Home » » Pelabuhan Bebas Sabang Dipacu Jadi HuB Internasional

Pelabuhan Bebas Sabang Dipacu Jadi HuB Internasional

Posted by Indonesia Mandiri on Juli 09, 2021

   Posisi strategis Sabang menjadikannya pelabuhan hub dalam jalur pelayaran internasional
Jakarta (IndonesiaMandiri) – “MoU Kerja sama Kemitraan Strategis antara BPKS dan ASPRINDO ini merupakan langkah strategis untuk mengembangkan dan membangun Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang agar memiliki kemampuan dan daya saing yang kompetitif dengan Kawasan dan Pelabuhan bertaraf internasional lainnya,” ucap Deputi Bidang Koordinasi Kelautan Maritim Dn Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Basilio Dias Araujo.

Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang terus dikembangkan, melalui MoU kerja sama antara Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) dengan Asosiasi Pengusaha Bumi Putera Nusantara Indonesia (ASPRINDO), dihadiri secara virtual Basilio (9/7).

Penandatanganan kemitraan strategis ini meliputi pengembangan pembangunan dan pengelolaan aset, prasarana dan sarana dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang yang memiliki nilai strategis baik ekonomi dan politis, dengan melibatkan investor dari dalam dan/atau luar negeri serta para pengusaha yang tergabung dalam ASPRINDO.

Hal ini dilakukan guna jadikan Pelabuhan Bebas Sabang menjadi HUB pelabuhan internasional di Kawasan Asia Pasifik dan Global. BPKS dan ASPRINDO sepakat bekerjasama dalam 5 hal, yakni pengkajian bisnis dan investasi, pelibatan investor, pembangunan dan pengelolaan sarana dan prasarana, pengelolaan usaha di bidang perdagangan barang dan jasa serta penyebarluasan informasi yang relevan dengan perkembangan Sabang.
Kemenko Marves fasilitasi kerjasama BPKS dengan Asprindo
“Kami mencermati tingginya potensi kerja sama yang menguntungkan terutama terkait bisnis perikanan, pariwisata, bunkering, layanan provisi logistik, dan berbagai penyediaan jasa kepelabuhanan bertaraf internasional,” jelas Basilio. Ini selaras karena posisi strategis Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang dalam jalur pelayaran internasional.

Ditekankan juga oleh Basilio, investasi dan kerja sama untuk modernisasi Pelabuhan Bebas Sabang sebagai smart and blue/green port dan the First Emergency Call Port di Indonesia, khususnya di masa pandemi COVID-19. Ini salah satu target kerja sama antara BPKS dan ASPRINDO.

“Ke depannya ini pasti akan menarik pasar pengguna jasa pelabuhan internasional ( market demand and global supply chains ) untuk Kawasan Sabang, Aceh, dan sekitarnya,” ungkap Basilio (ma).

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri