Home » » Indonesia Percepat Penerapan Pariwisata Berkelanjutan Di Tanah Air

Indonesia Percepat Penerapan Pariwisata Berkelanjutan Di Tanah Air

Posted by Indonesia Mandiri on Juli 02, 2021

Konsep pariwisata berkelanjutan menjadi pilar penting majukan parekraf
Jakarta (IndonesiaMandiri) – “Pada awal saya bertugas, saya berdiskusi dengan Bu Mari Elka Pangestu, di tengah pandemi ternyata ada beberapa unstoppable global trend di seluruh dunia terkait kehidupan kita sehari-hari. Pertama digitalisasi, kedua kesehatan, dan ketiga sustainability. Untuk pariwisata berkelanjutan di Indonesia ini merupakan peluang yang luar biasa,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

Menparekraf mendorong semua stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) melalui Dewan Kepariwisataan Berkelanjutan Indonesia atau Indonesia Sustainable Tourism Council (ISTC) mempercepat penerapan konsep pariwisata berkelanjutan di destinasi wisata Tanah Air.

Saat Virtual Diskusi Inovasi Program Penerapan Pembangunan Kepariwisataan Berkelanjutan dengan ISTC dan para pelaku ekraf (30/6). Hadir pula, Wakil Ketua II ISTC, Dr. (Hon) Jonathan L Parapak, Sekretaris/Pelaksana Harian ISTC sekaligus Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Kemenparekraf Frans Teguh, Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani serta seluruh anggota ISTC.

Sebelum itu, Menparekraf Sandiaga Uno juga mengenang Ketua Dewan ISTC (Almarhum) I Gede Ardika yang inspiratif dan konsisten mendorong penerapan pembangunan kepariwisataan berkelanjutan dan kode etik kepariwisataan.

Sejak 2015 Kemenparekraf telah berkomitmen mewujudkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan secara lebih konkret melalui program pengembangan pariwisata berkelanjutan atau Sustainable Tourism Development (STDev), antara lain Sustainable Tourism Destination (STD), Sustainable Tourism Observatory (STO), Sustainable Tourism Certification (STC) Sustainable Tourism Industry (STI), serta Sustainable Tourism Marketing & Management (STM).

“Ide beliau (I Gede Ardika) terkait desa wisata saat ini kita adopsi menjadi program unggulan yang diharapkan bisa tepat sasaran dan sangat menyentuh masyarakat yang membutuhkan. STDev ini merupakan landasan untuk mewujudkan destinasi wisata yang berkualitas dan pariwisata berkelanjutan, seperti yang sudah dituangkan pada Permenpar Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan, yang mengadopsi standar internasional dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC),” jelas Sandiaga.

Kemenparekraf juga didukung oleh Dewan Kepariwisataan Berkelanjutan Indonesia atau Indonesia Sustainable Tourism Council (ISTC)-yang telah ditunjuk melalui Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor KM/198/KD.03.00/M-K/2020.  

ISTC menjalankan tugas strategis dalam memberi arahan kebijakan, advokasi pemikiran, mendorong penerapan Kode Etik kepariwisataan, koordinasi dan sinkronisasi, control and monitoring kualitas STDev, serta evaluasi rekomendasi pembangunan kepariwisataan berkelanjutan di semua pilar kepariwisataan (ma/vh).

Foto: abri

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri