Home » » Panser Anoa

Panser Anoa

Posted by INDONESIA MANDIRI on Agustus 20, 2015

Jakarta (Indonesia Mandiri) - Panser Anoa buatan PT Pindad sudah mendapat pengakuan PBB, yang kemudian dibeli oleh beberapa negara lain seperti Malaysia, Brunei dan beberapa negara lainnya, yang diikuti negara-negara Nepal, Irak, Bangladesh, Pakistan, dan beberapa negara lainnya yang tertarik untuk memesannya dikemudian hari.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memesan 14 unit Panser Anoa pada tahun 2015, hal ini adalah untuk pemesanan yang kedua kalinya, dimana sebelumnya PBB telah mengoperasikan 46 unit Kendaraan Taktis (Rantis) buatan PT Pindad (Persero) yang dipesan dengan warna putih dan bertulisan "UN".

Untuk mencapai keberhasilan dunia Internasional, jalan panjang dan berliku telah dilalui PT Pindad. Kendaraan angkut personel ini dikembangkan dengan menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), pada tahun 2005. Saat itu, Pindad merancang panser 6x6 yang berbasis truk Perkasa buatan PT Texmaco. Panser 6x6 pertama dengan kode APS1-V1 ini dinamai "Si Jablay".
Dengan desain monokok berlapis baja tahan peluru, Anoa dilengkapi sistem suspensi batang torsi. Panser Anoa memiliki beberapa varian yakni; Anoa RCWS, Anoa Recovery, Anoa APC (Armoured Personnel Carrier atau lebih dikenal dengan Anoa 6 x 6 APC), Anoa Ambulance, Anoa Logistic, Anoa Ampibi, Panser Anoa Canon.
Yang lebih membanggakan lagi, Anoa telah menggunakan hampir 65 persen komponen dalam negeri, seperti suspensi dan body hull, didesain dan diproduksi oleh PT Pindad sendiri. Salah satu vendor untuk mesin Anoa adalah Renault, yakni mesin diesel turbocharged MIDR 062045 yang berkekuatan 320 tenaga kuda dan transmisi Otomatis ZF S6HP502, 6 maju, 1 mundur. (SSM) Foto : Istimewa

Terimakasih sudah membaca & membagikan link INDONESIA MANDIRI

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri

Cakrawala