Berita Indonesia Mandiri

Apakah Indonesia sudah berubah menjadi Negara Islam?

Siswa SMK N 7 Semarang Disuruh Masuk Islam kalau mau naik kelas
Zulfa Nur Rahman putri Bapak Taswidi adalah seorang siswi sekolah SMK Negeri 7 Semarang yang beragama "Pengikut Penghayat kepercayaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki KTP (-)" diminta membuat surat pernyataan, dengan isi "kalau ingin naik kelas, ia harus mau pindah ke agama Islam."
Ada tiga opsi yang diberikan kepada Zulfa :
  1. Naik kelas tapi harus pindah sekolahan.
  2. Masih boleh sekolah di SMK Negeri 7 Semarang dengan sarat mengikuti dan masuk agama Islam. Ia akan disyahadatkan dan disaksikan oleh orang banyak.
  3. Naik kelas tetapi masuk Islam dan mengikuti pelajaran baik teori dan praktiknya.
Margono yang juga seorang pengikut penghayat kepercayaan terhadap Tuhan YME yang ber-KTP (-) di Semarang, menyatakan sebenarnya pihak orang tua akan menggugat kebijakan sekolah yang diskriminatif tersebut. Tetapi pihaknya kesulitan mencari pengacara yang mau berpihak pada pengikut kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Negara ini berdasarkan Pancasila, dan bukan negara hanya untuk agama tertentu, lanjut Margono.
SSM
Share:

Menuju Pemilu 2019

Meski Pemilu 2019, masih 2 tahun lagi, kini beberapa partai sudah komitmen untuk menjadi partai pendukung pemerintah, yang mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pemilihan Umum nanti. Salah satu partai yang menyatakan dukungan kepada Joko Widodo atau Jokowi adalah Hanura.

Wakil Ketua Umum Hanura, Nurdin Tampubolon, mengatakan partainya akan mengukuhkan dukungan kepada Jokowi dalam rapat pimpinan nasional pada 4–6 Agustus mendatang di Bali. Langkah ini sejalan dengan sikap Hanura pada musyawarah nasional luar biasa partai pada 2016

Hanura menyelenggarakan musyawarah nasional luar biasa ketika mantan ketua umumnya, Wiranto, menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan. Wiranto juga menyatakan Hanura akan mengusung Jokowi pada Pemilu 2019.

Sebelumnya, Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan sudah lebih dulu menyatakan kesiapan mereka untuk mengusung Jokowi. Tepatnya sejak Mei tahun lalu, Golkar sudah menyatakan dukungan kepada Jokowi. Dalam Rapat Pimpinan Nasional Golkar tahun ini, dukungan itu dipertegas. Golkar menyatakan tetap mendukung Jokowi.

Dalam Musyawarah Kerja Nasional Partai Persatuan Pembangunan pekan lalu, Ketua Umum Muhammad Romahurmuziy menyatakan, bahwa partainya akan kembali mendukung Jokowi. 

Dukungan juga datang dari Partai NasDem, dimana beberapa kali Ketua Umum NasDem Surya Paloh menyatakan akan mendukung Jokowi. 

Sementara itu, sejumlah partai pendukung pemerintah lainnya, seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Amanat Nasional, belum menyatakan dukungannya.

Foto Ilustrasi : Istimewa
Share:

Festival Budaya Lembah Baliem ke27 Siap Digelar

Jakarta (IndonesiaMandiri) – Salah satu perhelatan akbar acara budaya tertua tahunan di tanah Papua, Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), akan dilaksanakan sejak 7-11 Agustus. Jhon Wempi Wetipo, Bupati Kabupaten Jayawijaya, yang menjadi tuan rumah sekaligus penyelenggara FBLB, langsung datang ke Jakarta untuk melakukan diskusi dengan awak pers di Hotel Hilton Double Tree.
“Kita belum ke Papua kalau belum menginjakkan kaki ke Wamena. Karena Wamena sangat istimewa sekali,” kata Jhon. Wamena, sebagai ibukota Kabupaten Jayawijaya, hanya berjarak tempuh sekitar 30 menit dengan pesawat terbang dari ibukota Provinsi Papua, Jayapura. Terkait dengan hal itu, FBLB yang memasuki tahun ke-27 ini, akan dikemas dengan lebih baik lagi agar dampaknya sangat dirasakan bagi masyarakat setempat.
“Festival Baliem ini dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” tegas Jhon. Dengan melibatkan ratusan masyarakat setempat dari 40 distrik (kecamatan) dan 328 desa, FBLB akan menyajikan berbagai atraksi budaya menarik, seperti perang-perangan, karapan babi, lomba permainan alat musik Pikon, lempar Sege, dan lain-lain.  
FBLB sangat dikenal luas, tak hanya di dalam negeri tapi juga hingga ke mancanegara. Bahkan pada ajang pameran wisata bergengsi dunia di Berlin (ITB), FBLB begitu dikenal. “Selama ini yang lebih banyak hadir ke acara FBLB dari wisatawan mancanegara, utamanya Eropa. Lalu Jepang, Korea Selatan dan Australia juga mulai meningkat.” Kata Alfius Wetipo, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya kepada Indonesiamandiri.
Yang akan ditampilkan dalam FBLB memang semuanya berciri khas kearifan lokal masyarakat Jayawijaya. Ada tambahan acara saat pembukaan nanti, adalah atraksi penerjunan dari prajurit TNI AU serta tarian oleh prajurit TNI dengan menggunakan pakaian adat Jayawijaya.
Dengan mengusung tema “Warisan Budaya Sebagai Jejak Peradaban,” tampaknya acara FBLB ini layak menjadi perhatian dan menjadi kemasan lebih menarik lagi di masa mendatang. Karena seperti diungkapkan di atas, pengunjung dari tahun ke tahun terus meningkat tetapi mayoritas justru wisatawan mancanegara. Diharapkan wisatawan nusantara pun lambat laun bisa kian banyak yang berkunjung ke Wamena yang sangat asri dan memiliki keaslian budaya lokal sangat terpelihara (abri).
foto: abri
Share:

Program Wasrik di Bakamla (Tengah) Manado

Manado (IndonesiaMandiri) – Kantor Badan Keamanan Laut atau dikenal dengan Bakamla untuk wilayah Tengah, Manado, mendapat kunjungan dari Inspektur Badan Keamanan Laut Brigadir Jenderal Polisi Drs. Djoko Subroto, S.H., M.M (19-20/7). Kunjungan tersebut terkait dengan upaya melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) kegiatan pengamanan dan keselamatan laut di wilayah kerja Kantor Keamanan Laut Zona Maritim Tengah yang berpusat di Manado. Untuk Indonesia Baratm kantor perwakilan Bakamla ada di Batam dan di Timur berada di Ambon.

Kunjungan tersebut diantaranya melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana gedung, sarana dan prasarana Alat Utama Sistem Keamanan Laut (Alutsiskamla) serta melihat aktivitas rutin jajaran petugas di Kantor Kamla Zona Maritim Tengah SPKKL Kema, dan SPKKL/GS Manembo-nembo, serta pengecekan langsung kapal patroli 4082 KN Singa Laut di Dermaga Umum Bitung.

Menurut Djoko Subroto, kunjungan ini dimaksudkan untuk memperbaiki kinerja, dari yang kurang baik untuk menjadi baik, dari yang sudah baik dipertahankan tetap menjadi baik, agar pelaksanaan tugas, fungsi, dan wewenang Bakamla sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 32/2014 tentang Kelautan. Dan yang tak kalah pentingnya, untuk tercapainya pengamanan dan keselamatan di laut sesuai harapan dalam RPJMN 2025 yang telah ditargetkan pemerintah.

Harapan Djoko Subroto, wasrik yang tengah dilaksanakan hasilnya berupa temuan atau rekomendasi kepada pimpinan Bakamla agar dalam pelaksanaan tugas, funsi, dan wewenang Bakamla selain terjadi Link And Match antara perencanaan dan pelaksanaan serta pelaporan, tetapi juga agar tidak terjadi penyimpangan etika  bagi pejabat  maupun personel pelaksana kegiatan.

Pada saat bersamaan, DJoko Subroto dan Tim Inspektorat melaksanakan pemeriksaan terhadap proses pembangunan Gedung Pangkalan Kapal dan Pembangunan Alutsiskamla yang tidak bergerak (GMDSS, Radar, VSAT Gyro, GPS) dan Alutsiskamla yang bergerak (kapal patroli 4804 KN Gajah Laut di dermaga Serei).

Tim Inspektorat di dermaga Serei melihat kelayakan kapal patroli 4804 KN Gajah Laut, Kelayakan kapal yang dimaksud meliputi seluruh peralatan pendukung di dalam kapal termasuk alat kenavigasian (abri).

Foto: Dok Bakamla Zona Tengah

Share: