Home » » Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Kembali Digalakkan

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Kembali Digalakkan

Posted by Indonesia Mandiri on Januari 12, 2021

Dampak Gernas BBI di 2020 menyerap banyak tenaga kerja dan pendampatan bagi pelaku UMKM
Jakarta (IndonesiaMandiri) – - “Gerakan ini sebagai bentuk kampanye nasional dalam mendorong pelaku UMKM (Usaha Mukri, Kecil dan Menengah) untuk go digital, serta lebih meningkatkan kehadiran produk-produk lokal yang inovatif dan memiliki daya saing tinggi dengan memaksimalkan kearifan lokal sebagai ciri khas. Selain itu, Gernas BBI (Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia) juga mendorong kita untuk untuk saling gotong-royong, gerak bersama dalam membangun pelaku usaha sektor ini dengan mencintai dan membeli produk-produk hasil UMKM,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno.

Intinya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) siap mendukung Gernas BBI, yang kembali diluncurkan di awal 2021 ini agar masyarakat semakin mencintai dan menggunakan produk ekraf karya anak bangsa, khususnya UMKM.  Acara peluncuran secara hybrid dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali (11/1).

Menparekraf Sandiaga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam “Gernas BBI 2021”, sebagai wujud nyata sinergi yang baik antara pemerintah dengan pihak swasta dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM. Gernas BBI lahir sesuai arahan Presiden Jokowi untuk kebangkitan industri ekraf tanah air agar menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Gerakan tersebut kemudian dijalankan dengan sinergi aktif dari 13 Kementerian/Lembaga di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) termasuk Kemenparekraf/Baparekraf.  Pada program BBI 2020, sebanyak 3,4 juta UMKM tergabung dalam ekosistem digital. Sandiaga berharap di tahun ini semakin banyak pelaku UMKM yang go digital.

Dalam mendukung gerakan ini, tahun lalu Kemenparekraf juga menginisiasi program Beli Kreatif Lokal. Selain kampanye untuk mendorong masyarakat lebih mencintai produk lokal, program tersebut juga memberikan berbagai pendampingan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kompetensi diri dan memberikan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital.

Data dari belikreatiflokal.id menyebutkan, di 2020 terbukti memberi dampak sangat besar, dimana total revenue keseluruhan pelaku yang bergabung hingga Rp 22,272,199,667 dan menyerap banyak tenaga kerja. "Program pendampingan ini akan terus kita lakukan dan diperluas," jelas Sandiaga. 

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam peluncuran Gernas BBI 2021 menyebut,  gerakan ini merupakan bentuk semangat dan gotong royong yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan swasta dalam mendorong pelaku UMKM (Artisan Indonesia) untuk menghadirkan produk berkualitas.

“Kita melihat kemajuan dari setahun yang lalu, produk UMKM kita semakin baik. Ragam produk pilihan UMKM mengubah mindset kita terhadap produk Indonesia yang nyatanya memiliki kualitas premium dan membanggakan. Bangga menggunakan produk lokal adalah bentuk perjuangan bangsa kita pada saat ini,” ajak Luhut.

Luhut mengungkapkan rasa senangnya karena banyak masyarakat Indonesia yang betul-betul membeli dan menggunakan produk anak bangsa. “Saat ini, pembelanjaan produk artisan Indonesia juga sudah dipermudah melalui sistem pembayaran berbasis digital yaitu QRIS, yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia,” ungkap Luhut.

Foto: abri

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Indonesia Mandiri

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Indonesia Mandiri