umum merupakan program rutin yang wajib dilaksanakan setiap tahun. Namun bukan berarti bahwa latihan ini hanya bersifat seremonial semata. Tetapi UTP Umum merupakan tahap latihan untuk menguji keterampilan perorangan dari materi yang telah diperoleh dan dilatihkan pada tahap Latorsar (Latihan Perorangan Dasar) seperti, Teknik Tempur Dasar, Navigasi Darat, Pengetahuan Senjata Ringan dan Materi umum yang berpedoman pada Buku Petunjuk Umum Prajurit ( BPUP ) dari tingkat kecakapan satu sampai dengan tingkat kecakapan tujuh.

Dengan mengasah terus UTP, maka semua tingkat kecakapan tersebut diperuntukkan bagi para Bintara dan Tamtama, dan BPUP tersebut merupakan buku petunjuk standarisasi yang dikeluarkan oleh Markas Besar TNI AD guna menjamin kesamaan penguasaan materi perorangan. “Sehingga hasil yang di capai dapat digunakan sebagai acuan dan bahan evaluasi dalam pelaksanaan latihan kelompok yang harus dilaksanakan pada tahap latihan berikutnya sesuai kalender latihan satuan” ujar Mayor Kismanto.

Tujuan dari Latihan UTP Umum ini antara lain untuk menguji prajurit dalam melaksanakan tugas sesuai jabatan dalam rangka mendukung tugas pokok satuan, didapatnya suatu data kuantitatif yang valid tentang pemahaman dan penguasaan prajurit terhadap pengetahuan dan keterampilan umum serta jabatan sesuai tingkat keterampilannya untuk kepentingan personel dan pembinaan latihan. Oleh karena itu, kegiatan ini harus dilaksanakan dengan sungguh–sungguh dengan mengerahkan segenap keterampilan dan kemampuan yang dimiliki, serta mengutamakan faktor keamanan personel dan materiil, sehingga kegiatan UTP Umum dapat merefleksikan motto,  “Prajurit Sejati, Profesional dan di Cintai Rakyat”.

Pelaksanaan UTP Umum diikuti oleh seluruh prajurit golongan Bintara dan Tamtama Pendam XVI/Pattimura dan bertindak sebagai penguji materi adalah Para Perwira Pendam dengan materi UTP yang sudah disiapkan sesuai dengan Rencana Garis Besar (RGB) yang berpedoman pada Buku Petunjuk Penyelenggaraan UTP Umum (ltp).

Foto: Pendam16

Share:

Kapal Perang dan KSAL Selandia Baru Kunjungi TNI AL

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menerima kunjungan kehormatan Kepala Staf Angkatan Laut Selandia Baru Laksamana Muda John Martin, ONZM (27/3). Menurut Laksda Aan, bahwa hubungan bilateral kedua negara telah terjalin sejak 1958 dan mempunyai kesamaan visi dalam membangun negara sebagai bangsa maritim. Selandia Baru dan Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki kesamaan dan keunikan sebagai negara kepulauan. Terdapat kemiripan bahasa antara bahasa Maori dengan bahasa Indonesia dan juga kesamaan pengembangan pariwisata yang berbasis keindahan alam yang menjadi destinasi turis. Selain itu juga, Selandia Baru dan Indonesia merupakan bagian dari Anggota Western Pacific Naval Symposium (WPNS).


Pangarmabar juga menegaskan bahwa dalam menghadapi perkembangan dunia yang semakin kompleks saat ini, kerja sama merupakan kunci dan tugas menjaga stabilitas keamanan regional sangat diperlukan. Sebagai penjaga lautan, Koarmabar berkomitmen memelihara keamanan di perairan wilayah Barat Indonesia untuk berperan dalam menjaga stabilitas kawasan. Sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan maritim di kawasan barat Indonesia, Koarmbar telah membentuk Western Fleet Quick Response (WFQR) dalam menindak semua pelanggaran di laut khususnya Selat Malaka dan Singapura, dan hasilnya sejauh ini sangat positif.


Sehari sebelumnya (26/3), Kapal Perang Angkatan Laut New Zealand HMNZS Te Kaha (FF-77) berkunjung ke Pangkalan Utama Angkatan Laut III Jakarta. Kapal perang ini dikomandani Commander Stephen (Steve) Lenik dengan mengangkut 163 anak buah kapal (ABK) dan merapat di Dermaga JITC II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pejabat Lantamal II yang menyambut kedatangan kapal perang Selandia baru ini antara lain Asops Kolonel Laut (P) Teddy Bernard, Kakuwil Kolonel Laut (S) Rachmat Kurniawan, S.E, Kadissyahal Letkol Laut (P) Arief Sebastian dan Dansatkamla Letkol Laut (P) Aminuddin Albek, SE.  Kegiatan itu dimeriahkan dengan tarian Mojang Priangan dari Jawa Barat, gerak dan lagu oleh ABK kapal New Zealand serta dilanjutkan goyang bersama Gemu Famire.


Komandan Lantamal III Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, SH, MM., juga menerima secara resmi kunjungan kehormatan komandan kapal Commander Steve Lenik di Markas Komando  Lantamal III Jakarta.


Bersamaan dengan itu  diselenggarakan pertandingan persahabatan Bola Voli antara Prajurit Lantamal III Jakarta melawan ABK Kapal Perang Selandia Baru di lapangan voli Mako Lantamal III.  Pertandingan Bola Voli  berlangsung meriah dan penuh keakraban baik di pertandingan putra maupun putri. Ketua Korcab III DJAB Ny. Muchammad Richad beserta para pengurus Jalasenastri  hadir  menyaksikan pertandingan tersebut .


Kapal perang milik Angkatan Laut Selandia Baru ini jenis Anzac Class Frigate dengan  panjang kapal 118 meter, lebar 15 meter, bobot 3.600 ton, kecepatan maksimal 27 knots serta dilengkapi berbagai persenjataan dan perlengkapan. Setelah berkunjung di Jakarta tiga hari, kemudian melanjutkan pelayaran ke Filipina (frm).

Share:

Sosialisasi Fasilitas Dana Bergulir Untuk Usaha Kehutanan

Jakarta (IndonesiaMandiri) – Kekayaan alam yang dimiliki Indonesia seperti hutan, tampaknya belum secara maksimal manfaatnya dirasakan bagi masyarakat yang hidup disekitarnya. Padahal, masayarakat lokal tersebut dalam keseharian, hidupnya sangat menggantungkan diri dari apa yang bisa diperoleh dari hutan.

Realitas seperti itu, kini, akan dijembatani oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar masyarakat lokal bisa hidup lebih layak dengan memanfaatkan hutan disekelilingnya. Caranya? Dengan strategi Fasilitas Dana Bergulir (bukan hibah)  dari pemerintah. Strategi ini diharapkan dapat memberikan kail pancingan dan bukan memberikan ikan sehingga perlu kesiapan masyarakat secara kelembagaan dan kewirausahaannya.

Intinya, dalam rangka mendukung percepatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), Pemerintah Pusat melalui KLHK mengalokasikan dana yang bersumber dari Dana Reboisasi (DR) pada Rekening Pembangunan Hutan (RPH) Menteri Keuangan untuk pembiayaan usaha kehutanan dan investasi lingkungan yang bersifat sebagai dana bergulir. Untuk mengelola dana bergulir ini, sejak 2007 oleh Kementerian Kehutanan dibentuk Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan (BLU Pusat P2H). Setelah Kementerian Kehutanan dan Kememterian Lingkungan Hidup dilebur menjadi satu kementerian, maka tugas dan fungsi BLU Pusat P2H diatur dalam Peraturan Menteri LHK No. P.18/MenLHK-II/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Strategi inilah yang akan gencar disosiliasi oleh KLHK, seperti diutarakan oleh Sekjen KLHK Dr. Ir. Bambang Hendroyono kepada pers dengan tema Sosialisasi Fasilitas Dana Bergulir untuk Pembiayaan Usaha Kehutanan (29/3). Program ini merupakan pembinaan bersama dari Pemerintah Pusat dan Daerah supaya usaha-usaha pemanfaatan kehutanan tersebut dapat selaras dengan alam, tidak merusak hutan dan masyarakat tersejahterakan.

Sekjen KLHK Dr. Ir. Bambang Hendroyono saat membuka dan memberi arahan pada Sosialisasi Fasilitas Dana Bergulir untuk Usaha Kehutanan.

Maksud pemberian dana bergulir adalah untuk penguatan modal usaha kehutanan, terutama usaha skala Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan karakteristik disalurkan, dikembalikan dan digulirkan kembali (sustainable) kepada penerima lainnya. Calon Penerima harus menyampaikan proposal yang akan dievaluasi dengan prinsip 4T : Tepat Pelaku, Tepat Lokasi, Tepat Kegiatan serta Tepat Penyaluran dan Pengembalian. Penyaluran dilakukan secara bertahap karena kehati-hatian juga menjadi perhatian agar tetap terjaga keberlangsungannya (sustainable).

BLU Pusat P2H memiliki tiga skema pembiayaan, yakni Pinjaman, Bagi Hasil dan Pola Syariah (dalam tahap pengembangan). Usaha kehutanan yang dibiayai mencakup usaha kehutanan yang bersifat on farm (hulu) dan off farm (hilir). Usaha kehutanan on farm adalah secara langsung dihasilkan dari hasil hutan meliputi usaha pembuatan tanaman hutan, refinancing, tunda tebang, agroforestry, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan usaha komoditas non kehutanan. Sedangkan usaha kehutanan off farm adalah usaha tidak secara langsung mendukung dan/atau berdampak positif ataupun menghasilkan nilai tambah terhadap kegiatan on farm meliputi usaha pengolahan hasil hutan, penyediaan sarana produksi dan juga dalam energi terbarukan (Renewable Energy).

Sedangkan usaha kehutanan yang dapat dibiayai adalah Hutan Tanaman Industri (HTI), Hutan Tanaman Rakyat (HTR), Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Desa (HD), Hutan Rakyat, Pemanfaatan HHBK, Pemanfaatan Hutan Alam dengan Teknik Pengayaan Silvikultur Intensif (Silin) dan Restorasi Ekosistem (RE).

Tarif layanan (bunga pinjaman) yang ditawarkan untuk masyarakat dan koperasi sebesar BI Rate maksimal delapan persen per tahun untuk skema bagi hasil, di mana BLU Pusat P2H memperoleh porsi minimal 35 persen dari hasil kotor usaha denga grace period delapan tahun dan masa pinjaman dua kali grace periode. BLU Pusat P2H telah menunjukan perkembangan pesat dalam dua tahun terakhir terutama pada 2016. Pencapaian target kinerja 2016 meliputi: Pertama, jumlah proposal terlayani sebanyak 353 proposal (141,2%) dari target yang ditetapkan sebanyak 250 proposal. Kedua, jumlah komitmen pembiayaan sebesar Rp. 430 Milyar (107,6%) dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 400 Milyar. Ketiga, jumlah dana yang disalurkan sebesar Rp. 118 Milyar (78,8%) dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 150 Milyar. Dan keempat, jumlah pendapatan sebesar Rp. 182 Milyar (130,1%) dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 140 Milyar. Jumlah penerima dana bergulir hingga 2016 sebanyak 9.330 penerima yang terdiri dari Perorangan (9.314 orang pada usaha HTR dan HR), Koperasi (9 koperasi usaha HTR dan HR), Badan Usaha (7 unit pada usaha HTI, HTR, HR dan Industri pengolahan kayu).


Dengan strategi Fasilitas Dana Bergulir (FDB) Usaha kehutanan, Pemerintah melalui KLHK dapat memajukan taraf kehidupan Masyarakat Hutan Indonesia menggunakan potensi-potensi kehutanan secara bijak, tepat guna & hasil guna serta kelestarian hutan Indonesia tetap terjaga menjadi keniscayaan.

Dalam konteks global yang berkepentingan dengan Hutan Inonesia tidak saja masyarakat di dalam negeri tetapi juga masyarakat dunia. Karena sejak Indonesia turut menandatangani Protokol Kyoto tentang perubahan iklim, maka menjadi tanggung jawab lebih besar lagi bagi pemerintah untuk menjaga hutan karena berpengaruh besar terhadap perubahan iklim dunia. PBB melalui UNFCC (United Nation For Climatic Change) mengatur antara lain perdagangan karbon dunia akan tetapi Pemerintah Indonesia dinilai kurang berhasil menarik manfaat dari perdagangan karbon dunia bila dibandingkan dengan negara-negara lain yang justru luas hutan nasionalnya lebih kecil dari Indonesia. (at/bri).

Foto: anries/abri

Share:

Kodam I/Bukit Barisan Beri Bantuan Korban Banjir Bandang

Padangsidempuan (IndonesiaMandiri) - Banjir bandang yang melanda Kecamatan Padang Sidempuan, Sumatera Utara, menjadi perhatian khusus bagi Kodam I/Bukit Barisan (BB). Salah satu tindakan bantuan yang dilalukan adalah dengan memberikan bantuan.

Salah satu warga yang dibantu adalah keluarga yang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang. Adalah Keluarga Saykum Sarumpaet.
dan Sahriana Situmorang (45) warga Lingkungan III, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Padang Sidempuan Hutaimbaru ,Sumut yang tewas terseret banjir bandang bersama dua anaknya yakni, Rafiah Sarumpaet (8), dan Sakinah Sarumpaet (10). Kodam I/ BB bersama Korem 023/KS dan Kodim 0212/TS beri santunan kepada keluarga korban, Selasa (28/03).

Dalam keterangannya kepada wartawan, Kasdim 0212/TS, Mayor Andika Suseno mewakili Kodam I/BB, Korem 023/KS, Kodim 0212/TS menjelaskan, sangat prihatin kepada korban banjir bandang yang menimpah keluaga Saykum di Kelurahan Lubuk Raya Kota Padang Sidempuan.

"Karena itu, kita sangat prihatin kepada keluarga korban," ungkapnya.
Mayor Andika juga menyebutkan, guna meringankan beban keluarga korban yang ditinggalkan, pihaknya turut memberikan bantuan sembako dan uang tunai. "Kita berharap, apa yang kita berikan hari ini dapat memberi manfaat bagi keluarga korban," tungkasnya.

Kemudian, Andika mengatakan, dalam penanganan pasca bencana alam ini pihaknya telah berkordinasi dengan Pemko Padang Sidempuan. Bahkan guna mengurangi beban para korban, pihaknya pun telah mendirikan posko bantuan di daerah-daerah yang terkena dampak banjir bandang.

"Kita sudah mengerahkan personil dari Korem, Kodim, dan Batalyon untuk membantu menyelesaikan pasca bencana ini. Untuk posko sendiri, kita sudah mendirikan beberapa posko kecil dan dua posko besar bagi korban bencana alam ini," ujarnya.

Dirinya juga menjabarkan, personil yang dikerahkan dalam membantu menyelesaikan bencana alam tersebut dari perkuatan 200 personil Kodim 0212/ TS dan dan 100 personil Batalyon Infanteri (Yonif) 123/ Rajawali. "Disamping itu juga, dalam menyelesaikan bencana alam ini anak didik kita juga kita kerahkan seperti FKPPI dan Pemuda Panca Marga," tambahnya.

Mayor Andika Suseno dan beberapa ibu Persit Kartika Chandra Kirana langsung turun ke lokasi ke lapangan. Mereka ikut menenangkan hati keluarga korban sambil memeluk dan menciumi ketiga anak korban yakni Maruli, Herman dan Naimah. Bahkan, dalam pemberian tali asih tersebut para ibu Persit Kartika Chandra Kirana tampak meneteskan air mata (frm).

foto: Pendam I/BB

Share:

Kejuaraan Menembak Danpuspomal Cup 2017

Jakarta (IndonesiaMandiri) -  Terkait  peringatan Hari Ulang Tahun Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), digelar Kejuaraan Menembak Danpuspomal Cup 2017. Kejuaraan menembak pistol kaliber 9 mm ini diselenggarakan dari pagi hingga malam hari di Lapangan Tembak Mako Puspomal. Kejuaraan dibuka langsung Komandan Puspomal Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suardana, Sabtu (25/3).

"Tujuan dari kegiatan ini untuk mengeratkan dan menjaga jalinan silaturahmi antar TNI, POLRI, masyarakat pada umumnya serta para petembak pada khususnya," ungkap Danpuspomal  ketika membuka kejuaraan.

"Disamping itu, melalui momen kegiatan ini diharapkan akan mampu melahirkan bibit -bibit petembak yang berprestasi sehingga membawa nama baik bagi pribadi, satuan, bangsa dan negara," tambah Danpuspomal.

Lomba ini antara lain meliputi kelas perwira tinggi TNI dan POLRI perorangan, kelas beregu TNI dan POLRI dan kelas umum perorangan.
Peserta Danpuspomal Cup 2017 kali ini diikuti 315 orang. Hasilnya sebagai juara  sebagai berikut: Kelas Pati
Juara I : Brigjen Pol Victor dari JSC dengan nilai 184,
Juara II:Laksma TNI Dani Achdani dari Mabesal dengan nilai 180 dan
Juara III  : Laksma TNI I.N.G Ariawan dari Koarmatim dengan nilai 179.

Untuk Materi Perorangan adalah
Juara I : Serda Istiqoma dari AARM Kopasus dengan nilai 195,
Juara II: Serda Mar Cecep dari Denjaka dengan nilai 195
dan Juara III: Letda Inf Usman dari Kopasus dengan nilai 194.

Untuk Juara Beregu /Tim,
Juara I : Team  MSC Denjaka 2 dengan nilai 579,
Juara II: Team AARM Kopasus I dengan nilai 578 dan
Juara III: Team AARM Kopasus II dengan nilai 577 (ltp).

foto: dispenpomal

Share:

Bandara Soekarno-Hatta Raih "The World's Most Improved Airport 2017"

Tanggerang (IndonesiaMandiri) - Masyarakat Indonesia boleh bangga, karena Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang terletak di Tanggerang, Banten, meraih penghargaan bergengsi dari lembaga survei penerbangan kelas dunia, Skytrax, sebagai "The World's Most Improved Airport 2017."

Pemberian prestasi ini diterima langsung oleh Presiden Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dari CEO Skytrax Edward Plaisted dalam acara World Airport Awards di Passenger Terminal Expo, Amsterdam, Belanda (14/3).

Acara ini sangat dinanti oleh para pengelola bandara diseluruh dunia maupun masyarakat internasional. Skytrax melakukan survei terhadap 13,82 juta responden di 105 negara, dan dilakukan di 550 bandara seantero dunia sejak Juli 2016 hingga Februari 2017. Adapun beberapa hal penting yang dinilai oleh responden adalah: pengalaman para pengguna jasa transportasi udara terhadap fasilitas dan produk yang ada di bandara mulai dari layanan check in, kedatangan, transit, sarana perbelanjaan, keamanan, customs, hingga ruang keberangkatan.

Dengan capaian itu, Bandara Soekarno-Hatta, bisa berada diatasnya Bandara Hamad Doha, Houston, Delhi, Haikou Meilan, Guongzhou, dan lain-lain. Bandara yang kini sedang merampungkan Terminal 3 dengan kapasitas 25 juta orang ini juga naik peringkat di nomor 44 dari sebelumnya urutan 65 dalam kategori The World's Top 100 Airport.

Tak bisa dipungkiri, capaian prestasi bandara yang dibawah naungan Angkasa Pura II ini berkat hadirnya Terminal III yang baru saja dioperasikan sejak 9 Agustus 2016. Terminal III lebih diperuntukkan kepada Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia dan penerbangan lainnya untuk rute internasional (bri).

Foto: abri

Share:

Pesawat AU Amerika Serikat Mendarat Darurat di Banda Aceh

Banda Aceh (IndonesiaMandiri) - Pesawat militer Amerika Serikat Tipe Boeing 707 mendarat darurat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar,  sekitar pukul 13.20 WIB, jumat (24/3). Pesawat ini ternyata mengalami gangguan pada mesinnya.

"Kronologisnya, sekitar 12.20 saya mendapat info dari Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional TNI AU (Kosek Kohanudnas) yang memantau  ada pesawat emergency. Di ATC (air traffic control) di sini dan AiirNav juga sudah ada infonya. Jadi kita yakinkan lagi.  Ternyata setelah diidentifikasi dan komunikasi antara ATC dengan  pesawat, ini  US Air Force, pesawat Angkatan Udara Amerika yang terbang dari Diego Garcia menuju Haneda (Jepang)," kata Komandan Pangkalan Udara Bandara SIM, Kolonel Penerbang Suliono kepada media.

Pesawat jenis Boeing 707 milik US Air Force yang sedang melintas diudara sekitar Banda Aceh ini tiba-tiba mengalami masalah  mesin pesawat nomor empat.

Karena harus segera mendarat, maka bandara terdekat adalah di Banda Aceh. "Maka kita izinkan mendarat di negara kita,” sambung Danlanud Kolonel Suliono.

Akhirnya pesawat yang membawa 20 prajurit AU Amerika Serikat ini mendarat dengan selamat dan menanti perbaikan (bri).

foto: eko/harianaceh.co.id

Share:

Pusterad Ingatkan Bahaya Narkoba di Aceh

Lhokseumawe (IndonesiaMandiri) - Tim Satuan Intelijen Teritorial Pusat Teritorial Angkatan Darat (Satintelter Pusterad) yang diketuai Kolonel Inf Andi M. Ali, SH melakukan kegiatan analisa dan Pengumpulan data Intelter di Aula Sapta Marga Makodim 0103/Aceh Utara, Selasa (14/03).

Kegiatan ini dihadiri anggota TNI, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda se Kota lhokseumawe yang berjumlah 40 orang.

Kolonel Inf Andi M. Ali, SH mengatakan bahwa dihadapkan dengan kondisi wilayah Aceh yang berbatasan langsung dengan Negara luar,  Aceh merupakan daerah sasaran bagi bandar Narkoba untuk memasukan atau menyelundupkan Narkoba masuk ke wilayah Indonesia. Oleh karena itu masyarakat bersama sama dengan aparat kemanan baik TNI/Polri untuk bersatu memerangi Narkoba yang telah sangat membahayakan bagi generasi penerus bangsa.

“Mari bersatu bersama sama perangi Narkoba yang akan menghancurkan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Dalam acara ini Tim juga berdialog dengan para peserta guna meminta masukan ataupun saran segala permasalahan yang terjadi di masyarakat sebagai data yang akan disampaikan kepada pimpinan TNI.

Acara turut dihadiri oleh Pabung Kodim 0103/Aut Mayor Kav Yusri, Pasi Komsos Siter Korem 011/LW Mayor Inf Rajab, Plh. Pasi Ter Kodim 0103/Aut Kapten Arh Nasrib, para Danramil jajaran Kodim 0103/Aut.

Diharapkan para tokoh masyarakat setempat bisa turut waspada dan segera melaporkan ke aparat keamanan terdekat bila melihat adanya indikasi peredaran narkoba (bri).

foto: abri

Share:

5 Kapal Vietnam Diamankan Di Laut Natuna

Natuna (IndonesiaMandiri) -  Untuk kesekian kalinya kapal ikan berbendara Vietnam melanggar perairan Indonesia, tepatnya di Laut Natuna.

Adalah Satuan Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guspurla Koarmabar) yang berhasil mengamankan lima kapal ikan milik Vietnam yang sedang melakukan illegal fishing. Proses pengamanan itu dipimpin langsung oleh Komandan Guspurlaarmabar Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E. dengan menggunakan KRI Diponegoro-365 dalam Operasi Prasama Udhaya-17 (23/3).

Adapun kelima kapal Vietnam yang ditangkap masing-masing Kapal BD 30976 TS berbobot 30 GT dengan  jumlah anak buah kapal (ABK) enam orang dan memuat ikan campuran sebanyak 30 kg, Kapal BD 11102 TS berbobot 30 GT dengan jumlah ABK enam orang dan memuat cumi sebanyak 20 kg, Kapal BD 93643 TSberbobot 30 GT dengan jumlah ABK enam orang dan memuat cumi  sebanyak 30 kg, Kapal BD 31082 TS berbobot 30 GT dengan jumlah ABK ensm orang dan memuat cumi sebanyak 10 kg dan Kapal BD 30832 TSberbobot 30 GT dengan jumlah ABK enam orang dan memuat cumi  sebanyak 20 kg.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diduga kuat telah melakukan pelanggaran batas wilayah perairan Indonesia dengan melakukan kegiatan penangkapan ikan tanpa dilengkapi dokumen dan ijin (ilegal fishing) di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia.

Kapal Vietnam itu kemudian digiring ke Pangkalan Angkatan Laut Tarempa yang terletak di Kabupaten Anambas (firman).

foto: dispenkoarmabar

Share:

Brigjen Tri Soewandono Jabat Kasdam XVI/Pattimura

Ambon (IndonesiaMandiri) - Posisi Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVI/Pattimura saat ini diisi oleh Brigjen TNI Tri Soewandono. Kedatangannya disambut langsung oleh orang nomor satu Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo dan Unsur Muspida Kota Ambon serta Seluruh Prajurit Kodam XVI/Paattimura, Pukul 14.00 WIT di Bandara Pattimura, Ambon (24/3).

Kedatangan Brigjen Tri disambut tarian Lenso (tarian khas ambon), sebagai upacara penyambutan sekaligus tradisi satuan yang rutin di gelar untuk memberikan ucapan selamat datang kepada pejabat baru yang akan bertugas di Kodam XVI/Pattimura. Serah terima Jabatan akan di gelar Sabtu (25/03), dilaksakan di Ruang Lobi Makodam XVI/Pattimura.

Mayjen TNI M. Bambang Taufik, pejabat Kasdam XVI/Pattimura sebelumnya, mendapat posisi baru berpangkat Jenderal bintang dua sebagai Pa Sahli Tk III Bid Banusia Panglima TNI dan akan menyerahkan jabatannya kepada Brigjen TNI Tri Soewandono yang sebelumnya menjabat sebagai Danrem 173/PVB Kodam XVII/Cenderawasih (lantip).

foto: Pendam XVI

Share:

DANKORMAR BARU DATANGI PUSLATPURMAR LAMPON

Lampung (IndonesiaMandiri) - Dankormar baru Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han) kunjungi Pusat Latihan Pertempuran  Korps Marinir Lampon, Pesanggaran,Banyuwang (24/03).

Dalam kunjungan pertamanya keluar kota semenjak dilantik 16 Maret lalu, Dankormar Komandan didampingi Asops Dankormar Kolonel Marinir Edi Juardi, Komandan Kolatmar Kolonel Marinir Wurjanto, Komandan Lanmar Surabaya Kolonel Marinir Mauriadi, Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Keke Bambang Suswantono, Ketua Cabang 5 dan 6 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir, Pasintel Kolatmar Letkol Mar Inggit Dahana, Pasops Kolatmat Letkol Mar Tedy Basuki dan Koorsmin Dankormar Letkol Mar Edi Prayitno.

Rombongan disambut langsung oleh Komandan Puslatpurmar Lampon Mayor Marinir Rony Purba yang diwakili Mayor Marinir Suhartoyo, Kapten Marinir Joni, Kapten Marinir Veni dan seluruh prajurit Puslatpurmar  beserta istri.

Dankormat menyampaikan bahwa tujuan kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung sarana, prasarana dan personel yang ada di Puslatpurmar Lampon. Juga sebagai wahana silaturahmi

Setelah bertatap muka dengan prajuritnya,  Dankormar meninjau komplek sarana dan prasarana  di Puslatpurmar Lampon yang merupakan tempat mendidik prajurit Intai Amfibi (Taifib) Korps Marinir.

Tempat lain yang dikunjungi rombongan Dankormar adalah Menkav-1 Mar, Mako Kolatmar, Puslatpurmar Grati, Puslatpurmar Baluran, Puslatpurmar Purboyo, Yonif-5 Marinir, Brigif-1 Mar, Kestrian Sutedi Senaputra Karangpilang dan Mako Pasmar-1 (Randy).

foto: dispenkormar

Share:

Puspomal dan Lantamal III Saling Pindah Pimpinan

Jakarta (IndonsiaMandiri) - Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal)  dari Laksamana Pertama TNI Muhammad Richard, S.H. kepada Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suardana, S.H.  Sementara Laksma M Richard mengisi jabatan sebagai Komandan Lantamal III Jakarta. Upacara serah terima jabatan  dilaksanakan  di Gedung Auditorium Denma Mabesal Cilangkap Jakarta Timur (17/03).

Brigjen I Ketut Suardana, lahir di Gianyar Bali 27 Mei 1962 merupakan Alumni Akademi Angkatan Laut XXXI 1986. Sebelum menjadi orang nomor satu di Puspomal, ia menjabat sebagai Komandan  Lantamal III Jakarta. Jabatan yang pernah dijabat oleh Jenderal Bintang Satu Marinir ini antara lain  sebagai Kadisprov Korps Marinir, Komandan Pomal Lantamal III Jakarta, Komandan Resimen Bantuan Tempur-1 Pasmar-1  dan Waka Pusjas Permildas TNI.

Dalam amanatnya, KSAL mengingatkan pentingnya mengantisipasi globalisasi. "Dampak terbesar globalisasi yang kita rasakan saat ini yaitu kecenderungan gaya hidup konsumtif dan serba instan. Gaya hidup ini kemudian membawa perubahan terhadap pola sikap, pola pikir dan perilaku para prajurit TNI  Angkatan Laut. Jika tidak disikapi dengan arif dan bijak, maka perubahan tersebut tentunya akan berimplikasi kepada peningkatan tindak pelanggaran disiplin prajurit bahkan dapat berubah menjadi pelanggaran hukum. Oleh karenanya, Korps Polisi Militer Angkatan Laut dituntut untuk mampu beradaptasi dan terus mengasah kemampuan dalam menangani setiap tindak pidana yang terjadi sesuai dengan prosedur operasi serta aturan-aturan hukum yang berlaku. Korps Polisi Militer Angkatan Laut harus bekerja lebih keras, tidak hanya pada upaya-upaya represif atau penindakan, namun terlebih kepada tindakan preventif atau pencegahan terhadap setiap potensi pelanggaran yang mungkin terjadi. melalui upaya-upaya tersebut, Korps Polisi Militer Angkatan Laut tentunya akan memberikan kontribusi positif dalam menjaga nama baik para prajurit terutama institusi TNI Angkatan Laut,” ungkap Kasal dalam amanatnya. 

Kasal  mengingatkan agar Polisi Militer Angkatan Laut senantiasa melaksanakan delapan fungsi utamanya, antara lain penegakan hukum, penegakkan tata tertib dan disiplin, penyidikan dan penyelidikan kriminal sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI. Selain dari pada itu, pembinaan disiplin personel harus dilaksanakan secara terus menerus, konsisten dan sinergis dengan institusi terkait, sehingga dari waktu ke waktu tingkat pelanggaran disiplin dan  pelanggaran hukum yang dilakukan oleh prajurit TNI Angkatan Laut semakin menurun.

“Tentunya dengan memedomani semboyan “Wijna Wira Widhayaka”, yang berarti prajurit penegak peraturan dan disiplin yang berwatak ksatria, arif dan bijaksana, saya yakin jajaran Korps Polisi Militer Angkatan Laut mampu melaksanakan amanah tersebut dengan baik,” pesan orang nomor satu di TNI AL (bekti).

Foto: Dispenkormar

Share:

Lemhannas Kunjungi Korem 152/Babullah

Ternate (IndonesiaMandiri) -  Tim dari Lembaga Ketahanan Nasional/Lemhamnas RI berkunjung ke  Korem 152/Babullah yang berada di Ternate, Maluku Utara. Kunjungan tersebut diantaranya dalam rangka  Diskusi Kelompok Terarah oleh Deputi Strategik  Pengkajian Lemhannas RI Prof. Dr. Warseno, M.Agr, Mayjend TNI Sunindyo, Kasrem 152/Babullah Letkol Inf Sigit Purwanto, S.Ip, M.Si, serta pada pelaksanaan diskusi yang dipandu Pasi Pers Rem Mayor Inf Anang Setyoadi, SE bertempat di Aula Makorem 152/Babullah Jl. A.M. Kamarudin No. 1 Kel. Sangaji Ternate Utara  (22/03).

Diskusi ini membahas tupoksi Korem 152/Babullah dihadapkan dengan tripologi wilayah Maluku Utara dengan karakteristik kepulauan yang dipisahkan oleh perairan luas. Selain itu Maluku Utara  memiliki sumberdaya alam hayati maupun nabati yang sangat melimpah namun hingga saat ini belum dikelola secara maksimal sehingga kurang memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat maupun daerah. Tantangan lainnya faktor eksternal yang menghambat seperti minimnya infrastruktur, transportasi yang terbatas hingga masih terbatasnya sumber daya manusia.

Korem 152/Babullah sebagai satuan Komando Kewilayahan Startegis dibawah Kodam XVI/Pattimura  memiliki wilayah meliputi Provinsi Maluku Utara di mana tugas pokok dan fungsinya dalam rangka pemberdayaan wilayah serta menyiapkan RAK pertahanan melalui pendekatan kesejahteraan ekonomi. Oleh karenanya Korem 152/Babullah senantiasa berupaya membantu pemerintah daerah untuk mengakselerasi pembangunan secara menyeluruh melalui berbagai program baik yang telah digariskan oleh Komando Atas seperti TMMD, Karya Bhakti, Bhakti Sosial maupun kegiatan kemanusiaan lainnya.

Program teraebut dilaksanakan berkolaborasi dengan instansi vertikal maupun horizontal seperti Jambanisasi, bedah rumah, KB-Kes, Upsus pertanian, cetak sawah serta melaksanakan program unggulannya yaitu Emas Hijau, Emas Biru dan Emas Putih yang bertujuan mendorong akselerasi pembangunan daerah dengan memberdayakan potensi lokal yang berbasis kemasyarakat.

Dalam pelaksanaannya, tak bisa dipungkiri dijumpai kendala seperti keterbatasan personel,  minimnya sarana penunjang seperti listrik, jaringan telekomunikasi maupun akses transportasi namun dengan tekad yang bulat serta sinergitas dengan seluruh komponen bangsa Korem beserta jajarannya senantiasa berusaha semaksimal mumgkin bersama-sama masyarakat membangun Maluku Utara.

Menurut keterangan Ws. Kapenrem 152/Babullah Lettu Inf Heru Darujito,  kegiatan Diskusi Kelompok Terarah Korem 152/Babullah bersama Ditjen Strategik pengkajian Lemhannas RI juga rangka pengumpulan data. Karena tim Lemhannas ini juga telah melakukan kegiatan serupa dengan Pemprov Maluku Utara, Polda maupun para Stake Holder yang ada di wilayah Maluku Utara.

Hasil kajian tersebut akan diserahkan kepada Presiden RI untuk selanjutnya dapat diambil kebijakan sesuai keperluan daerah tersebut sehingga diharapkan berbagai program yang telah diberikan dapat tepat guna dan bermanfaat bagi akselerasi pembangunan daerah (bri).

Foto: dok Penrem 152/Babullah

Share:

Mayjen Bambang Suswantono Komandan Korps Marinir Ke-22

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Lapangan Apel Bhumi Marinir Cilandak menjadi saksi acara serah terima jabatan/sertijab Komandan Korps Marinir dari Mayjen TNI (Mar) RM Trusono S,Mn kepada Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono SH, MH, MTr (Han). Acara yang digelar pagi hari itu (16/3), bisa dikatakan cukup meriah.

Karena disamping upacara resmi sertijab yang dimulai pada 08.45, juga diselingi oleh berbagai atraksi prajurit marinir yang memperagakan berbagai ketrampilan dan alutsistanya. Tak ketinggalan bunyi dentuman meriam beberapa kali ikut menyemarakkan acara sertijab yang dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi.

Para undangan bisa menyaksikan alutsista Korps Marinir seperti Tank Amfibi BMP-3F, Kendaraan Angkut Pasukan dan Artikeri (Kapa), Landing Vehicle Tank-7, Kapa PTS, BTR-50 P(M/K), Roket Multi Laras70 Grad, Roket Multi Laras 70 Vampir, BVP-2, Meriam How-195, Kendaraan Angkut Tank Tatra, Sea Rider, dan lain-lain.

Disamping itu, ada juga atraksi "marinir cilik" yang memperagakan kepintarannya dalam berbaris, penurunan prajurit marinir dengan heli serta atraksi terjun "free fall" gabungan semua matra TNI dan Polri dari ketinggian 6000 feet serta turun tepat didepan para undangan.

Mayjen Bambang Suswantono merupakan Komandan Korps Marinir ke-22. Ia adalah putra kelahiran Semaranf 25 Juli 1965 dan alumni Akademi Angkatan Laut Ke-33 pada 1987. Jabatan sebelumnya diantaranya adalah Komandan Brigif-3 Marinir, Komandan Pendidikan Marinir dan Komandan Pasukan Pengaman Presiden (bri).

Foto: abri

Share:

Korem 151/Binaiya Adakan Mutasi di Kodim 1504&Yon 734/SNS

Ambon (IndonesiaMandiri) - Komandan Kodim 1504/Ambon diserahterimakan dari Letnan Kolonel Inf Slamet Riyanto,  S. Sos.  kepada Letnan Kolonel Inf Roynald Sumendap. Sedangkan jabatan Komandan Batalyon Infantri 734/SNS mengalami pergantian dari Letnan Kolonel Inf Tri Yudianto H. W, S.I.P kepada Mayor Inf Mario Christian Noya.  Acara Sertijab ini disaksikan langsung oleh Danrem 151/Binaiya Kolonel Inf Erdy Sutrisno di Baelio Slamet Riyadi Makorem 151/Binaiya (18/3).

Dalam amanatnya Danrem mengatakan, serah terima jabatan dimaksudkan sebagai bagian dari pembinaan personel pada kerangka pembinaan satuan dan pembinaan organisasi.Karena, sebagai satuan kewilayahan, Kodim mengemban misi strategis dalam konteks Pembinaan Teritorial, mengingat wilayah Kodim 1504/Ambon memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan karakteristik yang unik serta berbagai kekhususan yang berbasis keanekaragaman dan kemajemukan, baik dari aspek geografi, demografi maupun kondisi sosial masyarakat.

“Lakukan tugas-tugas pembinaan teritorial dengan sebaik-baiknya, dilandasi oleh rasa kebersamaan, kekeluargaan, kegotong-royongan serta semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Kemanunggalan TNI-Rakyat, melalui sosok tampilan prajurit yang disegani, dicintai serta mampu menjadi pengayom dan pelindung rakyat”, tegas Danrem.

Saat ini Korem 151/Binaiya mendapat kepercayaan dari Komando atas yakni Kodam XVI/Pattimura untuk melaksanakan program cetak sawah seluas 4000 Hektar yang sesuai dengan rencana akan dikerjakan di Pulau Buru dan Pulau Seram. Pada  2017 ini pula Kodim 1504/Ambon akan melaksanakan Program TMMD ke-98. "Oleh karenanya siapkan rencana dan pertanggung jawabannya dengan baik dan benar, "sambung Danrem.

Sementara terkait dengan serah terima Komandan Batalyon, titik beratnya ada di Satuan Tempur. Sabagai satuan tempur maka prajurit Yonif 734/SNS dituntut untuk memiliki kemampuan tempur yang handal, kesiapan operasional yang tinggi, soliditas yang kuat dan semangat juang yang tangguh. "Kegiatan/event besar yang berskala Nasional sudah beberapa kali dilaksanakan di Maluku hal itu menunjukkan kepercayaan masyarakat diluar sana bahwa Maluku lebih aman dan kita patut bangga menjadi bagian dari aparat keamanan di wilayah Maluku ini,"ungkap Danrem (bri).

Foto: Pendam Kodam XVI/Patimura

Share:

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Dijabat Alfret Denny Tuejeh

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kolonel Artikeri Medan (Armed) Alfret Denny Tuejeh ditunjuk sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) yang baru menggantikan Brigjen MS Fadhilah, yang kemudian pindah mengisi posisi sebagai Kasdam (Kepala Staf Daerah Militer) IV/Diponegoro di Semarang.

Seperti biasanya, Dispenad membuat bertemu dengan insan pers di Media Centre TNI AD, Jalan Abdulrahman Saleh, Jakarta Pusat. Brigjen Fadillah mengucapkan banyak terima kasih selama ini dengan insan pers karena kerjasama yang sudah dijalin berjalan baik. Kolonel Alfret juga menegaskan akan melanjutkan program yang telah dilaksanakan oleh para pendahulunya.

Kolonel Alfret adalah lulusan Akmil 1988, dan baru saja selesai menempuh pendidikan di Lemhannas setelah menjabat Komandan Korem (Danrem) 121/Alambana Wanawwai di Kalbar. Sebentar lagi, prajurit kelahiran Manado ini akan menyandang pangkat Brigadir Jenderal (bri).

Foto: abri

Share:

Bazar Murah di Hut Kostrad

Jakarta (IndonsiaMandiri) - Diusianya ke 56 tahun, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat atau dikenal dengan Kostrad menggelar acara rutin yang sangat ditunggu oleh prajuritnya dan masyarakat sekitarnya. Yaitu bazar murah dari bahan pokok sehari-hari (8/3).

Acara yang diselenggarakan di markas besar Kostrad di Jalan Merdeka Timur 03 Jakarta Pusat, dimulai sejak pagi hingga siang dengan dihadiri oleh 65 stand. Beberapa perusahaan besar ikut mendukung bazar murah ini seperti Bank Mandiri, BNI, Sinar Mas, Indofood, Arthagraha, Wings, dan masih banyak lagi.

"Harganya semua dijual dengan harga diskon 50 persen", papar Kolonel Infantri Niko Fahrizal, Asisten Teritorial Kostrad sekaligus ketua panitia acara. Dan menariknya, disamping bazar murah ini diperuntukkan untuk keluarga prajurit, juga diberikan kepada 11 kelurahan yang berada di sekitar markas Kostrad.

Insan pers juga diberi kesempatan untuk memanfaatkan bazar murah ini. Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi begitu gembira melihat semaraknya bazar ini. Saat membuka bazar, ia tidak panjang lebar memberi sambutan. "Pasti semuanya sudah tidak sabar untuk antri membeli," kata Letjen Edy yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.

Setelah membuka bazar, Letjen Edy menyempatkan diri bertindak sebagai pemilik stand dengan melayani keluarga prajurit yang sedang berbelanja  (bri).

Foto: abri

Share:

Menhan RI-Menhan Australia Sepakat Pelihara Keamanan Regional

Sydney (IndonesiaMandiri) Menteri Pertahanan Indonesia dan Menteri Pertahanan Australia kembali bertemu dalam forum Defence Ministers’ Meeting yang merupakan pertemuan reguler kedua Menteri Pertahanan setiap tahun. Pertemuan dilaksanakan di Fleet Base East Garden Island di kota Sydney, Australia (16/3). Dalam pertemuan ini, hadir dari pihak Indonesia Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu, Kasum TNI, Dirjen Strahan Kemhan, Direktur D Bais TNI dan Atase Pertahanan RI di Canberra. Sedangkan dari pihak Australia hadir Menhan Marise Payne, Sekjen Dephan dan Panglima Angkatan Bersenjata Australia


Pada pertemuan kali ini, kedua Menteri Pertahanan telah membahas kerja sama bilateral dan dinamika keamanan regional. Pembahasan dalam kerja sama bilateral meliputi kerja sama maritim, kerjasama industri pertahanan dan kerja sama ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan pada pembahasan dinamika keamaman regional, kedua Menhan saling bertukar pandangan mengenai keamanan di wilayah Pasifik Selatan, rencana kerja RI dan Australia dalam kerangka ADMM Plus bidang operasi perdamaian serta isu-isu mengenai keberadaan Amerika Serikat di wilayah Australia.


Menhan RI mengapresiasi penyelesaian pihak Australia terkait insiden di sekolah bahasa Australia pada November 2016 lalu yang berakibat terhentinya kerjasama militer antara TNI dan Angkatan Bersenjata Australia selama kurang lebih dua bulan. Menhan Ryamizard Ryacudu menyampaikan rasa bahagia atas dibukanya kembali kerja sama militer kedua negara.


Pada agenda mengenai kerja sama keamanan maritim, Ryamizard menyampaikan kebijakan maritim Indonesia yang terkait dengan Poros Maritim Dunia, peran Indonesia dalam IORA serta memberikan informasi mengenai perkembangan kerja sama Trilateral di kawasan Laut Sulu. Dalam bidang industri Pertahanan Menhan menyampaikan peran KKIP dalam bidang pengadaan luar negeri dan kemajuan atas pelaksanaan hibah maupun pembelian pesawat C-130 Hercules dari Pemerintah Australia. Sedangkan di bidang kerja sama Ilpengtek, Menhan RI menyampaikan beberapa upaya Indonesia terkait dengan keamanan siber di lingkungan Pertahanan.


Sedangkan pembahasan mengenai dinamika keamanan di wilayah Pasifik Selatan, Menhan RI menyampaikan kemajuan hubungan bilateral pertahanan antara Indonesia dan Republik Fiji serta harapan pihak Indonesia kepada Australia untuk dapat mendorong negara-negara di wilayah Pasifik Selatan dalam mendukung kedaulatan RI. Sedangkan dalam bidang kerjasama ASEAN Defence Ministerial Meeting Plus (ADMM Plus), Menhan RI kembali mendorong peningkatan kerja sama antara Indonesia dan Australia dalam keketuaan bersama Kelompok Kerja Operasi Pemeliharaan Perdamaian untuk periode tahun 2017-2020. Pada sesi ini, Menhan RI juga memberikan tanggapan mengenai kehadiran Marinir dan Angkatan Udara Amerika Serikat di kawasan dan berharap bahwa keberadaan Amerika Serikat di wilayah Utara Australia tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi upaya-upaya dalam menjaga kawasan Asia Pasifik yang stabil dan damai (bri).


Foto: PuskomKemhan

Share:

Danlantamal III Dijabat Laksma M. Richard

Jakarta (IndonsiaMandiri) - Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta dari Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Ketut Suardana, SH kepada Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, SH, MM.,di Lapangan Apel Markas Komando Lantamal III Jakarta (15/03).

Dalam sambutan Pangarmabar Laksda Aan Kurnia, mengatakan serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi. "Ini semua guna menghadapi perubahan lingkungan strategis yang semakin dinamin dan kompleks. Lantamal III memegang peranan penting dan strategis di wilayah perairan Barat. Ini menjadikan tantangan dalam mewujudkan perairan yang aman."

“Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Brigadir Jenderal TNI Marinir  I Ketut Suardana yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik serta pengabdiannya selama ini. Semoga ke depan lebih sukses dan lebih berprestasi pada tugas berikutnya sebagai Komandan Puspomal. Kepada Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad , saya ucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan  Pemimpin TNI Angkatan Laut sebagai Komandan Lantamal III,” tambah Laksda TNI Aan Kurnia.

Upacara Sertijab Danlantamal III dipimpin komandan upacara Letkol Marinir Kristiyono yang sehari-hari menjabat Dandenma Lantamal III dengan pasukan upacara terdiri satu pleton Korsik, satu pleton Pamen dan Pama, dua pleton Bintara dan Tamtama Pomal, satu pleton Bintara dan Tamtama Satkamla, dua pleton Bintara dan Tamtama Yonmarhanlan, satu pleton PNS, satu pleton Siswa Pelayaran dan satu pleton Pramuka Saka Bahari.

Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suardana, SH yang  sebelumnya menjabat Danlantamal III ke-41 sejak 24 Juni 2016, akan melanjutkan pengabdiannya sebagai Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) menggantikan Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, SH, MM.

Laksma TNI Muchammad Richad adalah Perwira Tinggi TNI Angkatan Laut kelahiran Kudus  9 Juni 1960,  yang menjabat sebagai Danlantamal III Jakarta Ke-42. Sosoknya bukan orang baru di lingkungan Lantamal III Jakarta, karena pada 2012 beliau selama 19 bulan  menjabat sebagai Wadan Lantamal III.

Riwayat  jabatan lain yang pernah diemban Laksma Muchammad Richad antara lain Danpuspomal, Kapusbintal TNI, Sekdispotmar, Sekdispamal, Paban I Ren Spam Kasal, Paban V Prodin Spam Kasal, Wadan Puspomal, Paban III Intelmar Spam Kasal, As Binfung Satinduk Bais TNI, Danlanal Sorong, Dan KRI Teluk Tomini-508, Dan KRI Teluk Manado-537 serta Dan KRI Sigurot-864 (bekti).

Foto: dispenlantamal3

Share:

Kerusakan Trumbu Karang Raja Ampat, antara Kebodohan dan PersainganBisnis Wisata

Jakarta (IndonesiaMandiri) Akibat kapal pesiar Inggris Caledonian Sky  yang tidak sabar menunggu air pasang, berakibat merusak wilayah konservasi terumbu karang dunia di Raja Ampat.
Lebih memprihatinkan lagi, karena area yang rusak sebenarnya masuk dalam zona inti Kawasan Konservasi Perairan Daerah Selat Dampier. Di Kawasan Selat Dampier ini terdapat 50 titik selam ikonik, antara lain; Blue Mangrove, Eagle Rock, Manta Point, dan Cape Kri.
Adakah persaingan dari sisi “Tujuan Lokasi Wisata Penyelaman?” Kalau tidak bodoh sekali Kapten Kapal yang seharusnya mengetahui rambu-rambu, yang juga telah dilengkapi dengan peralatan canggih.
Bagi penyelam, kawasan ini sangatlah berharga, karena kawasan ini memiliki keragaman koral tinggi, yang menjadi tempat memijah beragam jenis ikan komersial, dan menjadi area ketahanan pangan bagi Raja Ampat dan sekitarnya.
Melihat kejadian ini, dapat dikatakan bahwa kita kurang peka terhadap ATHG Kelautan, karena Terumbu Karang butuh waktu lama untuk tumbuh kembali, sementara Terumbu Karang itu “Jualan Wisata Kita”. Kalau itu rusak, kita juga kehilangan potensi  ekonominya. (ssm)
Foto : Istimewa
Share:

Lantamal IV Tanjungpinang Tangkap Kapal Tanker Ilegal

Tanjungpinang (IndonesiaMandiri) -- Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut IV Tanjungpinang, berhasil menangkap dan mengamankan kapal tanker MT. Alexander yang merupakan target operasi di posisi 01° 11’ 048'’ LU - 103° 55’ 922’' BT, Perairan Teluk Jodoh  Kepulauan Riau (14/3).

Ketika diperiksa Tim WFQR Lantamal IV yang menggunakan KAL Welang, Nakhoda MT. Alexander tidak dapat menunjukkan dokumen kapal, seperti SKK Nahkoda, SKK KKM, Buku Sijil, Buku Pelaut, Crew List serta SPB tidak ada tanggal dan pukul kapal berangkat dan jumlah ABK. Saat dikoordinasikan dengan KSOP Batam, ternyata diduga Palsu.

Adapun data-data MT. Alexander yang berbobot 307 GT yakni pemilik kapal atas nama Andriani berbendera Malabo dengan nahkoda  Achton Muhaling dan jumlah ABK lima orang berkewarganegaraan Indonesia. Kapal MT. Alexander berlayar dari Batam menuju Johor Malaysia.

Menurut Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E., modus dari kapal tanker tersebut diduga akan melaksanakan kegiatan ilegal  berupa transfer BBM antar kapal di perairan OPL. Selanjutnya kapal beserta nakhoda dan ABK-nya dikawal menuju dermaga Batu Hitam Lantamal IV Tanjungpinang guna proses hukum lebih lanjut dan pemeriksaan Narkoba (randy).

Foto: DispenKoarmabar

Share:

Dansesko TNI Dijabat Mayjen TNI (Marinir) R.M Trusono, S.Mn

Bandung (IndonesiaMandiri) -  Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memimpin langsung Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Sekolah Staf Dan Komando (Dansesko) TNI dari Letjen TNI Agus Sutomo,S.E  kepada Mayjen TNI (Mar) R.M Trusono, S.Mn di Gedung Serasan Mako Sesko TNI Jl.RAA Martanegara Bandung Jawa Barat (15/03).

Dalam amanatnya Panglima TNI mengingatkan bahwa “Sesko TNI merupakan lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi di lingkungan TNI, menyelenggarakan pendidikan untuk meningkatkan kualitas Perwira Menengah TNI dalam bidang perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi dalam melaksanakan operasi gabungan TNI maupun kampanye militer.”

Panglima TNI juga mengatakan bahwa Sesko TNI tidak hanya dituntut untuk melahirkan prajurit-prajurit cerdas dan siap melaksanakan tugas secara fisik, namun juga dituntut melahirkan prajurit generasi muda TNI yang berkepribadian kuat, kepemimpinan yang visioner, tangguh serta mampu mengembangkan dan mengawal jati diri, serta identitas TNI.

“Tuntutan terhadap output hasil didik di lembaga pendidikan ini harus dapat melahirkan Perwira TNI yang dapat menguasai sekaligus mampu menerapkan manajemen modern dengan basis penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mampu membuat perencanaan militer dalam rangka pertahanan negara yang kuat dan disegani. sambung Panglima TNI.

Diakhir amanatnya Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa “paradigma kita harus berubah dan perlu disempurnakan. Kedepan gelar kekuatan dan kemampuan TNI perlu disebarkan lagi sesuai dengan prioritas ancaman serta terjadinya sinkronisasi terhadap proyek-proyek strategis nasional".

Mayjen RM Trusono sebelumnya menjabat sebagai orang nomor satu atau Komandan Korps Marinir TNI AL. Dengan sendirinya pangkatnya akan naik menjadi bintang 3/Letjen setelah resmi menjabat Dansesko TNI (bri).

Foto: dispenkormar

Share:

Koarmabar Tangkap Kapal Ikan Malaysia Di Perairan Aceh

Banda Aceh (IndonesiaMandiri) -Komando Armada RI Kawasan Barat/Koarmabar melalui Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-1 Pangkalan Utama Angkatan Laut  I Belawan menangkap dua kapal berbendera Malaysia, KHF 1785 dan FKPB1781 (12/3). Saat ditangkap, kapal tersebut menggunakan alat Pukat Trawl untuk menangkap ikan di perairan Ujung Aceh Tamiang.

Penangkapan terhadap kapal nelayan asing tersebut, bermula dari informasi Komandan Pangkalan Angkatan Laut Lhokseumawe Kolonel Marinir Nasruddin menerima laporan dari nelayan setempat tentang adanya dua kapal nelayan asing yang sedang melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Ujung Aceh Tamiang.

Setelah didalami, maka Tim WFQR-1 diterjunkan dengan menggunakan Kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Peudawa Lanal Lhokseumawe untuk segera melaksanakan pengejaran, penangkapan dan penyelidikan (Jarkaplid). Hasilnya, Tim WFQR-1 dapat mengamankan kedua kapal berbendera Malaysia dan 10 ABK yang sebagian besar berkebangsaan Myanmar beserta alat Pukat Trawl.

Setelah diadakan pemeriksaan lebih lanjut, Tim WFQR-1 juga menemukan alat pengisap sabu (Bong) yang diduga digunakan oleh nelayan kapal ikan tersebut. Diduga ABK asing tersebut, sebagai pemakai Narkoba, dan jalur yang digunakan kapal berbendera Malaysia itu, merupakan destinasi masuknya barang haram tersebut.

Selain menangkap menggunakan Trawl, kedua kapal ikan asing tersebut juga telah melanggar batas wilayah Perairan Indonesia. Berdasarkan pelanggaran tersebut Seluruh ABK Kapal Malaysia itu, diamankan di Pos Angkatan Laut Langsa (lantip).

foto: dispenkoarmabar

Share:

Latihan Keamanan Laut 2017 Dimulai

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kepala Staf Koarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., mewakili Pangarmabar membuka Latihan Keamanan Laut 2017 di Gedung O.B. Syaaf, Markas Komando Koarmabar, Jakarta Senin (13/3).

Latihan Keamanan Laut disingkat Latkamla ini mengambil tema, “Koarmabar Melaksanakan Latihan Keamanan Laut 2017 Di Wilayah Laut Yurisdiksi Nasional Bagian Barat Indonesia Dalam Rangka Menciptakan Kondisi Keamanan Laut Yang Kondusif Bagi Para Pengguna Laut Guna Mendukung Tugas TNI Angkatan Laut.”

Dalam sambutan Pangarmabar yang dibacakan Kasarmabar dikatakan bahwa latihan ini merupakan program kegiatan tahunan Mabes TNI Angkatan Laut yang dilaksanakan Koarmabar selaku Komando Utama pembinaan yang bertujuan meningkatkan kemampuan Perwira Koarmabar di bidang Keamanan Laut, menyamakan pola pikir dan pola tindak serta menguji doktrin dalam pelaksanaan operasi keamanan laut.

Urgensi latihan bagi peserta Latkamla, sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas, antara lain untuk mengaplikasikan mekanisme proses pengambilan keputusan militer (PPKM) dalam operasi keamanan laut, melatih pemecahan masalah terhadap studi kasus keamanan laut yang terjadi di wilayah laut yurisdiksi nasional Indonesia Kawasan Barat.

Juga untuk meningkatkan pemahaman Perwira Koarmabar terhadap aspek hukum laut dan menyamakan persepsi dalam penyelenggaraan operasi Kamla dan meningkatkan pemahaman Perwira KRI dalam melaksanakan prosedur  pengejaran, penangkapan dan penyelidikan (Jarkaplid).

Selanjutnya Pangarmabar mengingatkan, bahwa penegakan hukum saat ini menjadi perhatian pemerintah, hal tersebut seiring dengan kebijakan pemerintah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan. Penegakan hukum menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan nasional, hal tersebut terlihat dengan dibentuknya satuan tugas pemerintah dalam menangani kejahatan yang marak terjadi, seperti Satgas IUUF 115 dan Satgas Pungli yang beranggotakan dari beberapa Kementerian termasuk TNI. Hal tersebut menjadi motivasi bagi TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmabar.

Ditekankan juga bahwa latihan ini tidak bersifat rutinitas yang artinya timbulkan ide, gagasan dan kreatifitas dalam penanganan hukum sesuai dengan perkembangan dan kepentingan organisasi sehingga kualitas dan semangat latihan akan optimal. Bagi unsur KRI, untuk memahami kembali standar operasional prosedur (SOP) Jarkaplid mulai dari proses pengejaran, penangkapan, penyelidikan sampai penyerahan ke Pangkalan. Bagi Pangkalan yang menerima pelimpahan perkara, agar memahami dan melaksanakan penyidikan lanjutan dengan berpegang pada asas peradilan, cepat, sederhana dan biaya ringan guna terciptanya peradilan yang mengarah pada prinsip dan asas efektif dan efisien.

Latkamla akan berlangsung selama empat hari dari tanggal 13 sampai dengan 16 Maret 2017 diikuti oleh perwakilan dari seluruh Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) di bawah jajaran Koarmabar (bekti).

foto: dispenkoarmabar

Share:

Menko Maritim RI dan Pangarmabar Kunjungi Pulau Tolop

Batam (IndonesiaMandiri) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman  Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan, didampingi Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., kunjungi is Pos Angkatan Laut  Pulau Tolop, Kecamatan Belakangpadang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau (10/3).

Pada kunjungan ini, Menko Maritim RI Luhut Binsar Pandjaitan disertai Menteri PANRB Dr. Asman Abnur, SE, M.Si.,  Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, M.Sc., Ph.D., dan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si.

Keberadaan Pulau Nipah dan Pulau Tolop merupakan pulau terluar dan terdepan Indonesia yang berbatasan dengan Singapura dan letaknya tidak jauh dari Singapura, sehingga harus  dikembangkan dan memberi manfaat untuk pemerintah daerah.

Keberadaan Pos Angkatan Laut Pulau Tolop merupakan Pos pemantau terhadap aktivitas  lalu lintas kapal yang melewati Selat Singapura (bri).

Foto: dispenkoarmabar

Share:

Koarmabar Ikuti Pameran Maritim&Dirgantara LIMA 2017 di Malaysia

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Komando Armada RI Kawasan Barat memgirim dan menjadi peserta dalam  Satuan Tugas pada ajang Langkawi International Maritime And Aerospace Exhibition/LIMA di Malaysia.

Dalam Satgas LIMA 2017 ini Koarmabar menyertakan kehadiran KRI Banjarmasin-592 dan KRI Halasan-630, yang kemudian diberangkatkan dari dermaga JICT Tanjung Priok Jakarta Utara (10/3).

Satgas LIMA 2017 ini dilepas oleh Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Pertama TNI Agung Prasetiawan, M.AP., didampingi, Kepala Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut (Kadisopslatal) Laksamana Pertama TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., Kepala Staf Koarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., serta  pejabat utama Koarmabar dan Kolinlamil.

Direncanakan rombongan tiba di  Malaysia pada  20 Maret 2017dan akan bergabung dengan negara peserta lainnya. Selama seminggu para negara peserta akan melaksanakan kegiatan diantaranya Cousrtessy Call ke kapal-kapal negara peserta, dinner reception di kapal-kapal negara peserta, makan malam untuk Kepala Staf Angkatan Laut negara peserta, festival makanan khas/International Maritime Food Festival, penampilan malam kebudayaan/Maritime Cultural Performance.

Dalam International Maritime Food Festival, KRI Banjarmasin-592 akan menampilkan makanan berupa sate khas Madura, bakso Malang, onde-onde, kue pastel dan kue putu, sedangkan minuman yang ditampilkan antara lain, brem bali dan es kopyor. Sementara KRI Halasan-630 akan menampilkan makanan sega lengka khas Tegal, tahu gejrot, dodol Garut, lemang dan batagor serta minuman sekoteng.

Sedangkqn pada Maritime Cultural Performance, KRI Banjarmasin-592 akan menampilkan Tari Remo dan KRI Halasan-630 menampilkan Tari Gaba-Gaba Maluku serta peragaan pakaian adat daerah Jawa, Sumatera dan Maluku oleh Prajurit KRI.

Selain itu, kapal perang para peserta LIMA 2017 juga akan melaksanakan kegiatan LIMA 17 Sea Exercise (LSX) meliputi Screenex (Screen Exercise), Rasap (RAS Approach), Phodex (Photo Exercise), OOW Maneouvres, MIOP / VBSS dan Bon Voyage Formation (bri).

Foto: dispen koarmabar

Share:

Pusterad Peringati Hut ke-28 Tahun

Cipayung, Jakarta (IndonesiaMandiri) - Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) yang bermarkas di Jalan Setu No 27, Cipayung, Jakarta Timur, beberapa hari lalu melangsungkan hari jadinya ke-28 tahun (07/03). Sejak pukul 08.00, anggota Pusterad sudah melakukan berbagai kegiatan guna merayakan hari ulangtahunnya, seperti olahraga, pemotongan tumpeng, santunan kepada keluarga anggota yang mengalami sakit kategori berat, pemberian hadiah untuk lomba beberapa cabang olahraga, pembagian kupon hadiah serta nyanyi dan menari bersama.

Kepada wartawan,  Kolonel Czi. Gamal Aryoputro, mengatakan bahwa fungsi Pusterad utamanya adalah menyelenggarakan pembinaan fungsi teknis teritorial dalam rangka mendukung tugas pokok Angkatan Darat. Di Pusterad inilah, digodok berbagai kegiatan TNI AD untuk membantu mensejahterakan masyarakat di seantero Indonesia.

Bila belakangan ini sering kita dengar para prajurit TNI AD ikut turun ke sawah, guna membantu Pemerintah dan Kementerian Pertanian mewujudkan ketahanan pangan, maka itu adalah salah satu fungsi dari tugas teritorial TNI AD.

Tentunya, masih banyak lagi peran prajurit TNI AD yang ikut membantu mensejahterakan masyarakat dan belum terekspose banyak di halaman media massa. Karena ini adalah bagian dari fungsi atau tugas pokok TNI umumnya dalam kondisi damai, yakni menjalankan Operasi Militer Selain Perang/OMSP (bri).

Foto: abri

Share:

Ramah Tamah KSAL Dengan Pers

Cilangkap (IndonesiaMandiri) – Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Ade Supandi, meluangkan waktu bertemu dengan insan Pers dalam suasana yang sangat santai. Ramah tamah ini mengambil lokasi d Kolam Renang Jala Tirta, di Mabes TNI AL, Cilangkap, jam 07.00 pagi. Kok pagi? Memang dalam acara ini insan pers sengaja  diundang  sekalian untuk melakukan kegiatan berenang dan menyelam bersama dengan KSAL.

“Mohon datang lebih awal,” pesan Kepala Sub Dinas Penerangan Umum Kolonel Laut Hedy Sakti kepada rekan pers melalui media sosial, mengingat padanya acara KSAL berikutnya. KSAL memang tepat waktu, sekitar 07.30 sudah hadir di kolam renang dengan pakaian renang warna hitam kehijauan.

Setelah bercakap singkat dengan para stafnya dan wartawan, KSAL langsung berenang dan menyelam mengitari kolam sepanjang 500 meter ini. Berikutnya, seperti biasa, ada permainan sederhana dan lucu untuk wartawan, seperti lomba berenang, lomba water trappen (mengambang), lama menyelam, hingga berebut koin yang dilemparkan oleh KSAL. Semuanya berhadiah. Memang tidak terlalu banyak rekan wartawan yang ikut masuk kolam renang (di bawah 20 orang), meski acara ini sendiri dihadiri hampir 200 insan pers.

Selepas dari kolam renang, KSAL pun foto bersama. Kemudian seperti biasa, usai memberikan sambutan, orong nomor satu di TNI AL ini memberikan quiz kepada wartawan, dengan berbagai hadiah menarik. Iringan musik, bernyanyi dan menari bersama juga ikut menyemarakkan acara ramah tamah ini hingga pukul 11.00.

Acara kemudian diakhiri dengan menari bersama-sama dengan insan pers diiringi lagu Maumere yang dipimpin langsung oleh Kadispenal Laksamana Pertama  Gig Joniaz Mozes Sipalsuta. Laksma Gig juga mengatakan, gathering berikutnya dengan insan pers akan dibuat di atas kapal (bri).

Foto: abri

Share:

Arsip