Home » » Bandara Kualanamu Dukung Wisata Sumut

Bandara Kualanamu Dukung Wisata Sumut

Posted by Indonesia Mandiri on Desember 12, 2015

Deli  Serdang (IndonesiaMandiri) – Bandara hampir seluas 1400 hektar ini. Juli 2013 sudah mulai beroperasi, meski diresmikan oleh Presiden SBY setahun kemudian. Dani Indra Irawan, Kepala Bandara Kualanamu yang baru menjabat  dua bulan ini – sebelumnya memegang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru -  mengakui kemegahannya. “Bandara ini cantik, dan sudah sama dengan bandara internasional lainnya di manca negara,” katanya.

Bandara yang menjadi perintis di Tanah Air dengan sistem terpadu dengan transportasi kereta (railink) menuju stasiun kota Medan ini, juga mampun menampung arus penumpang hingga Sembilan juta per tahunnya.  Dengan luas apron mencapai 200.000 meter persegi, luas terminal 118.930 meter persegi, juga kawasan pergudangan kargo seluas 13.000 meter pesegi,pada 2014 pernah dianugerahi sertifikasi Bintang Empat dari Lembaga Survey Bandara dan Penerbangan Skytrax asal London. Bandara Soekarno-Hatta saja hanya sampai Bintang Tiga saat dinilai oleh Skytrax.
Nah, dengan kecantikannya itu, Dani sebagai orang nomor satu yang bertanggungjawab memelihara Bandara Kualanamu, mengharapkan juga bisa dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten yang ada di dalamnya, untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri.

“Bandara ini luar biasa megahnya. Dengan kekayaan seni dan budaya di Sumatera Utara, ayo ditampilkan di sini. Kita ada ruangnya. Misalnya, bisa ada pentas Tari Tor-Tor. Kan bisa ajak penumpang/pengunjung menari bersama. Indah sekali,” papar Dani.

Di salah satu sudut strategis tempat keberangkatan yang mempertemukan penumpang untuk penerbangan domestik dan internasional, memang ada panggung berukuran sedang yang dapat dipakai untuk pementasan. Di tempat kedatangan pun masih banyak ruang yang bisa dikemas untuk hal serupa.
Ajakan Dani ini sangat menarik dan perlu disambut positif oleh pihak Pemda setempat. Baru saja misalnya, ada Festival Danau Toba di Berastagi. Memang sayang sekali, promosi tentang even wisata tahunan ini kurang dikemas dengan baik sehingga banyak masyarakat yang belum mengetahuinya.
“Pemda bisa manfaatkan bandara ini untuk promosi even wisatanya. Pasti ada paket wisata dengan kerjasama ke pihak airlines dan pintu gerbangnya adalah Bandara Kualanamu ini,” sambung Dani.

Bandara Kualanamu juga sudah memakai sistem terpadu untuk bagasi (integrated baggage handling screening system-IBHSS) dengan akurasi deteksi keamanan yang baik. Aneka kuliner dan cindermata tentunya ada dijual di dalam bandara ini seperti halnya bandara internasional lainnya.

“Kita inginkan masyarakat setempat juga ikut memelihara bandara berkelas internasional ini. Misalnya saja soal kebersihan. Yang ada sekarang sudah baik, dan mari ditingkatkan lagi dan dirawat bersama,” ajak Dani. Bandara Kualanamu yang setiap harinya disinggahi lebih dari dua ratus penerbangan yang datang dan pergi ini, juga menyediakan fasiliras Media Centre lengkap dengan perangkat komputer, printer, serta tentunya wifi. Karena memang semua area di dalam bandara ini juga sudah wifi. Fasilitas Media Centre ini sepertinya juga yang pertama ada di dalam bandara yang ada selama ini di nusantara.

Bandara Kualanamu termasuk dalam lingkup operasi dan pengawasan dari Angkasa Pura II (BUMN pengelola bandara), yang membawahi belasan Bandara mulai dari Indonesia Barat  hingga ke Tengah. Sedangkan Angkasa Pura I mulai dari sebaagian Indonesia Tengah hingga Indonesia Timur (abri).
Foto: abri

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala