KOAPGI Kembangkan Usaha Guesthouse

Tanggerang (IndonesiaMandiri) - Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia atau dikenal dengan Koapgi, baru saja mengembangkan usahanya dibidang jasa Guesthouse awal Desember 2016. Hal ini untuk membantu para awak pesawat (awak kabin maupun awak kokpit) yang baru saja diterima oleh PT Garuda Indonesia serta sedang mengikuti pelatihan tetapi kesulitan mencari tempat penginapan.

"Untuk itulah kami buat, dengan kapasitas 60 kamar. Kebanyakan satu kamar bisa dihuni untuk dua orang. Jadi bisa menampung sekitar 100an tamu," kata Rimond B. Sukandi, saat membuka acara syukuran Airline Guesthouse, yang terletak sekitar satu kilometer dari Garuda Indonesia Training Centre, kota Tanggerang.

Koapgi yang berdiri sejak 2001 dan kini beranggotakan lebih dari lima ribu karyawan PT Garuda Indonesia, meski namanya dengan istilah "awak pesawat", tetapi di dalamnya juga terdapat pegawai/karyawan yang di darat. Usaha utama Koapgi adalah simpan pinjam bagi anggota. Dalam rapat anggota tahunan yang baru saja digelar Oktober lalu, tercatat sisa hasil usaha periode 2015 mencapai enam miliar rupiah.

Dengan adanya Airline Guesthouse yang baru ini, diharapkan langkah usaha Koapgi bisa berkembang lagi (bri)

Foto: abri

Share:

Kodam Iskandar Muda Bantu Korban Gempa Pidie Jaya

Pidie Jaya (IndonesiaMandiri) - Kodam Iskandar Muda/IM yang terletak di kota Banda Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, bergerak cepat ketika terjadi musibah gempa di Rabu pagi (7/12). Gempa berkekuatan 6,5 richter yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, langsung direspons dengan dikerahkannya anggota Kodim 0102/Pidie untuk membantu evakuasi korban.

Bantun lainnya juga datang dari Tim SAR, Polri, BPBD Aceh dan masyarakat lainnya. Kodim 0102/Pidie juga mendirikan posko bantuan bencana berupa posko Kesehatan dan posko dapur umum. Dandim Letkol Inf Usik Samawa Parana turut terjun kelokasi untuk memantau langsung jalannya evakuasi.

Informasi yang diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Kamis malam (8/12), korban meninggal dunia sudah mencapai 94 jiwa, sebanyak ratusan warga di Kecamata Pidie Jaya Provinsi Aceh mangalami luka-luka. Korban kebanyakan tertimpa reruntuhan bangunan. Korban kebanyakan anak-anak dan lansia, dikarenakan mareka kebanyakan tinggal di lantai dua Ruko. Korban luka kini sedang mendapatkan penanganan medis di RS. Pidie Jaya.

Tiga lokasi terparah diakibatkan oleh gempa sekitar pukul 05.03 Wib di Pidie Jaya yang berada di tiga kecamatan, yakni Kec. Merdu, Kec. Tringgadeng dan Kec. Samalaga Tiga.  Banyak bangunan runtuh, Seperti Kuko, Rumah , Tempat Ibadan, Sekolah  dan Pesantren yang kini masih dalam pendataan.

Gempa bumi terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 10 km di Kabupaten pidie jaya terasa hingga Kota Banda Aceh serta Aceh Besar, dan terasa di Aceh Jaya, Meulaboh  Aceh Barat dan Kota Sabang.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Kamis kemarin sudah berkunjung ke lokasi gempa dan Presiden Joko Widodo bersama beberapa menteri juga datang hingga Jumat ini.

Jumlah personil TNI yg di kerahkan untuk membantu korban gempa sejumlah 740 orang, seperti Babinsa Kodim Pidie : 400 org, 1 SSK dari Arned 17 : 100 orang, dua SSK dari 113 : 200 orang, Detasemen Kesehatan Kodam IM 25 orang dan Denbekang 15 orang. Jumlah diatas bisa bertambah sesuai kebutuhan. Dari Batal Kaveleri 11 sudah disiapkan tiga SSK(300 org) jarak tempuh 2,5 jam dan Batalyon Zipur satu SSK(100 org) jarak tempuh 3 jam ke lokasi gempa (bri).

Foto: Dokdispenad

Share:

TNI AD Juara Umum Lomba Menembak Se-ASEAN

Jakarta (IndoneiaMandiri) - Ajang bergengsi lomba menembak antar angkatan darat se Asia Tenggara, AARM (ASEAN Armies Rifle Meet) ke 26 resmi berakhir. Pemenangnya adalah TNI AD. Lomba yang berlangsung sejak 21 November hingga 7 Desember ini, berlangsung di Grandstand, Camp O'Donnell, Capas, Tarlac, Filipina.

Para penembak Indonesia berhasil menggondol 21 medali emas, 15 medali perak dan 16 medali perunggu serta 6 tropi. Raihan medali Indonesia tersebut sudah tak terkejar lagi oleh Thailand  dengan 9 emas, 15 perak dan 7 perunggu dan tuan rumah Filipina  dengan 9 emas,8 perak, dan 13 perunggu.

Situs resmi AARM 2016, hasil kemenangan Indonesia itu diperoleh dari nomor senapan (1 emas, 2 perak, 3 perunggu), karaben (4 emas, 2 perak, dan 2 perunggu), pistol pria (2 emas, 2 perak, 2 perunggu), pistol wanita (4 emas, 1 perak, 2 perunggu), senapan mesin (4 emas, 3 perak, dan 2 perunggu).

Tim tembak TNI AD yang berlaga pada AARM ke-26 di Filipina  yang dikomandani Mayor Inf Wimoko dan Wakil Komandan Kapten Inf Abraham Pandjaitan dengan jumlah personel 61 orang terdiri dari 37 petembak dan 24 pendukung.

Adapun para petembak TNI AD ini berasal dari Kopassus 24 orang, Kostrad 7 orang, Kodam II/Sriwijaya 3 orang, Kodam III/Siliwangi 1 orang, Kodam XII/Mulawarman 1 orang dan Kodam XVI/Pattimura 1 orang.

Yang lebih membanggakan, senjata yang digunakan para petembak TNI AD pada AARM ini merupakan senapan SS2-V4 kaliber 5,56 mm dan karaben SS2-V2 kaliber 5,56 mm serta munisi buatan dalam negeri PT Pindad (bri)

Foto: Dok Dispenad

Share:

Pariwisata Sulsel Siap Berbenah Diri

Makasar (IndonesiaMandiri) - Sulawesi Selatan dengan ibukota Makasar, banyak yang menjadikannya sebagai pintu gerbang untuk menjelajah wisata di kawasan Indonesia Timur. Tak heran, provinsi yang satu ini terus melakukan pembenahan. Salah satunya dengan mendirikan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulsel. Targetnya tidak lain, agar provinsi ini bisa menjadikannya target utama kedatangan wisatawan mancanegara dan nusantara.
"Kita ini negara besar dan kaya. Makanya jangan sampai kalah," ajak Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, saat melantik pengurus baru BPPD yang diketuai oleh Andi Januar Jaury Darwis (22/11).
Ajakan sang Gubernur memang sangat beralasan. Karena Sulsel bisa dikatakan komplit dalam hal promosi potensi wisatanya. Mulai wisata budaya, alam, olahraga, kuliner hingga buatan, semuanya sudah tersedia. Itu sebabnya, Syahrul ingin dengan adanya BPPD, Sulsel bisa lebih bergairah lagi memacu pertumbuhan kedatangan wisatawan, yang ujungnya berdampak pads kesejahteraan masyarakat setempat.
Saat ini, Sulsel sedang mengincar wisatawan asing asal Cina yang kian banyak mendatangi sejumlah tempat wisata di kota-kota Indonesia. "Kita harus bisa membaca dengan cepat, apa keinginan wisatawan asal Cina di Sulsel. Misalnya cinderamata apa yang harus disiapkan oleh para UMKM (usaha menengah kecil&mikro), berapa dana yang diperlukan. Ayo kita coba selesaikan. Ini semua harus dikerjakan dengan cepat," sambung Syahrul penuh semangat.
Kementerian Pariwisata memang belum memasukkan Provinsi Sulsel sebagai bagian dari sepuluh tujuan wisata unggulan nusantara. Tetapi, pintu untuk Sulsel sangat terbuka lebar di tahun berikutnya (2017). Logo Sulsel yang memakai kapal Phinisi saja misalmya, sebenarnya sudah melambangkan sesuatu yang mendunia. Karena kawasan Tanah Beru di Kabupaten Bulukumba (Sulsel), telah lebih dari satu abad dikenal dunia sebagai daerah pengrajin Kapal Kayu Layar. Dan pada 1986, kapal Layar tersebut dengan nama Phinisi Nusantara sudah menembus Samudera Pasifik hingga ke Kanada (abri)
Foto: abri
Share:

Aparat Pamtas RI Kalbar Bongkar Kasus Narkotika

Pontianak (IndonesiaMandiri) - Penyelundupan barang "haram" narkotika di perbatasan Kalimantan Barat (RI) Malaysia kerap kali terjadi. Baru-baru ini (30/11), juga terungkap ada yang membawa masuk narkotika berula sabu-sabu seberat 31.627 kilogram dan extasi sebanyak 1.988 butir yang hendak dimasukkan ke wilayah RI melalui pos perbatasan di Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu (Kalbar).

Adalah aparat gabungan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Kodam XII/Tanjungpura, anggota Polri dan Bea Cukai yang bertugas di perbatasan Indonesia – Malaysia, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau, Kapuas Hulu, secara bersama-sama melalukan upaya pencegahan sekaligus membongkar upaya pemasukan barang "haram" tersebut.

Atas keberhasilan Tim Pamtas (Pengamanan Perbatasan) itu, Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Musyafak, SH., MH, memberikan penghargaan (2/12). Penghargaan berupa piagam secara simbolis diserahkan oleh Kapolda Kalbar kepada Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Tri Rana Subekti, S.Sos untuk anggota Satgas Pamtas Kodam XII/Tpr di Mapolda Kalbar.

Diantara yang menerima piagam tersebut yaitu, Komandan Yonif Para Raider 502/UY Mayor Inf. Febi Triandoko, Serka Sandi dari Kodam XII/Tpr, Sertu Leander Wiran Yonif 502/UY, Serda Rosadi Yonif 502/UY, dan Kopda Yuda Eka dari Yonif 502/UY.

Sementara pesan Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Andika Perkasa, SE., MA., M.Sc., Ph.D yang disampaikan oleh Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Tri Rana Subekti, memberikan apresiasi kepada Kapolda Kalbar, yang telah memberikan penghargaan kepada anggota TNI.

Kapendam XII/Tpr pun mengatakan, sudah barang tentu penghargaan  akan diberikan oleh siapapun  bagi prajurit yang telah menjalankan tugas dengan baik dan benar (bri).

Foto: Dispen Kodam XII/Tpr, abri

Share:

Dankormar Mayjen TNI (Mar) Trusono: Masyarakat Dihimbau Tidak Anarkhis

Jakarta (IndonesiaMandiri) -  Terkait maraknya demo di ibukota negara, Jakarta, belakangan ini, baru-baru ini Korps Marinir pun memberikan arahan kepada jajarannya untuk mensikapinya secara wajar. "Prajurit Marinir akan kawal dan amankan setiap demo dengan cara profesional dan persuasif, kita himbau masyarakat untuk tidak anarkis dalam menyampaikan setiap aspirasinya dan jangan terprovokasi oleh pihak pihak tertentu,"  demikian salah satu penekanan Dankormar Mayjen TNI  (Mar) R M Trusono S Mn. dihadapan ribuan prajurit Korps Marinir pada acara apel Khusus Marinir Wilayah Jakarta di lapangan apel Brigif-2 Marinir Cilandak Jakarta Selatan (21/11/2016).

ankormar juga berpesan agar para prajurit Marinir bertugas secara profesional  dalam mengawal para demonstran yang akan menyampaikan aspirasinya baik pada 25 November maupun 2 Desember. "Saya bersama kalian di lapangan mengawal mereka agar tidak berkelahi, mengawal agar mereka tidak berbuat anarkis dan mengawal mereka agar tidak berbuat melawan hukum ", tegas Dankormar.

"Selalu utamakan pendekatan secara persuasif, hindari benturan dan jangan sampai kita dibenturkan dengan masa yang notabenenya adalah masyarakat yang harus kita lindungi", demikian nasehat orang nomor satu di pasukan baret ungu ini, yang juga didampingi oleh Kas Kormar Brigjen TNI (Mar) Hasanudin, Danpasmar-2 Brigjen TNI (Mar) Widodo DP. dan para Dankolak/Satlak Kormar Dan Pasmar-2.

"Saya sangat bangga dengan sikap yang telah kalian aplikasikan pada saat ada gerakan demo pada 4 November 2016, walaupun ada beberapa anggota Marinir yang luka-luka kena lemparan batu dan botol dari para pendemo tapi kalian masih bisa mengendalikan emosi dan bertindak terkendali", imbuh Dankormar.

Seperti sering diutarakan pula oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, maka Dankormar juga mengingatkan kembali bahwa Indonesia adalah adalah negara yang kaya akan sumber alam dan energi. Oleh karenanya,banyak ancaman dari negara lain yang ingin menguasai dengan cara merusak tatanan ekonomi, perang elektronik, tehnologi dan narkoba.

Untuk ancaman narkoba, Jendral Bintang Dua Korps Marinir ini sangat mewanti-wanti kepada seluruh prajurit Marinir dan keluarga agar jangan sekali-sekali terlibat dan mencoba karena sangat tinggi resiko dan akibatnya (bri).
Foto: Dispen Kormar

Share:

Niat Pemerintah Menjual Bandara Soekarno-Hatta ke Asing?

Jakarta (IndonesiaMandiri) Airport Council International (ACI), mengisyaratkan bahwa Bandara Soekarno-Hatta adalah salah satu bandara tersibuk di dunia. Sehingga perlu untuk mengembangkan landasan pacu (runway) yang ketiga serta renovasi pada Terminal 1 dan 2. Bila hal ini dilakukan, maka dapat dipastikan memerlukan modal investasi yang signifikan.

Untuk kebutuhan tersebut di atas, menurut Ketua Tim Pelaksana Koordinasi Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo, Pemerintah berencana akan menggunakan skema Limited Concession Scheme (LCS), dengan cara membuka peluang bagi swasta dan investor kelas dunia, untuk sama-sama menggarap proyek infrastruktur tersebut.

Menurutnya lagi, dengan diterapkannya skema ini, ada banyak operator tingkat dunia yang mampu mengembangkan rute baru, meningkatkan pelayanan, sesuai dengan standar bandara yang berada pada urutan atas dunia.

Pada kenyataannya, memang dapat dikatakan bahwa peralatan yang ada di Bandara Soekarno-Hatta masih tertinggal, jika dibanding dengan pesaing regional. Belum lagi dari sisi pendapatan per penumpang, atau juga tertinggal dalam margin operasional.

Perrtanyaannya, apakah Indonesia yang memiliki banyak sumber daya alam ini, tidak ada cara lain untuk mencapai pengembangan Bandara Soekarno-Hatta? Padahal bandara yang terletak di Tanggerang, Provinsi Banten ini  menjadi simbol Pintu Gerbang Indonesia sekarang ini.

Kita mengetahui juga bahwa tingkat kesibukan Bandara Soekarno-Hatta sudah melampaui normal. Oleh karenanya, Pemerintah ingin segera membangun bandara baru, yang saat ini pengerjaannya sedang dikebut. Bandara baru tersebut namanya Kertajati di Majalengka (Jawa Barat). Bisa jadi, dengan Kertajati segera berdiri, akan terjawab pemecahan masalah kesibukan lalu lintas penerbangan di ibukota negara (SSM)

Foto: abri

Share:

Berbagai Aksi Sosial Warnai Hut 71th Korps Marinir

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Hari ini (15/11) Korps Marinir TNI AL rayakan har jadinya ke-71. Berbagai aksi sosial warnai kegiatan Korps Marinir yang menyebar dari Sabang hingga Merauke. Sejak akhir Oktober misalnya, sudah ada kegiatan kunjungan ke keluarga pahlawan nasional  (almarhum) Usman&Harun di Bawean dan Purbalingga. Juga digelar lomba seni dan olahraga antar pelajar secara serempak di seluruh kesatuan marinir Indonesia, Saresehan Korps Marinir dengan tema "Korps Marinir Dalam Operasi Militer Selain Perang" di Jakarta, dan aneka aksi sosial seperti penanaman dan monitoring terumbu karang, penanaman mangrove dan donor darah serentak di semua kesatuan marinir Indonesia.

Kemudian juga di Jakarta, diadakan lomba menembak Dankormar Cup. Di Pangkalan Brandan (Sumut), ada Marine Trail Adventure, di Pasuruan buat Marinir offroad Adventure, di Lampung ada lomba Race Extrem dan lari maraton 10K, serta Festival Pahawang Teluk Ratai.

Kegiatan Bersih-bersih BersamaDi Surabaya,  prajurit Marinir Wilayah Timur melaksanakan pembersian Pantai Suromadu di Desa Tambak Wedi Suromadu Surabya (14/11). Kegiatan ini langsung dipantau oleh Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Lukman, S.T., M.Si (Han) diikuti Prajurit Brigif-1 Mar, Menbanpur Mar, Kaveleri-1 Mar, Artileri-1 Mar, Batalyon Taifib-1 Mar, Dinas Keberihan Wilayah Suromadu, SMA Hangtuah  Surabaya dan SMP Alfalah Deltasari Surabaya.

Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Lukman, S.T., M.Si (Han) juga mengatakan bahwa peringatan hut Marinir ke 71 dilaksanakan secara serentak dari Sabang  sampai Merauke dengan sederhana dan tidak terpusat. Sehingga dilaksanakan di wilayah satuan masing-masing. Salah satunya dilaksanakan di Pantai Suromadu ini dalam rangka mendorong dan membantu pemerintah daerah untuk memajukan ekonomi Masyarakat melalui sektor pariwisata.

Pada kesempatan tersebut ketua Nelayan Pantai Tambak wedi Suromadu, Agus, mengucapkan terima kasih dan merasa senang dikarenakan dengan adanya pembersihan ini Pantai Suramadu lebih asri dan bersih sehingga akan banyak mengundang pengunjung berwisata. Dampaknya,  akan  meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar Desa Tambak Wedi.

Kemarin (14/11), juga dilaksanakan Istighosah di Masjid Al-Iklas Pasmar-2 Cilandak Jakarta Selatan. Dankormar Mayjen TNI (Mar) R M Trusono S Mn. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan kegiatan puncak HUT Korps Marinir ke- 71 tahun 2016. "Pada Hari "H-1" ini Kita semua bersimpuh dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala seraya berdoa untuk memohon petunjuk dan perlindunganNya, agar pelaksanaan peringatan HUT Korps Marinir KE-71 tahun 2016, dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses," jelas Dankormar (abri).

Foto: Dispen Kormar

Share:

Federasi Rusia Perkokoh Hubungan dengan Indonesia

Jakarta (IndonesiaMandiri) – Negara Federasi Rusia mengirim banyak delegasi dalam dua bulan terakhir ini (Oktober dan November) ke Indonesia. Pada 31 Oktober lalu, ada forum khusus yang diberi nama Rusia-Indonesia Bussiness Counci (IRBC), di mana tampil sejumlah pejabat tinggi kedua negara guna membahas berbagai kerjasama.

Dari Indonesia, hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Ketua Kadin Indonesia Rosan Roeslani, Staf  Khusus Menlu Djauhari Oratmangun, Ketua Dewan Bisnis Indonesia Rusia Didie Soewondho serta CEO Setdco Grup Setiawan Djody. Sedangkan dari Rusia, ada Menteri Perindustrian dan Perdagangan Denis Manturov, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Federasi Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin, Mikhail Kuritsyin, CEO Dewan Bisnis Rusia-Indonesia, Presiden Direktur PT Kereta Api Borneo Sergey Kuznetsov, Presiden Direktur Blackspace Oleg Bundukov, Direktur Rosatom Asia PTE, LTD Egpr Simonov, Wakil Direktur PT Rosoboroneskport Sergey Goreslavsky, dan masih banyak lagi.

Intinya, Rusia memang ingin menambah bobot persahabatan serta jalinan hubungan di berbagai sektor strategis.  Menurut Dubes Rusia untuk Indonesia, Mikhail Galuzin, bahwa neraca perdagangan bilateral saat ini masih belum terlalu besar. “Namun kami yakin bahwa kedepan hubungan kedua negara bisa bertambah erat lagi,” jelas Galuzin kepada wartawan di atas Kapal Perang Admiral Tributs 654 yang juga mengunjungi Jakarta selama sepekan (31/10-5/11).

Sektor transportasi, seperti pembangunan jalan kereta, pelabuhan dan batubara, sangat mendapat perhatian serius dari Rusia. Berdirinya PT Kereta Api Borneo misalnya, adalah salah satu bukti bahwa Rusia ingin membantu membangun jaringan kereta api di Kalimantan. Bahkan Galuzin juga mengundang mahasiswa Indonesia untuk belajar tentang industri dan teknologi kereta api di negaranya. “Diharapkan lima tahun mendatang jalur rel kereta sepanjang 900 kilometer di Kalimantan sudah jadi,” tegas Galuzin.

Dalam acara di atas, juga diluncurkan sebuah buku album foto yang berjudul “Rusia-Indonesia: Jejak Langkah Sejarah Kerjasama”, yang diprakarsai oleh perusahaan negara di bidang pertahanan Rusia, PT Rosoboronexport. Buku edisi luks berwarna merah marun ini dihiasi foto-foto sejak awal hubungan Rusia-Indonesia hingga kini yang sudah berjalan 60 tahun.

Kunjungan Kapal Admiral Tributs 654
Pada saat bersamaan, Rusia juga mengirim Kapal Perang Admiral Tributs ke Jakarta International Container Terminal II, di Tanjung Priok. Kehadiran kapal perang yang memiliki panjang 163 meter dan lebar 19,3 meter  ini sekaligus untuk menyemarakkan Pameran Alutsista (alat utama sistem persenjataan) Kementerian Pertahanan RI, Indodefence di Kemayoran (2-5/11).

Kapal Perang yang membawa awak sebanyak 325 personil ini, dibangun pada 1983 di St Petesburg. Nama Admiral Tributs diambil dari salah satu nama pahlaman di Rusia. Menurut Laksamana Muda Eduard Mikailov, Wakil Komandan Flotilla dari Armada Pasifik sekaligus pemegang komando di Admiral Tributs. Adalah dari jenis Udeloy. Jenis ini merupakan kapal untuk menangkal serangan di bawah permukaan laut atau anti kapal selam serta kapal permukaan.

Kehadiran Admiral Tributs disambut oleh Komandan Pangkalan Utama TNI AL, Brigjen Mar I Ketut Suadana SH beserta pejabat tinggi TNI AL lainnya serta Atase Pertahanan Kedubes Rusia dan rombongannya (bekti/abri).

Share:

Akhir Aksi Damai 4 November

JAKARTA (Indonesia Mandiri). Aksi damai beberapa ornamen islam yang berakhir ricuh. Aksi penuntutan penyelesaian hukum terkait penistaan Alquran oleh gubernur DKI, dilakukan pada hari jumat tanggal 4 november 2016. Awalnya berlangsung damai, setelah selesai ibadah sholat jumat siang tadi sampai pukul 18.00. Para demonstran yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, ingin mempertanyakan sampai sejauh mana proses hukum terkait penistaan alquran, yang dilakukan oleh gubernur DKI.

Para demonstran melakukan long march dari masjid Istiqlal menuju istana merdeka. Posisi istana merdeka yang yang dipenuhi lautan manusia diperkirakan ±200 ribuan orang, terus melakukan orasi, yang dikomandoi oleh pimpinan FPI, Pimpinan Majelis Az-zikra, dan calon bupati Bekasi Ahmad Dhani.

Beberapa kali perwakilan demonstran, diberikan waktu untuk menemui perwakilan Istana yang diwakili oleh Wakil Presiden didampingi oleh  Mensesneg, Kapolri, Menkopolhukam, dan Panglima TNI, Menseskab, dan Menteri Agama. Telah disampaikan dalam pertemuan tersebut, dinyatakan bahwa proses hukum kepada gubernur DKI akan dilakukan secara tegas, cepat dan transparan.

Dari pantauan di lapangan, ada indikasi provokasi, dari beberapa oknum yang ditemukan aparat, sehingga membuat suasana aksi yang awalnya kondusif menjadi agak memanas. Ada insiden yang memalukan di sisi sebelah kanan Istana Merdeka, yang dilakukan para demonstran kepada para awak media saat melakukan peliputan, dengan kasarnya mereka memaki-maki dengan ucapan "dasar media kafir, yahudi lo semua" dan ucapan kasar lainnya.

Tindakan persuasif  aparat keamanan dari kepolisian yang menerjunkan pasukan asmaul husna, awalnya disambut baik oleh para demonstran, setelah memasuki pukul 19.00, suasana semakin memanas antara kedua belah pihak. Ada pernyataan dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan ditengah demonstrasi kepada awak media. Pihak keamanan akan menindak tegas, apabila para demonstran melakukan tindakan anarkis, karena itu sesuai dengan Maklumat bernomor MAK/03/X/2016 tertanggal 31 Oktober 2016 yang dikeluarkan oleh Kapolda yang memuat 8 poin. Delapn poin terseburt isinya, antara lain; pelarangan melakukan tindakan pidana, mulai dari menyebar kebencian, hingga membawa senjata api, dan senjata tajam. Dan ternyata isi maklumat yang disampaikan sebelumnya tidak diindahkan oleh para demonstran.

Tentunya kami juga menyayangkan, adanya pihak yang berusaha memperkeruh suasana, dengan melakukan pembakaran dan perusakan, sehingga aparat keamanan terpaksa melakuan tindakan represif, dengan menembakan gas air mata, dan water canon, guna mencegah konsentrasi massa  yang mendekati Istana Merdeka. Istana Negara yang dijaga ketat oleh aparat keamanan gabungan dari Polda, Korps Brimob, Detasemen Turangga, Yonkav , Korps Marinir, Polisi Militer dan Paspampres.

Setelah insiden kerusuhan sudah mulai mereda, para aparat keamanan tetap menjaga situasi kondusif di depan Istana. Akibat insiden tersebut menyisakan sampah menumpuk, dari Istiqlal sampai di areal Aksi Demonstrasi. Ketidakpuasan para demonstran, dilampiaskan sampai di daerah luar batang, dan sebagian besar massa merangsek menuju gedung DPR.

Diwaktu yang sangat terbatas pada pukul 00.06 - 00.10 wib, kurang lebih 4 menit, akhirnya Presiden RI memberikan pernyataan terkait insiden yang terjadi didepan Istana Merdeka malam tadi, bahwa proses hukum kepada gubernur DKI akan dilakukan secara tegas, cepat dan transparan. Presiden juga menghimbau kepada para pengunjuk rasa, untuk kembali ke rumah, dan daerah masing-masing, dan biarkan aparat keamanan menyelesaikan proses penegakan hukum seadil-adilnya. Presiden juga mengapresiasi kerja keras para aparat keamanan yang melakukan pendekatan persuasif, dalam menjaga situasi, sehingga tetap kondusif dalam menjaga aksi demonstrasi pada 4 november. Presiden sangat menyayangkan, bahwa aksi damai yang dilakukan, justru ternoda dengan insiden bentrokan, antara para demonstran, dan aparat keamanan, sehingga kesimpulan yang disampaikan, bahwa aksi tersebut disinyalir telah ditunggangi oleh beberapa aktor politik.

Firmansyah Mawero
Foto : Istimewa
Share:

Indo Defence 2016 Expo & Forum

Jakarta (Indonesia Mandiri) - Setelah meraih sukses sebelumnya, Kementerian Pertahanan kembali menggelar pameran industri pertahanan berskala International yaitu, Indo Defence 2016 Expo & Forum yang bertajuk “Bolstering Defence Industri Coorperation: Archieving a Global Maritime Fulcrum and Secure World’. Pameran berlangsung dari tanggal 2 - 5 November 2016 di buka langsung Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/16).

Menurut Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Indo Defence 2016 & Forum merupakan ajang Promosi bagi produsen peralatan pertahanan dan keamanan International yang digelar dua tahun sekali. Pada Tahun ini 844 peserta berasal dari 573 perusahaan asing dan 271 perusahaan dalam negeri akan memamerkan produk peralatan pertahanan dan keamanan dengan teknologi terkini.
“Kami semua mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Presiden RI yang telah hadir dan membuka Indo Defence 2016,” kata Menhan RI.

Menhan RI mengatakan, kali ini tema yang diusung tersebut sejalan dengan visi Kabinet Kerja yang mengusung Poros Maritim Dunia.

“Dalam pameran ini kita mengundang 28 delegasi resmi dari negara sahabat, dan enam Menteri Pertahanan dijadwalkan hadir pada pameran kali ini, yakni Menteri Luar Negeri Yunani, Ceko, Pakistan, Singapura, Timor Leste, dan Filipina.

Perusahaan asing yang menjadi peserta pameran, antara lain: Airbus, Arsenal, Avibraz, Brahmos Aerospace, Beretta Defence Technologies, Boeing Defense Space & Security, China Aerospace, Daewoo Ship Building & Marinne Engineering, Damen Schelde, General Dynamics, Lockheed Martin, Norinco, Optix, Rheinmetall, Roketsan, Rosoboronexport, SAAB, dan Thales,”jelasnya.

Industri pertahanan dalam negeri yang ikut memamerkan produknya, antara lain: PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT Len Industri, PT Dok Perkapalan Kodja Bahari, PT Industri Telekomunikasi Indonesia, PT Krakatau Steel, PT Industri Kapal Indonesia, PT PAL Indonesia, PT Barata Indonesia, PT Boma Bisma Indra, PT Dok dan Perkapalan Surabaya, PT Dahana, PT Industri Nuklir Indonesia, PT Maju Mapan, PT Sari Bahari, PT Garda Persada, PT Farin Industri Nusantara, PT Palindo Marine, dan PT Tesco Indomaritim.

Beberapa produk yang akan dipamerkan, yaitu mobil unit Rehabmedik Keliling dari Kementerian Pertahanan, UAV Puna dan Sriti miliki Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Helikopter Dauphin dan Personel Rescue Carrier milik Badan SAR Nasional, kendaraan taktis Anoa dan Komodo dari PT Pindad, kapal Searider untuk di sungai dari PT Panorama Graha Teknologi, Guardian Wheeled APC dan JAWS Wheeled APC dari International Armored Group.
Firman Mawero
Foto : Istimewa
Share:

"BELA NEGARA MELALUI TULISAN"

Jakarta (Indonesia Mandiri), KEMENHAN - Acara HUT IPJI (Ikatan Penulis & Jurnalis Indonesia) yang ke 17, digelar di Gedung R.Suprato KEMENHAN, Jumat 28 Agustus 2016, yang juga bersamaan dengan Perayaan Sumpah Pemuda. Acara yang bertajuk "Sosialisasi Bela Negara" tersebut, dihadiri dari beberapa perwakilan DPW IPJI, seperti: Jawa Tengah, DI Aceh, Kepri, Kalimantan, Maluku, serta Papua, serta beberapa pembicara seperti: Bpk.Mayjen TNI Hartind Asrin MI.KOM Kabalitbang KEMENHAN RI, Bpk.Hendardji Soepandji selaku Ketua Dewan Pembina IPJI, serta Direktur Bela Negara DITJEN POTHAN.

Mengutip pernyataan Bpk Mayjen Hartind, BELA NEGARA adalah SIKAP & PERILAKU, kita sebagai warga negara Indonesia yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berlandaskan kuat kepada PANCASILA & UUD 1945, dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa & negara.

Yang perlu dicermati bersama adalah, Bela Negara bukan hanya mengangkat senjata dan ikut berperang, yang bersifat non militer seperti Memerangi Narkoba, Sex Bebas juga termasuk dalam kategori Bela Negara.

DASAR HUKUM BELA NEGARA antara lain:
- Pasal 27 UUD 1945 (perubahan ke-2)

  • Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta, dalam upaya pembelaan negara

- Pasal 30 UUD 1945

  • Tiap - tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta, dalam usaha pertahanan dan keamanan negara

- Pasal 9 UU NO 3 TAHUN 2002 TENTANG HANNEG

  • Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta, dalam upaya bela negara, yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara
  • Keikutsertaan warga negara dalam upaya bela negara, sebagaimana dimaksud dalam ayat I diselenggarakan melalui:

     ~ Pendidikan Kewarganegaraan
     ~ Pelatihan dasar kemiliteran secara wajib
     ~ Pengabdian sebagai prajurit TNI, secara sukarela atau secara wajib
     ~ Pengabdian sesuai profesi

Sesuai yang dijelaskan oleh Bpk.Mayjen TNI Hartind Asrin diatas, nilai - nilai dasar Bela Negara sebagai berikut:
- Cinta Tanah Air
- Sadar Berbangsa & Bernegara
- Yakin Kepada PANCASILA sebagai ideologi negara
- Rela Berkorban Demi Bangsa & Negara
- Memiliki Kemampuan Awal Bela Negara (fisik & non fisik)

Dan sebagai kata penutup oleh Bpk.Hendardji Soepandji, yaitu dia mengharapkan kepada para jurnalis seluruh Indonesia, untuk selalu memberitakan yang benar kepada masyarakat, agar terjalin hubungan & komunikasi yang baik. Karena media adalah Mata & Telinga Pemerintah, dan menjadi corong yang baik kepada masyarakat sipil, dan diharapkan kepada generasi muda agar memiliki:
- Semangat bela negara yang tinggi
- Menjadi agen perubahan
- Berkarakter
- Kreatif & Inovatif
- Serta disiplin & bertanggung jawab

Ingat kata - kata Founding Father Bangsa ini
"Berikan Aku 1000 Orang Tua, Niscaya Akan Kucabut Semeru Dari Akarnya, Dan Berikan Aku 10 Pemuda Niscaya Akan Kuguncangkan Dunia"

Salam
Firmansyah Mawero

Share:

Panglima Kostrad Letjen Edi Rahmayadi

"Kita Sama-Sama Menjaga Kedaulatan"

Cilodong (IndonesiaMandiri) - Tatap muka sekaligus dialog rekan media bersama  berjalan sangat akrab dan terbuka. Acara rutin dengan media yang digelar dua bulan sekali ini, diadakan di Lapangan Tembak Divisi I Kostrad, Cilodong, Kabupaten Bogor.

Acara yang dimulai sejak jam 8.30 pagi (28/10), diawali dengan penyegaran fisik kepada rekan media untuk latihan menembak menggunakan senapan produk Pindad SS2 berjarak 50 meter. Lebih dari 50 media diberi kesempatan menembak dengan jatah satu orang dengan sepuluh peluru. Bagi yang sudah pernah mencoba latihan ini, hasilnya akan memuaskan untuk mencapai target yang ditentukan. Sebaliknya bagi pemula, ya wajar masih keluar dari target dari sasaran dan bahkan hingga  "salah kamar" ke target rekannya sendiri.

"Latihan ini penting bagi wartawan juga. Supaya mereka juga terbiasa saat meliput di daerah konflik bersenjata," jelas Pangkostrad Letjen Edy. Dan bahkan, Edy sangat ingin kegiatan seperti ini dirutinkan. "Paling tidak bisa merasakan menembak hingga lima kali," sambung Edy.

Lebih jauh, Edy yang juga sedang mempersiapkan diri untuk mengisi jabatan Ketua PSSI, juga menekankan kepada media bahwa intinya prajurit dengan wartawan memiliki fungsi sama dalam menjaga dan memelihara kedaulatan bangsa. Hanya yang membedakan profesinya saja.

Terkait dengan latihan militer antar matra yang sedang dilakukan  di Natuna (Kepulauan Ruau), menurut Edy memang ini kegiatan rutin setiap tiga tahun. Bila latihan gabungan pada lima tahun sekali. "Tetapi, bila kondisi tertentu ada semacam ancaman dalam keamanan, bisa dilakukan kapan saja. Seperti saat ini kondisi yang agak rawan ada di dekat Natuna (Laut Cina Selatan, Red), jelas Edy (abri).

Foto: abri

Share:

Panglima Kostrad Letjen Edi Rahmayadi

"Kita Sama-Sama Menjaga Kedaulatan"

Cilodong (IndonesiaMandiri) - Tatap muka sekaligus dialog rekan media bersama  berjalan sangat akrab dan terbuka. Acara rutin dengan media yang digelar dua bulan sekali ini, diadakan di Lapangan Tembak Divisi I Kostrad, Cilodong, Kabupaten Bogor.

Acara yang dimulai sejak jam 8.30 pagi (28/10), diawali dengan penyegaran fisik kepada rekan media untuk latihan menembak menggunakan senapan produk Pindad SS2 berjarak 50 meter. Lebih dari 50 media diberi kesempatan menembak dengan jatah satu orang dengan sepuluh peluru. Bagi yang sudah pernah mencoba latihan ini, hasilnya akan memuaskan untuk mencapai target yang ditentukan. Sebaliknya bagi pemula, ya wajar masih keluar dari target dari sasaran dan bahkan hingga  "salah kamar" ke target rekannya sendiri.

"Latihan ini penting bagi wartawan juga. Supaya mereka juga terbiasa saat meliput di daerah konflik bersenjata," jelas Pangkostrad Letjen Edy. Dan bahkan, Edy sangat ingin kegiatan seperti ini dirutinkan. "Paling tidak bisa merasakan menembak hingga lima kali," sambung Edy.

Lebih jauh, Edy yang juga sedang mempersiapkan diri untuk mengisi jabatan Ketua PSSI, juga menekankan kepada media bahwa intinya prajurit dengan wartawan memiliki fungsi sama dalam menjaga dan memelihara kedaulatan bangsa. Hanya yang membedakan profesinya saja.

Terkait dengan latihan militer antar matra yang sedang dilakukan  di Natuna (Kepulauan Ruau), menurut Edy memang ini kegiatan rutin setiap tiga tahun. Bila latihan gabungan pada lima tahun sekali. "Tetapi, bila kondisi tertentu ada semacam ancaman dalam keamanan, bisa dilakukan kapan saja. Seperti saat ini kondisi yang agak rawan ada di dekat Natuna (Laut Cina Selatan, Red), jelas Edy (abri).

Foto: abri

Share:

Indofence Akan Dihadiri 844 Peserta Dalam dan Luar Negeri

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Ajang pameran di bidang pertahanan bergengsi setiap dua tahun sekali, Indodefence, bakal berlangsung sebentar lagi, mulai 2 hingga 5 November. Pameran yang akan berlokasi di Jakarta International Expo Kemayoran ini, seperti yang sudah dilakukan sebelumnya, terbagi dua, yakni pada tanggal 2-4 November hanya untuk kalangan bisnis, dan di hari terakhir (5/11), terbuka untuk umum dengan biaya Rp. 50 ribu.
Menurut Brigjen Jan Pieter Ate, Ketua Pameran sekaligus Direktur Teknik dan Industri Pertahanan, Direktorat Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan kepada media (21/11), bahwa pameran yang sudah berlangsung tujuh kali ini sejak 2004, peserta naik 30 persen dibanding dua tahun lalu (2014) yang hanya 600an. "Saat ini pesertanya 844, terdiri dari 573 dari luar negeri dan 271 dalam negeri," papar Jan.
Pameran rencana akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo, juga akan dimeriahkan oleh berbagai atraksi demo alut utama sistem persenjataan (alutsista) serta seminar yang terkait dengan bidang pertahanan.
Untuk peserta dari dalam negeri, yang akan ikut serta adalah PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT Len Industri, PT Dok Perkapalan Kodja Bahari, PT Industri Telekomunikasi Indonesia, PT Sari Bahari, dan lain-lain. Sedangkan dari luar negeri, di antaranya adalah dari Airbus (Perancis), Rosoboroneexport (Rusia), SAAB (Swedia), Lockheed Martin (Amerika Serikat).
Indodefence merupakan salah satu pameran di bidang pertahanan terbesar di Asia, dan akan pula dihadiri oleh sejumlah tamu penting dari pimpinan angkatan bersenjata negara-negara sahabat. Pameran ini dilaksanakan kerjasama antara Kememterian Pertahanan dengan PT Napindo Media Ashatama (Bekti).
Foto: abri
Share:

Yonbekang-4/Air Angkut Leopard ke Natuna

Jakarta (Indonesimandiri) - Kegiatan di Batalyon Pembekalan Angkutan-4/Air (Yonbekang) TNI AD terlihat kian sibuk beberapa minggu terakhir ini. Disamping adanya renovasi di markas Yonbekang-4/Air yang terletak di dalam Pelabuhan Tanjung Priok, ternyata satuan yang berada dibawah Direktorat Pembekalan Angkutan TNI AD (Ditbekangad) ini, sedang disibukkan dengan persiapan pengiriman sejumlah alutsista yang akan diberangkatkan untuk latihan militer pada pertengahan November di Teluk Buton, Natuna, Kepulauan Riau.

Saat awak media mengunjungi markas Yonbekang-4/Air (21/10), terdapat tiga tank Leopard yang akan diangkut oleh Kapal ADRI-L. Media memang diundang oleh Dinas Penerangan TNI AD untuk menyaksikan proses embarkasi tank Leopard sambil mengenal lebih dekat dengan satuan Yonbekang-4/Air.

Satuan ini memang sudah ada sejak 24 Mei 1950, yang mulanya bernama Kesatuan Angkutan Tentara (KAT). Seiring dengan perkembangan zaman, namanya berubah menjadi Yonbekang-4/Air. Sudah banyak prestasi dan pengabdian yang ditorehkan oleh kesatuan yang kini dikomandoi oleh Letkol Cba Atjep Miharja Soma.

Salah satu misi penting yang pernah dilalui adalah ketika perjuangan merebut kembali Irian Barat (60an), di mana ada prajurit kesatuan ini yang ikut gugur dalam misi tersebut bersama Komodor Yos Sudarso di KRI Macan Tutul. Juga, ada beberapa yang sempat ditahan oleh pihak kolonial Belanda. Tak heran, atas jasa-jasanya, prajurit di kesatuan ini pernah memperoleh Bintang Sakti, Samkarya Nugraha, Satya Lencana Seroja dan Satya Lencana Dharma Nusa dari Pemerintah.

Kini, sosok Yonbekang-4/Air kian kokoh. Armada Kapal ADRI yang dimiliki berjumlah 12 unit, dengan kemampuan angkut dari 300 hingga 1200 DWT (dead weight tonnage). Untuk Kapal ADRI-L terbarunya, yang diserahkan KSAD pada Juli 2016, mampu membawa tank Leopard hingga enam unit. Kapal inilah yang dipertontonkan kepada media.

Disamping itu, Yonbekang-4/Air dihuni pula oleh Kompi Motor Cepat, dengan menggunakan Kapal Motor Cepat bisa membawa satu SST siap tempur, Kapal RIB (rigid infortable boat) mampu mengangkut satu SSR, serta perahu LCR (landing craft rubber) mampu mengangkut satu SSR.

Awak media sempat diajak keliling pelabuhan dengan menggunakan Kapal Motor Cepat, yang mampu menjelajah laut non stop hingga ke Palembang. "Kita sedang mempersiapkan juga dua Kapal ADRI dengan bobot lebih besar 1500 DWT. Diharapkan pada 2018 sudah bisa dioperasikan," kata Letkol Atjep, Danyon Bekang-4/Air.

Kesatuan yang memiliki motto "Kalaka Rata Yudha" (kereta perang/alat angkut yang bergerak di air), juga sedang mempersiapkan diri untuk meningkatkan kinerjanya agar menjadi sebuah resimen dengan dikomandoi oleh seorang Kolonel (abri).

Foto: abri

Share:

Operasi Penerbangan Haji 2016 Garuda Indonesia Selesai

Jakarta (Indonesiamandiri) – Ketika Pesawat Garuda Indonesia dengan Nomor GA 6519 dari Madinah ke Banda Aceh, Jakarta dan Ujung Pandang mendarat terakhir sekitar jam 21.00 di Bandara Internasional Hasanuddin (15/10), sekaligus pertanda berakhirnya operasi penerbangan haji 2016.

“Senang campur sedih melihat penerbangan haji terakhir ini. Kita semua yang terlibat di operasi ini sudah seperti keluarga sendiri saat melayani tamu Allah melaksanakan ibadah haji,” tutur Sujana, salah satu staf haji Garuda Indonesia di Bandara Halim Perdanakusuma, saat menyaksikan penerbangan terakhir operasi penerbangan haji menuju Ujung Pandang.

Senangnya, tentu terkait lancarnya operasi penerbangan haji yang berlangsung sejak 9 Agustus hingga kemarin 15 Oktober berakhir. Dalam hal ketepatan waktu pemberangkatan (on time performance/OTP), perusahaan penerbangan Pemerintah ini mencapai angka 93,66 persen atau meningkat 10 persen lebih baik dari tahun sebelumnya.  Sedihnya, karena semua tim operasi penerbangan haji ini sudah berakhir dan akan dimulai lagi pada Februari 2017. Bisa dikatakan hampir delapan bulan dalam setiap tahun tim operasi penerbangan haji ini bekerja. Tak heran, setelah penerbangan terakhir GA 6519 tinggal landas pada 18.00 (15/10), para staf saling berangkulan, bersalaman, dan bahkan beberapa meneteskan air mata.

Bisa dibayangkan memang, banyak unit yang terlibat di dalam operasi penerbangan haji Garuda Indonesia ini. Mulai dari Staf Darat, Awak Kabin, Awak Kokpit, Kantor perwakilan baik di dalam negeri dengan delapan embarkasi (Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Lombok, Makassar dan Balikpapan) serta luar negeri (Jeddah dan Madinah).  Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar mengatakan, pihaknya menyampaikan puji syukur dan terima kasih kepada semua unit dan petugas serta awak pesawat yang terlibat dalam mendukung operasional penerbangan Haji GA 2016. Seluruh penerbangan terlaksana dengan selamat, aman, dan lancar sejak pemberangkatan penerbangan perdana Fase-1 pada 9 Agustus hingga pemulangan penerbangan terakhir Fase-2 pada 15 Oktober 2016. ”Semoga dukungan dan kerja sama yang baik ini kiranya mendatangkan keberkahan dan kemuliaan bagi kita semua," kata Benny.

Secara umum, pelaksanaan tahap keberangkatan haji dilakukan melalui dua gelombang, yaitu gelombang pertama ke Madinah (9-21 Agustus) dan kedua menuju Jeddah (21 Agustus-5 September). Sedangkan tahap kepulangan juga dalam dua gelombang, yakni dari Jeddah (17-29 September) dan Madinah (30 September-15 Oktober).

Menurut Benny, dalam operasi penerbangan haji 2016 ini, Garuda Indonesia menerbangkan 78 ribu jamaah dari delapan embarkasi di seluruh Indonesia yang terdiri dari Banda Aceh (3.192 jemaah), embarkasi Medan (6.597 jemaah), embarkasi Padang (4.929 jemaah), embarkasi Jakarta (17.752 jemaah), embarkasi Solo (26.480 jemaah), embarkasi Balikpapan (4.248 jemaah), embarkasi Makassar (11.942 jemaah) dan embarkasi Lombok (3.632 jemaah).

Sedangkan pesawat yang digunakan sebanyak 12 buah, terdiri dari dua Boeing 747-400 berkapasitas 455 kursi, empat Boeing 777-300 ER berkapasitas 393 kursi  dan lima Airbus 330-300 berkapasitas 360 kursi. Selain itu, Garuda Indonesia juga melibatkan sebanyak 442 orang awak kabin yang 40 persen diantaranya merupakan awak kabin yang berasal dari daerah-daerah embarkasi yang bertujuan mengatasi kendala komunikasi sebagian jemaah yang hanya mampu berbahasa daerah (abri).

Foto: abri

Share:

ROTASI SATGASMAR AMBALAT XX

Sidoarjo (Indonesiamandiri) – Satuan Tugas Marinir Ambalat XX yang telah berdinas selama sembilan bulan, belum lama ini kembali ke markasnya di Bhumi Marinir, Gedangan-Sidoarjo (10/10). Satgasmar Ambalat XX yang dipimpin oleh Kapten Marinir Deny Aprianto, seperti biasanya, menjalankan proses rotasi untuk berganti dengan satuan lainnya yang menggantikan.

Dalam amanatnya, Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) Lukman, S.T., M.Si (Han),  menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat kembali bergabung dengan induk pasukan serta selamat bertemu dengan keluarga setelah kurang lebih sembilan bulan memenuhi tugas mulia melaksanakan panggilan Ibu Pertiwi, guna mengamankan Blok Ambalat dari gangguan dan ancaman pihak lawan dalam rangka menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI.

“Keberhasilan dalam melaksanakan tugas, akan memiliki nilai kebahagiaan dan kepuasan tersendiri dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi jika diikuti dengan rasa ikhlas dan tulus sebagai sarana beribadah kepada Allah SWT. Namun demikian janganlah keberhasilan tersebut membuat hanyut dalam pujian dan bergembira secara berlebihan (euforia), karena tugas lainya sudah menunggu di depan kita. Untuk itu segera laksanakan konsolidasi dan bersiap diri untuk menyongsong tugas berikutnya,” sambung Lukman.

Diingatkan pula oleh Komandan Pasmar-1 bahwa selama bertugas di Ambalat, telah terjadi pergeseran pejabat di lingkungan Korps Marinir termasuk Pasmar-1. Untuk itu segera kenali dan ketahui sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan yang telah lama ditinggalkan. “Sampaikan ucapan terima kasih kepada segenap keluarga, yang telah memberikan dukungan moril kepada suami untuk melaksanakan tugas, sehingga tugas ini dapat terlaksana dengan baik aman dan lancar,” tegas Lukman lagi.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Wadan Pasmar-1 Kolonel Marinir Siswoto, Danmenbanpur-1 Mar Kolonel Marinir Edy Cahyo Sumarno, Danmenart-1 Mar Kolonel Marinir Ainur Rofiq, Danmenkav-1 Mar Kolonel Marinir Agung Trisnanto, Para Asisten Danpasmar-1 dan Komandan Satlak dijajaran Pasmar-1 (abri).
Foto: Dok.Dispenmar

Share:

Kepedulian IAGI Tentang Usaha Minerba

Bandung (Indonesiamandiri) – Awan mendung di usaha mineral, tambang dan batubara (minerba) dalam negeri belakangan ini membuat Ikatan Ahli Geologi Indonesia/IAGI berpikir keras dan kreatif untuk tetap mencari “jalan tengah” yang tepat. Suasana lesu ini juga bukan hanya dialami oleh Indonesia semata. Sebagian besar negara lain yang banyak menggantungkan diri di sektor minerba, pun terkena imbasnya pula.

“Oversupply pada sejumlah komoditas di tengah pertumbuhan ekonomi yang rendah, menempatkan harga komoditas migas dan tambang (mineral dan batubara) akan tetap tertekan. Sikap negara-negara OPEC yang tetap mempertahankan tingkat produksi untuk mempertahankan pendapatan fiskal mereka, telah membuka mata bahwa kembali tingginya harga minyak, bukan hal yang mudah. Demikian juga komoditas industri mineral dan batubara (minerba), yang selama ini diuntungkan dengan permintaan yang tinggi atas pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Namun, pelemahan ekonomi Tiongkok membuat permintaan komoditas minerba menurun tajam,” demikian pesan siaran pers IAGI, saat berlangsungnya Kongres GEOSEA XIV dan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Ahli Geologi Indonesia selama tiga hari (10-13/10), di Bandung.

Kongres yang mengambil tema “ASEAN Earth Resources and Geoscientist Role in AEC Era”, dibuka oleh Dr. Ir. Ego Syahrial, M.Sc, Kepala Badan Geologi Indonesia mewakili Menteri ESDM, yang juga  disaksikan Dirjen Bina Marga mewakili Menteri PUPR serta Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi Jawa Barat mewakili Gubernur Jawa Barat. Acara tahunan IAGI kali ini dihadiri oleh perwakilan GEOSEA dari Malaysia, Myanmar, Filipina, Vietnam, Thailand,  Jepang, Tiongkok dan Australia. Sampai acara pembukaan tercatat jumlah peserta lebih dari 400 orang.

Lebih jauh, IAGI menyoroti kondisi Indonesia yang harus cepat berbenah diri untuk membangkitkan kembali usaha di sektor minerba. Jadi, meski Indonesia bukan pelaku utama dalam memainkan harga komoditas di pasar perdagangan internasional, tetapi bukan berarti tidak bisa melakukan suatu terobosan. Yang dapat dilakukan saat ini adalah dengan melakukan berbagai langkah efisiensi pada skala korporasi disamping langkah strategis jangka panjang guna memposisikan sumberdaya kebumian sebagai cadangan strategis nasional. Namun, efisiensi jangka pendek yang telah dilakukan oleh pihak pengusaha pelaku industri migas dan pertambangan, tidak akan bergerak optimal selama pemerintah tidak paralel dalam melakukan revisi yang terkait dengan kebijakan fiskal. Sinergi yang terus harus dijaga dan diperkuat antara investor migas dan pertambangan menjadi sebuah startegi nasional, menjadi jalan untuk memperkuat pemerintah dalam keinginannya untuk terus meningkatkan pendapatan dari sektor migas maupun minerba sebelum sektor ini dapat memposisikan diri sebagai cadangan nasional. Perlu diingat, dalam pelaksanaan kegiatan sektor ini tetap harus terjaga dalam koridor good mining practices.

    Dengan kondisi seperti itu, bagi IAGI yang kini telah berusia 56 tahun, ingin turut serta berperan aktif memberikan sumbangan pemikiran dan langkah nyata kepada Pemerintah agar tetap onal  tesebut.

    Menghadapi serta memecahkan masalah di sektor pertambangan minerba, perlu sikap tegas dan konsistensi pemerintah atas visi jangka panjang dan misi berjangka lebih pendek yang harus dimiliki. Bagi Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) sebagai organisasi profesi yang telah berusia 56 tahun, disamping secara keilmuwan dan profesinya tetap perduli terkait nasib usaha negara di sektor minerba, juga berkeinginan berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Melihat masalah makro dihadapi oleh industri pertambangan minerba saat ini dan ke depan serta mengingat hampir semua profesi kegeologian terlibat secara profesional dalam industri kebumian ini, maka untuk menjaga kepentingan nasional secara menyeluruh, IAGI mengusulkan solusi sebagai quick win dengan harapan agar industri pertambangan minerba dapat terus terjaga dan tumbuh ke arah lebih konstruktif. Usulan atau quick win yang dimaksud antara lain:

*Moratorium Ijin Usaha Pertambangan (IUP) perlu dicabut dan proses lelang Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP) segera dilakukan, khususnya kepentingan dalam memperluas cakupan wilayah dalam menggerakkan kegiatan eksplorasi guna meningkatkan neraca inventori sumberdaya kebumian nasional.
*Pemerintah perlu segera melakukan berbagai langkah penyesuaian/perbaikan yang terkait dengan kebijakan fiskal untuk industri pertambangan, antara lain insentif bagi pelaku eksplorasi, keringanan pajak (dan atau tax holiday) serta berbagai pajak yang lain seperti iuran tetap, PBB dll. yang saat ini dirasa memberatkan bagi pelaku eksplorasi.

*Perijinan agar dapat dibuat menjadi lebih efisien dengan dibangunnya sinergi antar kementerian terkait. Diterapkannya ijin satu pintu bisa menjadi solusi yang semangat dan visinya perlu diletakkan sebagai kepentingan nasional. Kemudahan/aksesibilitas data yang bersifat regional hendaklah menjadi standar agar para pelaku eksplorasi bisa mendapatkan gambaran umum atas area-area potensial yang ditawarkan.

*Pengelolaan industri pertambangan paska dikeluarkannya UU Minerba yang berjalan lambat (khususnya penerbitan PP terkait) secara langsung telah mempengaruhi laju dan besaran investasi. Mencermati peta persaingan perdagangan minerba internasional dan kebutuhan riil peningkatan pemasukan negara dari sektor pertambangan; semestinya relaksasi aturan bisa menjadi salah satu alternatif khususnya bagi komoditas tambang yang memiliki kadar rendah, yang selama ini dikategorikan sebagai waste dan menjadi beban proyek. Relaksasi aturan tentang pengolahan mineral bijih berkadar rendah diharapkan dapat memberikan manfaat optimal bagi kelangsungan hidup proyek dan menjadi salah satu subyek pendapatan negara.
 
*Pemerintah melalui instansi terkait seperti Badan Geologi perlu mempromosikan potensi target-target eksplorasi baru yang tidak umum/ unconventional exploration targets, seperti deposit emas tipe orogenik, nikel sulfida, timah sulfida dan bahan-bahan tambang lain sebagai daya tarik investasi pertambangan baru. Lebih ke depannya untuk mencukupi keperluan industrialisasi Indonesia di masa yang akan datang. Selain itu, perlu juga mulai digalakkan penerapan konsep, metode dan teknik terbaru dalam melakukan eksplorasi untuk target-target konvensional untuk menemukan deposit-deposit baru. Organisasi profesi seperti IAGI-MGEI bisa membantu melakukan identifikasi potensi-potensi yang ada serta membagi pengetahuan tentang konsep, teknik dan metode baru tersebut.

*Pembuatan langkah strategis pemerintah dalam kaitan peningkatan neraca inventori sumberdaya kebumian secara menyeluruh melalui kegiatan eksplorasi. Hal ini perlu dilakukan mengingat banyak bahan baku yang digunakan dalam industrialisasi bersumber dari sumber daya kebumian yang ada di Indonesia. Untuk mengundang minat pelaku eksplorasi, langkah strategis ini perlu dituangkan dalam rencana kegiatan kerja bertahap yang jelas dalam bentuk road map (abri).

Share:

2 Peretas Lokal Mendunia

Jakarta (Indonesia Mandiri) Mungkin banyak yang belum mengenal 2 peretas milik bangsa & asli Indonesia, mereka adalah Jim Geovadi & Raditya Iryandi. Disini kami akan menjelaskan beberapa hal yang patut anda ketahui tentang mereka berdua, dalam kancah dalam dunia cyber internasional.

1. Jim Geovardi
Pria Kelahiran Lampung ini meruapakan pendiri Perusahaan TI umum dilembaga pemerintahan pada tahun 2001 dengan nama C2PRO, juga pendiri perusahaan bellua Asia Pasific, yaitu sebuah perusahaan keamanan cyber yang disewa KPU, untuk mengetahui siapa peretas pusat penghitungan suara, dan tentunya berhasil menemukan pelakunya.

Dia juga pernah meretas 2 satelit milik Indonesia & Cina milik kliennya, untuk melakukan pengujian keamanan kontrol satelit, dan sempat menggeser orbit dari satelit cina, dan membuat panik kliennya tersebut, karena sulit mengembalikan posisi satelit kembali ke orbitnya semula.

Dan kelebihan lainnya adalah, dia mampu mengatur lalulintas jaringan internet di seluruh Indonesia, tapi tidak tertarik melakukannya sama sekali. Dia adalalah salah satu contoh orang yang bisa melakukan itu semua, tanpa gelar akademik tertentu untuk hal tersebut.

2. RadityaIryandi
Sosok satu ini lebih beruntung dalam hal akademis, dia melebihi Jim Geovadi sampai titik bangku kuliah, sementara jim hanya sempat mengenyam sampai sma saja.

Ahli yang satu ini dalam Mobile Hacking, dalam hitungan menit dia mampu melakukan berbagai hal dalam penyadapan telepon, Sms, Call Spoofing, Mobile Phone dijadikan Alat Conference jarak jauh, dan pembobolan sms banking.

Bisnis utamanya sekitar Digital Seni dan Teknologi. Dia bermain-main dengan Keamanan Informasi Auditor dan menangani beberapa Telco besar dan Bank-bank di Indonesia, Dia salah satu pembicara dalam Konferensi Keamanan Informasi Internasional seperti: Security Bellua Cyber ??Jakarta, Hack In The Box Malaysia dan Kekuatan Masyarakat Korea Selatan dengan Satelite dan Mobile Phone Hackingtopics.

Dan yang harus kita cermati adalah, keduanya asli lokal Indonesia. Bagi mereka profesi tersebut sebagai hobi, yang tentunya menakutkan berbagai pihak tertentu. Jadi kita sebagai warga Indonesia, haruslah berbangga hati, mempunyai mereka yang sangat disegani dalam dunia cyber internasional saat ini.

Firmansyah Mawero
Foto : Istimewa

Share:

Inovasi Teknologi Angkatan Darat

Bogor - Jawa Barat  (Indonesia Mandiri) - Dalam HUT TNI yang ke 71, ada nuansa yang berbeda dari perayaan sebelumnya. TNI AD menelurkan inovasi yang lain dari biasanya, yaitu Lomba Hackathon Kartika Eka Paksi Cipta Yudha TNI AD, yaitu sebuah kompetisi bagi para ahli teknologi, dan IT developer Indonesia untuk menyumbangkan ide-ide inovatif mereka, dalam pengembangan aplikasi pertahanan negara. Ada 3 kategori pengembangan yang dapat dipilih oleh para IT developer untuk mengikuti ajang ini, yaitu Operasi, Teritorial, dan Dukungan.

Acara Tingkat Nasional tersebut, dibuka oleh Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal TNI Mulyono pada hari Sabtu, 8 Oktober 2016 yang bertempat di PUSDIKZI TNI AD Bogor Jawa Barat, dengan mengusung tema “Melalui Teknologi Informasi, Rakyat Berperan Aktif untuk Terwujudnya TNI AD yang Kokoh, dan Kuat dalam rangka Mendukung Tupok TNI”.

Tujuan acara tersebut lebih kepada, mempererat hubungan antara Sipil & Militer, dalam bidang Pertahanan Negara, yang sudah tentu merupakan kewajiban segenap elemen di negara kita tercinta, dalam menjaga, dan mempertahankan untuk tetap tegaknya Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perlombaan yang digelar selama tiga hari, dengan jumlah peserta sebanyak 220 peserta ini, berguna untuk menyaring para talenta muda negeri ini. Salah satu peserta termuda dalam ajang kali ini adalah, Andre Christoga yang baru berusia 12 tahun, yang tentunya membuat KASAD sangat tertarik sekali untuk mendengarkan penjelasan dari si perancang yang masih belia tersebut, dan telah apik merancang sebuah Drone dengan berat 2kg, dengan kapasitas angkut 4kg. Peralatan tersebut telah diuji coba dibeberapa kota di bagian timur Indonesia, guna beberapa keperluan tertentu.

IT developer dengan ide pengembangan aplikasi terbaik, akan terpilih secara otomatis menjadi anggota dari komunitas IT TNI AD, yang berhak mengikuti lomba, dan berkesempatan memenangkan total hadiah puluhan juta rupiah.

Peserta IT developer yang terpilih ini, akan dilegalisasi dengan kartu anggota yang ditandatangani pejabat terkait, pin anggota, merchandise TNI AD, dan sertifikasi keikutsertaan, yang ditandatangani Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD).

Firmansyah Mawero
Foto : Firmansyah Mawero

Bacaan terkait : 2 Peretas Lokal Mendunia

Share:

HUT TNI KE-71 DI MARINIR CILANDAK

Jakarta (Indonesiamandiri) – Acara HUT TNI ke 71 tahun dilangsungkan kali ini dengan sederhana. Tak ada parade pasukan dari berbagai kesatuan dan atraksi penggunaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), seperti yang sering dilakukan ketika ulangtahun. Singkatnya, saat ini dilakukan secara sederhana di tiap komando utama (Kotama) dari semua matra yang ada (TNI AL, AU dan AD).

Demikian halnya yang terlihat di Lapangan Apel Brigif-2 Marinir Pasmar-2, Ksatrian MariniR Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan pada rabu pagi (5/10). Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kepala Staf Korps Marinir Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, dengan membacakan amanat dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Salah satu pesan penting dari Panglima TNI terkait dengan peringatan hut TNI, bahwa “semoga kegiatan yang dilaksanakan kali ini tidak mengurangi makna dan kemeriahan peringatan itu sendiri, karena tiap-tiap satuan wilayah TNI melaksanakan upacara yang dipadu dengan pertunjukan seni dengan mengangkat kearifan lokal budaya seperti baca puisi, cipta lagu, tarian daerah setempat dan kegiatan sosial bedah rumah, operasi katarak serta pengobatan massal yang merupakan wujud kepedulian TNI kepada Rakyat.”

Singkatnya, lanjut Panglima TNI, Hut TNI adalah salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban TNI kepada rakyat atas pembangunan kekuatan yang telah dan sedang dilaksanakan, khususnya pada tahun anggaran 2016.

Korps Marinir TNI AL sendiri, juga menggelar sejumlah kegiatan yang tak hanya diikuti oleh kalangan internal saja. Tapi juga masyarakat sekitar Cilandak. Misalnya saja, sejak pertengahan September, sudah mengajak siswa-siswi sejak SD hingga SLTA untuk mengikuti beberapa lomba, seperti cipta dan baca puisi, tari kreasi modern, serta vokal grup. Untuk di internal marinir sendiri, ada lomba standup comedy serta pembacaan Al Quran/MTQ.

Selasa (4/10), Korps Marinir membuat seminar bertema “Sejarah dan Pengabdian TNI, Bersama Rakyat Membangun Bangsa” di Graha Marinir, Jl. Prajurit KKO Usman dan Harun No.40 Kwitang, Jakarta Pusat. Acara yang dibuka Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) R.M. Trusono, S.Mn., menghadirkan pembicara antara lain, mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, mantan Dankormar Mayjen TNI Mar (Purn) Aminullah Ibrahim dan Brigjen TNI Darwin Haroen.

Kemudian, puncak acara saat dilakukan bersamaan dengan Hut TNI 5 Oktober. Setelah upacara pagi, dilanjutkan syukuran sambil dengan potong tumpeng dan pembagian hadiah kepada masyarakat umum serta anggota yang menjadi juara (abri).
Foto: abri

Share:

Denkavkud: Menjaga Tradisi Kaveleri TNI AD

Parongpong, Bandung Barat (Indonesiamandiri) - Dalam dunia kemiliteran, sejarah atau tradisi kaveleri memiliki makna yang sangat penting. Diambil dari bahasa Perancis, "Chevalier", yang artinya kuda, di masa kerajaan dahulu memang peran kuda sangat strategis. Disamping tentunya sebagai alat transportasi, kuda juga memiliki andil besar ketika dipakai untuk berperang.

Tradisi dan sejarah kaveleri berkuda juga membekas di Tanah Air ini. Sebagai warisan kolonial Belanda, beberapa saat setelah Perundingan Meja Bundar di akhir 1949, maka begitu banyak alutsista Belanda kemudian diserahkan kepada RI. Salah satunya adalah kuda ini. Sejak 1953, TNI Angkatan Darat telah membentuk Detasemen Kaveleri Berkuda (Denkavkud). Sejumlah operasi militer dilakukan ketika mempertahankan kemerdekaan dari rongrongan musuh, seperti saat menumpas Gerakan DI/TII di Jabar, pemberontakan G30S/PKI di Jabar, Jakarta dan Jawa Timur, serta terakhir operasi di Timor Timur.

Kini, di masa damai, keberadaan Denkavkud tetap dipertahankan, di bawah rantai komando Pusat Kesenjataan Kaveleri, Komando Pendidikan dan Latihan TNI AD. Utamanya dalam kegiatan kenegaraan dan pembinaan olahraga berkuda. Banyak prestasi sudah ditorehkan oleh prajurit Denkavkud di ajang olahraga bergengsi internasional seperti Sea Games dan Asian Games serta di dalam negeri (PON).

Beberapa waktu lalu (27-28/9), Dinas Penerangan TNI AD membawa puluhan wartawan untuk mengunjungi Markas Denkavkud, yang terletak di Jalan Kolonel Masturi Km.7, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat. Berjarak sekitar 10 kilometer dari Kota Bandung,Markas Denkavkud begitu asri. Karena berada di daerah perbukitan atau sekitar 1200-1400 meter dari permukaan laut dengan suhu antara 17-27 derajat celcius dengan Luas 104 hektar.

"Ini satuan berkuda satu-satunya di Indonesia. Ya adanya di Parongpong," kata Kolonel Beni Bintoro, Kasubdis Penmedtak Dinpenad, yang memimpin rombongan dari Jakarta bersama wartawan. Di Denkavkud, para wartawan diajak untuk melihat pengenalan, perawatan serta beberapa aksi prajurit Denkavkud di saat bertempur melawan musuh.

"Kuda-kuda di sini disamping kami datangkan dari luar negeri (Eropa), juga adalah hasil kawin silang dengan kuda lokal. Kami monitor terus hasil penngembangbiakkannya agar kualitas kuda tetap terjadi dengan baik," jelas Mayor Kav Solikhin, Komandan Denkavkud.

Di Denkavkud sendiri, kini dihuni 246 prajurit (termasuk pegawai negeri sipil) dan 120 kuda. Saat PON XIX yang lalu (17-25/9), Markas Denkavkud pun dipakai untuk berbagai jenis lomba berkuda.

Seiring dengan perkembangan zaman, di mana alutsista kesatuan kaveleri sudah berwujud menjadi kendaraan lapis baja, tentunya keberadaan Denkavkud perlu dipertimbangkan lebih tepat sasaran lagi kegunaannya. Lokasinya yang sangat strategis di wilayah wisata pegunungan, tentunya akan lebih menarik jika kedepan markas Denkavkud pun dapat dikelola untuk sarana pendidikan dan olahraga wisata berkuda bagi masyarakat umum.

Sarana pendidikan untuk latihan berkuda memang sudah dilakukan di Denkavkud. Tinggal dikembangkan lebih luas lagi untuk sektor pariwisatanya dengan kemasan yang menarik. Misalnya saja, ada juga museum sejarah Denkavkud dengan diisi berbagai aksi dan prestasi yang pernah diraihnya. Dengan demikian, saat musim liburan tiba, seperti dikatakan oleh Dandenkavkud Mayor Solikhin, tempat ini hanya menjadi lintasan bagi para wisatawan yang sedang berlibur. Karena memang disekitar Markas Denkavkud, sudah dikelilingi berbagai tempat peristirahatan dan rekreasi (vila, hotel, rumah makan, dan lain-lain).

Masalahnya memang, bisakah fasilitas milik militer difungsikan juga sebagian untuk  kebutuhan lain seperti sarana pariwisata? Meminjam motto kesatuan Kaveleri, "jaya di masa perang dan berguna di masa damai." Sehingga tradisi kaveleri berkuda TNI AD tetap terpelihara lebih baik lagi dan kian dicintai rakyat (abri).
Foto: abri

Share:

Banyak “Surga Baru” Bisa Dijelajah di Bumi Nusantara

Jakarta (IndonesiaMandiri) – Gagasan menarik dibuat oleh pegiat pariwisata nasional, ayojalan-jalan.com, yang membuat semacam angket bagi sejumlah obyek wisata menarik di seantero nusantara. Kegiatan yang diberi nama Anugerah Pesona Indonesia 2016 ini, berlangsung selama tiga bulan (Mei-Agustus 2016). Dan setelah dilakukan penghitungan, diperoleh sebanyak 53.097 pemilih untuk seluruh kategori. “Yang cukup menggembirakan dari data tersebut, dari hasil penelusuran alamat IP (IP address) kami mendapatkan sejumlah 4.331 atau lebih dari 8 persen votes berasal dari mancanegara seperti Amerika, India, Canada dan berbagai negara lainnya,” ungkap Muhammad Syafaat SE, Direktur sekaligus pendiri ayojalanjalan.com.

Perolehan Suara Voting

Semangat para pemilih (votes) yang begitu antusias, termasuk dari luar negeri, membuktikan bahwa pesona wisata nusantara mendapat perhatian sangat luas. Ini juga pertanda, bahwa kegiatan serupa di masa mendatang bakal menyedot banyak perhatian. Di bawah ini ada sepuluh kategori yang dilombakan.  

  • Kategori Surga Tersembunyi Terpopuler (Most Popular Hidden Paradise)
    - Juara I : Kepulauan Kei – Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku
    - Juara II : Kepulauan Mandeh – Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat
    - Juara III : Pulau Maratua – Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.
  • Kategori Tujuan Wisata Terpopuler Kebersihannya (Most Popular Cleanliness)
    - Juara I : Pantai Nihi Watu – Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur
    - Juara II : Pantai Ora – Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku
    - Juara III : Pantai Papuma – Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.
  • Kategori Situs Sejarah Terpopuler (Most Popular Historical Site)
    - Juara I : Rumah Pengasingan Soekarno – Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur
    - Juara II : Gedung Linggarjati – Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat
    - Juara III : Benteng Tolukko – Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.
  • Kategori Hidangan Tradisonal Terpopuler (Most Popular Traditional Dishes)
    - Juara I : Ayam Taliwang Lombok – Provinsi Nusa Tenggara Barat
    - Juara II : Ayam Betutu – Provinsi Bali
    - Juara III : Pempek Palembang – Provinsi Sumatera Selatan.
  • Kategori Tempat Menyelam Terpopuler (Most Popular Diving Spot)
    - Juara I : Pulau Alor – Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur
    - Juara II : Nusa Penida – Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali
    - Juara III : Taman Laut Derawan – Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.
  • Kategori Tempat Berselancar Terpopuler (Most Popular Surfing Spot)
    - Juara I : Pantai Nemberala – Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur
    - Juara II : Nusa Lembongan – Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali
    - Juara III : Pantai Plengkung – Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.
  • Kategori Atraksi Budaya Terpopuler (Most Popular Cultural Attraction)
    - Juara I : Iraw Tengkayu – Provinsi Kalimantan Utara
    - Juara II : Pasola – Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur
    - Juara III : Bambu Gila – Provinsi Maluku.
  • Kategori Festival Budaya Terpopuler (Most Popular Cultural Festival)
    - Juara I : Festival Erau – Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur
    - Juara II : Jember Fashion Carnival – Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur
    - Juara III : Festival Teluk Jailolo – Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.
  • Kategori Dataran Tinggi Terpopuler (Most Popular Highland)
    - Juara I : Gunung Kerinci – Provinsi Jambi
    - Juara II : Dataran Tinggi Dieng – Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah
    - Juara III : Gunung Kelimutu – Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
  • Kategori Tujuan Wisata Baru Terpopuler (Most Popular New Destination)
    - Juara I : Pulau Morotai – Kabupaten Pulau Morotai, Provnso
    - Juara II : Celebes Canyon – Kabupaten Barru, Povinsi Sulawesi Selatan
    - Juara III : Nyaru Menteng – Provinsi Kalimantan Tengah    

Pengumuman semua pemenang di atas, dibacakan di Balairung Soesilo Sudarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (16/9). Menteri Pariwisata, Arief Yahya, beserta sejumlah Kepala Daerah yang daerahnya masuk dalam kategori di atas, turut hadir untuk menerima penghargaan.

Surga yang TerselubungProvinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih sebagai “Juara Umum”, karena ada empat daerahnya keluar sebagai nominator, seperti Pantai Nihi Watu di Sumba (Pantai terbersih), Gunung Kelimutu di Ende (Dataran Tinggi terindah), Acara Adat Pasola di Sumba (Atraksi Budaya Terpopuler) dan Laut Alor, Flores (Titik Selam Terindah).

Dengan gambaran seperti itu, fakta pun berbicara bahwa begitu beragamnya “surga wisata” di bumi nusantara, baik yang sudah diketahui umum maupun yang masih tersembunyi. Tinggal saja, bagaimana Pemerintah Pusat dan daerah mensikapinya dengan lebih bijak, mengajak semua elemen masyarakat, untuk memelihara segenap potensi alam dengan baik dan berkesinambungan (abri).

Share:

Arsip